APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Calista Kaz : Penyihir Naga Arkhataya

Calista Kaz : Penyihir Naga Arkhataya

Ayahnya tewas di tangan Rufus Black, memicu Calista Kaz menyadari kekuatan psikokinesis serta darah penyihir miliknya. Demi mewujudkan ramalan pembangkit naga, ia pergi ke Lembah Crystal bersama Darren, Ness, dan Brisa. Sayang, kegagalannya memicu serangan Zorca yang menghancurkan lembah itu. Kini, di bawah perlindungan Elf Amorilla, Calista harus membangkitkan roh Arkhataya untuk laga final, sembari menyelesaikan romatikanya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Samar-samar kulihat sepasang mata biru pupus yang menyejukkan menatapku dengan iba.

”Kau baik-baik saja?” tanyanya lembut.

Aku mencoba bangun dari kursi panjang. Wanita berambut pirang itu bergegas membantuku untuk duduk. Lalu dia duduk di kursi lain dan menatapku.

”Namaku Brisa Ackron. Dan ini temanku Darren Dash,” tunjuknya pada laki-laki berambut hitam.

Darren tersenyum padaku.

”Dan yang bersandar dekat jendela di sebelah sana itu adalah Ness Ferin,” liriknya pada laki-laki tampan dengan rambut pirangnya yang di ikat.

Anting perak di kuping kiri Ness terlihat bersinar terkena pantulan cahaya dari kisi-kisi jendela kayu. Ness mengangguk sopan padaku sebagai tanda perkenalannya.

”Apa yang kalian inginkan dariku?”

”Kami datang dari Lembah Crystal. Dan berniat untuk membawamu ke sana,” ucap Brisa berhati-hati.

Kupandangi Brisa dengan pikiran melayang.

Membawaku ke Lembah Crystal untuk apa? Seumur hidup aku tak pernah mendengar nama tempat seperti itu.

”Dimana jasad ayahku?” getarku menahan tangis.

Dengan gundah Brisa menunjuk tubuh seseorang yang terbaring kaku di meja kayu dengan tertutup selimut.

Darren menatap iba padaku sementara Ness membuang pandangannya jauh-jauh keluar jendela.

Aku bangkit dari kursi panjang dan menghampiri jasad ayahku. Kubuka selimut yang menutupi wajah ayahku itu.

”Laki-laki berjubah hitam. Siapa dia?”

”Namanya Rufus Black. Dia adalah kaki tangan penyihir kegelapan yang bernama Zorca Anthea,” sahut Brisa.

Kuatur napas perlahan untuk menahan marah. ”Mengapa ia membunuh ayahku?”

”Karena ayahmu adalah salah satu ksatria Lembah Crystal yang dicari mereka untuk dimusnahkan.”

Akhirnya airmataku menetes karena tak sanggup menahan rasa sakit di hati yang penuh amarah akan rasa kehilangan.

Kubelai wajah Arman dan memandanginya untuk yang terakhir kali.

”Seharusnya kami datang lebih cepat,” ujar Ness.

Aku hanya diam dan mengatur napas. Lalu berbalik menatap Ness, Brisa dan Darren.

”Bukan kesalahan kalian. Aku melihat semuanya dalam mimpiku.”

Wajah Brisa seketika terkejut diikuti raut wajah Ness dan Darren.

”Apa maksudmu melihat semuanya?” tanya Brisa penasaran.

”Terkadang aku melihat pertanda dan hal-hal yang belum terjadi. Dan pagi ini, aku telah berusaha mencegah ayahku untuk pergi tapi dia tak mau mendengarkan penjelasan aku.”

”Calista sebenarnya ada hal yang ingin kami sampaikan padamu mengenai kedatangan kami yang sesungguhnya dan mengapa kau harus ikut kami ke Lembah Crystal.”

Brisa mulai bercerita mengenai perihal kedatangan mereka. Sepertinya wanita ini tahu benar asal usulku selama ini yang selalu disembunyikan oleh Arman.

Brisa, Ness dan Darren berasal dari lembah penyihir bernama Lembah Crystal. Pemimpin mereka yang bernama Orion Xander meminta mereka untuk menjemput dan membawaku ke Lembah Crystal demi keselamatanku.

Brisa mengatakan jika aku terlahir dari seorang wanita penyihir bernama Regina. Sementara ayahku, Arman memiliki kekuatan psikokinesis yang hebat. Dan mereka pernah menjadi Ksatria Orion di Lembah Crystal.

Garis keturunan dari sisi ibuku, Regina. Mengalir darah penyihir murni generasi pertama di Lembah Crystal yang disebut ’The Elder’. Kemudian ’The Elder’ mendirikan Ordo Crystal. Ordo penyihir pertama yang menemukan dan menguasai Lembah Crystal.

Menurut Brisa, darah yang mengalir di nadiku memiliki hak yang sah untuk bergabung dengan Ordo Crystal.

Kupandangi Brisa dengan bimbang. ”Kau yakin Orion tidak salah orang?”

Seketika itu juga Ness tertawa. Terdengar renyah dan menyenangkan di telingaku.

Brisa melirik kesal ke arah Ness.

Ness menghentikan tawanya seraya mengalihkan pandangannya dari Brisa.

”Orion tidak mungkin salah. Dia pemimpin kami yang paling bijak dan cerdas,” sela Darren mencoba meyakinkan aku.

”Jika ayahku meninggalkan Lembah Crystal lalu kenapa aku harus pergi ke sana?”

”Untuk menghindari kejaran Rufus yang telah membunuh ayahmu,” sahut Brisa tegas.

Aku terdiam dengan perasaan tak nyaman.

”Dan Rufus hanyalah satu dari sekian banyak orang kepercayaan sekaligus pengikut setia dari seorang penyihir kegelapan bernama Zorca Anthea, musuh Lembah Crystal dan pemimpin kami, Orion Xander,” sepasang mata biru pupus Brisa menatapku emosional.

Kutatap Brisa skeptis. Lalu menggelengkan kepala untuk menyangkal penjelasannya yang masih belum bisa kuterima.

Brisa membicarakan tentang para penyihir hitam kaki tangan Zorca yang ingin membunuhku. Aku bahkan tidak mengenal Zorca Anthea.

”Kau tetap tidak aman berada di sini. Mereka akan terus berusaha menangkapmu. Itulah sebabnya kau tidak punya pilihan selain ikut dengan kami,” ucap Ness seraya menatapku.

Hatiku bimbang. Mengapa kehidupanku tiba-tiba menjadi begitu rumit.

”Aku yakin Ayahmu pasti menginginkan kau ikut dengan kami,” desak Brisa.

Kutegakkan kepala dan berusaha terlihat tegar.

”Jadi itu pilihannya. Ikut dengan kalian atau mati di tangan penyihir kegelapan.”

”Kami akan melindungimu di Lembah Crystal,” janji Brisa padaku.

Kutatap wajah mereka satu per satu dengan ragu. Akhirnya aku hanya bisa mengangguk pasrah dan mengikuti kemauan mereka.

Siang itu kuberikan penguburan yang layak untuk ayahku. Dibantu ketiga teman baruku dari Lembah Crystal.

Kutatap gundukan tanah merah di depanku untuk yang terakhir kali. Karena perasaanku mengatakan, aku akan berada jauh dari rumah untuk jangka waktu yang sangat lama.

Kali ini aku benar-benar akan semakin merindukan sosok ayahku yang terbaring dengan tenang di rumah kami ini, di tanah Essendra.

”Kau sudah siap?” pertanyaan Brisa membuyarkan lamunanku.

Aku mengangguk. Lalu kupandangi wajah Brisa.

”Apakah kalian semua penyihir?”

Brisa tersenyum tipis.

”Aku memang terlahir sebagai seorang penyihir. Darah penyihir aku dapatkan dari ayah dan ibuku.”

”Kau sangat beruntung.”

”Itu hal yang biasa terjadi di Lembah Crystal.”

Kemudian kulirik Ness dan Darren.

”Lalu bagaimana dengan mereka?”

Brisa menoleh ke arah Darren yang tengah duduk bersama Ness di kursi kayu di teras rumahku.

”Kekuatan Darren hanya sebatas telekinesis. Tapi Ness, tidak hanya memiliki kekuatan psikokinesis seperti ayahmu. Ness juga seorang psychic healer.”

Dahiku berkerut mendengar penjelasannya.

Brisa menoleh padaku.

”Ayah Ness adalah seorang Panglima perang yang memimpin para ksatria di Lembah Crystal. Kekuatan psikokinesisnya jauh di atas kekuatan ayahmu. Sedangkan ibu Ness adalah seorang wanita bangsawan keturunan dari bangsa Elf.”

”Elf? Maksudmu, ibu Ness seorang peri?”

Brisa mengangguk.

”Kupikir bangsa peri hanya mitos.”

”Percayalah mereka nyata.”

Kupandangi Ness yang tengah duduk termenung dengan sorot penuh kekaguman.

”Hampir semua keturunan bangsa peri memiliki kesempurnaan. Tapi sebaiknya, menjauhlah dari mereka!”

Kulirik Brisa dengan canggung.

”Jika jatuh dalam pesona mereka, terkadang bisa membuat pikiranmu gila dan terobsesi dengan cinta mereka.”

Nada suara Brisa seolah ingin mengingatkanku akan bahaya yang akan ditimbulkan dari pesona yang dimiliki Ness.

Wajahku terasa hangat. Kata-kata Brisa terkesan menyudutkanku.

Mungkin Brisa berpikir kalau aku menyukai Ness.

”Ness sangat cerdas. Orion seringkali memintanya melakukan misi berbahaya dan dia selalu berhasil menyelesaikannya.”

Terbayang kembali wajah tampan Ness yang berusaha menyelamatkanku dari cengkraman Tristan.

Brisa melirik ke arahku.

”Tapi Ness tidak pernah memanfaatkan ketampanannya untuk memikat wanita.”

Aku hanya tersenyum kaku.

”Bagaimana dengan Tristan. Apakah kau juga mengenalnya?” tanyaku berusaha mengalihkan pembicaraan tentang Ness.

Brisa menghela napas lalu menatapku.

”Dulu Tristan adalah salah satu ksatria di Lembah Crystal sebelum akhirnya menghilang dan kini bergabung dengan Rufus dan menjadi pengikut Zorca.”

”Tapi, dia berusaha melindungiku dari kemarahan Rufus.”

”Tetap saja, Tristan itu kabar buruk. Dia berada di pihak musuh. Menjauhlah darinya Calista!”

”Kenapa kau memintaku untuk menjauhi semua orang?” gumamku setengah tertawa.

”Aku hanya tak ingin kau terlibat lebih jauh dengan Tristan. Dia tak bisa dipercaya.”

”Mungkin dia hanya tersesat dan butuh kalian untuk menyadarkannya kembali.”

”Tristan tersesat??”

Aku mengangguk.

Brisa tersenyum sinis padaku.

”Tristan memilih untuk ikut mereka. Bahkan ibunya pun sangat kecewa padanya. Aku mengenal ibu Tristan sebagai Ksatria Lembah Crystal yang sangat setia pada Orion. Dia mendidik Tristan dengan baik. Sayangnya, Tristan memilih jalan yang berbeda dengan ibunya.”

Aku menghela napas.

Kini kami terdiam.

”Aku benci mengganggu. Tapi kita harus segera pergi dari sini,” potong Ness yang seketika muncul bersama Darren.

Brisa menoleh padaku.

Aku hanya mengangguk.

Kutinggalkan rumahku di Essendra untuk pergi bersama ketiga ksatria dari Lembah Crystal dengan perasaan tak karuan.

Aku memang tak punya pilihan selain menuruti keinginan mereka yang akan membawaku ke Lembah Crystal. Lembah tempat para penyihir hebat bermukim. Dan juga tempat leluhurku.

Hari ini menjadi suatu awal yang baru dari kisah hidupku. Meski terdengar aneh dan masih sulit kuterima tapi kenyataannya aku adalah seorang penyihir.

Pikiranku menerawang resah seraya mengikuti dari belakang langkah-langkah para ksatria dari Lembah Crystal dengan sejuta keraguan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Fantasi Gilaku
8.0
Alice, istri yang selama tujuh tahun pernikahannya belum pernah merasakan kepuasan dari David, suaminya yang diam-diam ternyata gay dan berselingkuh dengan mantan pacarnya. Alih-alih marah, Alice justru menikmati melihat suaminya bersama pria lain. Pertemuannya dengan Jane, wanita yang trauma karena pernah dilecehkan dan diperkosa oleh pria, membuat keduanya menemukan kecocokan yang tak terduga. Mereka menjalin hubungan terlarang yang menggetarkan, hingga Alice memutuskan menceraikan David demi Jane. Namun, hadirnya Steve membuat Alice jatuh cinta lagi, memicu kecemburuan Jane. Bisakah tiga hati menemukan bahagia? Sebuah kisah tentang tabu, hasrat, dan cinta yang tak biasa.
Sampul Novel Iblis Itu Suamiku
9.3
Demi membalas dendam kepada mereka yang telah menghancurkan hidupku, aku bersekutu dengan sosok kegelapan. Ia adalah pria fana yang terikat perjanjian pernikahan bayangan bersamaku. Di luar dugaan, pesonanya justru membuatku jatuh cinta. Hubungan ini adalah dosa yang menyiksa fisikku, tetapi aku memilih bertahan demi dirinya. Ia bagai kutub utara di hatiku. Hingga kematian menjemput, ia tetap menjadi suami tercinta yang akan mendekap jiwaku dalam pelukan abadi yang gelap.
Sampul Novel Pendekar Dataran Tengah
8.5
Pernikahan kontroversial Jiu Cien dengan bibi gurunya berujung petaka. Hasutan dan rasa iri membuat istrinya yang sedang mengandung tewas dibantai secara keji. Di tengah kehancuran hidup, Jiu Cien bangkit membawa dendam membara terhadap para pelaku. Ia memulai petualangan hebat di dunia persilatan demi membalas rasa sakitnya. Lewat perjuangan berdarah, ia menapaki jalan kependekaran hingga berhasil menduduki takhta tertinggi sebagai Pendekar Dataran Tengah.
Sampul Novel Sumpah Hening Balas Dendam Sang Luna Berparut
9.7
Kehadiran seorang wanita dengan anak bergenetik Alpha Damian di klinikku mengungkap kebenaran pahit. Melalui ikatan batin, aku merasakan cinta tulus Damian untuk wanita itu. Puncaknya, di pesta kawanan, Damian melindunginya hingga membuatku keguguran. Ia bahkan mengabaikanku yang sekarat demi luka kecil putranya. Setelah dibuang ke jurang oleh kekasihnya dan ditolak atas namanya, aku berhasil selamat. Kini, aku melangkah ke Swiss untuk bangkit dari segala kehancuran.
Sampul Novel The Devil
8.8
Trauma mendalam akibat kekejaman sang paman mendorong Alina mengambil keputusan ekstrem. Ia nekat menyerahkan seluruh hidupnya kepada Alardo, sesosok iblis mengerikan, demi mendapatkan perlindungan dan membalaskan dendamnya. Namun, kesepakatan gelap ini justru menjebak Alina dalam perasaan cinta terlarang pada sang iblis. Terseret kian jauh ke dalam kegelapan, akankah Alina mampu menemukan jalan keluar, atau justru hancur selamanya dalam jerat asmara yang mematikan?
Sampul Novel Transmigrasi Badgirl
9.8
Aqila Zara Maureen tak pernah menduga akan mengalami fenomena mistis pertukaran jiwa. Tiba-tiba saja, ia terbangun di dalam tubuh seorang gadis feminin yang dikenal sebagai perundung kejam di sekolahnya. Terperangkap dalam raga baru yang reputasinya sangat bertolak belakang dengan sifat aslinya, Aqila kini harus menanggung sanksi sosial yang berat. Sembari bertahan hidup, ia juga harus mengungkap misteri besar di balik transmigrasi aneh ini.