APKDock Logo
Sampul Novel Dituduh sebagai Menantu Durhaka

Dituduh sebagai Menantu Durhaka

9.5 / 10.0
Saat ayah mertuanya terjatuh dan mengalami stroke hingga bersimbah darah, sang menantu justru membersihkan lantai dengan tenang tanpa memanggil bantuan. Di kehidupan sebelumnya, ia mencoba menyelamatkan mertuanya, tetapi sang suami mengabaikan teleponnya demi cinta pertamanya. Akibatnya, sang ayah meninggal, dan suaminya yang murka membunuhnya dengan kejam. Kini, setelah bereinkarnasi kembali ke hari fatal tersebut, ia memutuskan untuk membiarkan waktu berlalu tanpa melakukan apa pun.

Dituduh sebagai Menantu Durhaka Bab 1

Ayah mertuaku jatuh terpeleset dan terkena serangan stroke. Darah menggenang di lantai dari kepalanya.

Aku mengambil kain pel dengan tenang dan membersihkan darah di lantai.

Menit-menit ini adalah waktu penting untuk menyelamatkan nyawanya. Tapi aku, menantu perempuannya, membiarkan waktu tersebut berlalu begitu saja.

Di kehidupan sebelumnya, aku adalah orang pertama yang mengetahui jatuhnya ayah mertuaku. Aku cepat-cepat memanggil ambulans untuk membawanya ke rumah sakit.

Tindakan operasi perlu tanda tangan persetujuan dari anggota keluarga terdekat. Tapi saat aku menelepon suamiku, dia mengira aku cemburu karena dia sedang bersama cinta pertamanya. Dia menolak datang ke rumah sakit dan menuduhku mengarang alasan agar membuatnya pulang.

Akhirnya, ayah mertuaku meninggal karena tidak mendapat perawatan tepat waktu. Karena tidak bisa menemui ayahnya untuk yang terakhir kali, suamiku menyalahkanku dan akhirnya membunuhku dengan pisau dapur.

"Ini semua salahmu! Ayahku sudah sangat tua, tapi kamu nggak merawatnya dengan baik! Kamu gagal berbakti padanya saat dia masih hidup, jadi matilah dan lanjutkan tugasmu sebagai menantu di alam kubur!"

Aku membuka mata dan menemukan bahwa aku kembali ke hari ketika ayah mertuaku jatuh.

....

Segera setelah membuka mata lagi, aku melihat ayah mertuaku terbaring di lantai.

Aku punya fobia darah sejak kecil dan spontan ingin menelepon suamiku.

Saat membuka kunci ponselku, aku teringat saat suamiku menusukku dengan pisau dapur sebelum aku mati.

Rasa sakit itu seperti masih melekat. Dengan jari-jari yang gemetar, aku menghentikan niat untuk menelepon suamiku dan beralih untuk menelepon Bayu, sepupu suamiku.

Telepon itu diangkat tanpa menunggu lama.

"Sayang, cepat pulang. Ayah jatuh berdarah-darah. Aku harus apa? Aku takut darah, cepat pulang!"

Aku pura-pura panik dan salah sambung. Suaraku terisak-isak cemas.

"Jangan panik. Aku ke sana sekarang."

Rumah sepupuku sangat dekat dari sini. Tidak sampai sepuluh menit jalan kaki.

Seperti yang kuharapkan, pintu depan di ketuk dalam waktu kurang dari lima menit.

Aku membuka pintu dengan tergesa-gesa dan pura-pura terkejut melihat orang yang datang.

"Kak Bayu? Bukannya aku telepon Brian?"

Dia tidak menjelaskan, tapi segera menggendong ayah mertuaku dan berlari ke bawah, menyuruhku mengikutinya.

Saat kami sampai di rumah sakit, pakaian Bayu sudah berlumuran darah.

"Siapa keluarga terdekat pasien? Kondisi pasien sangat mendesak dan perlu tanda tangan persetujuan dari keluarga terdekat!"

Seorang perawat bergegas keluar dari ruang IGD, memegang surat persetujuan tindakan medis.

"Saya. Saya menantu perempuannya."

"Nggak bisa, harus keluarga terdekat."

Dia kemudian menoleh kepada Bayu.

"Saya keponakannya."

Perawat itu pun mengerutkan kening.

"Ada anggota keluarga yang lain?"

"Suster, tolong lanjutkan dulu operasinya. Saya telepon suami saya dulu."

Perawat itu membawa kembali suratnya ke ruang IGD.

Aku mengeluarkan ponsel dan menelepon suamiku di depan Bayu.

Panggilan pertama, ditolak.

Panggilan kedua, ditolak.

Panggilan ketiga akhirnya tersambung. Aku mengaktifkan speaker sehingga suara tak sabar Brian memenuhi lorong.

"Telepon terus! Apa maumu?!"

"Sayang, Ayah tadi jatuh dan pendarahan hebat. Tapi dokter butuh tanda tangan dari keluarga terdekat sebelum melakukan tindakan. Cepat pergi ke Rumah Sakit Harapan!"

Acuh tak acuh seperti biasanya, masih sama seperti terakhir kali.

Memikirkan saat dia menikamku dengan pisau dapur, tatapanku seketika mendingin. Tapi aku tetap harus pura-pura.

Begitu mendengar penjelasanku, Brian membentak marah.

"Ayah jatuh ya bawa ke rumah sakit. Kenapa telepon aku? Aku bukan dokter! Kamu pasti cemburu dan sengaja membuat-buat alasan karena kamu tahu aku sedang di rumah Laudya, ya 'kan? Sudah kubilang, percuma! Kamu nggak bisa hidup tanpa aku?"

Setelah mengatakan itu, suara wanita yang lembut dengan nada terisak terdengar dari sana.

"Brian, aku takut ...."

Tanpa menungguku menjawab, dia menutup telepon.

Orang-orang di sekelilingku memandang ke arahku penuh simpati.

Sambil mengepalkan tinjuku begitu keras sampai ujung jariku memutih, aku tersenyum pahit.

Bayu sangat marah dan berjalan mondar-mandir di depan bangsal.

Dan segera ambil keputusan.

"Telepon lagi! Aku nggak percaya dia lebih mementingkan perempuan dibanding ayahnya sendiri!"

Hal yang sama juga terjadi di kehidupanku sebelumnya. Hanya saja, aku waktu itu menelepon diam-diam sambil bersembunyi di tangga.

Kali ini, semua orang yang ada di sini menjadi saksiku.

Mendengar perkataan Bayu, aku menelepon lagi di depan semua orang.

Tapi teleponnya langsung ditolak hanya setelah berdering dua kali.

Saat aku menelepon lagi, aku menyadari ternyata nomorku telah diblokir.

Aku memasang wajah cemas. Air mata mengalir dalam keputusasaan.

Pada kenyataannya, aku menghela napas lega.

Menjatuhkan diri di kursi tunggu.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Dituduh sebagai Menantu Durhaka

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Kehidupan baru Anisa Rahma dimulai setelah ia dinikahi Seno Bagaskara, seorang konglomerat yang membawanya ke rumah besar keluarganya. Namun, tinggal bersama saudara ipar lain memicu konflik rumit. Di balik kemegahan rumah itu, Anisa tidak menyadari bahwa adik kandung Seno serta suami dari iparnya memendam gairah terlarang pada dirinya. Kini, ia terperangkap dalam bahaya nafsu terselubung di kediaman tersebut. Mampukah Anisa bertahan menghadapi ancaman ini?
Sampul Novel DOSEN ITU SUAMIKU
9.5
Kehidupan kampus Bunga mendadak gempar setelah ia mengetahui kebenaran yang mengejutkan. Ezza, pria yang dijodohkan dengannya dan kini sah menjadi suaminya, tiba-tiba hadir sebagai dosen baru di sana. Kemunculan Ezza yang tidak disangka-sangka ini langsung memicu kecurigaan besar dalam benak Bunga. Ia pun mulai menyangsikan tujuan sebenarnya dari sang suami. Apakah ada rencana rahasia yang disembunyikan Ezza, ataukah semua ini murni ketidaksengajaan?
Sampul Novel Istri Untuk Suamiku
8.6
Divonis kanker rahim stadium lanjut membuat Fatma harus mengubur mimpinya memiliki keturunan. Demi kebahagiaan sang suami, Satria, ia rela memintanya untuk beristri lagi. Namun, di balik keputusannya, terungkap fakta menyakitkan bahwa Satria sebenarnya tidak pernah mencintai Fatma. Walau Satria sempat menolak demi menjaga perasaannya, Fatma tetap memohon sambil menangis agar keinginan terakhirnya dikabulkan sebagai bukti ketulusan cintanya.
Sampul Novel Perceraian Aku dan Kakak Kembarku
8.5
Pernikahan dua pasang kembar dengan Leo sang hakim dan Sam sang dokter bedah berakhir tragis. Saat diculik dari rumah sakit, sang istri kehilangan bayinya karena disiksa setelah Sam mengabaikan puluhan panggilan telepon. Sang kakak yang menyelamatkannya juga diabaikan oleh Leo saat meminta bantuan. Setelah lolos dari maut akibat terjebak badai salju dan tanah longsor, kedua saudari yang terluka ini sepakat untuk mengajukan perceraian bersama begitu mereka tersadar di rumah sakit.
Sampul Novel PERNIKAHAN JEBAKAN: RAHASIA SUAMIKU
8.7
Elena mengira hidupnya sempurna bersama Samuel Adinata, CEO Royal Adinata yang menjadi suami sekaligus ayah idaman bagi Eliott. Namun, topeng itu runtuh saat rahasia gelap sang miliarder mulai terungkap. Pernikahan yang selama ini Elena jalani ternyata bukan didasari cinta, melainkan sebuah taktik licik yang dirancang Samuel. Menyadari dirinya hanya dimanfaatkan demi ambisi tersembunyi sang suami, amarah Elena pun meledak dalam jebakan rumah tangga ini.
Sampul Novel She's Mine
9.3
Salju telah mencurahkan segalanya demi membawa merek fesyen She's Mine ke puncak kesuksesan. Namun, di tengah pencapaian kariernya, ia terjebak dalam dilema asmara masa lalu. Justin, sang mantan pacar, datang lagi untuk merebut hatinya. Di sisi lain, ada Mars yang selalu setia menyokong bisnisnya. Demi meredam rumor negatif yang mengancam citra perusahaannya, Salju kini dituntut segera memilih demi kelanjutan bisnis dan hidupnya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan