APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel DENDAM dan JERAT PESONA GADIS yang KUCULIK

DENDAM dan JERAT PESONA GADIS yang KUCULIK

Anggara menculik Almaira demi membalas dendam atas kematian ibunya. Ia ingin membuat ayah gadis itu menderita karena kehilangan putrinya selamanya. Namun, saat menyekap Almaira, benih cinta justru tumbuh di hati Anggara. Kini ia terjebak di antara kebencian masa lalu dan perasaan barunya. Akankah cinta mampu memadamkan amarahnya, sementara Almaira sendiri sangat membenci sang penculik?
Bab
Bagikan

Bab 1

"Diam! Banyak sekali bicaramu!" gertak Anggara.

Rahangnya mengeras dengan tatapan tajam seperti seekor singa yang sedang ingin menerkam mangsa di depannya. Bukan tanpa alasan dia seperti itu, terlalu lelah ia mendengar ocehan dan sumpah serapah gadis yang diculiknya 10 jam yang lalu.

Selama 10 tahun dia menyimpan luka dalam kesendiriannya. Hingga hari ini, luka itu bisa menjadi sedikit terobati atau mungkin justru akan semakin melebar dan dalam.

Melihat gadis yang di hadapannya ini, membuka kembali memori. Tepat ketika sebuah mobil mendekatinya dan ibunya dengan kecepatan tinggi, beriringan dengan suara teriakan setiap orang yang melihatnya.

Bruuukkk...!!!

Hening. Kaku. Menusuk.

Masih dengan mata polosnya, Anggara menyaksikan secara langsung bagaimana ibunya terkapar bermandikan darah. Hampir tiap malam, memori itu terus berulang dalam tidurnya. Pemuda itu bahkan takut untuk memejamkan mata. Teriakan Almaira mengembalikan kesadarannya.

"Lepaskan aku! Siapa kau hah?!! Aku tak pernah melakukan kesalahan apapun padamu. Aku sama sekali tak mengenalmu!"

Anggara bergeming.

"Lepaskan aku! Biadap!"

"Ciih..bicaramu kasar sekali. Sama sekali tidak menggambarkan kecantikan wajahmu dan kelembutan kulitmu." Anggara mulai menghisap rokoknya yang dari tadi ia bakar namun baru bisa ia nikmati.

"Aku tak peduli dengan etika dan adab untuk menghadapi bajingan sepertimu. Lepaskan aku!"

Gadis yang bernamaa Almaira itu memberontak sekuat tenaga seolah ia tak lelah dan tak kenal putus asa.

"Kau tuli haah? Harus berapa kali aku katakan untuk melepaskanku dan membiarkanku pergi dari tempat terkutuk ini. Seandainya ayahku tau, takkan ia mengampunimu. Lepaskan aku!" tambahnya lagi.

Anggara menyiringai. Pelipisnya yang tergores oleh cakaran Almaira sedikit mengangkat dan memandang gadis itu tanpa berkedip.

"Ayahmu? Laki-laki laknat itu akan merasakan kesakitanku selama ini. Kehilangan orang yang dicintai. Bila perlu selamanya," bisik Anggara membuat gadis bermata indah itu semakin membulatkan pandangannya.

"Apa maksudmu? Ayahku bukan laki-laki yang kau pikirkan. Kau salah orang. Lepaskan aku sebelum aku berubah pikiran untuk mengampunimu!"

"Terus saja meracau, aku tak peduli. ”

Anggara menyeringai memberikan tatapan yang mengejek.

“Lepaskan aku! Sebelum suruhan ayahku menemukanmu dan kau hanya mampu bersujud memohon ampun!” teriak Almaira. Mata indahnya menyala, urat wajahnya memerah. Amarah gadis itu membuat api yang mungkin sulit dipadamkan.

Angara terkekeh mendengar perkataan Almaira.

"Hhhh…kaulah yang akan bersujud memohon agar ayahmu tidak membusuk karena pnderitaannya kehilangan anak kesayangannya, begitu kan? “

“Dasar Pengecut kau!” umpat Almaira.

“Kau benar-benar memiliki nyali yang kuat. Di luar dugaanku. Tapi maaf, aku sudah lelah mendengar ocehanmu dari tadi. Aku ingin istirahat."

Anggara melingkari selembar kain merah pada mulut gadis itu. Almaira meronta dan sekuat tenaga mengayunkan kakinya. Namun pria berkumis tipis itu mampu menghindarinya dengan cekatan.

"Bergerak sedikit lagi bukan tidak mungkin kain ini turun ke lehermu," lirih Anggara pelan tepat di dekat telinga Almaira namun terdengar benar-benar meyakinkan.

Pemuda bertubuh altetis itu pergi meninggalkan Almaira sendirian. Tidak peduli bagaimana gadis itu melewati malam di tempat yang baru, kebencian dalam dirinya menyelimutnya berlapis-lapis. Kehilangan dunia dan seiisinya bukanlah sebuah musibah, namun kehilangan ibu? Siapa yang mampu mengurai.

Anggara menghisap batang rokok dan menghembuskan asapnya begitu saja. Terasa menusuk cuaca malam itu seperti menembus hati terdalam lalu membuatnya semakin beku.

“Ibu, akan kubalaskan dendam ini sampai Si Tua Bangka itu menginginkan kematiannya sendiri.”

Anggara menatap sebuah foto usang yang memperlihatkan seorang wanita dewasa yang sedang menggendong bayi.

"Gadis itu akan menjadi alatku membalas kematianmu, Bu. Aku tahu, hati muliamu itu pasti menolaknya. Tapi hanya dengan cara ini, ayahnya akan mati secara perlahan-lahan. Sakitnya kau tinggalkan akan dia rasakan, rasa sakit seperti ditusuk sampai ke sum-sum tulang hingga seperti tak berpijak lagi di bumi, "desis Anggara sendirian dengan tatapan nyalang dan menakutkan.

***********************************************

"Pembalasan adalah monster nafsu makan, haus darah selamanya dan tidak pernah kenyang." - Richelle E. Goodrich

***********************************************

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Balas Dendam seorang ibu
8.3
Kehidupan Maya runtuh seketika setelah putrinya tewas di tangan anak pejabat yang kebal hukum. Sadar bahwa keadilan tak akan pernah berpihak padanya lewat sistem yang korup, sang ibu memutuskan bergerak sendiri. Ia merancang pembalasan dendam yang matang demi menghukum sang pelaku, meski nyawanya menjadi taruhan. Akankah misi berbahaya ini membawa kedamaian yang ia cari, atau justru menghancurkan sisa hidupnya? Inilah perjuangan nekat seorang ibu demi kebenaran.
Sampul Novel Bangkitnya Sang Menantu Benalu
8.7
Tiga tahun lamanya Stefan menanggung hinaan sebagai menantu tak berguna di keluarga Lionny. Penderitaannya kian memuncak setelah kecelakaan tragis membuatnya hilang ingatan hingga hampir gila. Di ambang keputusasaan, ia nekat menelan ratusan obat untuk mengakhiri hidupnya. Namun, tindakan fatal itu justru memicu keajaiban. Bukannya tewas, seluruh ingatan Stefan malah kembali. Kini, saatnya sang menantu yang sempat direndahkan bangkit dan menunjukkan jati diri aslinya.
Sampul Novel Cantika : DESTINY OF LOVE
9.5
Hidup Cantika berubah drastis setelah bertemu Jaden secara tidak sengaja. Lewat ancaman posesif yang menegaskan kepemilikannya, Jaden mengunci Cantika dalam pusaran obsesi yang begitu mengekang. Di tengah situasi menegangkan ini, Cantika harus memilih: kabur dari kendali pria tersebut atau malah jatuh hati saat jati diri Jaden yang sebenarnya mulai terbongkar. Sebuah drama romansa berbalut aksi yang sarat akan rahasia dan ambisi besar.
Sampul Novel CAUGHT IN A BAD CHARACTER
9.1
Tewas secara tragis membawa Juwita Chou bereinkarnasi menjadi Sallyana Fedelian. Karakter barunya ini adalah putri bangsawan kejam yang ditakdirkan mati di usia muda. Demi bertahan hidup, Juwita harus mengubah nasib buruk tersebut. Ia pun berusaha mengacaukan alur cerita asli sambil menghadapi kecurigaan dari lima tokoh utama pria. Namun perlahan, sebuah rahasia takdir yang kelam mulai terkuak, mengungkap hubungan misterius antara dirinya dan sosok asli Sallyana.
Sampul Novel Cinta Palsu, Dendam Sejati Telah Dimulai
9.6
Vano, tunanganku, tega mendorongku ke kolam hingga nyaris tenggelam demi bermesraan dengan selingkuhannya, Melodi. Setelah aku selamat, ia malah berbohong bahwa aku terpeleset demi nama baiknya. Diliputi kemarahan mendalam, aku memutuskan pura-pura amnesia untuk menghancurkannya. Aku mengaku sebagai kekasih musuh bebuyutannya, Bahar Adijaya. Melihat kepanikan di wajah pucat Vano, aku tahu rencana balas dendamku yang mematikan kini resmi dimulai.
Sampul Novel Dimanja Suami Psikopat
9.1
Setelah dipaksa menikah dengan miliarder pengidap sindrom XYY yang obsesif, hidupku dipenuhi kemewahan sekaligus kekangan ekstrem. Meski dia memanjakanku dan menyingkirkan siapa pun yang mengganggu—termasuk keluarganya sendiri—kebebasanku sepenuhnya dirampas lewat cip pelacak. Konflik memuncak saat kehamilanku yang dinanti justru dituduh sebagai hasil perselingkuhan oleh ibu mertuaku, memicu aksi kekerasan fatal tepat sebelum suamiku yang posesif tiba di lokasi.