APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Digoda Gairah Masa Lalu

Digoda Gairah Masa Lalu

Demi mengubur memori kelam, Alicia berganti identitas menjadi Annisa. Namun, takdir mempertemukannya lagi dengan Palma, pria masa lalu sekaligus ayah kandung anak sulungnya. Kemunculan Palma memicu kemarahan sang istri, Dewi. Di tengah konflik yang memanas, Annisa justru memilih Radit sebagai pasangan hidupnya. Menjelajahi Bandung hingga Mesir, keteguhan hati mereka diuji. Akankah godaan masa lalu meruntuhkan kesetiaan, atau ketulusan cinta Radit yang menjadi pemenang?
Bab
Bagikan

Bab 1

POV Annisa

Aku Annisa arsanatha, usiaku sekarang tiga puluh satu tahun, risih dengan nasehat atau pertanyaan seputar pacar, calon suami ,pernikahan.

Aku selalu menghindari kumpul keluarga,reuni atau apapun itu yang berbau kumpul - kumpul. Apalagi kalau sampai bertemu teman saat SMP atau SMA, mereka pasti nanya gimana kabar Palma?

Aku juga hanya bermain medsos hanya mengunggah puisi curahan hati dan menghindari pertemanan dengan orang - orang di masa lalu.

Tak jarang aku merujuk kebodohanku di masa lalu, tapi saat kusadari itu sudah terjadi hanya bisa berusaha menutup lembar hitam itu.

Aku hanya mengisi hari ku dengan bekerja kadang melukis di balkon kamarku.

Hari ini kenangan yang aku coba lupakan tiba - tiba hadir dihadapan ku dengan segala keindahannya.

Cincin putih dijari kanannya sangat menusuk hatiku. Pupus harapanku.

Masih lekat panggilan nya..

"Alice" ingin rasanya aku menjawab panggilan nya, dan menanyakan kabarnya.

Yups, Palma mengenalku dengan nama Alicia namaku sebelum aku berpindah keyakinan menjadi seorang muslim.

Aku besar di keluarga yang sangat membebaskan kepercayaan agama, bukan hanya agama yang tertera di KTP, bagi keluarga ku agama adalah ikatan antara diri kita dengan pemilik alam semesta, bukan dengan manusia.

Ibuku bernama Buru Van Halen lahir dari Oma menado dan oppa Belanda, jadilah aku menjadi wanita dengan tinggi 169 cm berkulit putih dan berambut pirang.

Sedangkan ayahku Lee Jong geum asli orang Korea, alhasil mataku sipit. Seperti orang Korea lainya yang tidak memiliki agama, aku pun seperti itu, kadang aku ikut mama ke gereja, dan setelah mama meninggal aku ikut dengan kakaknya mama yang aku panggil ibu itupun karena aku tak ada pilihan, dan kakanya mama, bernama ibu muri Kemala Dewi perempuan yang sangat lembut, ibu muri hanya mempunyai seorang putra bernama Benny arsanatha yang sudah menikah dengan mbak Andini Kumala Ningrum yang biasa dipanggil dini.

Dan ayahku menikah lagi dengan orang Korea setelah mama meninggal dunia. Aku memilih kembali ke Indonesia walaupun masih sering ayah datang berkunjung atau aku ke Korea, aku cucu kesayangan haramoni dan harabogi, cucu tunggal mereka.

Kisah cintaku dengan Palma dimulai dari persahabatan kami dibangku SMP, Palma saat itu dua tingkat diatasku. Aku yang anak baru masuk kelas satu SMP sering di bully karena tinggi badanku dan warna rambutku. Selalu di ejek bule nyasar.

Palma yang rumahnya beda blok sering mengantarku pulang atau sekedar menghiburku. Sampai saat SMA Palma menyatakan cintanya, awalnya hubungan kami tidak ada rintangan dari keluarga Palma, sampai saat Palma wisuda dan meminta orang tuanya melamar ku, dan memberitahukan kehamilan ku Om Prasetyo ayah Palma keberatan dengan perbedaan agama kami, Palma berusaha meyakin kan aku untuk belajar agama Islam saat itu, namun aku yang terbiasa melihat perbedaan dikeluarga menganggap penolakan itu hanya dalih dari ketidak sukaan keluarga Palma padaku.

Aku dan Palma mengontrak sebuah flat dirumah susun masih didaerah Tebet, perutku tambah besar, aku tak berani pulang. Saat usia kandunganku lima bulan mama mengalami kecelakaan di tol Cipularang, mama meninggal ditempat. Saat berduka itu aku ditemani mbak dini dan mas Benny satu - satunya keluarga mama yang dekat dengan ku. Mbak dini yang curiga dengan perut ku, mulai khawatir dan mengajak ku ke dokter. Kebetulan adiknya mbak dini seorang dokter kandungan. Aku ceritakan semuanya. Palma sangat ingin menikahi ku. Usiaku baru tujuh belas tahun saat itu.

Sampai suatu hari saat aku sendirian dirumah susun, Tante Irma ibu nya Palma datang, membawa peralatan sholat dan Qur'an,

" Alice kalau kamu mau Tantu restui menjadi istri Palma, belajar lah agama Islam. Kalau sekarang kamu hamil tetap tidak akan Syah saat kalian menikah." Tante Irma memeluk ku.

" Perjalanan kalian masih panjang," begitu katanya.

Aku tidak berusaha mengerti ucapannya. Yang aku tahu aku ditolak.

Setelah kepergian Tante Irma aku menghubungi mbak dini, karena tiba - tiba perutku kontraksi. Saat itu mbak dini juga hamil tujuh bulan.

Aku dibawa oleh mbak dini dan mas Benny, aku tidak sempat berpamitan sama Palma.

Tiga hari aku dirawat dirumah sakit kasih ibu, mbak dini dengan telaten menjagaku.

Setelah keluar dari rumah sakit aku tinggal dengan mbak dini dan mas Benny dikediaman mereka di apartemen Casablanca.

Tiba - tiba mbak dini pendarahan dan dilarikan ke rumahsakit. Entah penyebab nya apa mbak dini harus kehilangan bayinya dan juga harus diangkat rahimnya.

Akhirnya atas kesepakatan kami bertiga, bayi dalam kandungan ku akan dirawat mbak dini dan mas Benny itu menjadi rahasia besar kami.

Lalu mas Benny dan mbak dini mengajak ku sementara tinggal di Singapura sampai aku melahirkan.

Setelah aku melahirkan putraku yang ku beri nama Bumi, aku kembali ke Jakarta dan melanjutkan kuliah dijakarta.

Namun karena aku merasa tidak nyaman aku minta ayahku untuk sekolah dikorea ayahku sangat senang dengan keinginan ku kembali ke korea, hampir empat tahun aku dikorea aku memutuskan kembali ke Bandung kota kelahiranku. Hanya beberapa bulan di Bandung, aku diterima kerja diperusahan oil company dan ditempatkan di negara Jordan.

Yang kebetulan ibunya mas Benny bekerja di KBRI Jordan sebagai kocak staff dan suaminya orang Indonesia keturunan Syria. Akhirnya aku kembali berkumpul dengan ibu muri dan ayah Natha. Aku kembali merasakan hangatnya sebuah keluarga. Ibu muri dana ayah Natha sama sekali tidak tahu kalau aku pernah hamil dan melahirkan.

Selama aku dijordan, awalnya tidak ada sedikitpun terpikir berpindah keyakinan, ibu dan ayah tidak pernah memaksakan ataupun mengajak. Namun setiap hari aku melihat betapa damai hidup ayah dan ibu. Walaupun mereka sibuk bekerja tapi tetap menjaga hangatnya keluarga.

Saat aku di Jordan aku sering berinteraksi dengan mahasiswa Indonesia disana, perlahan aku mulai jatuh cinta pada Islam, aku sering ikut acara mereka dari mulai yang paling mudah seperti buka bersama saat Ramadan, mulai lah aku belajar tentang islam Sampai akhirnya aku mengambil cuti hanya untuk belajar agama Islam di Mesir.

Saat aku akan membacakan syahadat, aku diberi nama oleh istri syehk Umar, umi khadizah memberiku nama Annisa Khumairah , sejak saat itu aku merubah panggilan ku menjadi Annisa, dan mengurus semua perubahan nama dari Alicia ke Annisa Khumairah namun dikantor aku memakai nama keluarga Annisa arsanatha.

Aku menjadi muslim bukan karena pernikahan,tapi menjadi muslim adalah panggilan hatiku keyakinan akan Alloh Subhana wa taala, dan nabi Muhammad Saw adalah rasul nya.

Banyak yang berpendapat kalau aku masuk Islam karena aku menunggu Palma.

Harapan untuk kembali bersatu memang ada, tapi bukan lantas itu yang menjadi dasar aku pindah kepercayaan.

Pertemuan ku dengan palma yang paling aku takuti adalah menjawab pertanyaan Palma tentang kehamilanku dulu. Dimana hubungan kami dulu karena kebodohanmu yang percaya saja ide Palma kalau hamil pasti akan dinikahkan.

Entah bagaimana reaksi Palma kalau dia tau ,dia mempunya seorang putra laki - laki.

Sampai akhirnya aku menerima dijodohkan dengan radit putra Sahabat ibu muri.

Diantara keraguan akan masa lalu, dan keinginan memulai hidup baru, ketakutan akan terbongkarnya rahasia selalu menghantuiku.

Walaupun Mbak Dini selalu meyakinkanku untuk percaya diri menyongsong masa depan. Tapi ketakutan ku tak pernah bisa membuatku tenang.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bermula Dari Casing Berminyak
9.4
Sebuah benda biasa membawa petaka dalam novel misteri Bermula Dari Casing Berminyak. Sang protagonis menyadari casing ponselnya selalu terasa berminyak secara aneh. Keluhan tersebut hanya dianggap angin lalu, hingga sang sahabat melontarkan gurauan mengerikan bahwa wadah ponsel itu terbuat dari kulit manusia. Ketakutan itu menjadi nyata saat malam tiba, ketika ia terbangun dan merasakan sensasi mengerikan seolah wajahnya sedang dikuliti secara perlahan disertai bisikan dingin yang menuntut kulitnya sendiri.
Sampul Novel Cinta Rahasia Sang Pewaris
9.8
Demi lepas dari jeruji besi, pewaris bebal bernama Ananda Edward menyamar sebagai staf biasa bernama Ananda Iskandar. Sesuai perintah sang ayah, ia wajib mendampingi Erika Adhinata, manajer pintar yang perlahan mengikis kebekuan hatinya. Sayang, romansa Nanda terganjal bayang-bayang masa lalu Erika dengan seorang lelaki hedonis. Sanggupkah Nanda meraih cinta Erika di balik kebohongan identitasnya? Simak liku-liku perjuangan sang pewaris kaya.
Sampul Novel CINTA SEJATI SANG PESULAP
8.5
Meski berbakat dalam dunia sulap, Jaime rela menjadi pelayan restoran demi menyokong impian perempuan dambaannya. Pengorbanan ini menuntunnya pada takdir luar biasa yang melintasi dimensi waktu. Namun, saat keberhasilan telah digenggam, Jaime justru terus mengejar cinta masa lalunya tanpa memedulikan bahaya. Ia tidak menyadari kehadiran sosok lain yang selalu setia menanti dan siap menerima dirinya dengan tulus apa adanya.
Sampul Novel Crazy In Love  (Katharine)
9.2
Kehilangan Alex Wolff yang gugur di medan perang memaksa Katharine membesarkan putranya sendirian. Saat berduka, hadir Warren Cook, pria misterius bermata satu yang mengaku sebagai sahabat mendiang suaminya. Warren tiba-tiba melamar Katharine demi menjanjikan masa depan yang cerah. Demi sang anak, Katharine menerima pernikahan itu meski hatinya dipenuhi keraguan. Siapa sebenarnya Warren dan apa rencana rahasia di balik lamarannya?
Sampul Novel Hello, My Husband
8.6
Mahligai rumah tangga yang dibangun demi kewajiban kini retak. Sang istri memohon agar suaminya tak lagi menunjukkan perhatian semu yang kerap memicu harapan kosong. Namun, permintaan itu justru memicu perselisihan dingin di antara mereka. Keheningan mencekam pun tercipta saat sang suami pergi tanpa memberi kejelasan tentang perceraian. Meninggalkan sang istri dalam kebimbangan, ia kini bertanya-tanya apakah perpisahan ini batas akhir ataukah awal dari derita baru.
Sampul Novel KANDAS!
9.4
Perjuangan tanpa lelah demi mempertahankan jalinan kasih kini sia-sia. Walau segenap jiwa, raga, dan perasaan telah dikerahkan sepenuhnya untuk menjaga keutuhan cinta, takdir justru membawa hubungan ini ke jalan buntu. Kisah romansa yang sempat diperjuangkan dengan penuh kesungguhan itu akhirnya runtuh dan hancur berantakan di tengah jalan. Seluruh impian indah yang dulu dipupuk kini sirna seketika saat hubungan asmara mereka resmi dinyatakan kandas.