APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Telah Padam, Jalan Kita Berpisah

Cinta Telah Padam, Jalan Kita Berpisah

Pernikahan tanpa cinta membuat seorang wanita asal desa harus menerima sikap dingin suaminya yang bahkan enggan menyayangi anak mereka sendiri. Namun, kepulangan cinta pertama sang suami ke Kota Jenang mengubah segalanya. Kehangatan mendadak di meja makan malam itu justru menyadarkan sang ibu akan kenyataan pahit. Saat sang anak bertanya dengan polos tentang kasih sayang ayahnya, keputusan untuk pergi menjadi satu-satunya jalan demi mengakhiri hubungan yang telah padam ini.
Bab
Bagikan

Bab 3

Namun tubuhnya hanya kaku sesaat.

Setelah itu, dia tetap membawa anak laki-laki itu melewati Anto begitu saja dengan sikap dingin.

Seolah mereka benar-benar orang asing!

Mata Anto tiba-tiba memerah.

Aku segera menghampirinya. Dia masih menatap punggung Irfan dan bertanya dengan suara pelan, "Ibu, apakah itu orang yang disayangi ayah dan anaknya?"

Mendengar suara kecilnya yang penuh luka, seluruh tenagaku seakan hilang. Air mataku jatuh tanpa bisa ditahan.

Anto pun tak bertanya lagi. Dia hanya menggenggam tanganku erat dan berjalan pulang.

Hanya mata yang semakin merah menunjukkan rasa sakitnya.

Aku hanya bisa menatapnya penuh iba, kasihan melihat Anto menahan emosinya sendiri.

Irfan, kau hanya punya dua kesempatan lagi.

Setelah Anto menyelesaikan tugas sekolahnya, dia bertanya ragu-ragu, "Ibu, hari minggu nanti ada lomba olahraga keluarga. Ayah bisa datang?"

Aku menatap mata yang penuh harapan, dan terdiam.

Sejak masuk sekolah, Irfan belum pernah sekalipun ikut kegiatan keluarga.

Aku tidak tega menyakiti hatinya, jadi aku hanya menjawab lembut, "Ibu akan tanya, ya."

Aku menunggu di sofa hingga dini hari, barulah Irfan pulang dan meletakkan sebuah robot di meja dengan sembarangan.

Aku berbicara, "Hari Minggu nanti ada lomba olahraga keluarga di sekolah. Anto ingin kamu datang."

"Aku akan datang."

Sebenarnya aku tidak berharap apa pun, tetapi tidak menyangka dia akan setuju.

Pagi harinya, Anto bangun dan memandangku, dan berkata dengan pelan, "Ayah tidak mau datang, ya?”

“Tidak apa-apa, ibu juga bisa menemani aku."

Ia berkata begitu seolah menenangkan dirinya sendiri.

Melihat betapa dewasanya dia, hatiku teriris.

Aku segera mengucapkan, " Ayah sudah janji akan datang."

"Ayah sibuk, aku harus mengerti dia..."

Dia masih menggumam sendiri, namun ketika dia mendengar kata-kataku, dia terdiam. Ia lalu menatapku dengan tidak percaya.

"Ibu, apakah benar?"

"Kapan ibu pernah bohong sama kamu?"

Aku mengelus kepalanya dengan sayang.

Anto pun tersenyum sangat cerah.

Ini pertama kali Irfan menemani anaknya.

Saat melihat robot di meja, matanya langsung bersinar, dan dia berkata dengan senang, "Ini pasti hadiah dari Ayah untukku, kan?"

Aku ikut menatap robot itu. Tanpa berpikir panjang, aku juga mengira begitu. Aku pun mengangguk dan tersenyum.

Anto begitu gembira, sampai langkahnya sedikit goyah.

Hari-hari berikutnya, Anto sangat bersemangat.

Namun setiap hari, dia selalu bertanya dengan cemas, "Ayah pasti datang, kan?"

Aku melihat dia yang khawatir, merasa sangat kasihan. Berkali-kali aku meyakinkannya bahwa Irfan pasti akan datang.

Hari Minggu pun tiba. Aku membawa Anto ke sekolah terlebih dahulu. Satu per satu, ayah-ayah anak-anak lain mulai datang. Sementara Anto tampak gelisah, terus menatap ke arah gerbang.

Telapak tangannya yang aku genggam terasa basah oleh keringatnya.

Lalu, aku melihat Citra datang bersama anak laki-laki itu.

Robot di tangan anak laki-laki itu sangat mencolok, anak-anak lain segera mengerumuninya.

Anto juga melihatnya. Matanya langsung tertuju pada robot itu. Dalam sekejap, matanya dipenuhi air mata.

Aku juga terkejut ketika melihat robot itu, hingga jemariku agak bergetar.

Aku tahu betul itu robot yang Irfan bawa pulang beberapa hari lalu.

Sejak Anto lahir, Irfan tak pernah membelikan mainan untuknya. Aku sempat berpikir mungkin Irfan mengingat ulang tahun Anto yang sebentar lagi, jadi itu adalah hadiah darinya.

Tapi ternyata mainan itu dibelikan untuk anak lain!

"Ini dari ayahku! Cuma ada satu di seluruh kecamatan!"

Suara bangga anak itu terdengar jelas ke telingaku dan Anto.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AMARAH DALAM SELUBUNG
9.5
Riana pernah terjebak pernikahan penuh dusta dengan pria beristri yang memanfaatkannya lewat ilmu hitam. Setelah berhasil melawan dan menolak cinta suaminya yang telat tumbuh, ia mengusir pria itu. Riana lalu berjuang sendirian membesarkan putranya hingga sukses dan menjadi wanita kaya. Kini, saatnya pembalasan tiba. Secara perlahan dan rahasia, Riana memakai kekuatan gaibnya untuk menghancurkan seluruh kejayaan mantan suaminya hingga tak bersisa.
Sampul Novel Benang yang Tak akan Pernah Putus
9.2
Kaiyo Wrasasana bertekad kuat menghapus keberadaan sang ibu dari hidupnya. Demi memutus ikatan batin tersebut, Yoyo bahkan rela menempuh jalan paling menyakitkan. Namun, sekeras apa pun ia berusaha, benang takdir yang menghubungkan mereka berdua terlalu kokoh untuk dipatahkan. Tanpa disadari, upaya kerasnya untuk menjauh justru melukai ibunya secara mendalam, sekaligus menggoreskan luka yang jauh lebih perih di dalam hatinya sendiri.
Sampul Novel Diceraikan Mantan Suami, Ternyata Aku ....
7.9
Tiga tahun pernikahan dengan Claude hanya menyisakan penyesalan bagi Lillia, yang akhirnya dicampakkan begitu cinta pertama suaminya kembali. Namun, kehidupan pascabercerai justru membawa Lillia ke puncak kejayaan. Publik terkejut saat mengetahui bahwa dia adalah Lorraine, desainer ternama dunia, sekaligus pewaris rahasia Keluarga Forester dan pakar perbankan yang genius. Saat Claude menyadari kesalahannya dan mencoba merebutnya kembali di pelaminan, Lillia memilih untuk tidak mengenalinya lagi.
Sampul Novel Hanya Pria Tak Berguna
9.3
Lima tahun membina rumah tangga, pernikahan ini hancur seketika saat Vincent Amjaya membawa pulang cinta pertamanya, Cindy Harris, yang tengah hamil tiga bulan. Alih-alih merasa bersalah, Vincent justru menuntut istrinya untuk menampung wanita itu di rumah pernikahan milik keluarga sang istri. Lupa bahwa seluruh keluarganya hidup dari kekayaan sang istri, kesombongan Vincent memicu serangan balik. Tanpa ragu, sang istri memutuskan menghentikan semua bantuan finansial dan segera menyiapkan surat cerai.
Sampul Novel Istri Yang Tak Dianggap
9.6
Kebahagiaan rumah tangga Arshella dan Dion yang baru saja terjalin kini diambang kehancuran. Masa lalu Arshella kembali membayangi lewat kehadiran seorang pria yang membawa prahara besar. Ketegangan memuncak saat pria tersebut secara sepihak mengklaim sebagai ayah biologis dari anak Arshella. Di tengah badai ini, kesetiaan serta keutuhan cinta Arshella kepada Dion benar-benar diuji dalam sebuah pilihan yang sangat sulit.
Sampul Novel Membalas Pengkhianatan Suami & Sahabatku
8.1
Saat ingin merawat suami yang sakit, aku justru mendapati Mas Reza bermesraan dengan Joyce, sahabatku sendiri. Tanpa rasa bersalah, Mas Reza malah menceraikanku secara kejam dan merebut semua hartaku. Di titik terendah ini, aku bersumpah tidak akan tinggal diam atas kejahatan mereka. Pengkhianatan ini harus dibayar tuntas. Kini, aku bangkit untuk merebut kembali kebahagiaan yang dirampas sekaligus membalas dendam pada mereka yang telah menghancurkan hidupku.