APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ciuman Pengkhianat

Ciuman Pengkhianat

Sebuah unggahan video memperlihatkan Arkan, suami yang sangat kupercayai, berciuman mesra dengan Lidya saat bermain kartu. Alih-alih merasa bersalah, Arkan justru membentak dan menuduhku terlalu sensitif saat aku memberikan ucapan selamat di unggahan tersebut. Pengkhianatan ini menyadarkan diriku bahwa pernikahan dan hubungan yang kami bina selama tujuh tahun kini tidak lagi memiliki arti. Sudah saatnya bagiku untuk melangkah pergi meninggalkan segalanya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Seperti ada suara 'klik' di kepalaku dan tiba-tiba semuanya menjadi jelas.

Tujuh tahun kasih sayang tidak mampu menandingi kata-kata lembut Lidya.

Jiwaku seolah terkuras habis dalam sekejap.

Saking lelahnya, aku berbaring di tempat tidur dan tertidur lelap.

Saat terbangun kembali, hari sudah pagi dan Arkan belum juga pulang.

Merasa sedikit lapar, aku membuka aplikasi peta dan memilih sebuah restoran yang sudah lama ingin kukunjungi.

Perut atau hati, paling tidak salah satunya harus diisi.

Aku meluncur ke restoran tersebut dan melihat Arkan bersama Lidya begitu memasuki pintu.

Mereka berdua berpelukan layaknya pasangan muda yang sedang dimabuk asmara.

Saat melihatku, wajah Arkan terlihat tidak senang.

"Raline, kamu mengikutiku?"

"Kamu itu ada-ada saja jadi perempuan!"

Aku mendesah tanpa daya. Aku wanita paling licik sedunia, ya 'kan?

"Nggak. Aku cuma mau makan."

Ini adalah restoran pasangan yang sudah lama menjadi incaranku. Aku sudah mengatakannya pada Arkan lebih dari sekali, ingin pergi bersama.

Tapi dia selalu menyelaku dengan tidak sabar setiap kali.

"Aku nggak suka makanan seperti itu. Pergi sendiri saja kalau kamu mau."

Dan sekarang, ternyata dia membawa Lidya ke sini.

Mereka berdua memesan menu pasangan yang mewah. Semua alat makannya sepasang. Bahkan steaknya pun dipotong berbentuk hati.

Lidya tersenyum dan cemberut ke arah Arkan.

"Arkan, restoran ini enak sekali, aku suka."

Arkan tersenyum balik.

"Kalau kamu suka, ke sini lagi lain kali."

Mataku tersengat melihat pemandangan ini, dan rasanya seperti ada sesuatu yang hilang di hatiku.

Pada saat itu, pelayan restoran berjalan menghampiri mereka berdua.

"Halo, pasangan yang mau meninggalkan foto bersama di restoran kami bisa gratis naik kincir ria yang ada di luar!"

Lidya sangat senang mendengarnya.

"Wah, Arkan, ayo naik kincir ria! Pasti romantis sekali berpelukan di puncaknya!"

Arkan mengelus-elus kepala Lidya.

"Oke, apa pun yang kamu mau."

Dan begitulah. Arkan dan Lidya berfoto bersama dengan latar belakang kincir ria.

Arkan menempatkan foto ini di tempat yang paling mencolok di dinding pajangan restoran.

Saat melihatku, Lidya tersenyum bangga dan bergegas ke arahku.

"Kak Gendut ... eh, Kak Raline, jangan ambil hati! Arkan menemaniku ke sini karena aku yang mau."

"Kami nggak ada apa-apa."

Mata Arkan beralih ke arahku. Terlihat jelas kekesalan di pelupuk matanya, padahal sebelumnya dia selalu tersenyum.

Dia memeluk Lidya dengan penuh kasih, memandangnya dengan penuh kasih, berharap bisa memilikinya seutuhnya.

"Bodoh, apa yang harus kamu jelaskan padanya? Raline itu terlalu serius. Mana mungkin dia mau dengan hal-hal romantis begini."

"Biarkan saja dia sendiri. Ayo naik, permintaanmu akan terkabul kalau diucapkan di puncak kincir ria!"

Lidya berbinar.

"Benarkah? Kalau begitu, aku harus berdoa agar Tuhan memberiku suami sebaik Arkan!"

"Bodoh, aku 'kan ada di depanmu?"

Melihat mereka berdua berjalan menjauh dengan mesra, aku tahu ini adalah saat yang tepat untuk melepaskannya.

Aku bahkan tidak jadi makan dan bergegas pergi.

Sesampainya di rumah, aku mengemasi semua barang ke dalam koper.

Aku mendongak dan melihat foto pernikahan yang tergantung di dinding.

Dalam foto pernikahan itu, aku dan Arkan berciuman mesra.

Sungguh menyedihkan.

Tanpa pikir panjang, aku mengambil foto pernikahan dari dinding dan membuangnya ke tempat sampah.

Aku juga merasakan saat-saat bahagia selama tujuh tahun hubunganku dengan Arkan.

Setiap hari ketika aku bangun tidur, dia akan menciumku dengan lembut.

Setiap aku datang bulan, dia membuatkan minuman jahe yang dicampur kurma merah dan mengawasiku meminum semuanya.

Ketika aku sedih, dia akan mendengarkanku dan memberi pencerahan.

Kukira dia akan selalu baik kepadaku.

Tanpa diduga, segalanya menjadi berbeda setelah Lidya kembali.

Jadi, aku ingin pergi dari sini.

Rumah ini milikku. Aku bisa mengambilnya lagi setelah perceraian.

Sebelum pergi, aku meletakkan perjanjian cerai di atas meja.

Terlalu merendah tidak akan mendapat balasan cinta yang setara.

Arkan, selamat tinggal.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B42132" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B42132
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Wanita Biasa
8.6
Madina kembali dipertemukan dengan Adnan, mantan suaminya yang dahulu mengusirnya akibat tuduhan selingkuh. Tiga tahun lamanya Madina berjuang sebagai kuli kasar lantaran ijazahnya dihancurkan. Kini, Adnan tiba-tiba mengajaknya rujuk. Pria itu berambisi merebut kembali putra mereka demi memperebutkan harta warisan. Di tengah luka masa lalu dan hadirnya sosok pria baru yang tulus, Adnan mencoba memulihkan nama baik Madina. Akankah Madina kembali atau memilih jalan barunya?
Sampul Novel Istri Gendutku Berubah Jadi Cinderella
7.9
Sering dihina karena penampilannya, Reina hancur akibat dikhianati sang suami. Didorong rasa dendam pada mantan suami dan selingkuhannya, ia nekat ke Korea untuk operasi plastik. Di tengah jalan, ia bertemu Rendy, CEO kaya raya yang ternyata sudah lama menyukainya. Rendy pun membantu Reina membalas dendam dengan cara menikahinya dan menjadikannya ratu. Akankah perubahan fisik Reina ini mampu menghancurkan orang-orang yang dulu menyakitinya?
Sampul Novel Janjinya, Penjaranya
9.6
Bebas dari penjara setelah tujuh tahun menebus kesalahan Keysha, kakak angkatnya, sang protagonis justru dikhianati. Orang tua kandung dan Dion, tunangannya, tega membuangnya ke gudang kotor demi Keysha. Di tengah penderitaan ini, sebuah email misterius hadir menawarkan pekerjaan dan identitas baru. Kesempatan emas ini langsung ia ambil untuk melarikan diri, siap menyusun rencana demi membalas dendam atas segala rasa sakit yang mereka perbuat.
Sampul Novel Maduku Putri Konglomerat
9.4
Demi keluar dari jerat kemiskinan, Hilman memilih mengkhianati janji sucinya. Ia diam-diam menikahi putri dari keluarga kaya raya demi meraih takhta materi dan kemewahan. Keputusan egois ini seketika menghancurkan hati sang istri pertama, meninggalkan luka batin yang teramat dalam akibat pengkhianatan pria yang sangat ia sayangi. Kini, ia harus berjuang menghadapi kenyataan pahit bahwa suaminya lebih memilih harta dibanding kesetiaan cinta mereka.
Sampul Novel MENGASUH TUAN MUDA
8.7
Emerald bernasib malang setelah tak sengaja memecahkan guci antik bernilai fantastis milik Edmund Bryan, miliarder tampan berkarisma. Akibat insiden itu, ia menanggung utang sebesar $500.000. Demi melunasinya, Emerald terpaksa bekerja sebagai pelayan pribadi bagi pria sombong tersebut. Di tengah kerasnya tuntutan pekerjaan dan sikap angkuh sang tuan muda, Emerald perlahan mulai menemukan berbagai rahasia terdalam yang selama ini disembunyikan rapat-rapat oleh Edmund.
Sampul Novel Tante, mau kan jadi Mamaku?
9.7
Kehidupan tenang Intan, seorang mahasiswi, terusik sejak Mahardika menjadi tetangga barunya. Meski duda tersebut sangat tampan, ulah nakal putrinya yang bernama Bella justru kerap membuat Intan naik darah. Bella sangat terobsesi menjadikan Intan sebagai ibu tirinya, tetapi Intan bersikeras menolak demi kedamaiannya. Saking nekatnya, Bella bahkan menghasut sang ayah memakai pelet agar rencana itu berhasil. Sanggupkah Intan bertahan menolak tawaran konyol ini?