APKDock Logo
Sampul Novel Harta Tahta Obsesi Gila

Harta Tahta Obsesi Gila

8.8 / 10.0
Paras menawan tidak menjamin kebahagiaan Arleta. Demi menghindari obsesi keji sang paman, Joshua, ia terpaksa hidup dalam kepedihan dan membangun benteng pertahanan diri yang kokoh. Trauma masa lalu membuatnya yakin bahwa cinta hanya kelemahan yang sia-sia. Kini, seorang fotografer bernama Arkana Sadewa harus berjuang ekstra keras demi meruntuhkan tembok perlindungan tersebut dan menyembuhkan luka di hati Arleta.

Harta Tahta Obsesi Gila Bab 1

"Makasih, Bang!"

Arletta menyerahkan helm sembarangan pada ojol yang mengantarkannya, sesampainya di tempat pemotretan. Setelah itu bergegas masuk, sebelum Karmila--si tuan putri kembali mengamuk karena keterlambatan Arletta dalam mengirimkan barang pesanan.

Salahkan kota Jakarta yang terlalu bucin pada kemacetan. Hingga lumayan sulit bagi Arletta untuk menjadi orang ketiga agar mereka terurai.

'Etdah! Ini tempat pemotretan apa pasar malam? Rame banget warganya?' gerutu Arleta dalam hati. Saat baru saja masuk lokasi pemotretan, sudah di suguhkan pemandangan riuh dan kacau.

"Cepetan! Katanya, dia udah hampir kehabisan napas, tahu. Kasihan."

Kening Arletta makin berlipat dalam, saat tak sengaja mendengar seruan salah satu orang yang lewat di sana.

'Tunggu! Ini maksudnya apa? Kenapa orang-orang itu terlihat gusar? Jangan-jangan sedang terjadi sesuatu!' batin Arletta kini bertanya dengan penasaran.

Menyadari hal itu. Arletta pun mau tak mau mulai ikut panik, karena teringat Karmila yang juga ada di sini. Segera saja, Arletta meraih ponselnya dan mendial nomor si nona besar. Sayangnya, tidak ada yang mengangkat panggilan tersebut.

"Sialan! Kemana sih, si Karmila?" gerutu Arletta kembali mendial nomor Karmila.

Seperti halnya tadi. Panggilan itu tidak diangkat. Arletta pun makin kesal, dan memilih menelepon Dita, asisten Karmila.

"Hallo, Dit. Lo dimana? Mila juga di mana? Gue--"

"Let. Milla tenggelam. Huhuhu ...."

Degh!

Arletta langsung tercekat. Shock mendengar kabar tersebut. Namun, juga tidak ingin percaya begitu saja pada kabar barusan.

"Ma-maksud lo apa, Dit? Karmila tenggelam? Bagaimana bisa? Dia kan bisa berenang. Bagaimana mungkin bisa tenggelam. Lo jangan ngadi-ngadi, ya?"

"Gue juga gak tahu Let, kenapa itu bisa terjadi? Karmila tadi terpeleset saat melakukan pemotretan dan ... sulit sekali diangkat kepermukaan. Mas Arkan dan asistennya sampai kepayahan mengangkat tubuhnya."

Tidak masuk akal! Karmila kan kecil. Berat badannya pun ideal. Bagaimana bisa dia jatuh dan tidak bisa diangkat? Lelucon macam apa ini?

"Let! Karmila sudah hampir kehabisan napas. Gimana ini? Huhuhu ... gue takut, Let! Gue takut!"

Arletta pun makin dibuat gusar oleh seruan Dita yang tiba-tiba. Disertai tangisan histeris yang sukses membuatnya bergerak cepat membelah kerumunan di hadapannya.

"Dit! Lo jangan panik. Gue ke sana sekarang. Tapi ... kasih gue kronologi kejadian sedetail dan sesingkat mungkin." Arletta berbicara seraya mencari keberadaan Dita.

"Gue gak tahu, Let! Gue gak ngerti harus jelasin gimana lagi sama lo. Karena yang gue tahu. Karmila hanya terpeleset saat melakukan pemotretan di pinggir kolam renang dan terjatuh!"

Pemotretan dan kolam renang? Clue apa yang bisa Arletta tarik dari dua hal itu hingga Karmila tidak bisa diangkat kepermukaan. Apa Karmila membawa sesuatu yang berat saat pemotretan, atau ....

Tunggu!

Sepertinya Arleta ingat sesuatu!

***

"Dit, Mila mana?"

Akhirnya, setelah membelah kerumunan yang panjang. Arletta pun dapat menemukan Dita di pinggir kolam renang. Mata dan hidung gadis itu sudah memerah. Khas orang yang terus menerus menangis.

"Leta, Mila. Itu ... di dalam," jawab Dita tergagap sambil menunjuk kolam renang di hadapannya.

Mata Arletta pun segera mengikuti arah tunjuk Dita, dan langsung tercekat seketika saat melihat sahabatnya, Karmila ada di dalam sedang ditarik oleh dua orang pria. Namun, tidak berhasil.

"Tuh! Padahal udah dibantuin Mas Dewa sama asistennya juga, tapi tetep aja gak bisa keluar. Gak tau ada apa di kolam itu?" jelas Dita lagi disela tangisannya. Sambil terus menunjuk arah tengah kolam renang yang lumayan dalam.

'Ini berapa meter, sih?'

Akan tetapi, bukan itu yang jadi fokus Arletta sekarang. Karena dibanding kedalaman kolam renang. Arletta lebih memilih fokus pada Karmila yang mulai kepayahan. Begitu pula dengan dua pria yang masih mencoba menariknya.

"Let, gimana ini? Mila udah mulai lemes itu di dalam sana," racau Dita. Seraya mencengkram tangan Arletta lumayan keras. Membuat gadis itu ikut tegang.

Tangan Arletta sudah mengepal dikedua sisinya dengan kuat tanpa sadar. Gemas sendiri karena belum mendapatnya ide satu pun untuk menolong Karmila.

'Berpikir Arletta! Mila membutuhkanmu saat ini. Ayo, pikirkan sesuatu yang bisa menyelamatkan Mila!' batin Arletta menyemangati, dan memaksa otaknya berpikir cepat mencari solusi.

Uhm ... apa yang harus Arletta lakukan sekarang?

Apa Arletta minta saja airnya dikuras, ya? Agar Mila tidak kepayahan menahan napas lagi? Tetapi, itu pasti akan membutuhkan waktu lama, dan Mila belum tentu bisa bertahan selama itu.

'Tidak! tidak! Jangan yang itu. Cari solusi lain.' Tanpa sadar, Arletta menggelengkan kepalanya dengan cepat. 'Apa ... Arletta Ikut masuk saja dan membantu dua cowo itu, atau--'

"Gak bisa. Dia berat banget!"

Tiba-tiba seorang pria muncul di atas permukaan air, dengan napas tersengal. Membuat lamunan Arletta terganggu. Terlihat sekali jika pria itu benar-benar sudah berusaha keras.

Pria itu memakai kaos polo warna maroon, tanpa aksen apa pun. Dipadu dengan jeans belel warna hitam. Sementara pria satu lagi, tampaknya masih belum menyerah untuk berusaha mengangkat tubuh Mila dari dalam sana.

"Ya Tuhan ... gimana ini?" pekik para model yang kebanyakan bergenre wanita itu.

Jika diperhatikan baik-baik, pria di tempat ini memang hanya dua orang itu saja. Sementara yang lainnya. Cewek semua.

Ini kenapa bisa timpang begini, ya?

Pemotretannya emang khusus cewek, atau gimana?

"Ini sulit. Dia benar-benar berat. Padahal badannya kecil. Tapi, kenapa bisa seberat itu, ya? Berapa sih, BB Karmila itu?"

Pria yang tadi belum menyerah pun, kini turut menepi. Dengan napas yang sama tersengal, meninggalkan Mila yang hampir kehabisan napas dan lemas di bawah sana.

Pria kali ini memakai kaos polo warna putih, dipadukan kemeja kotak-kotak tak dikancingkan.

Mendengar hal itu, tentu saja perasaan Arletta makin gusar. Gadis itu terus mencoba berpikir cepat mencari solusi, seraya memindai tempat itu. Mencari sesuatu yang bisa digunakan untuk menolong Mila.

Dapat!

Mata Arletta pun seketika berbinar saat melihat lighting yang berada tak jauh dari tempatnya. Gadis itu lalu melempar paper bag yang sedari tadi dia pegang ke arah Dita.

"Pegangin, Dit!" titahnya sebelum beranjak pergi dengan terburu.

Dita yang mendapat lemparan paper bag dari Arletta terlihat bingung. Namun, wanita itu tidak berkomentar sama sekali. Fokusnya terpecah antara Karmila di dalam kolam, dan Arletta yang ... entah mau pergi kemana?

Prang!

Saat orang-orang masih fokus pada kondisi Mila yang masih terjebak di dalam kolam. Tiba-tiba saja, Arletta memecahkan sebuah lighting, yang ada di sana.

Tentu saja, suara membahana itu langsung mengagetkan semua orang. Yang kemudian berubah jadi kebingungan. Saat melihat seorang gadis, yang tidak diketahui asal usulnya tengah sibuk memperhatikan satu persatu, pecahan beling di sana.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Harta Tahta Obsesi Gila

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dinikahi Bosku: Menjadi Cinderella Dua Tahun
8.2
Kehidupan Ryn Laverna hancur seketika saat calon suaminya direbut oleh sahabatnya sendiri. Di tengah rasa sakit dan keputusasaan akibat pengkhianatan tersebut, Ryn justru dihadapkan pada situasi tak terduga. Sang bos menawarkan sebuah kesepakatan pernikahan kontrak yang mengikatnya selama dua tahun. Kini, Ryn harus menjalani takdir barunya dan mencari tahu apakah keputusan menerima tawaran sang miliarder adalah kesalahan fatal yang memperburuk hidupnya, atau justru jalan menuju keselamatan.
Sampul Novel Hanin & Wahyu
8.0
Hanin dan Wahyu tumbuh bersama sebagai saudara kembar yang tak terpisahkan. Namun, jalan hidup mereka berubah drastis setelah menikah. Suratman berhasil membangun karier sebagai konsultan bank dan beristrikan sekretaris hotel yang penuh ambisi. Di sisi lain, Suratmin hanya menjadi petugas kebersihan dengan istri seorang ibu rumah tangga biasa. Jurang status sosial serta perbedaan pola asuh anak yang sangat kontras ini memicu perselisihan besar yang mengorbankan masa depan anak-anak mereka.
Sampul Novel Hasrat Cinta Om Zafran
9.0
Tinggal bersama Zafran Anthony menumbuhkan cinta terlarang di hati Bella Eleya Zadik pada omnya sendiri. Ketika Bella berusaha mematikan perasaan itu, Zafran malah merasakan gejolak yang sama. Mereka pun menjalin hubungan asmara secara rahasia. Sayangnya, Bella terus didera kecemasan jika ayahnya sampai tahu. Situasi kian rumit saat kakak Zafran memaksanya bertunangan. Sanggupkah jalinan kasih rahasia ini bertahan menghadapi tekanan keluarga mereka?
Sampul Novel Suami Selebku Menolak untuk Cerai
9.3
Tujuh tahun mendampingi seorang aktor terkenal dan menikah rahasia selama lima tahun hanya menyisakan sakit hati dan tukak lambung bagi sang istri. Setelah dikhianati demi aktris lain dan diabaikan saat nyawanya terancam dalam bencana longsor, ia akhirnya memilih menyerah dan mengajukan perceraian. Namun, sang suami justru kehilangan akal, memohon agar tidak ditinggalkan, bahkan nekat membongkar pernikahan rahasia mereka di panggung penghargaan. Sayangnya, penyesalan itu sudah terlambat.
Sampul Novel Tak Terduga
9.4
Sebuah peristiwa tragis mengubah total kehidupan Fiel. Kini, ia harus menerima kenyataan bahwa penampilan fisik dan usianya telah berganti sepenuhnya. Walau penyebab transformasi aneh ini masih diselimuti misteri, Fiel menolak untuk terpuruk dalam kesedihan. Sambil memandang keluar jendela rumah sakit, ia justru menyambut takdir barunya dengan senyuman penuh makna. Bagi Fiel, perubahan misterius ini adalah permulaan dari sebuah permainan baru yang sangat menantang.
Sampul Novel With My EX
8.5
Dikhianati hingga bangkrut, Audi terpaksa menemui Darren, mantan suaminya yang dingin. Demi melunasi utang keluarganya, ia dihadapkan pada pilihan sulit dari sang miliarder yang dulu mengurungnya dalam pernikahan kontrak. Darren menawarkan sepuluh miliar rupiah, asalkan Audi mau tinggal dan tidur bersamanya selama satu tahun. Di tengah kebencian masa lalu, Audi terjebak dilema besar. Akankah ia menerima kesepakatan itu dan kembali ke pelukan sang mantan?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan