APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dari Patah Hati Menjadi Tak Tersentuh

Dari Patah Hati Menjadi Tak Tersentuh

Delapan tahun pernikahan dengan Elvin, gembong mafia Nasara, hancur di hari jadi mereka saat foto kemesraan sang suami bersama Lina dan putra kandungnya sendiri, Owen, tersebar. Alih-alih membela sang ibu, Owen justru menginginkan Lina sebagai penggantinya. Tanpa amarah atau air mata, sang istri menyajikan dokumen perceraian yang telah lama ia siapkan. Ia memilih merelakan segalanya dan melangkah pergi dari lingkaran keluarga beracun tersebut demi kebebasannya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 3

Malam itu adalah pertama kalinya aku benar-benar mempertimbangkan untuk meninggalkan Elvin.

Aku mencintainya. Tapi aku tidak bisa terus menelan bentuk cinta yang datang bersama hinaan dan manipulasi emosional seperti ini.

Namun, Elvin berhasil meyakinkanku untuk tetap tinggal.

Dia berkata bahwa dia mencintai aku. Bahwa dia tidak ingin memperburuk suasana dengan melawan orang tuanya di hari libur, dan Owen masih terlalu kecil untuk kehilangan ibunya.

Dia membuat semuanya terdengar mulia, strategis, dan seolah-olah itu adalah pilihan yang tepat.

Jadi aku… aku percaya padanya.

Aku takut. Takut kehilangan keluarga yang sudah bertahun-tahun kupertahankan dengan kedua tanganku sendiri.

Dan aku tetap tinggal.

Aku menahan lidah. Aku menekan naluri. Aku bahkan memanipulasi diriku sendiri untuk percaya bahwa aku terlalu lebay.

Bahwa kehadiran Lina dalam hidup kami tidak berbahaya. Bahwa aku hanya perlu berusaha lebih keras.

Sampai akhirnya, aku berhenti sepenuhnya membela diri.

Karena pada akhirnya, tidak ada yang mau mendengar.

Masa lalu menghantuiku. Setiap kenangan di mana aku seharusnya pergi tapi tidak. Setiap momen di mana aku seharusnya memilih diriku sendiri, membanjiri dadaku dengan rasa malu dan penyesalan.

Dan saat itu, suara Owen menarikku kembali ke kenyataan.

“Ibu jahat!” serunya dengan wajahnya memerah dan dipenuhi air mata. “Kalau kamu bikin Bu Lina tidak senang, aku tidak akan pernah panggil kamu ibu lagi!”

Aku menatapnya dan memaksakan senyum yang terasa sakit di wajahku.

“Bagaimana aku bisa membuat dia tidak senang?” ujarku dengan pelan. “Aku akan pergi, jadi kalian bertiga bisa hidup bahagia selamanya.”

Anak-anak memang seperti itu. Polos dan terlalu jujur.

Owen berseri-seri. “Benarkah? Bu Lina akan tinggal sama aku dan ayah?”

Lina masuk dengan cepat, dan mencoba meredakan situasi. “Owen sayang, jangan bilang begitu. Aku tidak bisa tinggal bersamamu. Olivia adalah ibumu.” Lalu dia menatapku dengan wajah yang dipenuhi rasa bersalah palsu. “Jangan ambil kata-katanya serius. Aku tidak datang untuk menghancurkan pernikahanmu atau mengambil keluargamu.”

Aku hanya diam.

Lalu, dengan gerakan paling dramatis, dia meraih tanganku.

“Kalau kehadiranku membuatmu tidak nyaman...” katanya dengan suara gemetaran. “Aku akan pergi.”

Sebelum dia selesai, Elvin sudah datang seperti ksatria yang menyerang medan perang.

“Omong kosong,” ucapnya sambil menarik Lina lembut ke dalam pelukannya. “Aku yang bilang ke Lina untuk tinggal di sini beberapa hari. Jangan salahkan dia. Salah aku.”

Lina bersandar padanya, dan mengangkat wajahnya yang sudah dibasahi air mata. “Bukan, ini salahku. Aku selalu bikin kalian bertengkar.”

Kemudian tepat pada waktunya, Owen pun mulai menangis.

“Tidak! Ibu jahat! Aku mau Bu Lina di sini!”

Betapa sempurnanya. Mereka bertiga seolah sudah berlatih adegan ini.

Ayah yang penyayang. Tamu yang berhati lembut. Anak yang setia.

Sayangnya, peran Olivia sudah tidak cocok lagi dengan naskah mereka.

“Hentikan sandiwara kamu. Aku akan pergi sekarang,” kataku dengan sinis dan siap melangkah.

“Kenapa kamu harus menggila terus sih?!” seru Elvin dengan keras. “Kamu tidak lihat wajah Lina? Dia pucat. Dia sakit.”

“Dia flu,” tambahnya seolah itu membenarkan segalanya. “Aku pikir dia sendirian, jadi aku undang dia datang. Kita cuma mau merawat dia. Jadi berhentilah bersikap kasar.”

Aku menghela napas panjang, dan menertawakan kepahitan yang menyelinap di dadaku. “Kalau kamu tuli, Elvin, mungkin sebaiknya periksa ke dokter. Karena sejak Lina masuk rumah ini, aku hampir tidak bicara apa-apa. Tapi tentu saja, kamu akan tetap menyebut itu bertindak kasar.”

Aku berbalik dan menatap mereka bertiga untuk terakhir kalinya. “Jangan lupa tandatangani surat cerai.”

Setelah aku dan Elvin menikah, pernah ada masa di mana aku bahagia di rumah ini.

Kemudian suatu malam, dia bilang Lina ingin mengunjungi kita.

Aku ingat bagaimana reaksiku. Aku marah. Berteriak. Bilang tidak.

Karena Lina sudah menyusup ke setiap sudut hidup aku, dan rumah ini adalah satu-satunya ruang yang masih terasa milikku.

Elvin akhirnya menyerah. Tapi setelah itu, dia bersikap dingin padaku selama berminggu-minggu. Sebulan penuh dengan keheningan, sikap acuh, dan desahan penuh sindiran.

Perang dingin itu baru berakhir ketika aku tahu aku hamil.

Dari semua orang di hidupku, Elvin tahu apa arti rumah ini bagiku.

Jadi kalau aku pergi sekarang, dia tahu aku tidak sedang bercanda atau sekadar marah.

Dia mengejarku, tapi berhenti ketika mendengar suara Owen.

“Dahi Bu Lina panas lagi,” katanya. “Ayah, dia demam?”

Tanpa ragu, Elvin meninggalkan aku dan mengangkat Lina ke dalam pelukannya. Mereka berlari ke mobil sementara aku melangkah keluar ke hujan deras menuju jalan raya.

Hampir mustahil menghentikan taksi dalam keadaan seperti ini. Rambutku menempel di wajah, pakaianku basah kuyup.

Aku berdiri di sana sambil menggigil, dan tak terlihat oleh siapa pun.

Lalu aku melihat sebuah mobil lewat.

Itu mobil Elvin.

Owen duduk di kursi belakang, tangannya menyentuh dahi Lina dengan lembut. Lina tentu saja, bersandar di kursi penumpang dengan mata tertutup seperti putri yang sempurna.

Dan hanya sepersekian detik, aku yakin, sungguh yakin, aku melihatnya.

Senyuman tipis yang sombong di wajahnya.

Dia menang lagi. Atau setidaknya, dia pikir dia menang.

Apa yang dia tidak tahu adalah, aku sudah tidak peduli lagi.

Kalau suamiku tidak percaya padaku, kalau putraku tidak mencintaiku, biarlah mereka memilikinya.

Itu memang yang mereka inginkan sejak awal, bukan?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CINTA DI BALIK TOPENG
9.5
Seorang pengusaha sukses merahasiakan perannya sebagai bos mafia yang disegani. Takdir lalu mempertemukannya dengan seorang wanita misterius yang juga menyimpan masa lalu kelam. Di balik kemegahan dan ancaman bahaya, asmara mulai tumbuh di antara mereka hingga memicu pergolakan batin yang hebat. Hubungan ini dipenuhi rintangan berbahaya seiring rahasia mereka yang mulai terungkap, membahayakan nyawa sekaligus takhta kekuasaan yang telah mereka pertahankan.
Sampul Novel Dipaksa Menikahi Mafia Kejam
9.1
Niat baik Grazella Elnara Wesley menolong orang asing berujung petaka. Dia dipaksa menikah oleh Gabriel Leonard Mattew, bos mafia kejam asal Italia yang terobsesi padanya karena kemiripan fisik dengan masa lalunya. Meski terjebak di dunia Leon yang keji, mahasiswi psikologi ini bertekad melindungi hatinya. Sembari berjuang demi kesembuhan sang adik, Grazella harus bertahan menghadapi kekejaman pria yang merasa dirinya tuhan tersebut.
Sampul Novel Mantan Kesayangan Menjadi Ratu Mafia
8.3
Dante Adiwangsa pernah menyelamatkan nyawaku, tetapi sepuluh tahun berlalu, dia justru berkhianat demi aliansi kriminal. Dia membiarkan tunangannya merendahkanku di tengah ancaman maut yang mengintai. Sadar diri ini hanya dianggap pajangan, rasa cintaku pun sirna. Pada hari perayaannya, aku memilih melarikan diri dari sangkar emasnya. Sebuah jet pribadi kini membawaku pulang ke pelukan ayah kandungku, sosok yang ternyata merupakan musuh bebuyutan dari sang bos mafia tersebut.
Sampul Novel Pengantin Mafia: Terlahir Kembali dalam Penghinaan
9.2
Diana Dixson tewas tragis di tangan Sophia Visconti dalam kejamnya dunia mafia. Bukannya membela, Vincent Rossi, suamiku, malah merekayasa bukti dan menuduh Diana gila demi melindungi Sophia. Aku pun dipaksa menandatangani surat maaf yang menginjak-injak harga diriku hanya demi menjaga peninggalan terakhir kakakku. Di balik paksaan keji itu, dendam membara dalam sukmaku. Aku bersumpah akan membalas dendam atas kematian Diana yang telah direnggut paksa.
Sampul Novel Pernikahan yang Ketiga Puluh Tiga
8.5
Lima tahun bertunangan dan gagal menikah 32 kali karena kecelakaan, Chiara kembali kritis di upacara ke-33 akibat runtuhnya dinding gereja. Usai berjuang hidup di ICU, ia mendengar kenyataan pahit dari tunangannya yang merupakan bos mafia, Lorenzo Corsica. Lorenzo sengaja merekayasa semua musibah itu demi menghindari pernikahan karena ia mencintai Sophia, sementara Chiara hanya dianggap sebagai utang budi masa lalu. Menatap tubuhnya yang penuh luka, Chiara memutuskan untuk mengakhiri hubungan ini.
Sampul Novel Saat Pewaris Mafia Mematahkan Hatiku
8.1
Tepat di hari ulang tahunku yang ke-22, duniaku hancur berkeping-keping. Di balik pintu sebuah klub, aku tidak sengaja mendengar pengakuan mengejutkan dari Dante Adipradana. Logo perusahaan rancanganku, yang seharusnya menjadi lambang masa depan kami, terlepas begitu saja dari genggamanku. Ternyata, pertunangan kami hanyalah sebuah kepalsuan demi menyingkirkanku dari hidupnya. Di tengah bisingnya musik, aku harus menghadapi kenyataan pahit bahwa cinta dan kesetiaanku dibalas pengkhianatan.