APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Bos Posesifku

Bos Posesifku

Richard Lewis sempat memandang sebelah mata Viola, sekretaris barunya yang berparas menawan, cerdas, dan kuat. Daya tarik Viola membuat Richard bertekad menaklukkan hatinya, walau wanita itu masih trauma akibat dikhianati di masa lalu. Melalui kepemilikan protektif dan aturan yang kaku, Richard berjuang membuktikan ketulusannya. Namun, Viola tidak goyah. Mampukah Richard meluluhkan pertahanan Viola saat ia harus bersaing ketat dengan dua pria lain?
Bab
Bagikan

Bab 2

"Tio, bagaimana hasil meeting hari ini?” Richard mengetuk-ngetuk mejanya sambil menatap tajam asistennya.

Tio sama sekali tidak takut dengan mata tajam Richard. Ia sudah begitu memahami karakter bosnya sendiri. CEO Richard tidak pernah tersenyum bahkan di perusahaannya sendiri. Ia ingin menjaga wibawanya sebagai seorang CEO di perusahaannya. Wataknya yang keras dan pemarah, membuat tak satu karyawan pun, berani menatap wajahnya lama-lama.

Mereka masih sayang dengan pekerjaannya. Bukan tanpa alasan mereka begitu takut akan kemarahan Richard, karena apa pun bisa jadi masalah bila Richard mempermasalahkannya. Mereka lebih memilih menghindari bos moody dan pemarah macam Richard.

“Tadi sempat ada masalah dengan sekretaris Anna yang salah membawa dokumen saat meeting dengan rekan bisnis kita. Namun sudah saya selesaikan semuanya, Bos. Hasilnya cukup baik. Mereka akan mempertimbangkan kerja sama dengan perusahaan kita,” jawab Tio lugas dan tegas.

“Segera urus pemecatan sekretaris Anna dan buka lowongan sekretaris baru! Cari yg benar-benar pintar dan tidak ceroboh, Tio! Aku tidak suka sekretaris yang hanya modal cantik, tapi sangat bodoh dan ceroboh. Mengerti!" tegas Richard garang.

Tio membelalak tak percaya atasannya berkata demikian. ‘Pecat lagi, pecat lagi. Memang mudah apa merekrut karyawan?’ omel Tio dalam hati.

Tentu saja dalam hati. Mana berani Tio menyuarakan isi hatinya. Bisa ditendang dia dari perusahaan itu. Selama bekerja dengan Richard, Tio tahu betul sifat bosnya. Pria itu tidak mau dibantah. A tetap A, B tidak mungkin jadi C. Bila tidak suka dengan stafnya, maka dengan mudah dia memecatnya. Semua kekacauan di kantor itu, dirinyalah yang harus menyelesaikannya. Tio menggaruk-garuk kepalanya, pusing akan sifat bosnya.

"Kenapa? Tak suka? Atau kamu juga mau ikutan dipecat,” Richard sudah menaikkan nada suaranya sambil melotot ke arah asistennya.

Tio buru-buru menjawab. “Jangan, Bos! Saya akan laksanakan perintah, Bos,” jawab Tio ketakutan. “Permisi, Bos! Saya segera urus ke bagian HRD sekarang.”

Tio pun buru-buru keluar dari ruangan presdir sebelum bosnya marah-marah lagi. Mana tugas sekretaris, ia yang akan mengurusnya beberapa hari ke depan sampai dapat sekretaris baru.

Tio mendengus lelah. "Lembur lagi malam ini ngerjain tugas sekretaris,” gerutu Tio sambil melangkahkan kakinya ke ruang HRD.

"Sarah, segera buka lowongan sekretaris sekarang! Secepatnya cari pengganti sekretaris Anna!" titah Tio singkat.

"Baik, Pak,” jawab Sarah, staf bagian HRD. ‘Rekrut lagi aja terus sampai mampus. Tidak ada yang bakalan betah kalau modelan bos kayak gini. Sudah minta perfect, orangnya pemarah, moody dan kejam lagi. Bulan ini aja sudah empat sekretaris yang dia pecat. Gila! Semoga aku tabah hatiku menghadapi bos gila ini,' batin Sarah dalam hati.

***

Beberapa hari kemudian perekrutan sekretaris baru pun dibuka. Dalam dua hari sudah banyak yang melamar. Siapa yang tidak mau bekerja di W&R group. Gaji besar, perusahaan cabang dimana-mana, semua fasilitas disediakan dan dapat diakses dengan mudah. Kuncinya hanya smart dan patuh. Selagi dua hal itu terpenuhi dijamin kehidupan karyawan bakal sejahtera hingga pensiun.

Yang belum tahu isi perusahaan, tentu saja berlomba-lomba ingin bekerja di perusahaan itu, tapi bagi yang sudah masuk akan mulai merasakan neraka. Kenapa? karena sang atasan memiliki sikap moody, kasar dan kejam. Salah sekali saja, tidak akan ada peringatan, tapi akan langsung dipecat olehnya. CEO tampan itu jarang bicara, tapi ketika ia tidak menyukai sesuatu, ia akan langsung marah dan tak segan memecat bawahannya.

Vio sudah berada di W&R group sekarang. Ia memutuskan resign dari Hadinata group dan mulai melamar pekerjaan barunya di sini.

"Mudah-mudahan aku diterima di sini.” Vio berdoa dalam hati.

Semalam, Vio mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi penerimaan sekretaris baru di W&R group. Setelah putus dari Leo, Vio memutuskan untuk resign setelah bekerja dua tahun di perusahaan milik mantannya tersebut. Gadis itu tidak sanggup bertemu Leo lagi.

Vio sekarang berada di antara puluhan pelamar lainnya, bersiap untuk sesi interview langsung dengan CEO perusahaan.

"Viola Rosalia."

Nama Vio telah dipanggil. Vio pun beranjak masuk ke dalam ruangan CEO Richard.

"Dia...!" Richard terkejut namun tidak menampakkan raut wajah kagetnya. Poker face-nya selalu datar sehingga orang susah menebak apa mood bos besar itu.

"Dia gadis cengeng dan bodoh yang kulihat di kafe waktu itu, kan? Ngapain dia melamar ke sini, sih?" Richard bertanya dalam hati.

"Perkenalkan dirimu!" Richard memerintah Vio dengan sorot mata yang tegas dan tajam. Siapa pun akan terintimidasi oleh tatapan tajam sang CEO. Tak salah kalau pelamar yang keluar dari ruangan itu, mukanya akan berubah menjadi pucat pasi, saking takutnya.

"Selamat siang, nama saya Viola Rosa..."

Belum sempat melanjutkan perkenalannya, Richard sudah memerintah hal lain pada Viola.

"In English!" perintah Richard garang.

Vio membatin dalam hati. “Sabar-sabar.” Sambil tersenyum Viola mulai memperkenalkan dirinya dalam bahasa Inggris dengan lancar dan fasih.

"Thank you for inviting me to have interview today. My name is Viola Rosalia. I am 24 years old. I've been working as secretary for about two years at Hadinata group ....”

Sesaat, Richard terkesima melihat pembawaan Vio dalam sesi wawancara itu. Namun, ia kembali fokus untuk mencecar Vio dengan pertanyaan sulit lainnya.

Bahkan pertanyaan tak masuk akal seperti apakah wanita itu bisa masak, hobi berdandan, hobi berpakaian seksi, tipe penggoda dan pertanyaan absurd lainnya yang mungkin hanya di perusahaan ini ditanyakan langsung oleh CEO pada pelamarnya.

"Baiklah, kamu lolos, Nona. Namun, jangan bersenang hati dulu! Aku akan mengujimu selama seminggu. Jika dalam seminggu kamu bisa menjalaninya dengan baik, baru aku akan menerimamu menjadi sekretarisku. Mengerti!" tegas CEO Richard.

"Mengerti, Pak," jawab Viola sopan. Dalam hati Vio bersorak riang karena diberi kesempatan bekerja di perusahaan besar walaupun Vio sempat merasa heran dengan pertanyaan aneh dari CEO Richard. Untungnya Vio bisa menjawab semua pertanyaan dengan tenang. Vio berjanji dalam hati akan profesional menjalani tugasnya.

"Besok, mulailah bekerja! Tugas untuk besok, tanyakan saja ke asisten Tio!" titah Richard tegas sambil melangkah pergi meninggalkan ruangan interview.

"Fuihhh, lega rasanya! Jantung ini mau copot rasanya melihat CEO Richard. Ganteng sih, tapi ampun! Mulutnya tajam dan galak sekali. Mudah-mudahan aku betah kerja sama dia," gumam Vio meninggalkan ruangan lalu mengikuti Richard ke ruangan Tio untuk mempersiapkan tugasnya besok.

"Tio, berikan desk job pada Viola beserta tata tertib yang harus dia penuhi ketika bekerja bersamaku!" ucap Richard sesampainya ia dan Vio di ruangan Tio.

"Baik, Bos,” jawab Tio menunduk hormat pada Richard lalu menatap gadis cantik yang sedang menatapnya, terlihat sedang menunggu job desk darinya. "Mudah-mudahan nona Viola betah kerja sama bos. Capek merekrut sekretaris mulu,” sambungnya dalam hati.

Sebenarnya Richard sedikit kagum akan jawaban-jawaban Viola dalam sesi interview tadi. Selama ini ketika wawancara, para pelamar biasanya akan sangat mudah terintimidasi dengan pertanyaan yang diajukan olehnya. Tak heran para peserta interview ada yang pucat, ada yang gagap dalam menjawab pertanyaan darinya.

Ada juga yang terang-terangan berusaha menggodanya selama wawancara berlangsung, yaitu dengan berpakaian ketat, mengedipkan mata, menjilat atau menggigit bibirnya berulang-ulang agar dirinya tergoda. Richard sangat benci tipe pelamar seperti itu. Tanpa banyak kata Richard akan mengusir keluar peserta genit itu dari ruangannya.

Namun, Viola berbeda. Aura kecantikan dan kepercayaan dirinya memancar ke mana-mana. Vio tidak tampak terintimidasi dan gugup selama sesi interview tadi. Viola begitu luwes menjelaskan dan menjawab pertanyaan darinya. Tidak ada sorot mata ketakutan dan menggoda di matanya. Sesaat Richard terkesima melihatnya.

‘Semoga dia tidak ceroboh dan melakukan hal bodoh perusahaanku.”

Sepeninggal Richard, Tio menyerahkan sebuah map dan meminta Vio untuk mempelajarinya di rumah dan bisa mulai bekerja keesokan harinya. Namun, betapa terkejutnya Vio saat membaca tata tertib perusahaan saat ia sedang melangkah keluar perusahaan.

Spontan, gadis cantik itu mengumpat geram sambil menatap gedung H&R group dengan tatapan kesal.

"Apa-apaan ini? Memang aku wanita penggoda apa? Bisa-bisanya dia membuat peraturan gila. Masa aku tak boleh menatap dan tersenyum padanya? Dasar bos sinting!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Kepentok cinta om cupu
8.4
Akibat kalah taruhan, Zoya Raveena terpaksa menembak Danu Atmadja. Ia tidak tahu bahwa pria berpenampilan kuno itu sebenarnya pewaris takhta bisnis yang sangat tampan. Saat benih cinta yang tulus mulai tumbuh di antara keduanya, bayang-bayang masa lalu mendadak hadir dan mengancam kebersamaan mereka. Kini, Zoya dan Danu harus bersatu demi mempertahankan hubungan yang baru terjalin dari rintangan besar yang siap menghancurkan segalanya.
Sampul Novel MILIARDER CANTIK ITU ISTRIKU
8.4
Demi bertahan hidup, Zio terpaksa mengambil keputusan nekat untuk menemani seorang wanita dalam satu malam. Alih-alih bertemu perempuan paruh baya seperti dugaannya, ia justru dihadapkan pada sosok muda yang luar biasa menawan. Kejutan tak berhenti di sana; wanita tersebut justru memintanya untuk menghamili sekaligus menikahinya. Di tengah himpitan kesulitan hidup yang menderanya, sanggupkah Zio memenuhi tuntutan ekstrem dari miliarder misterius itu?
Sampul Novel  Pernikahan Kontrak Sang Pendendam
9.2
Keira hancur saat Adnan, tunangannya, menghamili wanita lain menjelang pernikahan mereka. Kesetiaan Keira menjaga kesucian justru dibalas pengkhianatan pahit. Didorong rasa sakit hati, ia nekat melakukan pernikahan kontrak dengan Dion untuk membalas dendam. Demi melupakan masa lalunya, Keira mencoba bersikap agresif untuk menyerahkan kesucian kepada suami barunya. Namun, Dion menyambutnya dengan dingin dan tak acuh. Mampukah pelarian ekstrem ini menyembuhkan luka batin Keira?
Sampul Novel Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi
9.6
Saat menonton konser sendirian, seorang istri terkejut melihat Martin Sutanto, suaminya yang mengaku sedang dinas luar kota, muncul di layar lebar bersama cinta pertamanya, Desi Maulanda. Di depan ribuan penonton, Martin meminta lagu "Kembali ke Masa Lalu" agar mereka tidak pernah berpisah tiga tahun lalu. Di tengah sorak penonton dan air mata yang mengalir, sang istri terpilih di sesi berikutnya. Melalui lagu yang sama, ia menyatakan penyesalan terdalamnya karena telah menerima lamaran pernikahan Martin.
Sampul Novel Selir Kesayangan Suamiku
8.0
Rumah tangga Asyifa Furqon hancur ketika sang suami, Rio Gunawan, menyatakan cintanya pada perempuan lain bernama Gendhis Astari Wijaya. Saat Syifa berupaya keras memulihkan hubungan mereka, Rio malah menyodorkan opsi yang amat menyiksa batin. Syifa kini dihadapkan pada keputusan sulit untuk masa depannya: menerima perceraian atau mengizinkan suaminya berpoligami. Kisah ini menyoroti pergulatan batin seorang istri yang terjebak di antara kesetiaan dan pengkhianatan.
Sampul Novel Siapa Takut Pengkhianat Cinta
9.3
Dunia Andini runtuh akibat perselingkuhan Carvian dan Aulia, sepupunya. Di masa sulit ini, ia bangkit berkat dukungan Irvan, sahabat yang tulus menyayanginya. Namun, saat Andini mulai membuka hati untuk Irvan, Carvian menolak melepaskannya dan berniat menduakan mereka. Di sisi lain, Aulia yang dengki bertekad merebut Irvan demi menghancurkan Andini. Akankah cinta Andini dan Irvan mampu bertahan menghadapi gangguan mantan kekasih dan saudara yang manipulatif?