APKDock Logo
Sampul Novel ISTRI BERCADARKU MANTAN MAFIA

ISTRI BERCADARKU MANTAN MAFIA

9.4 / 10.0
Demi kakeknya, Sayudha Wistara terpaksa menikahi Diandra Safaluna, perempuan bercadar yang misterius. Meski awalnya berniat bercerai setelah dua tahun tanpa sentuhan, Yudha justru terpikat oleh keahlian tak biasa sang istri. Di balik kelembutannya, rahasia besar Diandra masih tersembunyi rapat. Mampukah Yudha mengungkap bahwa istri yang dicintainya adalah pemimpin dunia mafia yang mengendalikan kakeknya sendiri?

ISTRI BERCADARKU MANTAN MAFIA Bab 1

"Aku tahu, kamu tak setuju dengan perjodohan ini. Tidak jadi masalah buatku. Aku hanya memintamu untuk menerimanya saja," ucap Luna dengan nada yang begitu tegas dan pasti.

"Apa Mbak jatuh cinta padaku setelah pertemuan kedua ini?"

"Kamu bisa berpikir apa saja," jawab Luna dingin.

Yudha begitu percaya diri. Ia merasa memiliki pesona kuat bak Casanova. Baginya, ketampanannya memang tidak akan pernah pudar oleh waktu. Apalagi disokong oleh statusnya sebagai pemimpin sebuah perusahaan besar, rasa percaya dirinya memuncak.

"Sejujurnya, aku sudah memiliki kekasih, Mbak," kata Yudha mencoba menolak.

Yudha masih ragu, walau kakeknya menawarkannya dua hektar kebun durian dan sebuah apartemen mewah sebagai kado pernikahan. Yudha menjadi heran, pria tua yang semula pelit padanya itu tiba-tiba menjadi sangat dermawan. Entah apa tujuan sebenarnya selain alasan agar dia memberikannya cucu.

"Tak masalah kamu punya kekasih, sebab aku juga tak mengharapkan menjadi istrimu selamanya. Cukup tiga tahun saja," tawar wanita bercadar hitam yang dipanggil Luna.

Gaun hitam Luna menutupi seluruh tubuhnya. Hanya matanya saja yang bisa Yudha lihat. Itu pun Yudha seperti segan menatap lama-lama. Entah aura apa yang dibawa gadis itu.

"Pernikahan bukan untuk main-main, Mbak," timpal Yudha.

"Anggap saja kamu sedang menolongku," ujar wanita itu lagi.

"Menolong bagaimana, Mbak?" tanya Yudha heran.

Gadis bercadar itu diam. Sepertinya dia tak suka dengan pertanyaan Yudha. Yudha benar-benar bingung.

"Dua tahun saja, bagaimana?" tawar Yudha.

"Baik," jawab Luna dengan cepat.

Setelah perjanjian itu, Yudha tidak pernah lagi berbicara apa pun dengan Luna, meskipun mereka bertemu kembali saat diskusi keluarga. Bagi Yudha, wanita itu sangat dingin melebihi es. Sebagai calon suami, Yudha sebenarnya ingin melihat wajah di balik cadar itu. Akan tetapi, melihat sikap Luna, Yudha jadi enggan. Yudha bahkan seperti tidak ingin mencari masalah dengan memintanya membuka cadar, meskipun laki-laki itu berhak melakukannya. Hari pernikahan pun tiba.

"Saya terima nikahnya Diandra Safaluna binti Nasron Kamal dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan uang 300 juta rupiah, tunai."

Setelah beberapa saat hening, akhirnya suara riuh dari para saksi dan tamu undangan terdengar menggema memenuhi gedung mewah hotel De Luxurious.

Sayudha Wistara terlihat bahagia. Laki-laki berpostur tinggi semampai itu telah membuktikan kepada siapapun bahwa dia bisa melamar seorang wanita bercadar dengan mahar yang fantastis.

Di malam pengantin, Yudha termenung di sofa merah yang baru saja dibeli ibunya. Laki-laki itu bingung. Selama dua tahun ke depan, apa yang akan dia lakukan dalam menjalani pernikahan tanpa cinta itu? Kepalanya terasa pusing bagai habis mengitari bumi tujuh kali, sangat berat. Tiba-tiba terdengar langkah lembut dari arah kamar.

"Apa kamu ingin kita melakukannya malam ini?" tanya Luna dengan tatapan tajam.

Yudha terpaku, seolah tak mampu berbicara. Ia selalu menciut dengan indah bola mata itu. Mata bulat besar, tajam dengan hiasan bulu mata yang lentik. Seperti warna coklat dan biru menyatu, begitu bersinar.

"Aa?? Ehmmm ... anu ... itu, begini ...."

Yudha kebingungan. Grogi, itu sudah pasti.

"Aku akan membuka cadarku dan seluruh kain ini jika kamu mau," tawar Luna.

Yudha tersenyum kecut. Kenapa wanita itu harus menyertakan kalimat 'jika kamu mau'?

'Memangnya aku saja yang punya nafsu? Dia kira aku lelaki apa? Tak akan. Aku tak akan menyerah padanya dengan mudah. Gengsi!' racau batin Sayudha.

"Apa Mbak memerlukannya?" tanya Yudha seolah dia tak menginginkannya.

Gadis bercadar itu hanya diam, sama sekali tidak menjawab. Hati kecil Yudha menginginkan Luna mengatakan 'iya' atau setidaknya mengangguk. Biar bagaimana pun, Yudha adalah laki-laki dewasa yang normal. Apalagi status mereka adalah suami istri. Yudha merasa cukup bersabar telah menunggu sedari tadi.

Dengan tatapan dingin, gadis yang baru saja Yudha sahkan itu berjalan mendekat. Jantung Yudha seperti akan mencolos keluar. Dekat, lebih dekat lagi. Rasanya Yudha seperti akan menikmati keindahan surga. Namun seketika harapannya hempas. Luna melenggang melewati Yudha, menyisakan aroma parfum yang begitu lembut menyeruak dari guratan helaian kain hijabnya. Sebelum dia keluar, Luna membalikkan badan menatap suaminya.

"Aku akan tidur di kamar samping, Mas," ucapnya datar.

Yudha hanya mengangguk dengan memasang senyum sedemikian rupa. Kecewa, itu sudah pasti. Yudha sadar pernikahan itu akan berakhir, tapi akad yang tadi pagi ia ucapkan bukan main-main.

"Andai dia tahu, aku bahkan merasakan beban bumi ini seperti semuanya terpangku padaku. Lalu ketika kata sah dari hadirin riuh rentak, serasa lepas semua beban itu. Bagaimana bisa dia semudah itu memperlakukanku? Wanita menyebalkan!" gerutu Yudha.

Ingin rasanya laki-laki itu meninggalkan rumah itu lalu menemui kekasihnya. Namun itu adalah hal yang mustahil. Akan sangat aneh, jika seorang pengantin laki-laki pergi di malam pertamanya. Yudha mengembuskan napasnya kuat-kuat.

"Oh ya, apa tadi aku salah mendengar? Dia panggil aku apa? Mas?" gumam Yudha sendirian menatap langit-langit. Mengapa terdengar sangat hangat di telinganya?

Gadis bercadar itu membuat Yudha mulai penasaran. Laki-laki itu mencoba memejamkan mata namun matanya kembali terbuka, seperti ingin melihat sesuatu. Yudha bangkit dengan cepat.

"Malam ini, setidaknya aku harus tahu seperti apa wajahnya!"

Sedang di sisi lain, Luna segera mengunci pintu, melucuti kain putih penutup dirinya lalu mengempaskannya begitu saja. Tampak rambutnya lurus sedikit curly di bagian bawah. Warnanya hitam berkilau terhentak indah. Sama sekali dia tidak memandang cermin sekedar untuk untuk mengagumi kecantikannya sebagai pengantin. Gadis itu segera mengeluarkan laptop. Dengan cekatan, jari-jarinya mengetik sesuatu. Tak lama, sebuah pesan datang.

(Senjata-senjata sudah dikumpulkan di hutan utara. Ada 10 orang yang berjaga. Tinggal menunggu perintah, boss!)

Bibir merah muda nan ranum itu menyeringai seperti puas. Jari jemarinya kembali mengetik.

(Musnahkan!)

Lanjut Membaca

Daftar Isi ISTRI BERCADARKU MANTAN MAFIA

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Aku Menikahi Paman Mantanku
8.8
Pernikahanku hancur setelah Carsten Morgan berkhianat demi perundung masa laluku. Ia bahkan menutupi kasus pelecehan yang kulaporkan dan menghina luka fisikku. Carsten merasa jemawa karena mendapat dukungan dari pamannya yang seorang miliarder. Namun, situasi berbalik saat sang paman justru berpihak padaku. Pria kaya itu menawarkan bantuan untuk memenjarakan mereka, dengan syarat aku harus menjadi miliknya selamanya.
Sampul Novel Bukan Cinta Yang Kandas
8.7
Demi Damian, Aveline rela memendam bakat arsitekturnya selama tiga tahun pernikahan yang dingin. Namun, pengkhianatan sang suami di depan umum menjadi titik balik hidupnya. Aveline memutuskan bercerai lalu bangkit mendirikan firma de la Fontaine. Kini, ia terlahir kembali sebagai arsitek elite dunia yang sukses meruntuhkan dominasi bisnis Blackwood. Di tengah kesuksesan besar ini, mampukah ia membuka kembali pintu hatinya untuk cinta yang baru?
Sampul Novel Ditolak oleh Alpha-ku, Diklaim oleh Mahkota-ku
9.2
Demi Lyra dan anak haramnya, Alpha Damian tega mengkhianati pasangannya sendiri. Saat upacara pewaris, ia bahkan menyerang pasangannya yang sedang mengandung dan menuduhnya mencelakai anak Lyra. Damian membiarkan penerus sahnya sekarat demi menyelamatkan anak simpanannya. Namun, ia tidak menyadari bahwa wanita yang ia campakkan adalah putri dari kawanan terkuat di dunia. Kini, pasukan keluarga sang putri telah tiba di perbatasan untuk menjemputnya kembali.
Sampul Novel Mr. CEO dan Gadis Lugu
8.9
James Myre, CEO muda paling kaya dan tampan di Prancis, murka karena Mr. Benkins tak mampu membayar utang USD 100 juta. Demi melunasi utang tersebut, Benkins nekat menjadikan keponakannya yang polos, Adelia Benkins, sebagai jaminan kontrak. Gadis lugu itu pun terpaksa melayani semua hasrat liar James. Sanggupkah Adelia bertahan dalam jerat kehidupan kelam ini, atau akankah takdir justru menumbuhkan benih cinta yang tulus di antara mereka?
Sampul Novel Si Pembantu Manis dan Sang Miliuner
8.8
Loana terjebak di antara kesederhanaan desa dan kemegahan rumah majikan ibunya. Takdir mempertemukannya dengan Mihai, putra pemilik rumah yang terbebani tuntutan keluarga. Benih cinta pun tumbuh di tengah jurang perbedaan kasta dan rahasia kelam. Saat masa depan mereka terancam hancur, Loana dihadapkan pada pilihan sulit: memperjuangkan cinta berisiko tinggi atau menyerah pada tuntutan sosial dan nasihat ibunya. Sebuah kisah penuh pengorbanan emosional.
Sampul Novel Suami Mandul Menghamili Wanita Lain
9.1
Setelah lima tahun mengarungi bahtera rumah tangga, kehamilan yang saya nantikan akhirnya datang juga. Namun, kebahagiaan itu seketika terusik ketika seorang adik kelas menemui saya dalam kondisi mengandung. Perempuan itu tanpa ragu mengklaim bahwa janin di rahimnya adalah darah daging suami saya, bahkan memohon izin untuk melahirkannya. Menghadapi pengakuan mengejutkan tersebut, saya justru tertawa puas lalu menyodorkan selembar surat pemeriksaan medis yang membuktikan bahwa suami saya sebenarnya mandul.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan