APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Tiga Bidadari

Cinta Tiga Bidadari

Muhammad Abidzar Al Hafiz sempat bersumpah kepada istri pertamanya bahwa ia takkan beristri lagi usai bercerai dari istri kedua. Kini, keteguhan sikapnya benar-benar diuji. Mampukah Abidzar memegang erat komitmen tersebut selamanya? Ataukah sumpah yang pernah diucapkannya itu akan runtuh dan menjadi sekadar janji manis yang terlupakan, saat sosok perempuan lain mulai hadir dan masuk ke dalam babak baru kehidupannya?
Bab
Bagikan

Bab 2

bab 2

"Tiga bidadari?" Azizah terdiam sejenak.

"Abang mau nikah lagi ya? Astagfirullah ... Abang!" pekik Azizah. Ia menurunkan jemarinya yang semula bergerak menyusuri lekuk pipi laki-laki itu.

"Tadi Abah bilang, kalau kiai Nawawi menawarkan putri bungsunya untuk Abang."

"Abang menerima begitu saja?" ketus Azizah.

"Abang tidak menerima, Sayang. Namun, kamu kan tahu siapa sebenarnya kiai Nawawi? Sekarang yang perlu kita pikirkan adalah bagaimana cara menghadapi beliau agar penolakan kita tidak menyakiti hati keluarga mereka," ucap Hafiz hati-hati. Dia tidak mau Azizah bertambah marah.

"Kiai Nawawi yang pengasuh pondok pesantren Darul Falah itu, kan?" tanya Azizah.

"Iya, Dek." Hafiz menghela nafas panjang.

Azizah membeku. Sebagai seorang wanita dia sudah tahu jawabannya. Secara perasaan, pasti dia tidak mau dimadu apalagi dimadu untuk yang kedua kali.

"Abang sudah tahu jawabannya, kan? Adek ini manusia. Adek bukan malaikat atau pun bidadari yang bisa menerima dengan begitu mudah suaminya hidup dengan perempuan lain dan bisa menerima perempuan lain ada di disisi suaminya. Adek hanya manusia biasa, Bang. Hanya manusia lemah, perempuan yang memiliki perasaan cemburu!" pekik wanita itu.

"Abang paham dan Adek juga sudah tahu jawabannya. Abang hanya ingin bertukar pikiran denganmu, bagaimana cara menghadapi kiai Nawawi dan putri bungsunya. Dia itu juga perempuan lho, Dek. Bagaimana rasanya jika seandainya Kamu yang menawarkan diri kepada seorang laki-laki, tetapi laki-laki itu menolak?" Hafiz kembali menghela nafas panjang.

"Lalu bagaimana kalau seandainya kita berada di posisi kiai Nawawi dan keluarganya?"

"Apa yang harus kita lakukan, Abang? Apakah Abang nekat menerima tawaran dari kiai Nawawi? Apakah Abang tega mengorbankan Azizah untuk yang kedua kali?" Tangisnya tumpah seketika.

"Bang, Allah memang memperbolehkan laki-laki untuk berpoligami dengan syarat-syarat yang jelas. Abang pernah menikah dengan Yasmin. Namun, apa yang terjadi? Akhirnya Abang malah bercerai. Apakah itu kurang cukup untuk menunjukkan kapasitas diri Abang yang belum memungkinkan Abang untuk memiliki istri lebih dari satu?"

"Azizah tidak pernah menolak konsep poligami, tetapi Azizah ingin agar Abang lebih jauh berpikir. Kita boleh saja bermaksud baik, tidak mau mengecewakan orang lain. Akan tetapi, bagaimana kalau di antara kalian tidak ada kecocokan? Apakah Abang akan bercerai lagi?"

"Apakah Abang tidak malu kalau nantinya orang-orang menyebut diri Abang sebagai lelaki tukang kawin?"

*****

Sejak pertengkaran itu, Azizah tampak lebih pendiam dari biasa. Dia hanya sesekali mau di ajak bicara. Selebihnya hanya diam. Malah yang terlihat, ia lebih sering mengelus perut besarnya dan sesekali mengajak bicara bayi di dalam kandungannya.

Ya, Azizah memang tengah hamil dan menurut dokter yang memeriksa kandungannya, kehamilannya sudah mencapai 34 minggu. Sebentar lagi mereka akan memiliki buah hati. Seharusnya mereka sangat berbahagia, kalau saja masalah klasik ini tidak datang dan menjadi badai di dalam rumah tangga mereka.

Ah, Hafiz sendiri juga bingung. Tiada angin dan hujan, tiba-tiba Kiai Nawawi yang terkenal itu datang kepada Abah dan bermaksud menjodohkan putri bungsunya dengan dirinya. Entah apa yang menjadi bahan pertimbangannya.

Hafiz hanyalah seorang lelaki yang sudah memiliki istri. Hanya kebetulan saja dia terlahir sebagai putra satu-satunya dari KH. Abdurrahman dan di amanahi untuk mengasuh sebuah pesantren yang bernama pesantren Al Istiqomah. Sementara ketiga kakaknya adalah perempuan.

"Abang berangkat ke pondok dulu ya, Sayang. Jaga dirimu baik-baik di rumah." Hafiz mengelus perut besar itu dan mengecupnya. Azizah balas merengkuh dan mencium tangan kokoh itu. Ia tak berucap sepatah kata pun kecuali hanya mengiringi langkah suaminya menuju depan rumah.

Hafiz mendaratkan kecupan di kening Azizah sekilas sebelum akhirnya masuk ke dalam mobil dan menghidupkan mesin. Dari balik kaca dia bisa melihat sosok Azizah yang membalas lambaian tangannya, meskipun tanpa senyum yang biasanya terlukis dari bibirnya.

Sebenarnya Hafiz merasa iba, tetapi dia tidak bisa berbuat banyak.

"Apakah aku mengatakan semua ini pada saat yang tidak tepat?" Laki-laki itu mengeluh dalam hati.

Akan tetapi, kalau tidak dia tidak mengatakan saat ini juga, pasti Azizah akan lebih terluka. Bisa saja Hafiz menikahi putri bungsu kiai Nawawi secara rahasia, tanpa diketahui oleh Azizah. Akan tetapi bagaimana mungkin? Kiai Nawawi pasti tidak akan setuju putrinya dinikahi secara rahasia. Putrinya adalah wanita mulia yang tak pantas diperlakukan bagaikan istri simpanan!

Ah, tampaknya dia perlu menemui kiai Nawawi secara pribadi. Dia tidak mau ada terjadi kesalahpahaman. Dia harus tahu apa alasannya beliau menjodohkannya dengan putri bungsunya, sedangkan beliau jelas-jelas tahu bahwa Hafiz sudah memiliki seorang istri yaitu Azizah. Bahkan dia pun juga memiliki riwayat pernah menikah dengan wanita yang lain, Yasmin yang sudah diceraikannya beberapa bulan yang lalu.

*****

Azizah membalikkan badannya. Ia kembali melangkah menuju rumah dan menutup pintu depan.

Ia kembali sendiri di rumah ini, hanya bersama dengan bayi yang tengah ada dalam kandungannya. Itulah pelipur laranya sekarang. Ia tak tahu lagi harus bicara kepada siapa. Percuma. Tak ada seorangpun yang mau mengerti dirinya, bahkan suaminya sekalipun. Azizah hanya seorang diri. Dia adalah seorang wanita sederhana yang menjadi yatim piatu sejak kecil.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Kesalahan di Malam Sebelum Akad
8.4
Akibat pengaruh alkohol, Ardi melakukan kesalahan fatal di malam sebelum pernikahannya. Ia salah memasuki kamar dan menodai Citra, pengasuh anak kembar dari adik angkatnya. Padahal, keesokan harinya ia dijadwalkan untuk melangsungkan akad nikah bersama sang tunangan, Maya. Kini, Ardi dihadapkan pada dilema moral yang sangat berat. Ia harus memilih antara melanjutkan rencana pernikahan dengan Maya atau bertanggung jawab atas perbuatannya dengan menikahi Citra.
Sampul Novel My Teacher My Husband
9.1
Kim menghadapi situasi pelik ketika dipaksa menikah oleh orang tuanya demi menyelamatkan aset pribadi. Walau sempat menentang, ia akhirnya mengalah demi sang ibu. Kejutan besar menanti Kim saat mengetahui bahwa sosok calon suaminya ternyata adalah Alvin, gurunya sendiri di sekolah. Kehidupan pernikahan mereka pun diuji oleh perbedaan usia dan cara pandang yang bertolak belakang, membuat hubungan guru dan murid ini selalu diwarnai konflik bagai air dan api.
Sampul Novel Pernikahan Berliku & Perceraian
9.8
Sienna terbangun di dunia novel sebagai karakter antagonis. Demi menghindari akhir yang tragis dan tetap hidup mewah, ia memutuskan untuk menikahi Darren, pria kaya yang kerap cemburu karena sikap genitnya. Meski pernikahan mereka terpaksa terjadi karena kehamilan, Sienna yakin Darren akan menceraikannya demi sang pahlawan wanita. Namun, saat waktu berlalu, Darren justru menolak melepas Sienna dan selalu marah setiap kali ia meminta cerai.
Sampul Novel Pria Yang Disimpan
9.7
Nadia menderita dalam pernikahan dengan Robin, yang merahasiakan penyakitnya hingga Nadia terus disalahkan oleh mertua. Sementara itu, Riska merasa kesepian karena Alvin, suaminya yang berprofesi sebagai kapten kapal, jarang pulang ke rumah, ditambah tekanan dari ibu mertuanya yang terus membayangi. Di tengah badai konflik ini, hadir Arfan, sosok pria penuh trauma yang perlahan mulai membuka hati. Takdir pun kini mempertemukan dan menguji kesetiaan serta cinta mereka.
Sampul Novel Rahasia Pemulihan Setelah Kelahiran Anak
9.1
Pascapersalinan seharusnya menjadi momen pemulihan yang damai. Namun, dalam cerita ini, sang suami justru membawa seorang terapis ASI pria ke rumah mereka untuk membantu sang istri. Keanehan memuncak saat proses pemeriksaan berlangsung; terapis tersebut secara mengejutkan menelanjangi sang istri tepat di hadapan suaminya sendiri yang hanya diam menyaksikan. Tindakan janggal ini memicu tanda tanya besar dan kecurigaan mendalam mengenai motif tersembunyi di balik keputusan sang suami serta identitas asli sang terapis.
Sampul Novel Sentuhan Nakal di Perjalanan
8.8
Sentuhan Nakal di Perjalanan mengisahkan kehidupan seorang istri seksi yang harus menghadapi kenyataan pahit dalam rumah tangganya. Sejak sang suami mengalami impotensi, hubungan intim di antara mereka sepenuhnya mendingin karena suaminya enggan lagi bermesraan. Di tengah kekosongan tersebut, sebuah kejadian tak terduga menimpanya saat sedang menumpang bus umum. Seorang pria asing berparas tampan dan bertubuh kekar tiba-tiba mengangkat roknya dan mendekatinya secara diam-diam dari belakang.