APKDock Logo
Sampul Novel One Night To Forever

One Night To Forever

9.2 / 10.0
Hubungan satu malam di Bali hanyalah kesenangan sesaat bagi Raymond, tetapi bagi Sherly, itu adalah awal dari takdir baru saat dirinya hamil tanpa tahu identitas sang pria. Setelah diusir keluarganya, ia berjuang keras membesarkan anaknya sendirian. Tiga tahun kemudian, demi membuktikan kemandiriannya, Sherly berhasil bekerja di perusahaan besar. Namun, ia terkejut saat mengetahui bahwa CEO barunya adalah Raymond. Akankah Sherly meminta pertanggungjawaban?

One Night To Forever Bab 1

“Happy New Year…!” Sherly mengangkat gelasnya tinggi-tinggi, yang disusul oleh teman-temannya hingga gelas-gelas itu beradu dan membunyikan dentingan kecil.

“Cheeerrrsss…!” Sorak mereka sebelum menenggak minuman beralkohol itu secara bersamaan.

“Sher…! Gue ke sana sebentar, ya…!” ujar Bianka pada Sherly. Suara dentuman musik yang keras mengharuskan mereka bicara sambil teriak.

“Hah?”

“Gue mau ke sana se-ben-tar…!” ulang Bianka sambil mengeja setiap kalimatnya agar lebih mudah dimengerti oleh Sherly.

“Oh, oke!” Sherly mengacungkan jempolnya lantas kembali masuk ke kerumunan, ikut berjingkrakkan dengan orang-orang yang sedang menikmati pesta tahu baru di pinggir pantai Bali itu.

Namanya Sherly Agatha Siregar, keturunan campuran Medan-Jawa yang menetap di Jakarta. Umurnya 22 tahun, ia baru saja menyelesaikan sidang komprehensif untuk gelar sarjananya. Untuk merayakan keberhasilan itu, Sherly merayakannya di Bali bersama Bianka dan beberapa teman di kampusnya, kebetulan momennya bertepatan dengan tahun baru.

“Minumannya mau gue tambahin?” ujar seorang pria bercelana pendek yang tiba-tiba datang dari balik punggung Sherly.

“Hah? Apa? Sorry, gue nggak dengar…!” balas Sherly.

Pria itu memberi kode dengan mengangkat botol minuman yang ia bawa.

“Oh, boleh.” Sherly menyodorkan gelasnya kemudian mengucapkan terima kasih setelah diisi oleh pria itu.

“Cheers…!” Pria itu meneguk minuman dari botol yang digenggamnya, sementara Sherly menyesap gelasnya kembali. Sejenak Sherly memerhatikan wajah pria itu, ia tidak mengenali, tapi mungkin pria itu salah seorang dari rombongan mereka. Sherly memang terkenal cuek di kampus sehingga tidak terlalu mengenal banyak orang. Bahkan nama presiden mahasiswa di kampusnya saja ia tidak tahu.

“Mau dansa, nggak?” ujar pria itu lagi setengah berteriak.

“Hah?”

Karena Sherly tidak mendengar dengan jelas, pria itu pun berinisiatif membisikkannya di telinga Sherly. “Would you like to dance together?”

Tiba-tiba darah Sherly berdesir, bagian telinga belakang ternyata adalah salah satu bagian sensitive di tubuhnya. Tapi Sherly yang belum mengerti dengan hal itu justru tersenyum mengikuti pertumbuhan hormon di tubuhnya. “Let’s do it!” Sherly melingkarkan tangannya di leher pria itu.

Alunan musik berubah romantis, orang-orang yang tadi berjingkrakkan mulai mencari pasangan untuk melakukan tarian ringan ke kiri dan kanan. Sherly menatap patner dansanya itu. “Tampan,” desisnya sambil menggigit sudut bibirnya sendiri.

“What?” Pria itu menaikkan alisnya, meminta Sherly mengulangi ucapannya karena tidak jelas di pendengarannya.

Sherly tersenyum kecil. “Gue Sherly. Nama lo siapa?” tanya Sherly.

Pria itu justru mengurai tawa kecil. “Pernah dengar tentang one night stand, nggak?”

“One night stand?”

“Ya, sebuah romansa satu malam. Ciptakan satu malam yang indah, dengan orang yang indah, di tempat yang indah. Hanya untuk malam ini, hanya di tempat ini. Setelah itu, lupakan. Kamu mau?”

Sherly mengerutkan dahinya, tapi ucapan laki-laki itu yang lembut ditambah tatapannya yang hangat cukup membius Sherly. Tawaran kencan satu malam itu terdengar menantang sekaligus menarik baginya. “Let me try,” gumam Sherly dengan senyuman khasnya.

Pria itu balas tersenyum dan semakin merapatkan rangkulannya di pinggang Sherly. “Kamu cantik sekali malam ini,” bisik pria itu lagi, bisikan yang membuat Sherly candu.

“You look so handsome too,” balas Sherly, dengan berbisik juga di telinga lelaki itu. Aksi bisik berbisik itu ternyata terus berlanjut sepanjang tarian kecil yang mereka lakukan.

Tiba-tiba kembang api melayang ke angkasa, menciptakan kerlipan cahaya yang indah. Saat Sherly sedang memandangi pertunjukan kembang api, lelaki itu justru menempelkan bibirnya di leher Sherly. Tubuh Sherly spontan bereaksi, ia tersentak, tapi beberapa detik berselang seolah menginginkannya lagi. Sherly menggigit sudut bibirnya, menahan sesuatu yang bergejolak dalam tubuhnya, yang masih belum ia mengerti.

Tapi laki-laki itu tampak sangat mengerti. Ia menarik lengan Sherly memasuki villa tepi pantai itu, villa tempat Sherly dan teman-temannya menginap. Sherly terkejut melihat orang berpasang-pasangan memenuhi sudut villa itu, mereka saling berpagutan. Tapi si laki-laki seolah tidak memberi Sherly waktu untuk mengamati pemandangan itu lebih lama, ia menarik lengan Sherly dengan lembut memasuki sebuah kamar.

Pria itu mendorong tubuh Sherly pelan hingga terduduk di atas tempat tidur. “Grape or banana, kamu suka yang mana?” tanya pria itu sambil menanggalkan kancing kemeja putihnya.

“Maybe … ba-ba-“ Tiba-tiba mata Sherly melotot melihat apa yang tersaji di hadapannya, belum sempat berteriak, bibirnya sudah dibungkam oleh sesuatu yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

“Just do it, Baby!” bisik pria itu lagi dengan suaranya yang terdengar semakin berat.

***

“Sher… Sherly!”

Sherly terbangun setelah pipinya ditepuk berkali-kali oleh Bianka. Saat terbangun, Sherly langsung terkejut saat melihat tubuh polosnya yang hanya dibaluti selimut. “Aaaa…!”

“Woi, Sher! Are you okay?” tanya Bianka yang tampak khawatir.

Sherly langsung mengusap dahinya sambil mengingat apa yang ia lakukan tadi malam. Wajah pria itu masih melekat di ingatannya, seperti pangeran dalam mimpi, tapi jika melihat kondisinya pagi itu, sepertinya yang dialaminya tadi malam bukan mimpi. “Sepertinya gue nggak okay,” desis Sherly.

“Gue juga mikir gitu,” ucap Bianka. “Gue nyariin lo kemana-mana semalam, tau-taunya lo malah di sini.”

Sherly masih bengong.

“Lo ceroboh banget tahu, nggak. Lo tidur di kamar Inez, untung aja si Inez nggak tidur di sini semalam. Lo habis ngelakuin apa semalam, Sher?” Bianka terus menginterogasi sambil mengedarkan pandangannya ke seisi kamar yang berantakan. “Kayaknya pertanyaan gue salah, deh,” desis Bianka begitu melihat pakaian Sherly berserakan di lantai. “Lo habis tidur sama siapa, Sher?”

“Gue … Gue nggak tahu,” desis Sherly yang merasa masih berada di ambang batas kesadaran.

“Kok bisa nggak tahu, sih, Sher? Sama Riko, ya? Atau Abi?”

“Bukan,” jawab Sherly. Ia tahu pasti laki-laki yang bersamanya tadi malam bukanlah salah satu dari nama yang disebutkan oleh Bianka barusan.

“Trus, siapa?”

Sherly kembali mengusap dahinya. “Asli gue nggak tahu, Bi.”

“Kok bisa, sih? Trus kalau terjadi sesuatu setelah ini lo mau minta pertanggung-jawaban ke siapa?”

Napas Sherly tercekat begitu mendengar kalimat Bianka. Ia sama sekali tidak terpikirkan tentang sebuah pertanggungjawaban. Ia hanya teringat sebaris kalimat pria itu tadi malam. Sherly menghela napas dalam-dalam lantas menghembuskannya secara perlahan. “Bi, lo pernah dengar soal one night stand, nggak?”

Bianka mengerutkan dahinya. “Hubungan satu malam?”

“Nah, itu.” Sherly menjentikkan jarinya. “Hanya satu malam, yang artinya setelah ini dan ke depannya kita nggak perlu ngebahas soal itu lagi. Okay?”

“Hah?” Bianka melongo, selama empat tahun mengenal Sherly, menurutnya Sherly adalah temannya yang paling polos. Bahkan untuk liburan ke Bali saja, Sherly harus menyiapkan seribu satu alasan ke orang tuanya. Terang saja Bianka melongo begitu mendengar Sherly bicara soal ‘one night stand’, seolah sudah sangat paham dengan istilah itu.

Lanjut Membaca

Daftar Isi One Night To Forever

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Cahaya Pelangi dari Surga
8.0
Penderitaan Rubby akibat kekejaman ibu tirinya mulai terobati sejak kehadiran Rain, sahabat setia yang mencintainya dengan tulus. Namun, saat perasaan mereka mulai berkembang, Rubby justru dipaksa menikahi Halilintar yang berniat buruk padanya. Di tengah ancaman tersebut, pesona Halilintar tetap berhasil memikat hati Rubby. Kini ia terjebak dilema besar, harus memilih antara kesetiaan Rain atau daya tarik Halilintar untuk sisa hidupnya.
Sampul Novel Can You See Me?
8.6
Di balik statusnya sebagai siswi populer yang selalu ceria di SMA Grand Nusa, Rallin Natasha menyimpan kepedihan mendalam. Ia harus menanggung kebencian keluarganya atas kesalahan yang tidak pernah ia lakukan. Beban hidupnya kian berat karena kehilangan sosok yang sangat berharga serta perjuangan cintanya yang bertepuk sebelah tangan. Di tengah penderitaan batin yang ia sembunyikan rapat-rapat dari dunia luar, Rallin merasa sangat lelah dan mulai berharap bisa segera pulang ke pelukan Tuhan.
Sampul Novel DURI DALAM DAGING
8.0
Sembilan tahun berlalu sejak malam Valentine kelam yang menyisakan trauma mendalam bagi Tanti. Pertemuan kembali dengan Javier Berto membangkitkan badai emosi yang rumit. Tanti mencoba menghindar, tetapi Javier yang dilingkupi amarah justru ingin membalas dendam. Pria itu menuduh Tanti sebagai perusak hubungan masa lalunya. Namun, saat rencana pembalasan dimulai, rahasia lama yang melibatkan mantan kekasih Javier terungkap dan mengubah segalanya.
Sampul Novel Gairah Jantan Mafia Kampus
8.3
Kisah romansa modern ini dirancang bagi pembaca yang pernah menjalin asmara dengan lawan jenis. Meski demikian, mereka yang menyukai hubungan sesama jenis juga tetap dapat menikmati alurnya. Siapa tahu, narasi di dalamnya mampu menghadirkan perspektif baru atau bahkan mengubah ketertarikan Anda pada lawan jenis. Mari selami jalinan kasih penuh gairah yang menantang dan memikat di tengah kerasnya dunia mafia kampus.
Sampul Novel Istri yang Libidonya Rendah
9.0
Novel modern "Istri yang Libidonya Rendah" mengisahkan konflik rumah tangga yang dipicu oleh kondisi fisik sang istri. Terlahir dengan hasrat seksual yang sangat rendah, ia kerap membuat suaminya merasa tidak puas dan frustrasi. Demi menyelamatkan pernikahan mereka, sang suami menyarankannya untuk berkonsultasi dengan seorang praktisi pengobatan tradisional yang memiliki reputasi besar. Namun, ketika ia mulai menjalani terapi tersebut, ia dikejutkan oleh metode pengobatan tidak biasa yang di luar dugaannya.
Sampul Novel Nikah Kontrak Dengan CEO Dingin
9.6
Nadine Arwen menghadapi kemalangan besar setelah ayah tirinya menjualnya ke muncikari. Namun, takdir mempertemukannya dengan Leonardo Ethan, miliarder dingin yang membelinya demi memenuhi tuntutan pernikahan sang kakek. Leonardo mencari istri yang suci, tetapi ia menyimpan niat terselubung. Di balik gelimang harta, Nadine justru tersiksa oleh sikap dingin dan obsesi misterius sang suami. Mampukah Nadine bertahan dalam belenggu pernikahan kontrak tanpa cinta ini?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan