APKDock Logo
Sampul Novel Cukup Sekali Mengucap Selamat Tinggal

Cukup Sekali Mengucap Selamat Tinggal

9.6 / 10.0
Pernikahan tanpa cinta membuat sang istri harus membesarkan putranya tanpa kasih sayang dari suaminya yang dingin. Pria itu bahkan enggan melihat anaknya sejak lahir. Namun, kepulangan wanita masa lalu sang suami mengubah segalanya. Saat pria itu mabuk dan memeluk sang anak, bocah itu justru memanggilnya paman karena tidak mengenalinya. Sadar posisi mereka, sang ibu memutuskan membawa putranya pergi dan berhenti mengganggu kehidupan suaminya.

Cukup Sekali Mengucap Selamat Tinggal Bab 1

Suamiku tidak mencintaiku, apalagi anak kami.

Saat putra kami lahir, dia bahkan tidak sudi melihat dan langsung melemparkannya ke dalam dekapanku.

Kemudian, pujaan hatinya kembali ke negara ini.

Pria yang selalu dingin itu, untuk pertama kalinya mabuk berat di rumah, lalu tersenyum menggendong anak kami dalam pelukannya.

Putra kami dengan gembira memeluk lehernya, lalu berbisik padaku.

"Ibu, paman kenapa?"

Aku meraih dirinya ke dalam pelukanku, lalu menjelaskan dengan mata berkaca-kaca.

"Orang yang disukai paman sudah kembali, jadi kita nggak boleh mengganggunya lagi. Kita harus pindah."

Suamiku tidak mencintaiku, apalagi anak kami.

Saat putra kami lahir, dia bahkan tidak sudi melihat dan langsung melemparkannya ke dalam dekapanku.

Kemudian, pujaan hatinya kembali ke negara ini.

Pria yang selalu dingin itu, untuk pertama kalinya mabuk berat di rumah, lalu tersenyum menggendong anak kami dalam pelukannya.

Putra kami dengan gembira memeluk lehernya, lalu berbisik padaku.

"Ibu, paman kenapa?"

Aku meraih dirinya ke dalam pelukanku, lalu menjelaskan dengan mata berkaca-kaca.

"Orang yang disukai paman sudah kembali, jadi kita nggak boleh mengganggunya lagi. Kita harus pindah."

...

Setelah mengantar putra kami kembali ke kamar untuk tidur, aku menuju ke kamar tamu dan membuka komputer untuk mulai menyusun perjanjian perceraian.

Tahun ini adalah tahun ketujuh pernikahanku dengan Josh Watson.

Selain itu, juga tahun ketujuh kami hidup terpisah.

Sekarang, aku akhirnya berniat melepaskannya.

Tok, tok.

Pintu terbuka, putraku yang berusia tujuh tahun masuk sambil memeluk model pesawat.

"Ibu, benarkah kita akan pindah?"

Putraku menatapku, matanya penuh dengan rasa enggan.

"Tapi tadi malam paman masih menggendongku, apa itu berarti dia mulai menyukaiku?"

Aku tertegun sejenak dan sedikit kehilangan fokus.

Tujuh tahun menikah, Josh tidak pernah mengizinkan putranya memanggilnya ayah.

Saat usianya dua tahun, Josh pernah mengajak putra kami pergi ke supermarket. Di jalan Josh bertemu kenalannya.

Karena putra kami tanpa sengaja memanggilnya ayah, Josh langsung menurunkannya yang baru belajar berjalan itu ke tanah dan menyuruhnya pulang sendiri.

Saat tiba di rumah, lutut dan telapak tangan putra kami sudah lecet akibat terjatuh berulang kali.

Saat usianya empat tahun, putra kami memohon lama sekali agar Josh bersedia membawanya ke taman hiburan.

Namun, hanya karena putra kami tanpa sengaja memanggilnya ayah, Josh langsung melepaskan genggamannya.

Dia membiarkan anak empat tahun itu tersesat di tengah keramaian.

Saat ditemukan, putra kami bersembunyi di semak-semak, menangis hingga hampir kehabisan napas.

Sejak itu, putra kami belajar memanggilnya paman, dan rumah tangga kami pun sepenuhnya menjadi bahan tertawaan.

Mengingat hal itu, dadaku terasa sesak. Aku tidak kuasa menarik putraku ke dalam pelukan.

"Kai, orang yang paman sukai sudah kembali. Kita nggak bisa lagi tinggal di rumah ini."

Tatapan mata putraku meredup, lalu dia buru-buru mengangkat model pesawat di tangannya dan menunjukkannya padaku.

"Tapi, Ibu, paman memberiku hadiah malam ini. Kalau Paman nggak menyukaiku, mengapa dia memberiku hadiah?"

Ekspresi Kai begitu berharap, seakan ingin membuktikan bahwa dirinya adalah anak yang disayangi oleh ayahnya.

Aku membuka mulut, tetapi tidak mampu mengeluarkan sepatah kata pun.

Harus bagaimana aku menjawabnya?

Apa yang bisa kukatakan?

Haruskah kukatakan bahwa Josh gembira hanya karena pujaan hatinya kembali?

Atau haruskah kukatakan padanya, bahwa hadiah ini sebenarnya diperoleh berkat seorang bibi?

Aku tidak sanggup mengatakan apa pun.

Aku hanya mampu menelan getir dan pilu dalam diam. Seperti biasa, aku melindungi putraku dengan sebuah kebenaran yang telah dipoles.

Aku mengecup kening putraku, lalu menyeka air mata di sudut mataku saat Kai tidak melihat.

Inilah kepalsuan yang harus dipertahankan seorang ibu, meskipun hatinya remuk.

Menahan keinginan untuk terisak, aku tersenyum dan berkata.

"Kai, kalau Ibu ingin mengajakmu pergi dari rumah paman, kamu mau ikut, 'kan?"

Tubuh putraku menegang sejenak, lalu dia berkata pelan.

"Nggak bisakah kita nggak pergi?"

"Aku bahkan belum pernah memanggilnya ayah dengan lantang..."

Air mataku akhirnya tidak terbendung, bibirku kugigit erat-erat.

"Kai, paman... dia nggak menginginkan kita tinggal di rumahnya..."

"Ibu akan membawamu pergi, ya?"

Putraku menarik kembali tangannya dan memeluk erat model pesawat di dadanya. Setelah lama terdiam, dia berkata...

Lanjut Membaca

Daftar Isi Cukup Sekali Mengucap Selamat Tinggal

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4 Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Benih Sang Pewaris
9.3
Kehidupan Isabella hancur setelah dilecehkan pria misterius di hotel tempatnya bekerja. Meski ditawari uang melimpah sebagai ganti rugi, pelayan ini menolak keras kompensasi tersebut. Namun, takdir mempermainkannya ketika ia mendapati dirinya hamil anak dari pewaris kaya raya itu. Kini, di tengah trauma mendalam dan rahasia besar yang dipikulnya, Isabella harus berjuang keras melewati masa-masa sulit demi menemukan kebahagiaannya kembali.
Sampul Novel Calista Kaz : Penyihir Naga Arkhataya
8.9
Ayahnya tewas di tangan Rufus Black, memicu Calista Kaz menyadari kekuatan psikokinesis serta darah penyihir miliknya. Demi mewujudkan ramalan pembangkit naga, ia pergi ke Lembah Crystal bersama Darren, Ness, dan Brisa. Sayang, kegagalannya memicu serangan Zorca yang menghancurkan lembah itu. Kini, di bawah perlindungan Elf Amorilla, Calista harus membangkitkan roh Arkhataya untuk laga final, sembari menyelesaikan romatikanya.
Sampul Novel Dikhianati Saat Hati Masih Percaya
9.3
Nayara terpaksa menikah siri dengan Darryl Adraya demi melunasi utang. Kejadian ini membuat Arkan Ravendra kehilangan calon pengantinnya dan bersumpah untuk merebut Nayara kembali. Di sisi lain, Laras yang merupakan istri sah Darryl merasa dikhianati hingga terjerumus ke dalam perselingkuhan. Kini, Nayara terjebak di antara obsesi keluarga Arkan dan hinaan keluarga Darryl. Akankah ada cinta yang tumbuh di tengah paksaan, atau justru kehancuran yang tersisa akibat balas dendam?
Sampul Novel DINIKAHI KONGLOMERAT
9.3
Lamaran Ashraf, sang pewaris takhta kekayaan, membawa badai dalam hidup Sinta. Ia dituduh memakai guna-guna melalui teror gelap, sementara sepupunya terus menghina latar belakang sosialnya yang miskin. Di tengah tangis sang ibu yang meratapi nasib mereka, Sinta memilih tetap teguh berdiri. Berbekal keyakinan bahwa kehormatan sejati bersumber dari Tuhan, bukan materi, ia melangkah maju demi meraih restu tulus ibunya.
Sampul Novel Guruku Suamiku
8.4
Demi menyelamatkan warisan keluarga Darmawan, Arjuna harus memenuhi wasiat mendiang ayahnya untuk menikahi Asmara, siswi SMK berumur 17 tahun. Penolakan akan membuatnya kehilangan segalanya, sementara ayah Asmara, Pak Banu, terancam bui akibat kasus kecurangan bisnis masa lalu. Kini, Arjuna harus membujuk gadis muda tersebut agar bersedia menikah demi masa depan mereka berdua. Mampukah pernikahan akibat paksaan ini berjalan dengan lancar?
Sampul Novel Young mom
8.0
Kehidupan Rania berbalik arah setelah malam tak terduga bersama idola yang sangat ia kagumi. Hubungan itu menyisakan kehamilan, namun sang bintang justru pergi mengabaikannya. Tanpa dukungan, Rania kini harus berjuang sendirian menjadi ibu tunggal demi membesarkan anaknya. Di tengah beratnya tekanan hidup, ia berusaha keras menata masa depan yang baru. Kisah romansa modern penuh haru tentang perjuangan dan keteguhan hati seorang wanita.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan