APKDock Logo
Sampul Novel Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati

Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati

8.5 / 10.0
Pernikahan transaksi Scarlett hancur saat Devan memilih menyelamatkan wanita lain dalam kecelakaan, membuat Scarlett kehilangan bayinya. Sadar cintanya sia-sia, ia meminta cerai. Tiga bulan kemudian, Scarlett bangkit menjadi wanita sukses di atas panggung. Devan yang menyesal mencoba mengklaimnya kembali sebagai istri di depan publik. Namun, Scarlett dengan dingin menyodorkan surat cerai, membuat sang miliarder yang biasanya tenang kini kehilangan kendali karena enggan melepaskannya.

Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati Bab 1

Kalau kamu dan cinta sejati suamimu mengalami kecelakaan bersamaan, siapa yang akan diselamatkan suamimu?

Devan memilih menggendong cinta sejatinya pergi. Bersama darah yang mengalir, bukan hanya nyawa bayi dalam kandungan yang mati, tetapi hati Scarlett juga ikut mati.

Pernikahan mereka hanyalah sebuah transaksi. Semua orang tahu Scarlett merebut Devan dari wanita yang benar-benar dia cintai.

Namun, dia percaya seiring berjalannya waktu, dia pasti bisa menunggu hari saat Devan menoleh dan melihat dirinya.

Sampai tiba hari ketika harus mengubur anak yang sudah tiga bulan berada dalam rahimnya, Scarlett akhirnya sadar.

"Kita cerai."

Satu lembar perjanjian, dua hati yang tidak lagi terikat.

Tiga bulan kemudian, di bawah gemerlap cahaya panggung, Scarlett berdiri menerima penghargaan. Devan terpaku menatapnya selama beberapa detik, lalu berkata dengan tenang kepada semua orang, "Ya, itu istriku."

"Istri?" Scarlett tersenyum tipis, menyodorkan surat perjanjian cerai ke tangannya. "Maaf sekali, Pak Devan. Yang benar itu mantan istri."

Untuk pertama kalinya, pria yang selama ini selalu tenang dan dingin itu kehilangan kendali. Matanya memerah, suaranya bergetar. "Mantan? Aku nggak pernah menyetujui perceraian ini!"

"Pak Devan, lokasi kecelakaan masih sangat berbahaya, Bapak nggak boleh mendekat."

"Kami sudah menghubungi tim penyelamat, ambulans sebentar lagi akan datang."

"Pak Devan ...."

"Minggir! Kalau sampai terlambat dan terjadi sesuatu padanya, kalian semua akan kukirim ke alam baka untuk menemaninya!"

Di tengah suara hiruk-pikuk yang bagaikan ombak menghantam telinga, sebuah teriakan penuh amarah membuat Scarlett Permana perlahan sadar dari pingsan akibat kecelakaan.

Dengan susah payah, dia menoleh dan melihat sosok tinggi besar yang begitu familier sedang berlari cepat ke arahnya bagaikan dewa penolong.

Air mata haru langsung mengalir di wajah Scarlett. Setelah kecelakaan, dia sudah lama terjebak dalam mobil yang terbalik. Dia sempat berpikir Devan tidak akan datang.

Sebelum kecelakaan, dia bahkan masih bertengkar dengan Devan. Karena semalam mereka sudah janjian bertemu di kantor, tetapi pagi harinya Devan tiba-tiba membatalkan janji setelah menerima telepon.

Tidak peduli bagaimana dihubungi, panggilannya tak pernah diangkat. Hingga akhirnya kecelakaan itu terjadi, Scarlett segera menggunakan sisa baterai ponselnya untuk mengirimkan lokasinya kepada sekretaris Devan.

Scarlett sempat mengira, Devan akan kembali mengabaikan pesannya seperti biasanya. Tak disangka ....

"Sayang ... masih ada harapan .... Papa sudah datang ...." Scarlett menatap darah yang terus mengalir dari tubuhnya, tetap memeluk harapan terakhir demi sang bayi.

Dia tak peduli pada rasa pusing dan mual yang mendera, ingin memanggil nama Devan. Namun, baru saja membuka mulut, dia sadar suaranya serak dan tak mampu keluar.

Tidak masalah. Toh Devan sudah menemukannya. Dia mengangkat tangannya yang lemah, mencoba melambaikan sedikit .....

Namun detik berikutnya, Devan Laksmana justru melewatinya dan terus berjalan. Scarlett tertegun, mengira dia salah mengenali orang.

Hari ini Scarlett memang tidak membawa mobil dari rumah Keluarga Laksmana. Pagi tadi mobil itu dipinjam adik iparnya. Mobil yang dia kendarai ini adalah hadiah dari ibunya, yang jarang dia gunakan. Jadi, wajar jika Devan tidak mengenalinya.

Scarlett tak sempat berpikir banyak. Dia menguatkan diri dan berteriak memanggil nama Devan. Namun, karena kehilangan banyak darah, suaranya lirih bagai dengungan nyamuk.

Devan tidak mendengar, malah semakin menjauh, hingga berhenti di depan sebuah mobil putih yang menabraknya.

Sebelum Scarlett sempat mencerna, Devan membuka pintu mobil itu, lalu mengangkat seorang wanita yang gemetar ketakutan di dalam pelukannya.

Wanita itu mengenakan mantel panjang, bertubuh ramping, berwibawa, tetapi juga tampak rapuh. Penampilannya yang seperti itu membuat siapa pun yang melihat ingin melindunginya.

Begitu melihat wajah itu, tubuh Scarlett seketika membeku bagaikan jatuh ke dalam jurang es. Itu adalah Vivian, cinta pertama Devan.

Dia sontak teringat barusan mobil itu terus berpindah jalur, bahkan tidak memberinya waktu untuk menghindar dan gila-gilaan menabrak dari belakang. Namun, sekarang mobil itu diam di pinggir jalan, seolah-olah adalah seorang anak kecil yang ketakutan.

Selain itu, pemilik mobil itu kini bersandar di pelukan suaminya.

Scarlett tidak sempat memikirkan kenapa Vivian yang seharusnya di luar negeri tiba-tiba pulang, atau kenapa kebetulan sekali dialah yang menabrak mobilnya. Yang ada di benaknya hanya satu, yaitu menyelamatkan bayinya.

"Pak Devan, di dalam mobil itu masih ada orang!"

Saat Scarlett berusaha mengangkat tangan ingin mengetuk kaca, seorang pengawal di sisi Devan sudah lebih dulu melihat ada bayangan bergerak di dalam mobil. Dia juga merasa mobil itu agak familier sehingga berseru kaget.

Mendengar itu, Devan menoleh. Wanita di dalam mobil berlumuran darah, tubuhnya terus mengalirkan darah. Meskipun tampak menyedihkan, tetap terlihat jelas wajahnya yang cantik dan bersih. Sepertinya agak familier juga.

Devan sempat terhenti sejenak, hendak berbicara sesuatu. Namun, Vivian yang berada di pelukannya malah mengerang lirih penuh kesakitan.

"Vivian terluka, segera bersihkan jalan menuju rumah sakit." Devan tidak lagi peduli pada hal lain.

"Tapi Pak Devan ...." Belum selesai pengawal berbicara, tatapan dingin Devan langsung membuatnya menelan kembali kata-katanya. "Baik, Pak."

Scarlett hanya bisa menatap suaminya yang hanya berhenti sebentar untuk melihatnya, lalu berbalik membawa Vivian masuk ke mobil.

'Devan, tolong aku! Tolong anak kita ....' Scarlett mencoba berteriak, tetapi begitu membuka mulut, darah langsung menyumbat tenggorokannya.

Tak seorang pun menghiraukannya lagi. Mobil Devan melaju kencang membawa Vivian.

Scarlett hanya bisa menatap mobil itu semakin menjauh, pandangannya perlahan mengabur. Detik berikutnya, rasa sakit yang meremukkan hati bagaikan banjir besar yang menenggelamkan segalanya.

Dia akhirnya tak sanggup bertahan lagi. Dunia di hadapannya gelap, lalu dia kembali kehilangan kesadaran.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Alice and The Blue Sea
8.6
Nyawa Alice terselamatkan dari gulungan ombak maut berkat aksi heroik Archer. Sosok misterius penolongnya itu ternyata adalah duyung jantan, fakta luar biasa yang baru Alice percayai setelah menyentuh ekor berototnya sendiri. Usai kejadian ajaib tersebut, Archer meminta bantuan kepada Alice. Akankah kehidupan tenang Alice berubah sepenuhnya setelah terikat takdir dengan sang penghuni samudra? Ikuti kisah fantasi romantis modern yang penuh keajaiban ini.
Sampul Novel Hingga Menjadi Kita
9.7
Nissa, seorang siswi SMA, jatuh cinta pada guru Bahasa Indonesianya yang tampan, Ilyas. Ia melakukan berbagai cara untuk menarik perhatian sang guru di sekolah. Namun, akankah Ilyas membalas perasaan muridnya? Ataukah perbedaan usia dan status sosial menjadi penghalang mereka? Di tengah keraguan ini, Ilyas dihadapkan pada pilihan untuk menikahi wanita dewasa. Akankah cinta remaja Nissa berbalas manis atau berakhir bertepuk sebelah tangan?
Sampul Novel Sang Desainer
9.6
Karina, mahasiswi desain semester lima, berjuang keras merintis karier sebagai desainer muda. Di tengah paras cantiknya yang memikat banyak pria, ia terus diusik oleh gangguan sang mantan kekasih, Langit. Demi membiayai kuliah serta pengobatan ibunya, Karina terpaksa mengambil pekerjaan sampingan sebagai pengasuh bayi. Menghadapi peliknya dunia profesional dan beban keluarga, ia diterpa berbagai cobaan berat. Mampukah Karina bertahan melewati seluruh rintangan hidup ini?
Sampul Novel Terima Kasih Cinta
8.3
Trauma perceraian membuat Nayra menutup rapat hatinya untuk cinta baru. Namun, keyakinan itu goyah saat ia bertemu Devan, seorang miliarder dingin yang perlahan mendekatinya. Di saat Nayra mencoba bangkit, mantan suaminya justru datang kembali dan memohon untuk rujuk. Nayra kini berada di persimpangan jalan, harus memilih antara memaafkan masa lalu yang menyakitkan atau melangkah maju menyambut masa depan bersama Devan.
Sampul Novel Tuan, Aku Hamil!
9.0
Demi merebut takhtanya kembali, seorang wanita menyamar jadi pembantu di keluarga Hartanta. Meski dihina, ia bertahan demi membalas dendam. Devan dan Talitha terpikat pesonanya, sementara Gavin menyeretnya dalam gairah hingga ia mengandung anaknya. Semua dilakukan demi kekuasaan, bukan cinta. Namun, saat kendali ada di genggamannya, ia ragu apakah identitasnya akan hancur bersama rahasia besar yang tengah dipertaruhkan.
Sampul Novel WANITA SIMPANAN MILIK SUAMIKU
8.4
Anna Karenina memilih tetap menikahi Alex Tjandra, sahabat yang ia tahu mencintai perempuan lain. Berbekal ketulusan, Anna berharap waktu bisa menumbuhkan cinta di hati suaminya. Sayangnya, pernikahan mereka justru berjalan dingin dan dipenuhi kebencian serta pengkhianatan yang mengoyak batin. Tanpa kehangatan dari Alex, Anna harus bertahan dalam penderitaan. Akankah hati Alex melunak demi sang istri, ataukah rumah tangga ini selamanya menjadi siksaan tanpa akhir?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan