APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Terkubur dalam Arus Sungai

Cinta Terkubur dalam Arus Sungai

Sebagai putri kandung yang diabaikan, ia harus berbagi nasib buruk diculik bersama adiknya yang lebih disayangi. Kejamnya, orang tua mereka justru lega saat jari yang dipotong penculik bukan milik sang adik. Ketika rencana penyelamatan gagal, demi melindungi si bungsu, orang tua mereka memfitnah sang kakak hingga ia disiksa sampai mati. Penyesalan terlambat datang saat jasadnya yang hancur ditemukan, mendorong orang tua mereka kehilangan akal sehat dan menuntut balas dendam.
Bab
Bagikan

Bab 2

Arwahku melayang keluar dari pabrik tua yang terbengkalai itu dan akhirnya berhenti di sisi Ayah dan Ibu. Mungkin ini dikarenakan oleh obsesiku.

Di ruang tamu, Ibu tidak berhenti menangis dan menggumamkan nama Yasmine.

“Putriku nggak pernah alami hal semacam ini dari kecil. Pasti Liana yang bawa Yasmine berkeliaran di luar sehingga mereka diculik!” keluh Ibu pada Ayah.

Aku berseru, “Bukan! Bukan aku yang berkeliaran di luar! Yasmine yang berlari ke gang kecil, sedangkan aku cuma mengejarnya!”

Aku mau menjelaskan, tetapi Ibu tidak dapat mendengar ucapanku. Sementara itu, Ayah hanya menepuk-nepuk bahunya untuk menghiburnya.

Sebelum kejadian ini, aku mau melihat-lihat universitas Yasmine. Jadi, aku dan sopir pergi menjemputnya. Namun, kami malah diculik bersama di sebuah gang tidak jauh dari gerbang universitas.

Ibu masih tetap menangis dan berkata, “Liana itu datang dari desa. Dia sama sekali nggak mirip sama putri kita. Apa mungkin tes DNA-nya salah? Setelah mereka kembali, kita usir saja Liana. Kalau nggak, Yasmine pasti nggak akan senang.”

Hatiku terasa getir. Saat pertama bertemu Ayah dan Ibu, aku berdiri dengan gelisah di depan mereka. Ibu menangis dan berkata pada Ayah betapa mirip aku dengannya. Begitu melihatku, dia langsung tahu aku ini putrinya.

Saat ini, dia malah berharap hasil tes DNA itu palsu dan aku bukanlah putrinya. Aku menutupi dadaku dan berpikir, ternyata hati masih bisa terasa sakit setelah mati.

Setelah Ibu menjemputku dari Keluarga Tanzil, dia memelukku semalaman dan tidak ingin tidur karena takut aku akan hilang. Melihat luka yang tertinggal di tubuhku karena dianiaya di Keluarga Tanzil, dia mengoleskan obat sambil menangis. Pada saat itu, aku merasa akhirnya ada orang yang menyayangiku.

Sekarang, aku merasa sangat putus asa. Orang tuaku di Keluarga Tanzil selalu menyiksaku, sedangkan orang tua kandungku membenciku. Mungkin aku memang seharusnya mati. Bagaimanapun juga, aku hanya akan menjadi beban orang lain jika masih hidup.

Penculik menelepon orang tuaku lagi untuk mendesak orang tuaku memberikan uang tebusan. Mereka seharusnya menyadari aku sudah mati dan takut ketahuan, jadi mereka ingin mendapatkan uang secepatnya.

Yasmine yang menangis tidak berhenti memanggil Ibu. Begitu mendengar suaranya, Ibu pun menangis makin kencang. Aku teringat pada kejadian di awal kami diculik. Saat penculik menyodorkan ponselnya kepadaku, aku baru memanggil, “Ibu ....”

Namun, Ibu malah buru-buru menyela, “Di mana Yasmine? Aku mau dengar suara Yasmine! Di mana putriku!”

Aku pun menelan kembali semua kata-kataku, lalu menyodorkan ponselnya pada Yasmine. Setelah itu, setiap kali penculik menyodorkan ponselnya padaku, aku akan menggeleng dan menyerahkannya kepada Yasmine.

Di sisi lain, Ibu sepertinya sudah melupakan keberadaanku. Tidak pernah sekali pun dia mengungkit tentangku.

Dia memastikannya sekali lagi dan bertanya pada penculik, “Jari-jari dan telapak kaki itu milik Liana, bukan milik Yasmine, ‘kan?”

Setelah mendengar jawaban pasti dari penculik, dia baru merasa lega dan menghibur diri sendiri, “Yasmine mau main piano. Dia nggak boleh kehilangan jari. Liana lebih tangguh, biarkan saja dia menderita sedikit. Dia nggak akan kenapa-napa hanya kehilangan jari dan kaki.”

Pada awal kami diculik, penculik mengatakan bahwa harus ada salah satu dari kami yang mengorbankan jarinya supaya bisa dikirim kepada Keluarga Lukira. Aku pun mengadang di depan Yasmine dan mengulurkan tanganku dengan gemetar.

“Dia bukan putri Keluarga Lukira. Kalau kalian potong jarinya dan orang tua kami tes DNA, hasil DNA-nya nggak akan bisa buktikan apa-apa.” Aku berkata dengan yakin, “Aku ini putri Keluarga Lukira. Potong saja punyaku.”

Setelah menerima bingkisan itu, Ayah dan Ibu benar-benar pergi melakukan tes DNA. Awalnya, penculik merasa Yasmine bukan putri Keluarga Lukira dan Keluarga Lukira tidak mungkin akan menebusnya. Jadi, mereka pun berencana untuk menyanderaku seorang. Namun, karena khawatir Yasmine akan mengadu setelah pulang, mereka pun tidak melepaskannya.

Namun, dari telepon-telepon ini, mereka berangsur-angsur mengetahui bahwa Keluarga Lukari tidak begitu menyukaiku.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Benih Dari Kebencianmu
8.2
Lima tahun berlalu, namun kematian tragis Anya menyisakan dendam mendalam bagi Rizky. Kembalinya Lia, sepupu Anya yang selamat dari tragedi itu, memicu murka Rizky yang menganggapnya sebagai biang keladi penderitaan mereka. Di satu malam kelam, kemarahan Rizky tak terbendung hingga merenggut masa depan Lia. Kini, di tengah kebencian orang-orang sekitar, Lia harus bertahan dan memikul beban luka yang teramat berat.
Sampul Novel Ceraikan Suami, Nikahi Adiknya
9.8
Satu dekade menikah, Chloe Carlson memilih cerai dari Vincent yang berselingkuh. Demi hak asuh putri mereka, Mackenzie, Chloe rela pergi tanpa menuntut harta. Sulitnya mencari kerja sebagai ibu tunggal tanpa keahlian memaksa Chloe meminta bantuan sang adik ipar, Vernon Phoenix Gray. Namun, CEO muda itu justru menawarkan posisi asisten pribadi dengan syarat hubungan intim. Chloe kini bimbang antara jerat hasrat Vernon atau kembali ke pelukan Vincent.
Sampul Novel Dendam Seorang Pelacur
8.3
Felisha membuktikan ketangguhan seorang wanita yang terluka. Demi membalas kematian tragis orang tuanya, ia bersama adiknya, Shasya, nekat bergabung dengan agensi elite, The Angel. Menyamar sebagai wanita panggilan kelas atas, kakak beradik ini rela masuk ke dunia prostitusi demi melacak sang pembunuh. Di tengah bahaya yang mengancam nyawa, mereka mempertaruhkan segalanya untuk mengungkap kebenaran sekaligus menuntaskan dendam yang selama ini terpendam.
Sampul Novel Gadisku UniQue
9.5
Uni merintih kesakitan saat Ares mencoba memasukkan sesuatu secara hati-hati. Meski diminta perlahan, rasa sakit membuat Uni membentak Ares dalam situasi panik. Ares lalu mengajak Uni ke kamar mandi agar lebih mudah. Di luar ruangan, Deris tidak sengaja mendengar percakapan ambigu tersebut hingga merasa sangat terkejut dan tidak percaya. Kesalahpahaman pun akhirnya muncul akibat interaksi penuh ketegangan ini.
Sampul Novel Hasrat Terpendam di Gerbong Tidur Kereta
8.3
Dalam novel modern Hasrat Terpendam di Gerbong Tidur Kereta, perjalanan malam di gerbong tidur menjadi penuh ketegangan sensual. Terpikat oleh aroma maskulin para pekerja konstruksi di sekitarnya, seorang wanita tak mampu menahan gejolak gairahnya yang membara hingga nekat memuaskan diri di balik selimut. Namun, tindakan rahasia itu justru berujung fatal saat seorang paman memergokinya. Dengan napas tertahan, pria itu menyingkap selimutnya dan menawarkan kepuasan nyata yang tak terduga.
Sampul Novel I Love You Pak Tua
8.7
Viona jatuh cinta pada bosnya, Raka, pria berumur 47 tahun. Benih asmara itu tumbuh saat ia menyamar sebagai kekasih sewaan demi membahagiakan ayah Raka yang sedang sakit. Walau cintanya tak berbalas, ia tidak menyerah. Kendala besar muncul saat orang tua Viona menolak keras hubungan beda usia ini karena cemas akan masa depannya. Mereka lalu menjodohkannya dengan Revan, sahabat dekatnya. Kini, Viona harus memilih: terus mengejar Raka atau pasrah pada perjodohan.