APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Pertama Sumber Penderitaanku

Cinta Pertama Sumber Penderitaanku

Setelah tewas mengenaskan akibat persalinan macet di kehidupan lalu, aku menyadari pengkhianatan kejam Fred. Anak yang kukandung rupanya hasil hubungan Fred dengan mahasiswi simpanannya yang dikandung berkat obat ciptaanku. Kini, setelah terlahir kembali, aku menolak menikahi Fred dan memilih kakak tirinya, Zico. Aku membiarkan Fred bersanding dengan kekasihnya tanpa bantuanku demi melihat kehancuran mereka. Namun, Fred justru menjadi gila saat melihat cincin Zico melingkar di jariku.
Bab
Bagikan

Bab 2

Tabitha sedang becermin, merapikan lipstiknya yang sudah luntur akibat ciuman pria itu. Di lehernya, kini tergantung kalung berlian dengan motif rumit dan dua bekas ciuman.

Begitu melihatku, dia menoleh dengan ceria. Senyumannya secerah kilauan kalung di lehernya.

"Kak Yuri! Eh, kamu nggak keberatan aku duduk di kursi depan, 'kan?"

Tanpa menghiraukannya sedikit pun, aku langsung berjalan ke kursi belakang dan duduk santai di sana.

"Alamatnya nggak perlu aku kasih tahu lagi, 'kan? Sudah ada di GPS."

Semua gerakanku begitu alami, membuat mereka berdua langsung turun derajat. Dari pasangan mesra menjadi sopir dan pembantu.

Wajah Fred langsung menjadi suram. Dia menghela napas dengan kesal.

Dalam perjalanan, Tabitha tiba-tiba menjerit pelan, "Ah!"

Tangannya memegang kondom bekas pakai. Dengan suara nyaring yang pura-pura polos, dia pun berkata, "Ya ampun, Kak Fred, ini yang terakhir kali itu, 'kan? Aduh ... aku jadi malu banget ...."

Usai berbicara, tubuhnya langsung lemas seperti tak bertulang. Dia bersandar manja di bahu Fred, seakan-akan lehernya patah.

Mobil baru saja berhenti. Fred menoleh ke belakang dengan penuh kemenangan, ingin melihat reaksiku.

Melihatku memasang ekspresi jijik dan membuka pintu untuk turun, dia langsung mengejarku. Dia menarik tanganku dengan kasar dan menahanku di pintu mobil.

"Cukup! Yuri, aku kasih tahu ya, ngambek nggak akan ubah apa pun." Wajahnya tampak ... agak bersemangat.

"Seumur hidup ini aku memang ditakdirkan mencintainya. Meskipun kamu sujud dan memohon, yang bisa aku kasih cuma tubuhku. Hatiku nggak akan pernah jadi milikmu."

Rasa mual langsung naik ke tenggorokan. Aku menunduk dan langsung muntah. Perutku sakit.

Dia memaksa menyelipkan sesuatu ke telapak tanganku, lalu pergi dengan mobilnya. "Anggap saja itu hadiah pertunanganmu."

Aku membuka telapak tangan. Isinya adalah sebuah cincin polos yang kecil dan tak bernilai.

Ponselku bergetar.

Tabitha baru saja mengunggah story baru di media sosial. Kalung besar dan bekas ciuman di lehernya. Latar belakangnya adalah meja makan penuh makanan favoritnya.

[ Kak Fred bilang ini hadiah karena aku hampir lulus S2! ]

Komentar pun bermunculan.

[ Cincin yang didapat dari pembelian kalung itu di mana? ]

[ Cincinnya itu pasti hadiah yang sebenarnya, 'kan?]

[ Selamat ya, sebentar lagi lamaran! ]

Tak lama kemudian, pesan dari Tabitha masuk.

[ Kak Yuri, dalam hidup ini, akulah tokoh utama. Kamu cuma pantas pakai barang gratis. ]

Aku membuka tangan. Cincin itu jatuh dan langsung masuk ke saluran pembuangan. Tak diragukan lagi, Tabitha juga bereinkarnasi.

Keesokan pagi, aroma makanan berminyak memenuhi laboratorium.

Fred melihatku semalaman bekerja di lab dan meja penuh dengan obat maag. Dia tertawa tak berdaya.

"Heh, maagmu kambuh lagi? Sudah kubilang, jangan terlalu emosian. Nih, aku bawain sarapan."

Melihat deretan kotak makanan berisi makanan pedas, perutku langsung terasa semakin perih.

Setelah dua kehidupan, dia tahu betul aku tidak bisa makan pedas sama sekali. Sementara itu, pecinta pedas sejati adalah Tabitha.

Pria ini malah membawakan makanan sisa semalam. Aku tentu tahu karena melihatnya di media sosial Tabitha. Dia benar-benar tidak peduli atau sengaja ingin menyakitiku?

"Penelitianmu gimana?" Fred menjulurkan kepala ke area steril dan langsung kutampar. Heh. Ternyata dia mengincar obat yang sedang kuteliti.

Di kehidupan sebelumnya, dia ikut dalam uji klinis obat ini. Hasilnya? Dia meninggalkan anaknya bersama Tabitha di perutku.

Aku teringat seluruh proses kehamilan itu. Dia menyeduh teh, memijat punggung dan kakiku. Bahkan saat aku ngidam teh susu dan kue tar telur dari kota lain, dia langsung pergi membelinya.

Perhatian dan kesungguhannya waktu itu sempat membuatku delusi. Aku pikir anak ini akhirnya mengubah pandangannya soal keluarga.

Aku pikir inilah kebahagiaan yang aku cari. Meskipun pernikahan kami hanya demi kepentingan dua keluarga, tanpa cinta, bahkan nyaris tanpa keintiman fisik, setidaknya kami terlihat seperti pasangan harmonis.

Namun, setelah kematianku, semua terbongkar. Ternyata aku cuma wadah untuk darah dagingnya dengan wanita yang dia cintai.

Semua perhatian itu tidak ada bedanya dengan merawat ayam betina yang bertelur, lalu setelah itu disembelih. Cinta pun ikut lenyap seperti debu.

Aku masih ingat jelas. Setelah detak jantungku berhenti, satu-satunya hal yang dia tanyakan kepada dokter adalah ....

"Gimana? Anakku selamat?"

Di kehidupan ini, aku tidak akan pernah membiarkannya menyentuh hasil penelitianku.

Setelah diinfus di rumah sakit, rasa terbakar di lambung baru sedikit mereda.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Jangan Pernah Mengkhianatiku
9.0
Arvella Siregar kabur dari kekejaman Rivan, suaminya, lalu tersesat di hutan hingga diselamatkan oleh Kael Mahendra yang misterius. Di sana, ia bergabung dengan kelompok ahli untuk belajar bertahan hidup dan melatih ketangguhannya. Arvella akhirnya menemukan fakta bahwa kematian orang tuanya merupakan konspirasi jahat, bukan kecelakaan biasa. Bersama Kael, ia bersiap keluar dari hutan untuk menuntut balas sekaligus mengungkap asal-usulnya meski nyawa taruhannya.
Sampul Novel KUMPULAN KISAH
8.7
Antologi ini menghadirkan rangkaian kisah cinta yang menyentuh hati dan penuh inspirasi. Sorotan utama tertuju pada jalinan hubungan antara Alex dan Maya. Sebagai dua orang yang sudah lama bersahabat erat, mereka kini harus menghadapi situasi tak terduga saat perasaan cinta mulai tumbuh di antara keduanya. Apakah asmara ini akan mengubah persahabatan mereka selamanya? Simak perjuangan emosional mereka dalam menghadapi perubahan perasaan yang begitu mendalam.
Sampul Novel Kuperdaya Adik Iparku
7.9
Sekembalinya dari studi bedah di Amerika, Jolie terpaksa tinggal di kediaman mewah kakak iparnya demi menuruti Elie, sang kakak. Di sana, ia terjebak dalam dinamika rumit bersama Dave, Kendra, dan Gerald. Alih-alih tenang, Jolie justru menghadapi perlakuan obsesif dan tidak manusiawi dari tiga pria dominan: Jimin, Jungkook, dan Taehyung. Di tengah tekanan mereka serta konflik dengan Ara, mampukah ia bertahan dari jeratan obsesi yang menyesakkan ini?
Sampul Novel Pesona Liar Sang Pelakor
9.3
Seorang istri tanpa sengaja mendengar rencana jahat ibu mertuanya dengan seorang wanita seksi. Demi memperoleh cucu, sang mertua ingin mendepaknya karena dianggap mandul dan menyuruh wanita itu memikat suaminya, Ali. Meski terkejut, ia tidak tinggal diam karena yakin dirinya jauh lebih menarik. Ia pun memilih berpura-pura mengikuti permainan kotor tersebut, siap membalikkan keadaan, dan bertekad menjadikan mereka semua hanya sebagai figuran dalam skenario balas dendamnya.
Sampul Novel Rahim Satu Miliar Milik CEO Arogan
8.8
Demi melunasi utang besar mendiang ayahnya, Farel Quinshaa, Arsyana Quinshaa mengambil langkah nekat. Gadis berusia 21 tahun ini sepakat menyewakan rahimnya seharga satu miliar rupiah kepada Kelvin Daviandra. Kelvin merupakan seorang CEO berwatak dingin dan sangat arogan. Kini, Arsyana harus mengandung serta melahirkan anak dari pria tersebut. Ini menjadi satu-satunya jalan bagi Arsyana demi mengembalikan kehormatan keluarganya yang hancur.
Sampul Novel Warisan Rahasia Ayahku
7.8
Dunia Ravina Aleysha Pratama, dokter muda putri mantan Menteri Kesehatan, runtuh akibat kasus korupsi sang ayah. Di masa sulit ini, ia berhadapan dengan Darian Mahendra Arsatama, direktur rumah sakitnya yang kaku dan menuntut kesempurnaan. Interaksi penuh konflik di antara mereka berubah selamanya setelah sebuah malam impulsif terjadi. Kini, rahasia kelam keluarga mereka mulai terkuak, mengubah rasa benci menjadi jalinan asmara yang rumit.