APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Menjadi Dendam

Cinta Menjadi Dendam

Demi menyelamatkan nyawa Bima Arya yang divonis menderita kanker, Nimas rela menjalani operasi transplantasi dan menyerahkan dua per tiga organ hatinya. Di tengah rasa sakit pascaoperasi yang luar biasa, Nimas justru mendapati kenyataan pahit. Ia tidak sengaja mendengar Bima mengakui bahwa seluruh prosedur medis tersebut hanyalah kedok untuk membalas dendam atas kegagalan akademis Vivi. Bima berencana mencampakkan Nimas begitu Vivi kembali ke tanah air satu bulan lagi.
Bab
Bagikan

Bab 3

Di luar ruangan, terdengar suara protes dari teman-teman lain.

"Cuma bercanda kok, Bima. Kenapa kamu tiba-tiba jadi nggak bisa diajak bercanda sih?"

Bima merendahkan suaranya, berusaha keras menahan amarah dalam hatinya.

"Nimas trauma sama air sejak kecil. Kalian nggak bisa asal main-main dengan hal yang paling dia takutkan!"

"Anggap saja ini balasan untuknya. Sekarang Vivi sudah balik, kamu nggak mau cepat-cepat dekat lagi sama dia?"

"Dulu, kamu juga sudah sering banget melakukan hal jahat, masa sekarang jadi perhitungan?"

Seseorang berkata dengan nada tak peduli.

Siapa sangka kalimat ini justru menyulut amarah Bima.

Dia menendang meja dengan keras.

"Dia baru selesai operasi, kalian malah seperti ini. Kalau sampai jahitannya lepas, kalian mau tanggung jawab?"

Mendengar itu, wajah Vivi langsung pucat.

Dia menatap Bima dalam-dalam, lalu bertanya dengan nada lirih.

"Bima, baru empat tahun kita nggak ketemu, kamu sudah berpaling hati?"

Tanpa ragu, Bima langsung menjawab.

"Nggak mungkin. Dari dulu sampai sekarang, satu-satunya orang yang aku cintai cuma kamu. Itu nggak akan pernah berubah sampai kapan pun!"

Mendengar ucapan itu, semua orang langsung bersorak dengan heboh.

Seseorang langsung memanfaatkan momen itu.

"Kak Vivi dan Kak Bima sebenarnya saling mencintai. Kalau bukan karena Nimas yang jadi penghalang, mereka pasti sudah menjalin hubungan sejak dulu."

"Nimas itu sangat nggak tahu malu. Kita harus kasih dia pelajaran yang setimpal, biar dia tahu kalau kebaikan dan kejahatan pasti akan mendapat balasannya!"

"Dulu, waktu dia mencelakai Kak Vivi, dia pakai cara kecelakaan mobil sampai kaki Kak Vivi cedera. Makanya, Kak Vivi jadi nggak bisa ikut ujian masuk sekolah seni. Supaya Kak Vivi bisa melampiaskan kemarahannya, kita harus membuat kakinya patah juga!"

Teman-teman Bima ramai-ramai menyetujuinya.

Namun, ekspresi Bima berubah.

"Jangan! Tubuh Nimas sudah nggak sanggup menahan luka seperti itu lagi!"

Di tengah keheningan, Vivi tiba-tiba menangis.

"Bima, kamu pernah bilang padaku, kamu menjalin hubungan dengannya cuma karena ingin membalaskan dendamku. Sekarang, aku sudah kembali, kenapa kamu masih terus membelanya?"

"Kamu sendiri yang melihat betapa parahnya cedera kakiku waktu itu. Sekarang, aku cuma ingin mendapatkan keadilan untuk diriku sendiri, tapi kamu bahkan nggak mau memberikannya?"

Bima langsung panik.

Dia memeluk Vivi dan mencium bibirnya.

Setelah menatap Vivi lama, Bima berkata pada teman-temannya dengan suara parau.

"Jangan keterlaluan, aku nggak ingin berutang budi padanya."

Mendengar semua ucapan mereka, dadaku terasa sesak.

Hanya demi membuat Vivi bahagia, aku bahkan rela mengabaikan nyawaku sendiri?

Kalau begitu, jangan salahkan aku kalau aku membalas dendam.

Aku mengambil ponselku dan mengirim pesan kepada ibu.

Setelah selesai berdiskusi, mereka pergi sambil terus berceloteh.

Bima membuka pintu kamar tidur dan duduk di sisi tempat tidurku.

Mungkin karena melihat wajahku yang pucat dan tubuhku meringkuk di balik selimut membuatnya merasa iba, dia pun membungkuk, ingin menciumku.

Namun, aku mendorongnya menjauh.

Jari-jarinya sempat kaku, lalu akhirnya ia hanya tersenyum lembut.

"Sayang, hari ini kamu sudah sangat tersakiti. Aku sudah memesan restoran romantis yang sangat ingin kamu datangi. Besok siang jangan lupa datang, ya?"

Hatiku terasa dingin, aku hanya mengangguk pelan sambil mengiyakan.

Keesokan paginya, Bima beralasan bahwa ia harus pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan menyuruhku agar berangkat lebih dulu ke restoran dengan mobil.

Saat aku menerima kunci itu, aku bertanya dengan nada pelan.

"Bima, kalau kamu diberi kesempatan sekali lagi, apa kamu masih akan memilih untuk bersamaku saat itu?"

Ada keraguan dan berat hati di matanya, tetapi ia tetap tersenyum dan mengusap rambutku.

"Jangan aneh-aneh. Seumur hidupku, cuma kamu yang aku cintai. Aku cuma akan mencintai kamu seorang."

Melihat punggung Bima yang makin menjauh, aku tersenyum tipis.

Ini adalah kesempatan terakhir yang kuberikan padanya.

Aku melangkah ke garasi, masuk ke dalam mobil, dan menyalakannya dengan tenang.

Mobil melaju keluar dari kompleks perumahan dan langsung mengikuti GPS dan mengambil jalur cepat.

Di jalan ini, kecepatan minimum kendaraan adalah seratus mil per jam.

Sementara itu, Bima dan teman-temannya sedang berdiri di vila yang mereka sewa khusus, memegang teropong, mengamati mobilku dari kejauhan.

Sebelum sampai di tujuan, ada satu tikungan tajam.

Saat mobil berbelok, bukannya melambat seperti seharusnya, justru kecepatannya bertambah. Ban mobil menggesek keras ke aspal, mengeluarkan suara melengking yang menyakitkan telinga.

Alat penyadap yang dipasang di dalam mobil langsung mengirimkan suara jeritanku secara langsung.

"Ada apa ini? Mobilnya malah mengebut!"

"Bima, kamu di mana? Aku takut sekali. Aku nggak mau mati!"

Suara tangis dan jeritanku justru membuat mereka tertawa terbahak-bahak, seperti serigala haus darah.

Mereka hanya berdiri diam, menyaksikan dengan mata kepala sendiri mobilku kehilangan kendali dan menabrak pembatas jalan.

Suara tabrakan keras terdengar, bodi mobil penyok dan terhenti di tempat.

Bima memimpin teman-temannya bertepuk tangan.

"Begitu dia keluar dan menelepon, aku akan bilang padanya kalau kita sudah putus."

Namun, sesuatu yang tak terduga terjadi.

Asap tebal tiba-tiba keluar dari bagian depan mobil, lalu api menyala hebat.

Di hadapan semua orang, mobil itu meledak hebat, menyisakan puing-puing yang berserakan.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B28797" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B28797
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 30 Days Lover
8.0
Trauma masa lalu membuat Rayhan takut berkomitmen, hingga ia membuat aturan ketat untuk membatasi hubungan asmaranya hanya selama tiga puluh hari. Namun, benteng pertahanan itu mulai goyah setelah kehadiran Alda, sosok wanita ideal yang sangat memikat hatinya. Kini, Rayhan dihadapkan pada dilema besar. Dia harus memilih untuk tetap aman di balik aturan buatannya atau berani melawan ketakutannya demi memperjuangkan cinta sejati bersama Alda.
Sampul Novel Call Girl [21+]
8.0
Nasib buruk menjerumuskan Yumira ke dalam dunia kelam sebagai wanita panggilan. Di tengah keputusasaan karena selalu dimanfaatkan oleh para pria, ia mendambakan cinta sejati. Harapan itu muncul saat Kai Dipraja hadir menawarkan ketulusan yang selama ini ia impikan. Walau dunia menentang keras hubungan mereka, Yumira bertekad kuat menjaga rasa ini. Mampukah mereka bersatu selamanya? Akankah Kai benar-benar menerima identitas dan masa lalu Yumira apa adanya?
Sampul Novel Dari Benci Jadi Tayang Tayang
9.2
Karra Bella Atmadja terjebak cinta segitiga rumit bersama sahabat kecilnya, Darayan Noah Tedja. Sayangnya, Noah memendam rasa pada Kanaya. Di sisi lain, Kanaya merupakan gadis idaman Raquello, sepupu Bella sendiri. Hubungan mereka kian membingungkan karena Noah dan Kanaya selalu menutupi perasaan masing-masing. Ketika Bella mulai lelah lalu memilih menyerah, siapakah yang akan bersatu dalam kisah asmara masa muda ini?
Sampul Novel Don't Leave Me
9.5
Amel, seorang mahasiswi polos, tak menyangka akan dilamar oleh Barry, yang merupakan kakak ipar dari dosen pembimbingnya. Rupanya, Barry telah lama memendam rasa dan mengincar Amel secara senyap. Harapan Amel untuk membangun biduk rumah tangga yang indah seketika sirna begitu perselingkuhan suaminya terbongkar. Barry bermain api dengan sekretaris pribadinya, yang juga teman lama keluarganya. Amel kini dihadapkan pada pilihan sulit: bertahan atau mengakhiri pernikahan yang menyakitkan ini.
Sampul Novel Lovely Rivalry
8.5
Di SMA Melody, Kayana Setyawan, si Ratu Es kaya raya, terlibat rivalitas sengit dengan Naruga Indra, pemuda sederhana yang genius fisika. Perbedaan kasta memicu perseteruan tajam di antara mereka. Namun, sebuah insiden berdarah di sekolah memaksa keduanya bersatu. Memadukan kekuasaan harta Kayana dan logika tajam Ruga, mereka menyelidiki misteri siswa yang koma. Di tengah persaingan ini, benih cinta tak terduga mulai menguji integritas dan menyatukan perbedaan dunia mereka.
Sampul Novel Sentuhan Ayah Tiri
8.2
Hidup seorang gadis berubah total setelah Hunter Oragle memergokinya mengintip kemesraan sang ibu dengan pria itu. Alih-alih murka, ayah tirinya justru menyodorkan tawaran provokatif untuk mengajarinya secara langsung. Hubungan mereka kini terjebak dalam pusaran gairah terlarang yang penuh bahaya. Situasi kian rumit dan menekan saat rahasia masa lalu mulai terkuak, mengancam batas moral yang ada.