APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Buku Harian TKW

Buku Harian TKW

Impian pernikahan indah Rendra Pradhana dan Maya Septa dibayangi masa lalu kelam. Tragedi kematian Lastri yang melibatkan ayah Rendra memicu kebencian mendalam dari keluarga Maya. Walau berhasil bersatu, badai ekonomi dan konflik tiada henti menguji kesetiaan mereka, hingga memaksa Maya mengadu nasib sebagai TKW di Malaysia. Apakah kutukan leluhur Mbah Karso yang menentang hubungan mereka benar-benar nyata? Mampukah kekuatan cinta mereka bertahan melawan takdir yang begitu kejam?
Bab
Bagikan

Bab 2

- Flashback sebelum menikah-

"Pokoknya Ibu dan Ayah tidak setuju jika kamu menikah dengan Rendra!" Yanti, ibu dari Maya berteriak menentang keras keinginan Maya yang ingin menikah dengan Rendra.

"Tapi apa salah kami, Bu!" Maya menangis di hadapan kedua orang tuanya.

"Nduk, nurut sama orang tua. Ayah dan ibu tidak suka melihat kamu gandengan sama Rendra," Handoko, ayah kandung Maya memberikan pendapat.

"Mbok yo nurut, Nduk!" tambah Yanti.

"Maya ingin tahu alasan Ayah dan Ibu kenapa menolak hubunganku dengan Rendra?"

"Dulu Mbah Karso, kakek buyutmu pernah mempunyai masalah dengan keluarga mereka. Mbah Karso pernah sesumbar jika tidak akan pernah menikahkan anak cucu atau keturunannya dengan keluarga mereka. Jika itu terjadi maka rumah tangga tersebut tidak akan lama dan sering terjadi masalah dikemudian hari," terang Handoko.

"Tapi kenapa, Yah? Kenapa kakek buyut begitu membenci keluarga mereka?"

"Mungkin ini sudah waktunya cerita ini kita buka, Yah." Yanti menggenggam tangan Handoko.

"Cerita apa, Bu?" Maya semakin bingung dengan kedua orang tuanya.

"Ayah tidak sanggup, Bu. Ayah tidak sanggup jika harus mengingat kejadian itu." Mata Handoko tampak berkaca-kaca, ia melangkahkan kaki ke kamarnya meninggalkan Yanti dan Maya tetap di ruang keluarga.

"Ada apa dengan ayah, Bu?"

"Dengarkan cerita ibu, May. Mungkin jika kamu tidak memilih Rendra sebagai calon suamimu, kami tidak akan pernah cerita tentang hal ini kepada siapapun." Yanti memegang tangan sang putri sambil menarik nafas panjang.

"Ayahmu dulu memiliki seorang adik perempuan yang bernama Lastri. Wajahmu dengan Lastri sangat mirip, May. Lastri adalah adik kesayangan ayahmu yang telah tiada di usia 19 tahun. Maka dari itu, walau kamu anak pertama kami dan kamu pun memiliki dua adik, ayahmu paling sayang kepadamu," Yanti mulai bercerita tentang Lastri.

"Maksud Ibu, Lastri meninggal? Apakah dia sakit?"

"Tidak, May. Dia bunuh diri."

Seketika Maya membungkam mulutnya dengan kedua tangannya.

"Dulu Lastri menjalin hubungan dengan seorang laki-laki yang bernama Burhan."

"Burhan? Om Burhan Pradhana?" Maya membulatkan matanya, karena ia mengenal nama tersebut.

"Iya benar sekali. Burhan Pradhana. Ayah kandung Rendra. Burhan dulu berpacaran dengan Lastri sampai Lastri hamil anak Burhan. Memang Burhan mau mempertanggung jawabkan perbuatannya. Tapi keluarga besar Burhan tidak menyetujui hubungannya dengan Lastri."

"Tapi kenapa mereka tidak setuju, Bu?"

"Yang pertama karena kasta. Kasta keluarga ayahmu dulu jauh berbeda dengan keluarga mereka. Mereka pun meragukan bahwa anak yang dikandung oleh Lastri adalah darah daging Burhan. Mbah Karso mendatangi rumah mereka, tapi mereka mengusir Mbah Karso dan menolak terang-terangan. Mbah Karso pulang dengan wajah kecewa. Mbah Karso mengambil keputusan untuk Lastri membesarkan anaknya seorang diri bersama keluarga."

"Apakah waktu itu Ibu sudah menikah dengan ayah?"

"Belum, May. Tapi kami juga waktu itu sudah berpacaran, jadi ibu tahu semuanya. Sebulan kemudian, Lastri mendengar berita pernikahan Burhan dan Widya. Orang tua Rendra saat ini. Setelah mendengar berita itu, Lastri yang masih menyimpan rasa cintanya untuk Burhan, mungkin tak sanggup lagi menahan kekecewaan. Lastri memilih mengakhiri hidupnya dengan memotong denyut nadinya sendiri. Kekecewaan Mbah Karso, meledak dan menyumpahi agar keturunannya tidak ada yang berjodoh dengan anggota keluarga mereka."

"Orang tua ayah bagaimana, Bu?"

"Mereka hanya menurut dengan semua yang dilakukan Mbah Karso."

Maya terdiam setelah mendengar cerita sang ibu. Dia bergulat dengan pikirannya sendiri. Di sini ada keluarga yang ia hormati. Sedangkan di sisi lain ada Rendra, laki-laki yang ia sayangi.

Maya merenung sepanjang malam. Apakah kisah cintanya dengan Rendra akan berakhir begitu saja. Maya mengirimkan pesan kepada Rendra.

[Mas Rendra] Pesan singkat Maya langsung disambut oleh Rendra.

[May, bagaimana dengan keluargamu?] Jawab Rendra langsung ke poin utama. Rendra yang saat ini juga dirundung pilu dengan cerita yang sama dari Burhan, sang ayah.

[Apakah Mas Rendra, sudah tahu alasan mereka menentang hubungan kita?]

[Aku baru saja berbicara dengan ayahku. Mungkin cerita yang sama sudah kamu dengar dari keluargamu.] Isi pesan Rendra membuat Maya semakin tak mampu menerima kenyataan.

[Sayang, pegang erat cintaku. Jangan sekalipun kau lepas. Jika kita ditakdirkan berjodoh, kita akan tetap bersama.] Rendra menguatkan Maya.

[Aku pernah terjatuh dan pernah ditinggalkan, aku takut kau juga akan meninggalkan diriku, Mas.]

[May, Cinta suci kita lebih kuat. Dua tahun kita berhubungan, tak sekalipun aku menyentuhmu walau hanya untuk menciummu pun aku menunggu kita sah dan halal suatu saat nanti. Aku yakin, Tuhan melihat ketulusan cinta kita dan akan segera memberikan jalan yang indah untuk kita. Tolong jangan samakan aku dengan sikap ayahku sewaktu muda dulu yang tidak berani bertanggungjawab atas hal bodoh yang ia lakukan.]

[Aku sangat mempercaimu, Mas.]

[Besok kita ketemu di rumah Sari, ya.]

[Iya, Mas. Besok aku akan ke rumah Sari.]

------------------------

Keesokan harinya, Maya dan Rendra datang ke rumah sahabat baik mereka yaitu Anton dan Sari. Sahabat mereka yang baru menikah dua bulan yang lalu. Mereka berempat memang sahabat baik. Hingga keluh kesah satu sama lain bisa saling memberi pendapat.

Maya dan Rendra datang tidak dengan bersamaan. Rendra datang terlebih dahulu dengan motor sport miliknya. Sedangkan Maya datang sendiri dengan menggunakan motor matic miliknya. Semenjak keluarga mereka mengetahui asal usul keluarga mereka masing-masing, Maya dan Rendra sering bertemu secara diam-diam seperti saat ini.

Maya dan Rendra menceritakan semua tentang apa yang sedang hubungan mereka hadapi saat ini kepada Sari dan Anton. Sebagai sahabat yang baik, Sari dan Anton senantiasa mendengarkan keluh kesah sang sahabat. Sari menenangkan Maya yang sedang menangis di hadapannya.

"Aku tidak tahu lagi apa yang akan terjadi dengan hubungan kami," Isak tangis Maya tampak sangat tulus.

"Sabar May, pasti ada jalan." Sari memeluk sang sahabat.

"Masa lalu ayahmu berimbas kepada mu, Bro. Sekarang hubungan kalian menjadi serumit ini." Anton memegang dagunya sendiri tampak sedang berpikir.

"Aku pun nggak pernah menyangka dengan perbuatan ayahku yang seburuk itu. Aku benar-benar bingung harus bagaimana sekarang." Rendra menopang kepala dengan kedua tangannya, tanda sedang berpikir keras.

"Apakah ayahmu menyesali perbuatannya, Bro?" tanya Anton lebih penasaran dengan cerita cinta masa lalu Burhan dan Lastri.

"Tentu saja dia menyesal, dia seperti mengutuki dirinya sendiri atas kematian Lastri. Sedangkan sebenarnya ayah dan ibuku menikah karena hasil perjodohan, lebih tepatnya paksaan kakek buyutku agar ayah tidak menikahi Lastri. Kemarin malam ayah menceritakan semua kepadaku tanpa sepengetahuan ibu." Rendra menjawab pertanyaan Anton dengan meneguk minuman bersoda di tangannya.

"Aku ada ide untuk masalah kalian," ucap Anton tampak santai.

"Serius, ide apa?" Rendra tampak bersemangat. Maya pun seketika menghapus air matanya.

"Jalan satu-satunya adalah kau membuat hamil Maya terlebih dulu," jawab Anton.

"Apa?" ucap Rendra, Maya, dan Sari terkejut dengan ide yang diberikan Anton.

=======00000=======

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bidan
9.7
Profesi bidan yang sering dicap judes tak pernah ada dalam rencana hidupku. Namun, di usia 25 tahun, aku justru sangat mencintai pekerjaan ini. Karena terlalu sibuk di Puskesmas, aku kesulitan mencari jodoh hingga Mama mendesakku dan meminta bantuan sahabatku. Di tengah kepasrahan itu, hadirlah sosok pria memikat yang sanggup membuatku bertingkah konyol. Kini, duniaku tidak lagi hanya berputar di ruang persalinan yang sibuk.
Sampul Novel Cinta, Dusta, dan Vasektomi
8.1
Saat hamil delapan bulan, duniaku hancur setelah menemukan bukti bahwa Bima telah divasektomi setahun lalu. Kebenaran pahit terungkap di kantornya saat dia dan Erlan menertawakan kehamilanku. Pernikahan kami rupanya hanya taruhan kejam demi uang dan Elsa, adik angkatnya. Mereka bahkan menjadikan sosok ayah bayiku sebagai bahan taruhan. Merasa dikhianati dan dijadikan objek mainan, batinku mati rasa. Tanpa ragu, aku langsung menghubungi klinik untuk mengakhiri segalanya.
Sampul Novel Istri Palsu Miliarder
8.7
Setelah berselingkuh, Vivienne mencoba menghabisi Soren Blackwood. Namun, anak buah sang miliarder justru salah menculik Kira, kembaran identik Vivienne. Kira terpaksa berpura-pura menjadi istri dari CEO kejam yang kini lumpuh tersebut. Di tengah dendam membara, Soren perlahan jatuh cinta pada Kira yang bersikap sangat berbeda. Bisakah rahasia ini terus tersimpan rapat? Bahaya mengintai saat Vivienne yang asli bersiap kembali merebut posisinya.
Sampul Novel Mundur Setelah Dipoligami
9.5
Sembilan tahun lebih menikah, Khanza Almira dikhianati oleh Bram Radita yang melakukan poligami secara rahasia dengan gadis yang lebih muda. Enggan berbagi suami dan demi mempertahankan kehormatannya, Khanza memilih berpisah dan melayangkan gugatan cerai. Setelah resmi menjalani hidup masing-masing, apakah perpisahan ini akan menjadi titik akhir hubungan mereka, ataukah takdir justru akan mempertemukan mereka kembali di masa depan?
Sampul Novel Suamiku Sepupuku
8.5
Sejak yatim piatu akibat kecelakaan maut di masa kecil, Laura yang kini berusia 21 tahun dibesarkan oleh keluarga paman dan bibinya. Ia selalu bersikap dingin kepada Gabriel, sepupu tunggalnya. Namun, situasi berubah mencekam saat Gabriel mulai melihat gadis ceria itu sebagai seorang wanita. Terobsesi memiliki Laura, Gabriel tega menjebak dan menodainya demi memaksakan sebuah pernikahan. Kini, Laura terperangkap dalam nasib gelap akibat ambisi gila sepupunya sendiri.
Sampul Novel Terbawa Hasrat
7.9
Kehidupan glamor Xena Foster yang serbanyaman seketika berubah saat ia mengenal Morgan Louise. Ketampanan lelaki itu tidak hanya memikatnya, tetapi juga menyulut gairah hebat yang belum pernah dirasakan Xena sebelumnya. Namun, pertemuan yang terasa seperti takdir ini justru membawa petaka. Sosok asli Morgan menyimpan kebenaran kelam yang meruntuhkan hidup Xena. Kini, ia harus bertahan di tengah kepedihan cinta dan ancaman kehancuran akibat rahasia tersebut.