APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dibuang suami kere dinikahi Dokter Tajir

Dibuang suami kere dinikahi Dokter Tajir

Silvia hancur akibat perselingkuhan suaminya. Di tengah kepedihan, insiden kecil mempertemukannya dengan Dokter Dana hingga mereka saling jatuh cinta. Namun, konflik baru muncul saat ayah Silvia yang hilang sepuluh tahun kembali sebagai konglomerat. Sang ayah menjodohkannya dengan pria lain demi membalas budi. Kini Silvia bimbang antara cinta pada Dana atau takdir ayahnya, sementara sang mantan suami mulai menyesal melihatnya jadi wanita terhormat.
Bab
Bagikan

Bab 2

Silvia melihat kendaraan yang sudah dipesannya berdiri di depan pagar. Dia pun segera menaikinya.

“Bang. Ikuti mobil itu!”

Silvia menunjuk ke arah mobil suaminya yang baru melaju.

Tadi malam Silvia sempat membaca pesan di ponsel suaminya dari seseorang bernama Udin.

[Abang jadi ambil cuti besok bang? Kalau jadi, temani aku ke Dokter ya, bang? Soalnya dari kemarin aku gak enak badan, mual terus bawaannya.]

Pesan itu hanya di baca sekilas karena aplikasinya tidak bisa di buka. Sebelum subuh dia sengaja bangun untuk mengerjakan semua pekerjaan rumah, agar dia bisa bersiap-siap untuk mengikuti suaminyia

Nama yang tertera di ponsel itu memang nama laki-laki. Tapi dia yakin pesan itu dari seorang perempuan. Dia tidak membangunkan suaminya malam itu. Karena dia ingin membuktikannya dengan mata kepala sendiri tentang kecurigaannya.

Perasaannya benar-benar dihancurkan oleh kebohongan suaminya. Dia sangat kecewa kepada laki-laki yang sudah berumah tangga selama dua tahun dengannya itu.

“Apakah pernikahan yang kita jalani selama dua tahun ini tidak ada artinya bagimu bang. Atau aku yang mungkin terlalu curiga padamu? Jika memang ini hanya kecurigaanku saja, lalu siapa laki-laki itu? Kenapa dia mengirim pesan kepadamu seperti itu? Aku benar-benar bisa gila jika tidak memastikan kebenarannya dengan mata kepalaku sendiri. Pesan itu mengatakan kalau kamu hari ini cuti. Tapi kamu dari rumah bilangnya mau berangkat bekerja.”

Silvia terus teringat dengan pesan yang dibacanya itu hingga kekecewaannya membawanya untuk mengikuti suaminya secara diam-diam.

“Jangan terlalu dekat ya, Bang? Supaya tidak ketahuan.”

“Siap, Neng,” Sahut abang ojeknya.

Tukang ojek itu sepertinya mengerti kalau penumpangnya sedang membututi suaminya, dia pun agak memperlambat lajunya, namun dia tidak membiarkan mobil yang dia ikuti hilang dari penglihatannya.

Saat melewati jalan di depan sekolah taman kanak-kanak ternyata ada anak perempuan berumur sekitar tiga tahun yang lepas dari pengawasan orang tuanya sedang berjalan sendirian di pinggir jalan. Anak itu menyeberang jalan yang akan dilewati ojek yang di tumpangi oleh Silvia.

“Awas, Bang....!” teriak Silvia histeris

Karena terkejut dengan teriakan penumpangnya serta merta Abang ojek itu membanting setang motornya ke kiri. Abang ojek itu bersyukur tidak menabrak anak perempuan itu karena teriakan Silvia.

Namun dia harus rela lampu motornya pecah ditambah luka ringan di telapak tangannya karena menapak di trotoar jalan. Seketika orang-orang yang ada di sekitar berteriak histeris.

Tapi hanya Silvia yang segera berlari mengejar anak kecil yang masih berada di tengah jalan raya. Tak dihiraukannya rasa sakit yang ada di kakinya yang sebelah kiri karena terimpit motor. Dia takut jika anak itu tidak segera diambil akan tertabrak pengendara lain. Dengan terseok-seok Silvia membawa anak itu ke trotoar.

“Kamu tidak apa-apa, Nak?” tanya Silvia kepada anak itu sambil memeriksa tubuh anak itu.

“Iya Tante, maacih Tante tantik?” ucap gadis kecil itu dengan lembut. Gadis kecil dan imut itu mengambangkan tangannya untuk memeluk Silvia. Silvia merasa terharu dan memeluk gadis manis itu dengan lembut.

“Kenapa kamu berkeliaran di jalan, Nak? Orang tua kamu mana?”

Anak itu hanya teersenyum

“Mungkin anak ini tidak mengerti dengan kata orang tua,” batin Silvia.

Dia mengulang pertanyaannya lagi.

“Mama sama Papamu mana, Nak?”

Bukannya menjawab, anak itu malah balik bertanya.

“Kaki Tante luka. Nanti obat cama papa ya, Tante?”

Silvia melihat ke kakinya sebelah kiri yang mulai terasa perih.

“ Oh iya, Kaki Tante terluka. Terima kasih ya, Sayang. Kamu baik banget, sampai tahu kalau kaki Tante sedang terluka.”

Dia mencubit lembut hidung mungil gadis kecil itu. Silvia mencoba lagi untuk bertanya.

“Sayang. Mama kamu mana, Nak?

“Mama cudah di cuga, Tante.” Telunjuknya diarahkan ke atas langit oleh gadis kecil itu.

Silvia merasa haru mendengar jawaban gadis kecil itu. Dia pun memeluknya.

“Maaf ya, Sayang.”

Gadis kecil itu membalas pelukan Silvia dengan hangat. Dia melingkarkan tangannya di leher Silvia, seolah dia telah menemukan ibunya yang sudah lama dirindukannya. Dia tidak berniat untuk melepaskan pelukannya dari Silvia. Silvia merasa pelukan anak itu begitu hangat dan nyaman.

“Seandainya aku bisa memiliki anak yang cantik dan imut seperti ini, alangkah bahagianya aku, Rumah tanggaku pasti akan bahagia,” batin Silvia.

Wanita yang sudah terluka di kaki kirinya itu melepaskan pelukannya secara perlahan. Di sentuhnya kepala anak lucu itu. Anak itu memperlihatkan senyum manisnya kepada Silvia, dan itu membuat Silvia semakin gemas. Dia kembali mencubit hidung mungil anak itu dengan lembut.

“Kamu lucu banget, sih. Nama kamu siapa, Sayang?”

“Nama atu Tila, Tante,” ucapnya sambil tersenyum.

Silvia yang kurang mengerti dengan bahasa anak kecil, mengulangi perkataannya.

“Nama kamu, Tila?”

“Butan.”

“Dila?”

“Butan, Tante. Tapi Ti_la.” Gadis cilik itu mengeja namanya, agar Silvia bisa mengerti.

Silvia jadi bingung, karena setiap nama yang ia sebut selalu salah. Lalu dia menyebut satu nama yang terlintas di kepalanya, walau dia juga tidak yakin nama itu akan sesuai dengan apa yang disebut gadis kecil itu.

“Kaila?”

“Iya, betul, Tante. Tante hebat.”

Anak itu melonjak kegirangan.

Silvia pun ikut merasa senang melihat kegirangan anak itu. Lalu dia kembali menanyakan keberadaan orang tuanya.

“Kaila kesini sama siapa?”

“Cama papa.” Kemudian anak itu menunjuk ke arah kerumunan orang-orang yang masih berlari ke arahnya, entah ingin membantu atau hanya menonton saja.

Dari kerumunan orang yang ingin membantu ada sepasang orang yang berlari menghampiri Silvia. Penampilan mereka berbeda dari yang lain. Mereka berdua terlihat bak model papan atas. Sang pria mengenakan jas berwarna coklat susu, berkacamata hitam, tinggi dan tegap. Kulit putih bersih seperti aktor Korea. Yang perempuan cantik, ayu dan ramah.

Kedua orang itu berlari ke arah Silvia yang sedang berjongkok memangku gadis kecil yang sudah ia selamatkan dari jalan raya.

Silvia berkata dalam hatinya. “Mungkinkah pasangan ini orang tuanya anak ini? Kalau iya, benar-benar keluarga yang sempurna, pantas saja anaknya cantik, lucu, imut lagi,” pikir Silvia.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Gadis SMA Milik Mafia Kejam
9.8
Jimmy Alexander adalah mafia berusia 25 tahun yang tak kenal ampun dalam menjalankan bisnis ilegalnya. Namun, sebuah kecelakaan mengubah hidupnya saat ia bertemu seorang siswi SMA yang tulus menolongnya. Ketulusan itu memicu obsesi cinta dalam diri Jimmy yang kejam. Masalah besar muncul karena gadis impiannya ternyata sudah bertunangan dengan pria lain. Akankah sang mafia merelakan cintanya, atau justru melakukan segala cara demi memiliki gadis tersebut?
Sampul Novel GADIS TAWANAN SANG MAFIA
8.9
Selena mengalami penderitaan mendalam sejak diculik oleh Jeno Kusuma, anak bos mafia kejam dari kelompok Sembilan Naga. Jeno melakukan tindakan nekat tersebut demi membalas dendam, karena ayah Selena dituduh membunuh papanya dan mencuri stempel rahasia milik organisasi. Selama disekap sebagai pemuas nafsu, Selena berulang kali mencoba melarikan diri hingga berniat mengakhiri hidupnya. Mampukah ia melepaskan diri, atau justru harus tunduk selamanya?
Sampul Novel Lenyap Bersama Kenangan
9.1
Setelah kematian tragis Ridho yang menyelamatkan nyawanya, rahasia besar terungkap melalui buku harian peninggalannya. Ridho ternyata mencintai wanita lain bernama Yolanda saat hilang ingatan, namun dipaksa menikahinya. Di tengah kemarahan mertua yang menyalahkannya atas kematian Ridho, sang istri memilih mengakhiri hidup. Namun, ia justru terbangun kembali di masa lalu saat Ridho baru pulang dari desa nelayan. Kali ini, ia memutuskan untuk merelakan suaminya bersatu dengan cinta sejatinya.
Sampul Novel One Night To Forever
9.2
Hubungan satu malam di Bali hanyalah kesenangan sesaat bagi Raymond, tetapi bagi Sherly, itu adalah awal dari takdir baru saat dirinya hamil tanpa tahu identitas sang pria. Setelah diusir keluarganya, ia berjuang keras membesarkan anaknya sendirian. Tiga tahun kemudian, demi membuktikan kemandiriannya, Sherly berhasil bekerja di perusahaan besar. Namun, ia terkejut saat mengetahui bahwa CEO barunya adalah Raymond. Akankah Sherly meminta pertanggungjawaban?
Sampul Novel Perjanjian Cinta
8.2
Mila Prameswari terjebak dalam pusaran hidup Rafin Adi Wijaya setelah sang paman menjual dirinya senilai lima ratus juta rupiah. Demi mengamankan takhta perusahaannya, sang miliarder menawarkan sebuah kesepakatan pernikahan kontrak. Mila diwajibkan melahirkan seorang putra pewaris, sementara Rafin berjanji membantu mencari keberadaan ayah Mila yang lenyap tanpa jejak. Sanggupkah Mila mempertahankan perasaannya di balik ambisi besar Rafin, dan akankah pencarian sang ayah berhasil?
Sampul Novel SWEET ESCAPE
9.5
Sebastian Winata dan Ayuna Larissa bertemu saat sama-sama melarikan diri dari keputusasaan. Sebastian, yang didera konflik rumah tangga, terkejut melihat siswinya sendiri keluar dari kelab malam. Di tengah pelarian emosional tersebut, Ayuna menyadari posisi sulit mereka. Ia pun menegaskan bahwa Sebastian tidak mungkin membagi hati, sebab dirinya hanyalah tempat persinggahan sementara yang tak akan pernah menjadi rumah bagi sang guru.