APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dia Tidak Tahu Identitas Istrinya Sampai Mereka Bercerai

Dia Tidak Tahu Identitas Istrinya Sampai Mereka Bercerai

Demi menyelamatkan Asher Lambert lima tahun lalu, Bettina Rowe harus kehilangan kemampuan memiliki anak. Asher awalnya mengaku tidak ingin punya keturunan. Namun, Bettina sangat terkejut saat sang suami tiba-tiba berniat memakai jasa ibu pengganti demi mendapatkan ahli waris. Asher bahkan memilih Betsy Sugden, mahasiswi yang mirip dengan Bettina. Di tengah rencana tersebut, Asher tidak menyadari bahwa Bettina telah mantap memutuskan untuk bercerai darinya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Sampai keesokan hatinya, Asher sama sekali tidak kembali ke kamar, dan Bettina juga tidak peduli.

Saat fajar menyingsing, Bettina meminta para pelayan untuk mengemasi barang-barangnya yang ada di kamar.

Lemari pakaiannya sangat besar, dipenuhi dengan hadiah-hadiah yang diberikan Asher selama bertahun-tahun ini.

Sekarang dia akan pergi, dia tidak lagi menginginkan barang-barang itu dan berniat untuk menyumbangkan semuanya.

Saat Asher kembali bersama Betsy, Bettina sedang mengambil gelang berlian dari sebuah kotak.

Asher membuatnya sendiri untuk hadiah ulang tahun pernikahan pertama mereka, diukir dengan nama mereka.

Dia merasa ragu akan membawa gelang itu atau tidak ketika sebuah tangan merebutnya.

"Wah! Gelang ini cantik sekali! Kak Asher ...."

"Kalau kamu suka, ambil saja." Asher bahkan tidak bertanya pada Bettina dan langsung memasangkan gelang itu di pergelangan tangan Betsy.

Bettina mengerutkan kening dan berkata, "Asher, apa kamu lupa kalau gelang itu ...."

Sebelum dia bisa mengingatkan Asher bahwa gelang itu adalah hadiah ulang tahun pernikahan mereka, pria itu sudah menyelanya, "Ini hanya sebuah gelang. Karena Betsy menginginkannya, berikan saja padanya, aku akan membelikanmu yang baru."

Hanya sebuah gelang?

Bettina tersenyum getir.

Itu benar, lagi pula, Asher juga sudah melupakannya, jadi tidak masalah kalau dia memberikannya pada Betsy.

Asher melihat perhiasan yang ada di ruangan itu dan bertanya dengan penasaran, "Kenapa tiba-tiba kamu membereskan semua barang ini?"

"Tidak ada apa-apa. Ada terlalu banyak, jadi aku ingin menyumbangkannya." Bettina menjawab sambil mengeluarkan liontin giok dari sebuah kotak cendana yang ada di atas meja.

Itu satu-satunya benda yang ditinggalkan ibunya sebelum meninggal. Dia berencana untuk membawanya.

"Kak Bettina, liontin giok ini bagus sekali, bolehkah aku meminjamnya?"

Bettina secara naluriah mengencangkan cengkeramannya pada liontin giok itu. "Tidak boleh, ini benda peninggalan ibuku."

"Benarkah? Tapi aku sangat menyukainya. Dikatakan bahwa liontin giok membawa keberuntungan dan perlindungan, aku hanya ingin memastikan bayiku dan Kak Asher lahir dengan selamat."

"Itu hanya benda lama, kenapa tidak bisa kamu pinjamkan padanya?" Nada bicara Asher berubah menjadi tidak sabar, dia langsung mengulurkan tangan untuk merebut liontin giok itu dari tangan Bettina. "Biarkan Betsy memakainya, itu bukan masalah besar."

Ucapannya membuat Bettina terkejut.

"Asher, apa kamu tahu apa yang kamu katakan? Aku sudah berkata bahwa Ini satu-satunya benda peninggalan ibuku!"

Bettina menolak meminjamkannya, sedangkan Betsy bersikeras ingin memakainya. Saat mereka saling berebut, liontin giok itu jatuh ke lantai dan pecah berkeping-keping.

Asher mengerutkan kening dan mencoba untuk menjelaskan, "Bettina ...."

Bettina menatap liontin giok yang sudah rusak di lantai dan berjongkok sambil gemetar. Dia memunguti potongan-potongan liontin giok itu satu demi satu.

Pecahan tajam itu melukai jari-jarinya.

Saat darah merah mengalir, air mata sudah menggenang di mata Bettina.

"Ibu ...." Dia menahan rasa sakit di hatinya, mendongak, dan menatap tajam ke arah Asher. "Keluar!"

"Kak Bettina, jangan marah. Ini semua salahku, aku tidak akan memakainya, oke? Aku yang tidak menyadari posisiku. Aku hanya seorang ibu pengganti, aku tidak berhak untuk meminta hal semacam ini. Tolong maafkan aku, jangan marah pada Kak Asher. Aku akan menggantinya dengan yang lain kalau kamu mau."

Betsy menghampiri Bettina dan menggenggam tangan Bettina dengan ekspresi sedih, tapi Bettina menepisnya dengan tegas.

"Menggantinya? Bagaimana kamu akan menggantinya? Apa kamu tidak mengerti bahasa manusia? Ini benda peninggalan, apa kamu tidak tahu apa artinya?"

"Ah!" Betsy melangkah mundur dan pinggangnya membentur lemari. Dia berteriak kesakitan. "Sakit! Perutku ...."

"Betsy!" Melihat kejadian itu, ekspresi Asher seketika berubah sangat suram.

Dia mencengkeram lengan Bettina dan mendorongnya dengan kuat ke dinding. "Bettina, apa kamu sudah gila! Betsy sedang hamil dan kamu malah berani mendorongnya?"

Asher melotot ke arahnya sambil menunjuk ke arah liontin giok yang sedang dipegang Bettina dengan hati-hati, lalu meraung, "Itu hanya liontin giok! Apa masalahnya! Apa kamu ingin aku membakarnya untuk ibumu yang ada di alam baka agar dia bisa memakainya di sana?!"

Ucapannya benar-benar menghancurkan hati Bettina.

Betiina menatap pria di hadapannya, untuk pertama kalinya, dia merasa bahwa pernikahannya selama bertahun-tahun ini merupakan sebuah lelucon.

"Asher! Keluar!" Dalam kemarahan dan keputusasaan, Bettina mengambil vas dari meja dan melemparkannya ke arah Asher dengan sekuat tenaga. "Enyah sana! Kalian berdua, keluar!"

Sebelum vas itu mengenai Asher, Betsy dengan cepat menghadang di depan untuk melindunginya.

Vas itu mengenai bahunya dan dia berteriak kesakitan, "Ah! Kak Asher, kamu baik-baik saja, kan?"

"Betsy!" Melihat Betsy terluka, Asher buru-buru memeluknya dan memeriksanya dengan khawatir. "Apa kamu baik-baik saja?"

Betsy merintih dengan ekspresi teraniaya, "Perutku sakit! Seluruh tubuhku sakit!"

"Jangan takut, aku akan membawamu ke rumah sakit." Asher menggendong Betsy dan bergegas keluar. Namun sebelum pergi, dia menoleh ke arah Bettina sambil berkata, "Kamu terlalu egois, sebaiknya kamu berdoa bayinya tidak terluka, atau ...."

Asher tidak menyelesaikan kalimatnya, tapi Bettina tahu kalau terjadi sesuatu pada bayi itu, pria itu mungkin akan membunuhnya.

Dia tidak pernah membayangkan bahwa setelah menikah selama 5 tahun, pernikahannya akan berakhir tragis seperti ini.

Air matanya menetes ke atas liontin giok di telapak tangannya, Bettina terisak. "Ibu, aku menyesal menikah dengan Asher. Aku benar-benar menyesalinya."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Pertama Adinda
8.0
Dinda, siswi baru di Malang yang penuh energi, bertemu dengan calon psikolog berwatak dingin bernama Mahesa saat ia melanggar aturan sekolah. Hubungan erat di kelas menumbuhkan perasaan cinta di antara mereka. Namun, kebahagiaan ini terusik oleh aksi balas dendam Raditya, Ketua OSIS yang sakit hati. Ia membongkar rahasia kelam keluarga Mahesa, yang secara mengejutkan mengungkap bahwa Mahesa adalah kakak kandung Dinda sendiri. Dinda pun kini terjebak dalam dilema asmara yang begitu pelik.
Sampul Novel Istriku Yang Seksi
8.1
Kehidupan Alden hancur usai memergoki pengkhianatan Synthia, sang istri tercinta. Didorong amarah dan niat balas dendam, ia menjebak Saskia, sahabat istrinya yang polos, dalam pernikahan paksa. Alden awalnya hanya ingin meluapkan rasa sakit hatinya, namun ketulusan Saskia perlahan mulai mengikis kebekuan jiwanya. Di sisi lain, Saskia harus tegar menghadapi dinginnya sikap sang suami yang angkuh. Mampukah benih cinta sejati bersemi di atas puing luka masa lalu mereka?
Sampul Novel Jangan rebut suamiku!
9.4
Akibat insiden tak terduga, Sena Anindhita terjebak dalam pernikahan dingin bersama Arga Bhanu. Kehidupan rumah tangganya menjadi sumber penderitaan karena ia terpaksa berbagi suami. Arga menolak menyentuh Sena dan tetap setia mencintai kekasihnya, Gisca. Walau Sena terus berharap cinta suaminya akan tumbuh, kenyataan pahit membuktikan bahwa ikatan Arga dan Gisca tak tergoyahkan, meninggalkan Sena dalam kehampaan.
Sampul Novel MENIKAHI BILLIONAIRE
8.8
Zyan Liu harus segera menemukan istri pilihan keluarganya demi menyelamatkan posisinya sebagai pewaris utama bisnis Liu. Tak disangka, sosok yang dianggap memenuhi kriteria tersebut adalah Mu Tian Rui, seorang gadis desa yang sangat sederhana. Pernikahan kontrak pun terpaksa dijalani oleh dua orang yang hidup di dunia yang sangat berbeda ini. Di tengah jurang perbedaan status sosial yang begitu lebar, mampukah Zyan dan Rui mempertahankan bahtera rumah tangga mereka?
Sampul Novel Takkan Kembali ke Dekapan Penderitaan
7.8
Delapan tahun membina rumah tangga bersama Rangga hanya menyisakan luka bagi diriku. Suamiku telah membawa pulang sembilan puluh sembilan wanita lain, dan kini gadis keseratus datang untuk menghinaku di hadapannya tanpa pembelaan sedikit pun. Setelah semalaman dipaksa mendengar kemesraan mereka dari ruang tamu, batas kesabaranku akhirnya habis. Saat Rangga kembali menuntut pelayananku di pagi hari, aku memilih untuk menolak. Dia tampaknya lupa bahwa pernikahan kami hanyalah sebuah kesepakatan kontrak, yang akan resmi berakhir dalam waktu tiga hari lagi.
Sampul Novel Warisan Rahasia Ayahku
7.8
Dunia Ravina Aleysha Pratama, dokter muda putri mantan Menteri Kesehatan, runtuh akibat kasus korupsi sang ayah. Di masa sulit ini, ia berhadapan dengan Darian Mahendra Arsatama, direktur rumah sakitnya yang kaku dan menuntut kesempurnaan. Interaksi penuh konflik di antara mereka berubah selamanya setelah sebuah malam impulsif terjadi. Kini, rahasia kelam keluarga mereka mulai terkuak, mengubah rasa benci menjadi jalinan asmara yang rumit.