APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dendamku Pada CEO Berujung Pelaminan

Dendamku Pada CEO Berujung Pelaminan

Dahulu Aruna diusir dan dihina sebagai pembawa sial. Luka batinnya kian perih ketika ketulusannya pada Nathan justru dijadikan bahan taruhan yang merendahkan. Bertahun-tahun berlalu, Aruna kembali membawa identitas baru dan kepribadian yang berubah total. Takdir kembali mempertemukannya dengan CEO yang dahulu mencampakkannya. Kini, Aruna bersiap menuntut balas demi menghancurkan pria yang pernah merusak hidupnya.
Bab
Bagikan

Bab 2

“Ada apa ini?” tanya seorang pria tiba-tiba.

Semua orang sontak langsung melihat ke arah pria itu. Termasuk Aruna dan juga Nathan.

“Ini nih, Mas. Dia ngelecehin saya!” ucap Aruna atasan yang sangat dekat dengannya itu datang.

“Enggak-enggak bohong! Saya tidak pernah melakukan itu! Apa buktinya huh?” tanya Nathan membela diri.

“Ya saya memang tidak mempunyai bukti! Tapi untuk apa saya berbohong! Gak ada untungnya!” ucap Aruna, dia lalu melihat ke arah pria yang baru saja datang tadi. “Mas Gerald. Mas Gerald tau sendiri kan aku ini orangnya bagaimana. Mas jauh lebih tau sifat aku itu bagaimana, walaupun aku kerja sebagai hostes di sini tapi kan dari awal kita udah bikin perjanjian kalau aku tidak pernah mau disentuh berlebihan. Hanya sebatas merangkul dan memegang tangan saja, selebihnya aku tidak pernah mau disentuh yang lain-lain. Dan tadi, pria ini dengan tidak punya akhlaknya malah melecehkan aku, Mas. Aku gak terima ya!”

Pria bernama Gerald yang tak lain ialah pemilik dari klub malam itu sontak langsung melihat ke arah Nathan.

“Hari ini kan aku libur, Mas. Aku sedang tidak bekerja di sini, tapi masa masih diperlakukan kayak begini sih? Sebagai seorang tamu, aku berhak dong untuk komplen. Aku gak terima diperlakukan kayak begini sama dia, Mas.” Ucap Aruna seraya menunjuk Nathan. “Aku kan bukan perempuan murahan, Mas.”

“Enggak-enggak, bohong! Dia berbohong!” ucap Nathan kembali membela diri, “Aku tidak pernah melakukan itu, aku tidak pernah melecehkan seorang wanita!” Nathan menatap Aruna, “Kapan aku melakukannya huh?” tanya Nathan pada Aruna, menatap Aruna dengan tatapan yang semakin kesal.

“Tadi saat aku akan ke toilet, kau mendorongku ke tempat yang mengarah ke arah dimana tidak ada CCTV di situ. Kau pasti sudah melihat sekitar dan melihat dimana letak-letak CCTV kan? Dan jalan ke arah toilet itu tidak ada CCTV. Kau sengaja mencari tempat yang tidak ada CCTV agar tidak ada bukti yang menyalahkanmu! Kau memang pria mesum!”

“What the fuck!” Nathan menatap Aruna dengan tatapan yang sangat kesal.

Aruna kembali menatap Gerald lagi. “Mas aku tidak terima diperlakukan seperti ini,” ucap Aruna memasang wajah sedih, “Pokoknya aku ingin pria ini di blacklist dan tidak diperbolehkan lagi masuk ke sini! Jika aku masih melihatnya ada di sini, aku akan resign bekerja di sini!” ancam Aruna.

“Cih!” Nathan mendecih sinis. “Ancamanmu itu sangat konyol! Pemilik club malam tidak mungkin memilihmu dan mengusirku dari tempat ini, aku ini tamu yang mempunyai banyak uang!” ucap Nathan dengan percaya diri.

Jika Nathan begitu percaya diri, Aruna juga sama percaya dirinya. Dia adalah seorang hostes yang mempunyai daya tarik yang luar biasa. Aruna pandai mengambil hati para tamu untuk kembali datang lagi di malam esok. Dia begitu sangat menguntungkan untuk club tempatnya bekerja jadi dia juga sangat yakin jika Gerald pasti akan mendengarkannya.

“Kau tadi mengatakan jika kau ini bekerja di tempat ini bukan? Cih! Kau hanya seorang pekerja, sedangkan aku? Aku ini tamu di sini! Pemilik club jelas akan memilih tamu yang mempunyai banyak uang dibandingkan pekerja sepertimu!”

Aruna yang mendengar Nathan berucap itu semakin memicingkan mata. “Woaahh, sombong sekali anda ini Tuan! Kita lihat saja, siapa yang akhirnya akan pergi dari tempat ini. Aku yang hanya seorang pekerja, atau kau yang mempunyai banyak uang!” ucap Aruna.

Nathan tersenyum smirk, dia sangat yakin kalau pemilik club malam pasti akan berpihak padanya.

“Mas Gerald, sekarang aku tanya sama kamu Mas. Mas lebih memilih aku yang membuat tempat Mas ini ramai, atau memilih dia?” tanya Aruna menunjuk Nathan. “Inget ya, Mas, tamu ber-uang yang ada di sini itu kebanyakan mau datang ke sini karena aku. Kalau aku keluar dari tempat ini, sudah bisa dipastikan mereka yang datang ke sini juga akan pergi karena gak ada aku. Aku bisa bekerja di club malam lain dan membawa para tamu yang ada di sini untuk ikut denganku. Sedangkan dia? Dia saja baru pertama kali datang ke sini, bertahun-tahun aku kerja di sini, ini kali pertama aku melihat pria mesum ini! Jadi silahkan pilih, aku … atau dia!”

“What? Pria mesum? Cih!” Sudut bibir Nathan kembali terangkat.

Gerald sontak langsung melihat ke arah Aruna dan juga Nathan bergantian, dia tidak mungkin membiarkan Aruna pergi dan keluar dari club malam yang menjadi usahanya. Selama ini, Aruna lah yang memikat banyak tamu agar mau datang ke tempatnya. Aruna adalah kunci utama dalam usahanya. Jika Aruna pergi, club malamnya mungkin akan kembali sepi seperti dulu saat sebelum Aruna datang. Aruna begitu sangat menguntungkan untuknya.

Gadis itu pandai sekali menarik para tamu yang datang agar mau datang kembali dan bahkan membawa teman-temannya yang lain.

Tempatnya menjadi ramai karena kepiawaian Aruna dalam melayani para tamu yang datang.

“Kalau Aruna tidak ada di sini, aku akan pergi mengikuti Aruna kemanapun dia pergi,” ucap Seorang pria yang usianya sekitar 30 tahunan.

“Aku pun sama,” jawab Pria yang lain.

Pria lain menimpali. “Aku juga.” Dia melihat ke arah Nathan, “Kami semua di sini bahkan tidak pernah berani menyentuh dia terlalu jauh. Dan kau? Berani sekali melakukan hal seperti itu pada primadona kami.”

Mereka semua membela Aruna, mereka senang dengan cara kerja Aruna bukan karena tubuh Aruna. Tetapi karena Aruna pandai sekali membuat mereka nyaman dan asik diajak berbincang. Sebagian dari mereka bahkan ada yang berani dan tak segan menceritakan kehidupan pribadi mereka yang sangat rumit pada Aruna.

Aruna tersenyum puas saat beberapa tamu membelanya.

Nathan mengepalkan tangannya kuat.

Setelah mendengar para tamu menyeruakan suaranya, Gerald lalu menatap Nathan. “Maaf, Mas. Setelah ini sebaiknya Mas jangan pernah datang kembali ke tempat kami,” ucap Gerald pada Nathan.

“What?” Nathan menatap Gerald dengan tatapan kaget saat ternyata pemilik club malam itu malah lebih memilih Aruna daripadanya.

Aruna yang mendengar Gerald berucap itu sontak langsung tersenyum dengan sangat puas, dia merapatkan kedua tangannya di bawah dada terlipat dan menatap Nathan dengan senyum smirknya.

“Ini saya tidak salah dengar? Anda lebih memilih kehilangan saya, tamu yang membayar kalian dengan banyak uang, dibandingkan dia?” tanya Nathan tidak terima.

“Sudahlah, Tuan. Terima saja!” ucap Aruna, “Masih untung aku hanya meminta agar kau di blacklist dari tempat ini. Jika aku melapor pada polisi, namamu sudah pasti akan jatuh! Kau seorang pengusaha bukan? Kau mau namamu terpampang di media karena kasus pelecehan?”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel DON'T PLAY GAMES WITH ME. Part.2
8.2
Kehamilan pertama Adiba yang berusia lima bulan dipenuhi teror mistis di kediaman baru mereka. Syden, sang suami, mengabaikan peringatan tetangga mengenai kutukan maut terkait pembangunan kolam renang di sana. Di tengah gangguan gaib yang kian intens, ketenangan jiwa Adiba makin runtuh oleh isu perselingkuhan suaminya. Syden dirumorkan memiliki wanita simpanan yang juga hamil lima bulan, memicu konflik batin yang hebat dalam diri Adiba.
Sampul Novel Please, Jangan Panggil Ibu
9.5
Pernikahan masa lalu antara Tanika dan Faris berawal dari sebuah pertolongan saat Tanika masih mengajar di SMA. Walau berbeda usia sepuluh tahun, cinta sempat tumbuh sebelum akhirnya keadaan memaksa mereka berpisah. Lima tahun berselang, takdir mempertemukan mereka lagi dalam kondisi berbeda. Faris sangat terkejut saat mengetahui mantan istrinya itu kini telah bersuami. Akankah cinta lama mereka kembali membara, atau justru harus terkubur untuk selamanya?
Sampul Novel SUAMI GHAIB
8.3
Kebiasaan malam Sinta mengundang perhatian genderuwo yang kemudian menyamar sebagai suaminya, Aldo, saat ia sedang dinas di luar kota. Terjebak dalam tipu daya mistis tersebut, Sinta menghadapi hubungan terlarang dan berbagai teror aneh yang mengancam keluarganya. Di tengah kekacauan ini, ia kesulitan membedakan kenyataan dan ilusi. Mampukah mereka selamat dari jerat makhluk halus tersebut, ataukah Sinta akan selamanya terperangkap?
Sampul Novel SUAMI LANSIAKU TERNYATA CEO
8.8
Hidup Sova hancur setelah ibu tirinya menjualnya seharga satu juta demi pernikahan dengan pria yang ia duga sudah lansia. Di tengah keputusasaan karena impiannya pupus, ia mencoba pasrah. Namun, sosok sang suami justru di luar dugaan. Bukan kakek lemah, pria itu adalah CEO tampan nan gagah yang mencari istri tulus untuk mewarisi seluruh hartanya. Terpikat oleh pesona matang sang suami, sanggupkah Sova menahan debaran di dadanya?
Sampul Novel Tante Lusi Yang Menggoda
9.0
Sebagai pelatih kebugaran berfisik prima, pria ini terbiasa dengan rutinitas disiplin. Namun, kepergian istrinya untuk dinas luar kota selama setengah bulan menyisakan kesepian mendalam yang membuatnya terjaga tiap malam. Keadaan berubah drastis saat seorang wanita menawan berusia empat puluhan menyelinap masuk ke dalam kamarnya secara diam-diam. Menawarkan godaan yang sulit ditolak, wanita itu siap mengambil langkah pertama jika sang pelatih terus terdiam dalam kebimbangan.
Sampul Novel Tunangan Ganda
9.5
Demi melunasi utang, Mia, seorang aktris, nekat menyamar sebagai Lara sang pewaris kaya demi menikahi miliarder dingin bernama Hector. Sandiwara yang semula direncanakan singkat ini justru berubah menjadi jebakan rumit seiring berjalannya waktu. Di tengah ancaman pemerasan dan pengkhianatan, Hector mulai mencurigai identitas aslinya sekaligus terpikat oleh pesona Mia yang sebenarnya. Kini, Mia harus memilih: kabur dari dusta ini atau bertahan menghadapi kebenaran mematikan.