APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dokter Forensikku, Kakakku

Dokter Forensikku, Kakakku

Suzanne dibenci oleh kakaknya yang menganggapnya bertanggung jawab atas kematian tragis sang tunangan, Yani, lima tahun silam. Dendam itu menemui ujung mengerikan ketika jasad Suzanne yang hangus terbakar mendarat di meja autopsi kakaknya sendiri. Harapan sang kakak agar Suzanne mati akhirnya terwujud. Namun, begitu menyadari identitas mayat di hadapannya adalah sang adik, rasa bersalah dan kebenaran yang terlambat langsung menghancurkan kewarasan sang dokter forensik hingga ia menjadi gila.
Bab
Bagikan

Bab 1

Kakakku selalu berharap aku mati.

"Suzanne, kamu ini benar-benar berdarah dingin! Yani sayang sekali sama kamu, tapi kamu tega membuatnya terjebak di depan pintu untuk melindungimu dari pisau itu! Kenapa kamu masih berani hidup?"

Lima tahun lalu, tunangan kakakku meninggal karena aku.

Lima tahun kemudian, tubuhku yang hangus terbakar tergeletak di meja autopsi kakakku. Akhirnya, keinginannya tercapai. Namun, saat dia tahu bahwa yang mati itu aku, dia menjadi gila.

Di atas meja autopsi, tergeletak sebuah jasad yang sudah gosong.

"Maaf, Pak Darren!" Dengan wajah merasa bersalah, Timmy berkata, "Padahal kamu jarang-jarang punya waktu untuk pulang lebih awal dan makan sama Suzanne ...."

"Aku harap, ini terakhir kalinya aku mendengar nama bajingan itu," jawab kakakku sambil menatap tajam. Tatapannya sedingin es dan penuh dengan kebencian.

Aku melayang di udara, menyaksikan pemandangan itu dengan senyum getir. Benar, sejak Yani meninggal secara tragis, aku telah menjadi monster berdarah dingin di mata kakakku. Dia menolak mendengar penjelasanku dan bahkan tidak ingin melihatku lagi

Setelah memutus hubungan sebagai saudara, dia pindah dari rumah dan mulai merawat adik barunya, yaitu adik kandung Yani. Harus kuakui, gadis itu lebih mirip adik kandung kakakku dibandingkan aku. Dia mahasiswa kedokteran yang cerdas, gemar membaca dan melukis. Setiap kali mereka berbincang, topiknya selalu cocok.

Tidak seperti aku. Di usia 23, aku sudah 10 tahun menjual sayuran di pasar. Banyak ucapan kakakku yang tak kumengerti, aku juga tak pandai berkata-kata. Yang bisa kulakukan hanya bertanya apakah dia punya cukup uang atau sudah membelikan hadiah untuk Yani.

Duk! Hanya dengan sentuhan ringan, lengan kiri tubuh hangus itu terlepas sepenuhnya.

Timmy terkejut. "Ini ...."

"Sebelum terbakar, lengan korban dipatahkan dengan paksa. Hanya tersisa kulit dan otot yang menyambungkannya. Setelah mengalami karbonisasi yang parah, lengan itu akhirnya terlepas."

"Karbonisasi yang serius akan membuat sulitnya pengambilan DNA untuk mengidentifikasi identitas korban. Pelaku sangat memahami anatomi manusia."

Tidak mengejutkan, itu adalah analisis kakakku. Sebagai ahli forensik paling unggul di kepolisian, dia langsung bisa menemukan petunjuk penting hanya dalam waktu singkat.

"Selain itu, mayat sengaja dibuang di tempat sampah yang kotor dan berantakan." Ini menunjukkan bahwa pelaku bukan hanya kejam, tetapi juga sangat licik.

Kapten Timmy marah besar hingga mengepalkan tinjunya dan menghantam meja autopsi. Tubuh hangus yang ada di meja itu langsung tercerai-berai. Ketiga anggota tubuh yang tersisa dan kepala semuanya terlepas, bahkan bagian tubuh utama pun patah menjadi beberapa potongan.

Seluruh ruang autopsi pun dipenuhi suara makian Kapten Timmy. "Sialan! Keparat! Orang gila macam apa yang melakukan ini?"

Kakakku tetap tenang meski tampak sedikit mengernyit saat mengambil kepala yang berguling ke lantai.

"Selain itu, korban kemungkinan besar masih hidup sebelum dibakar."

Aku bergidik ngeri. Ternyata, meski sudah menjadi roh sekalipun, rasa takut dan sakit itu tetap bisa dikenang dengan sangat jelas.

Hari pertama, mereka mematahkan kaki kiriku Hari kedua adalah lengan kananku. Hari ketiga, lengan kiriku. Hari keempat, kaki kananku. Hari kelima, tulang punggungku dipatahkan. Hari keenam, wajahku dirusak habis-habisan.

Setiap hari, dia memberiku infus nutrisi dan dosis penghilang rasa sakit. Hingga hari ketujuh, tulang leherku digergaji perlahan-lahan dengan pisau bedah tanpa melukai saluran napas. Kemudian, perutku diisi penuh dengan bensin.

Kakak, apa kamu bisa melihat semua itu dari tubuhku yang rusak ini?

"Hmm?" Saat kakakku meletakkan kepala kembali di atas tubuh itu dengan hati-hati, dia tiba-tiba mengernyit lagi. Pandangan matanya tertuju pada gigi depan yang jelas terlihat patah sebagian.

Aku mulai panik dan melayang tak menentu di sekitar ruangan. Saat aku berusia 12 tahun, kakakku pernah demam tinggi tengah malam. Aku berlari keluar rumah dalam hujan untuk membeli obat, tapi terpeleset di genangan air dan jatuh hingga gigi depanku patah sedikit.

Kakak, kau mengenaliku, 'kan? Kau pasti tahu itu aku.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Gairah sang Gadis
9.4
Sejak kecil, hidupku terkekang oleh aturan konservatif ibu yang memaksaku memakai bodysuit ketat bersimpul mati demi menjaga kesucian. Gesekan kain kasar itu justru memicu hasrat tak tertahankan yang tak lagi bisa kuredakan sendiri, hingga aku harus menyembunyikan berbagai benda besar di dalam pakaian. Ketika ibu tewas dalam kecelakaan tragis, aku akhirnya terbebas dari belenggu pakaian sialan itu. Namun, kebebasan ini justru membawa sensasi asing yang jauh lebih tidak nyaman bagi tubuhku.
Sampul Novel Jauhkan kain putih itu Dariku
9.2
Terbangun dengan napas memburu dan tubuh gemetar, Alana dilingkupi ketakutan akibat mimpi buruk. Tatapannya terpaku pada kain putih di sudut kamar saat keringat dingin membasahi wajahnya. Bagi Alana, objek itu bukan benda biasa, melainkan pemicu teror mistis di luar nalar. Ia bertekad menyingkirkan kain tersebut karena kehadirannya selalu membawa petaka, meski orang lain menganggap warna putih sebagai simbol kesucian dan kebaikan.
Sampul Novel Makanan Menjijikkan Dari Mertua
8.0
Pernikahan seorang pria berubah menjadi teror mengerikan saat ia menyadari rahasia gelap keluarganya. Sang istri dan mertua rupanya penganut sekte ilmu hitam yang kejam. Berada di bawah tekanan yang luar biasa, ia kini tidak memiliki jalan keluar. Di tengah situasi yang semakin memuncak, sang suami dipaksa oleh orang-orang terdekatnya itu untuk mengabdi dan bersekutu dengan iblis demi mewujudkan ambisi mistis mereka yang sangat keji.
Sampul Novel Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam
8.5
Tersesat saat menjelajah, seorang pria terjebak dalam keanehan Hutan Gondoriyo setelah kendaraannya hilang secara misterius. Di sebuah pondok sunyi, sepasang lansia misterius memberinya peringatan keras. Meski sempat kembali dengan selamat, rasa penasaran menuntunnya kembali ke sana, namun hutan itu telah lenyap. Rahasia kelam tentang kecelakaan bus di jurang dan misteri hutan ini mulai terungkap, memaksanya bertaruh nyawa demi membongkar kebenaran yang meneror.
Sampul Novel NURHAYATI
8.2
Kepanikan luar biasa melanda warga Karang Pandan sejak hadirnya arwah perawat yang meneror klinik lokal. Kemunculan sosok mistis yang mengerikan ini seketika menjadi pusat perhatian publik. Di balik kehebohan yang mencekam tersebut, ada sebuah rahasia gelap yang telah lama disembunyikan. Kini, misteri besar seputar jati diri hantu perawat itu mulai terbongkar satu per satu, mengancam kedamaian hidup seluruh penduduk di sana.
Sampul Novel Pelakor's Hunter
8.2
Kematian tragis Siska akibat racun pelumpuh saraf menyisakan pesan misterius dari sosok bertopeng berjuluk Malaikat Maut Pelakor. Teror pun berlanjut dengan target para wanita perebut suami. Ranti, seorang istri yang tersakiti oleh perselingkuhan, dituduh sebagai pelaku utama setelah bukti kuat ditemukan di kediamannya. Apakah rasa sakit hati telah mengubah Ranti menjadi pembunuh berdarah dingin, atau justru ada dalang lain yang bergerak dalam bayang-bayang dendam ini?