APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cute Pumpkin & The Badboy ( Indonesia )

Cute Pumpkin & The Badboy ( Indonesia )

Aryan Mada Kusumo, pewaris Kusumo Grup yang tampan dan berjiwa bebas, terdesak oleh tuntutan pernikahan melalui perjodohan dari orang tuanya. Sementara itu, Nur Callia Maharani, seorang chef profesional, hanya ingin fokus pada kariernya. Siapa sangka, calon suami pilihan keluarganya adalah musuh bebuyutan masa kecil yang sangat ia benci. Akankah pernikahan antara wanita serius dan pria playboy ini berhasil di tengah bayang-bayang konflik masa lalu mereka?
Bab
Bagikan

Bab 1

“Apa? Ta-tapi, Ayah—”

“Besok kita akan bertemu dengan keluarga Kusumo. Siapkan dirimu ya, Sayang.”

Ran terbengong beberapa saat mendengar ucapan pria paruh baya yang duduk di sampingnya ini.

“Keluarga Kusumo adalah keluarga yang baik, Ran.”

Nur Callia Maharani yang biasa disapa Ran, mengalihkan pandangan ke arah ibu tiri yang mencintai dirinya layaknya anak kandung. Senyum lembut wanita itu selalu dapat membuat Ran merasa terlindungi dan dicintai. Tujuh belas tahun wanita berusia dua puluh enam tahun ini tinggal dengan ayah kandung dan ibu tirinya. Saat Ran berusia sampai sembilan tahun, wanita muda ini tinggal dengan sang nenek yang merupakan ibu dari ibu kandungnya. Lalu pada suatu hari, saat wanita ini hampir berusia sepuluh tahun, ayah kandung yang tak pernah dilihat Ran sebelumnya muncul di depan rumah sang nenek, dan meminta Ran dan neneknya tinggal bersama pria itu. Ibu kandung wanita ini sudah meninggal sejak Ran berusia dua tahun, lalu saat wanita ini berusia lima tahun, kakeknya pun pergi menyusul sang ibu, meninggalkan Ran dan neneknya.

Ran pikir, hanya neneknya yang wanita ini punya. Tapi ternyata dia memiliki seorang ayah yang didamba Ran sebelumnya, saat anak-anak lain bermanja ria dengan ayah mereka. Ran tidak sangka jika dia juga memiliki seorang ayah!

Kalau ditanya apakah Ran senang mendengar faktanya? Jawabannya wanita ini bahkan tidak tahu harus merasa seperti apa. Yang dia tahu, sejak saat itu dia harus ikut tinggal bersama ayahnya.

Ran baru tahu belakangan ini, jika sang ibu yang meninggalkan ayahnya dalam keadaan berbadan dua karena merasa tidak pantas untuk ayah Ran yang terlahir sebagai keluarga kaya raya.

Lalu sang nenek, wanita itu memilih pulang ke kampungnya untuk tinggal bersama adiknya di sana. Kalau mengikuti kata hati, tentu saja Ran ingin mengikuti sang nenek. Karena untuk Ran, sang nenek adalah segalanya. Hampir sepuluh tahun wanita itu tinggal bersama neneknya. Ikut membantu sang nenek berkeliling setiap sore berjualan kolak labu kuning, bubur kacang hijau serta bubur sumsum dengan gerobak kecil. Tapi sang nenek tidak membiarkan wanita ini ikut dengannya. Ran pikir sang nenek sudah tidak menyayanginya lagi, tapi ternyata dia salah. Neneknya memaksa Ran ikut sang ayah yang akan tinggal di luar negeri karena pekerjaan pria itu, agar Ran memiliki kehidupan yang jauh lebih layak, memiliki pendidikan yang jauh lebih bagus.

Jika Ran terus memaksa ikut sang nenek, Ran tidak tahu apakah dia bisa sampai di titik ini, menjadi chef handal di salah satu restoran ternama di negara ini dan negara tetangga. Bahkan Ran menjadi kepala chef di sana, yang selalu diberi tugas mengajari chef-chef yang baru bergabung dengan restoran itu. Padahal Ran baru bergabung selama dua tahun, tapi dia sudah diberi kedudukan itu sejak lebih dari satu tahun yang lalu.

Tak jarang Ran pun bolak balik ke luar kota dan luar negeri untuk memantau restoran-restoran yang tersebar di sana. Tapi… bukan kedudukan dan harta yang wanita ini mau. Ran hanya ingin sang nenek, yang sayangnya juga sudah meninggalkannya saat Ran berusia lima belas tahun. Saat sang nenek pergi, Ran sangat terpukul. Wanita ini sampai harus dirawat di rumah sakit beberapa hari karena menolak untuk makan. Tapi lalu sang ayah dan ibu tirinya membujuk Ran dengan sangat sabar, sampai Ran perlahan mulai kembali bangkit karena merasakan kasih sayang yang benar-benar tulus dari kedua orang tuanya itu.

“Cie… yang mau nikah.”

Terdengar suara tepukan heboh dari seorang gadis yang sebentar lagi akan berusia tujuh belas tahun.

Ran mengalihkan pandangan ke arah gadis itu, gadis super cantik dengan rambut panjang lurus dan hitam. Beda dengan Ran yang memiliki rambut panjang berwarna coklat tua dengan keriting di ujungnya. Rambut yang sama seperti yang dimiliki mendiang ibu kandungnya.

Tatapan Ran tajam menusuk ke arah gadis yang duduk tepat di depannya ini. “Anak kecil jangan berisik!” desis Ran kesal.

Ketiga orang di ruangan itu tertawa melihat wajah kesal Ran yang biasanya terlihat dingin.

“Hahaha… aku mau tujuh belas tahun tau, Kak. Sebentar lagi udah boleh pacaran dong~”

“Ciih… sombong banget kamu! Kayak boleh aja pacaran sama Ayah. Emang boleh, Yah?” tanya Ran pada sang Ayah, yang dibalas gelengan tegas pria paruh baya yang duduk di sampingnya.

“Ih… Ayah~, aku kan mau tujuh belas tahun.”

“Tetap tidak boleh. Kakakmu saja waktu berusia tujuh belas tahun tidak seperti itu.”

“Kak Ran kan muka kulkas, gak ada yang mau pacaran sama dia, soalnya takut difrozen.”

“Apa kamu bilang?!” pekik Ran tak terima ke arah adik beda ibunya ini.

Dua orang paruh baya berbeda jenis kelamin di ruangan ini tertawa melihat tingkah kedua anak mereka.

Perdebatan dua orang yang jarak usianya lumayan jauh ini diinterupsi sang ayah.

“Jadi Sayang, besok kamu harus dandan yang cantik ya, dan..harus pasang senyum manis. Tidak ada wajah seperti ini lagi, wajah yang seakan siap membekukan jantung orang. Repot kalau kamu seperti ini. Yang ada calon suami dan calon mertuamu lari terbirit-birit.”

Ran bersedekap sambil memasang wajah dinginnya. Hatinya sepenuhnya kesal sampai ke ubun-ubun. “Bagus kalau lari!”

“Tidak akan ayah biarkan.”

“Ish, Ayah! Kenapa harus pakai perjodohan seperti ini segala?!”

“Umurmu semakin bertambah, dan ayah tidak ingin mengambil resiko kamu tetap sendiri sampai nanti.”

“Ran masih dua puluh enam tahun, Yah! Gak tua-tua amat kok! Lagian Ran gak tahu siapa pria itu!”

“Makanya kalian besok bertemu untuk perkenalan.”

“Kalau Ran tidak cocok?”

“Kamu belum mencobanya, Sayang, jangan bertanya seperti itu.”

“Ini bukan jaman Siti Nurbaya! Ran gak bisa bayangkan hidup dengan orang yang tidak Ran cintai!”

“Rasa cinta bisa hadir perlahan, Ran, percayalah.”

Ran terdiam sesaat, lalu menghela napas kesal. “Entahlah, Yah. Ran gak yakin.”

“Kak Ran mau nunggu Mas Konan di dunia nyata? Jangan mimpi, Kak. Ran di dunia halu aja gak tau sampai kapan dihalalin sama Mas Konan.”

Ran semakin kesal saat adiknya membawa-bawa karakter kartun kesukaannya. Kartun detektif yang tak absen ditontonnya sejak dia kecil. Nama panggilannya juga terinspirasi dari salah satu tokoh utama wanita di kartun itu.

Ran memijat keningnya frustasi. Daripada harus meladeni adik yang jahilnya setengah mati, lebih baik dia beranjak menuju kamarnya untuk mengistirahatkan tubua yang terasa letih. Apalagi dia baru pulang dari luar kota setelah mengurus grand opening salah satu cabang restoran tempatnya bekerja. Kepalanya semakin pusing mendengar kabar buruk dari sang ayah.

Dijodohkan? Keluarga Kusumo? Ran mendengus kesal. Memangnya anak dari keluarga Kusumo itu tidak bisa mencari jodoh sendiri apa?! Mengesalkan!

Ran beranjak dari duduk.

“Mau ke mana, Ran?” tanya sang ibu.

“Tidur, Ma. Berharap perjodohan ini hanya mimpi.” Ran langsung saja melenggang pergi dari hadapan kedua orang tua dan adiknya itu, tanpa peduli gelengan dan kekehan geli sang ayah.

“Ran…”

Ran menghentikan langkah saat sang mama kembali memanggilnya. Wanita ini berbalik, lalu tatapannya bertemu dengan tatapan sang mama.

Mamanya tersenyum lembut. “Tidak semua perjodohan itu berakhir tak baik, Ran. Contohnya mama dan Ayahmu,” wanita paruh baya yang masih terlihat sangat cantik itu melirik ke arah sang suami, “kami dijodohkan, dan sampai sekarang hubungan kami baik-baik saja. Keluarga Kusumo adalah keluarga yang baik. Mama yakin kamu akan bahagia menjadi bagian dari keluarga mereka, Ran,” ucap sang mama tulus.

Ran kembali terdiam. Namun tak berapa lama, wanita ini mendengus kesal. “Semoga saja, Ma. Tapi Ran tetap berharap kalau perjodohan ini hanya mimpi.” Ran berbalik dengan wajah super dingin yang dia miliki, lalu kembali melanjutkan langkah.

“GAK MIMPI, KAK. INI NYATA! MAU AKU CUBIT GAK, BIAR TAU INI MIMPI ATAU NYATA?” teriak sang adik saat Ran sudah menaiki tangga rumah besar ini.

Ran hanya melambai tak peduli tanpa membalikkan tubuh, dan terus saja melangkah semakin menjauh.

Terdengar tawa renyah dari ketiga orang yang ditinggalkannya itu, dan Ran tak peduli.

***

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel ARFESO
8.7
Hidup seorang gadis yang haus kasih sayang hancur setelah dikhianati lelaki pujaannya. Hamil di usia muda membuatnya dimurkai keluarga dan dicap murahan. Meski sang lelaki enggan bertanggung jawab dan menuduhnya menjebak, ia tetap melahirkan bayi bermata mirip ayahnya. Kini, saat ia bimbang antara menyimpan rahasia atau mengungkap kebenaran demi melindungi anaknya, sebuah misteri besar lain telah menanti di fase baru kehidupannya.
Sampul Novel Bukan Aku Tak Setia
9.1
Setelah tiga tahun berpisah, luka di hati Raja dan Cahaya akibat perpisahan masa lalu rupanya belum juga mengering. Kini, sebuah pertemuan tak terduga kembali mempertemukan keduanya. Saat memori lama mulai membayangi, mereka dipaksa menghadapi sisa-sisa perasaan yang dahulu belum sempat terselesaikan. Apakah momen reuni ini akan membuka jalan bagi kesempatan kedua untuk menyatukan kembali cinta mereka dalam kebahagiaan?
Sampul Novel Cinta yang Tak Sempat Kudengar
8.9
Setelah tunangannya memilih menikahi kakaknya, ia menerima lamaran Twinkle, pria dingin yang mengaku tulus mencintainya. Tiga tahun pernikahan mereka berjalan sempurna tanpa cela. Namun, kebenaran pahit terungkap saat ia mendengar bahwa pernikahan itu hanyalah kepalsuan demi melindungi wanita bernama Amelie. Menyadari dirinya hanya tameng dan pengganti, ia memutuskan menghapus identitasnya dan merancang kematian palsu untuk lepas sepenuhnya dari Twinkle.
Sampul Novel Dari Istri Tercampakkan Menjadi Pewaris Berkuasa
9.3
Hidup Kirana hancur setelah Bima Nugraha, suaminya, memamerkan kehamilan selingkuhannya secara terbuka. Demi bisnis, Bima bersekongkol dengan keluarga angkat Kirana untuk mengurungnya di rumah. Ia difitnah tidak waras dan dipaksa menggugurkan bayinya. Namun, mereka tidak menyadari siapa Kirana sebenarnya. Hanya dengan satu telepon, Kirana menghubungi Antony Suryoatmodjo, ayah kandungnya yang merupakan konglomerat kuat, siap menghancurkan Bima tanpa sisa.
Sampul Novel Ikatan Suci
8.8
Mona, janda dari pahlawan negara, terpaksa menuruti kehendak ayahnya, Jenderal Handoko, untuk menikah dengan Galih. Pernikahan ini memicu kontroversi karena status Galih sebagai mantan narapidana kasus narkoba. Di tengah keraguan, Mona bertekad menyelidiki motif asli di balik kesediaan Galih menerimanya. Kini, dua sosok yang sama-sama terluka ini terikat pernikahan, siap berkorban demi mengungkap misteri di balik persatuan mereka.
Sampul Novel Terbelenggu Hasrat
8.1
Kebahagiaan rumah tangga Aruna dan William terusik sejak Jones hadir kembali. Sang mantan kekasih yang menyimpan dendam itu bertekad merusak pernikahan mereka. Demi melancarkan aksi liciknya, Jones bahkan memengaruhi Karin, adik kandung Aruna. Di bawah bayang-bayang teror dan tekanan mental yang hebat, Aruna harus berjuang mempertahankan perkawinannya. Obsesi gelap masa lalu kini mengancam kehancuran rumah tangga mereka dalam pusaran konflik yang penuh hasrat.