APKDock Logo
Sampul Novel Cute Pumpkin & The Badboy ( Indonesia )

Cute Pumpkin & The Badboy ( Indonesia )

8.9 / 10.0
Aryan Mada Kusumo, pewaris Kusumo Grup yang tampan dan berjiwa bebas, terdesak oleh tuntutan pernikahan melalui perjodohan dari orang tuanya. Sementara itu, Nur Callia Maharani, seorang chef profesional, hanya ingin fokus pada kariernya. Siapa sangka, calon suami pilihan keluarganya adalah musuh bebuyutan masa kecil yang sangat ia benci. Akankah pernikahan antara wanita serius dan pria playboy ini berhasil di tengah bayang-bayang konflik masa lalu mereka?

Cute Pumpkin & The Badboy ( Indonesia ) Bab 1

“Apa? Ta-tapi, Ayah—”

“Besok kita akan bertemu dengan keluarga Kusumo. Siapkan dirimu ya, Sayang.”

Ran terbengong beberapa saat mendengar ucapan pria paruh baya yang duduk di sampingnya ini.

“Keluarga Kusumo adalah keluarga yang baik, Ran.”

Nur Callia Maharani yang biasa disapa Ran, mengalihkan pandangan ke arah ibu tiri yang mencintai dirinya layaknya anak kandung. Senyum lembut wanita itu selalu dapat membuat Ran merasa terlindungi dan dicintai. Tujuh belas tahun wanita berusia dua puluh enam tahun ini tinggal dengan ayah kandung dan ibu tirinya. Saat Ran berusia sampai sembilan tahun, wanita muda ini tinggal dengan sang nenek yang merupakan ibu dari ibu kandungnya. Lalu pada suatu hari, saat wanita ini hampir berusia sepuluh tahun, ayah kandung yang tak pernah dilihat Ran sebelumnya muncul di depan rumah sang nenek, dan meminta Ran dan neneknya tinggal bersama pria itu. Ibu kandung wanita ini sudah meninggal sejak Ran berusia dua tahun, lalu saat wanita ini berusia lima tahun, kakeknya pun pergi menyusul sang ibu, meninggalkan Ran dan neneknya.

Ran pikir, hanya neneknya yang wanita ini punya. Tapi ternyata dia memiliki seorang ayah yang didamba Ran sebelumnya, saat anak-anak lain bermanja ria dengan ayah mereka. Ran tidak sangka jika dia juga memiliki seorang ayah!

Kalau ditanya apakah Ran senang mendengar faktanya? Jawabannya wanita ini bahkan tidak tahu harus merasa seperti apa. Yang dia tahu, sejak saat itu dia harus ikut tinggal bersama ayahnya.

Ran baru tahu belakangan ini, jika sang ibu yang meninggalkan ayahnya dalam keadaan berbadan dua karena merasa tidak pantas untuk ayah Ran yang terlahir sebagai keluarga kaya raya.

Lalu sang nenek, wanita itu memilih pulang ke kampungnya untuk tinggal bersama adiknya di sana. Kalau mengikuti kata hati, tentu saja Ran ingin mengikuti sang nenek. Karena untuk Ran, sang nenek adalah segalanya. Hampir sepuluh tahun wanita itu tinggal bersama neneknya. Ikut membantu sang nenek berkeliling setiap sore berjualan kolak labu kuning, bubur kacang hijau serta bubur sumsum dengan gerobak kecil. Tapi sang nenek tidak membiarkan wanita ini ikut dengannya. Ran pikir sang nenek sudah tidak menyayanginya lagi, tapi ternyata dia salah. Neneknya memaksa Ran ikut sang ayah yang akan tinggal di luar negeri karena pekerjaan pria itu, agar Ran memiliki kehidupan yang jauh lebih layak, memiliki pendidikan yang jauh lebih bagus.

Jika Ran terus memaksa ikut sang nenek, Ran tidak tahu apakah dia bisa sampai di titik ini, menjadi chef handal di salah satu restoran ternama di negara ini dan negara tetangga. Bahkan Ran menjadi kepala chef di sana, yang selalu diberi tugas mengajari chef-chef yang baru bergabung dengan restoran itu. Padahal Ran baru bergabung selama dua tahun, tapi dia sudah diberi kedudukan itu sejak lebih dari satu tahun yang lalu.

Tak jarang Ran pun bolak balik ke luar kota dan luar negeri untuk memantau restoran-restoran yang tersebar di sana. Tapi… bukan kedudukan dan harta yang wanita ini mau. Ran hanya ingin sang nenek, yang sayangnya juga sudah meninggalkannya saat Ran berusia lima belas tahun. Saat sang nenek pergi, Ran sangat terpukul. Wanita ini sampai harus dirawat di rumah sakit beberapa hari karena menolak untuk makan. Tapi lalu sang ayah dan ibu tirinya membujuk Ran dengan sangat sabar, sampai Ran perlahan mulai kembali bangkit karena merasakan kasih sayang yang benar-benar tulus dari kedua orang tuanya itu.

“Cie… yang mau nikah.”

Terdengar suara tepukan heboh dari seorang gadis yang sebentar lagi akan berusia tujuh belas tahun.

Ran mengalihkan pandangan ke arah gadis itu, gadis super cantik dengan rambut panjang lurus dan hitam. Beda dengan Ran yang memiliki rambut panjang berwarna coklat tua dengan keriting di ujungnya. Rambut yang sama seperti yang dimiliki mendiang ibu kandungnya.

Tatapan Ran tajam menusuk ke arah gadis yang duduk tepat di depannya ini. “Anak kecil jangan berisik!” desis Ran kesal.

Ketiga orang di ruangan itu tertawa melihat wajah kesal Ran yang biasanya terlihat dingin.

“Hahaha… aku mau tujuh belas tahun tau, Kak. Sebentar lagi udah boleh pacaran dong~”

“Ciih… sombong banget kamu! Kayak boleh aja pacaran sama Ayah. Emang boleh, Yah?” tanya Ran pada sang Ayah, yang dibalas gelengan tegas pria paruh baya yang duduk di sampingnya.

“Ih… Ayah~, aku kan mau tujuh belas tahun.”

“Tetap tidak boleh. Kakakmu saja waktu berusia tujuh belas tahun tidak seperti itu.”

“Kak Ran kan muka kulkas, gak ada yang mau pacaran sama dia, soalnya takut difrozen.”

“Apa kamu bilang?!” pekik Ran tak terima ke arah adik beda ibunya ini.

Dua orang paruh baya berbeda jenis kelamin di ruangan ini tertawa melihat tingkah kedua anak mereka.

Perdebatan dua orang yang jarak usianya lumayan jauh ini diinterupsi sang ayah.

“Jadi Sayang, besok kamu harus dandan yang cantik ya, dan..harus pasang senyum manis. Tidak ada wajah seperti ini lagi, wajah yang seakan siap membekukan jantung orang. Repot kalau kamu seperti ini. Yang ada calon suami dan calon mertuamu lari terbirit-birit.”

Ran bersedekap sambil memasang wajah dinginnya. Hatinya sepenuhnya kesal sampai ke ubun-ubun. “Bagus kalau lari!”

“Tidak akan ayah biarkan.”

“Ish, Ayah! Kenapa harus pakai perjodohan seperti ini segala?!”

“Umurmu semakin bertambah, dan ayah tidak ingin mengambil resiko kamu tetap sendiri sampai nanti.”

“Ran masih dua puluh enam tahun, Yah! Gak tua-tua amat kok! Lagian Ran gak tahu siapa pria itu!”

“Makanya kalian besok bertemu untuk perkenalan.”

“Kalau Ran tidak cocok?”

“Kamu belum mencobanya, Sayang, jangan bertanya seperti itu.”

“Ini bukan jaman Siti Nurbaya! Ran gak bisa bayangkan hidup dengan orang yang tidak Ran cintai!”

“Rasa cinta bisa hadir perlahan, Ran, percayalah.”

Ran terdiam sesaat, lalu menghela napas kesal. “Entahlah, Yah. Ran gak yakin.”

“Kak Ran mau nunggu Mas Konan di dunia nyata? Jangan mimpi, Kak. Ran di dunia halu aja gak tau sampai kapan dihalalin sama Mas Konan.”

Ran semakin kesal saat adiknya membawa-bawa karakter kartun kesukaannya. Kartun detektif yang tak absen ditontonnya sejak dia kecil. Nama panggilannya juga terinspirasi dari salah satu tokoh utama wanita di kartun itu.

Ran memijat keningnya frustasi. Daripada harus meladeni adik yang jahilnya setengah mati, lebih baik dia beranjak menuju kamarnya untuk mengistirahatkan tubua yang terasa letih. Apalagi dia baru pulang dari luar kota setelah mengurus grand opening salah satu cabang restoran tempatnya bekerja. Kepalanya semakin pusing mendengar kabar buruk dari sang ayah.

Dijodohkan? Keluarga Kusumo? Ran mendengus kesal. Memangnya anak dari keluarga Kusumo itu tidak bisa mencari jodoh sendiri apa?! Mengesalkan!

Ran beranjak dari duduk.

“Mau ke mana, Ran?” tanya sang ibu.

“Tidur, Ma. Berharap perjodohan ini hanya mimpi.” Ran langsung saja melenggang pergi dari hadapan kedua orang tua dan adiknya itu, tanpa peduli gelengan dan kekehan geli sang ayah.

“Ran…”

Ran menghentikan langkah saat sang mama kembali memanggilnya. Wanita ini berbalik, lalu tatapannya bertemu dengan tatapan sang mama.

Mamanya tersenyum lembut. “Tidak semua perjodohan itu berakhir tak baik, Ran. Contohnya mama dan Ayahmu,” wanita paruh baya yang masih terlihat sangat cantik itu melirik ke arah sang suami, “kami dijodohkan, dan sampai sekarang hubungan kami baik-baik saja. Keluarga Kusumo adalah keluarga yang baik. Mama yakin kamu akan bahagia menjadi bagian dari keluarga mereka, Ran,” ucap sang mama tulus.

Ran kembali terdiam. Namun tak berapa lama, wanita ini mendengus kesal. “Semoga saja, Ma. Tapi Ran tetap berharap kalau perjodohan ini hanya mimpi.” Ran berbalik dengan wajah super dingin yang dia miliki, lalu kembali melanjutkan langkah.

“GAK MIMPI, KAK. INI NYATA! MAU AKU CUBIT GAK, BIAR TAU INI MIMPI ATAU NYATA?” teriak sang adik saat Ran sudah menaiki tangga rumah besar ini.

Ran hanya melambai tak peduli tanpa membalikkan tubuh, dan terus saja melangkah semakin menjauh.

Terdengar tawa renyah dari ketiga orang yang ditinggalkannya itu, dan Ran tak peduli.

***

Lanjut Membaca

Daftar Isi Cute Pumpkin & The Badboy ( Indonesia )

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Benih Dari Kebencianmu
8.2
Lima tahun berlalu, namun kematian tragis Anya menyisakan dendam mendalam bagi Rizky. Kembalinya Lia, sepupu Anya yang selamat dari tragedi itu, memicu murka Rizky yang menganggapnya sebagai biang keladi penderitaan mereka. Di satu malam kelam, kemarahan Rizky tak terbendung hingga merenggut masa depan Lia. Kini, di tengah kebencian orang-orang sekitar, Lia harus bertahan dan memikul beban luka yang teramat berat.
Sampul Novel CANDIKALA
9.2
Hidup Halimah berubah mencekam saat ia tiba-tiba mampu melihat dimensi gaib mengerikan dan para calon tumbal yang terancam mati. Kemampuan misterius ini membawanya pada dilema batin yang gelap: apakah ia harus ikut memburu tumbal demi bertahan hidup? Di tengah teror yang terus mengintai, Halimah harus berjuang keras mengungkap rahasia kutukan kuno tersebut sekaligus menemukan jalan keluar untuk menyelamatkan jiwanya dari ancaman maut.
Sampul Novel Mencintai Anak Kakakku
8.0
Sejak kecil, Ara Qubilah Iskander, gadis keturunan Turki, sangat mengagumi pamannya sendiri, Chandra Syauqi Abimana. Bagi Ara, adik ibunya itu adalah pahlawan impian. Namun, Chandra justru merasa sangat terganggu dengan keberadaan Ara. Hubungan mereka kian memburuk saat sebuah kesalahpahaman fatal di suatu malam memicu kebencian mendalam di hati Chandra. Akankah Ara tetap bertahan dengan kekagumannya, ataukah hubungan paman dan keponakan ini akan hancur selamanya?
Sampul Novel Predestinasi Cinta
8.7
Setahun berpacaran dengan Tama, Nayyara Maheswari harus menghadapi benturan adat dan restu. Tuntutan biaya tinggi untuk meminang sang kekasih membuatnya berkecil hati. Namun, sebuah konspirasi jahat tiba-tiba menjebaknya. Akibat makanan yang dicampur obat perangsang, ia terpaksa melewati malam bersama Khalingga, bos sekaligus putra pemilik perusahaan tempatnya bekerja. Kejadian tak terduga ini pun seketika mengubah garis hidup mereka berdua selamanya.
Sampul Novel Ranjang Panas Hot Daddy
9.5
Rania terpaksa menjual kesuciannya demi membiayai operasi David, tunangannya yang mengalami kecelakaan. Tak disangka, pria yang membelinya adalah Aslan, duda kaya yang lambat laun memikat hatinya. Di tengah tumbuhnya rasa cinta, pengkhianatan David justru terungkap dan menghancurkan kesetiaan Rania. Namun, hubungan baru Rania dan Aslan kembali diuji oleh bayang-bayang masa lalu sang duda. Rania kini terjebak di antara kepedihan masa lalu dan rintangan cinta barunya.
Sampul Novel Terjerat Gadis Manja
8.5
Morgan yang kaku kini terperangkap dalam rencana perjodohan dengan Bianca, sosok gadis manja yang penuh keceriaan. Walau selalu bersikap tidak peduli, tindakan Morgan yang kerap menjemput Bianca di kampus justru menimbulkan tanda tanya besar. Sebagai anak tunggal, ia memikul beban berat untuk memenuhi impian orang tuanya yang ingin berbesan dengan sahabat lama. Meski tidak dipaksa, Morgan merasa sangat sulit mengabaikan harapan besar dari kedua keluarga tersebut.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan