APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel BOS JUTEK JATUH CINTA

BOS JUTEK JATUH CINTA

Srikandi, seorang gadis pemberontak, kini terjebak dalam dilema asmara yang rumit. Ia berada di antara dua pria yang sangat bertolak belakang: Bisma yang penuh kebijaksanaan dan Arjuna, bos tampan yang kerap bertindak semena-mena. Hubungan mereka berkembang menjadi cinta segi lima yang melibatkan tiga pria dan dua wanita. Kisah komedi romantis ini menyajikan konflik pelik menuju pernikahan dengan akhir yang tak terduga, membawa pembaca penasaran pada keputusan hati Srikandi.
Bab
Bagikan

Bab 3

Arjuna mengemudikan mobilnya dengan membabi buta. Beruntung otaknya masih sejalan. Akhirnya dia sampai depan gerbang rumah megahnya. Security segera membukakan pintu. Dia mengangguk pada majikannya yang baru saja memasuki halaman. Arjuna memarkirkan mobilnya sembarangan. Dia berjalan dengan gemerusuh. Diambilnya anak kunci dari sakunya dan segera dibukanya pintu utama.

Dia memasuki rumah dengan wajah kusut. Kepalanya tertunduk. Dia tergesa-gesa menaiki anak tangga. Tanpa sadar, sepasang mata pak Bagaskara menatapnya dengan menggelengkan kepalanya. Lelaki paruh baya itu tengah mengambil ponsel miliknya yang tadi tertinggal di ruang tengah. Baru saja naik dan belum sempat masuk kamar, terlihat putranya datang dengan wajah terlihat berantakan. Namun lelaki itu tak akan menegurnya sekarang, yang ada hanya akan memicu keributan tengah malam.

Hubungannya dengan Arjuna sedang tidak baik, semenjak dia mengganti Cantika dengan Srikandi. Gadis yang direkrutnya langsung dari universitas. Dia melihat keseriusan dan kerja keras dari wajah gadis itu. Dari tipe wajah dan penampilan, Srikandi bukanlah tipe penggoda. Itulah yang pak Bagaskara simpulkan. semenjak interviewnya dengan gadis itu.

Arjuna melempar tas laptopnya ke atas tempat tidur. Dia menendang meja kecil yang tertata rapi dekat sofa, hingga terpental. Dia benar-benar marah. Tapi dia tidak tahu harus berbicara pada siapa. Dia ingin meluahkan semua kekesalan itu.

Setelah itu dia menjatuhkan tubuh lelahnya, berbaring melintang tak jelas. Dipejamkan matanya, namun bayangan yang menyesakkan itu tak mau pergi.

“Aarrgghhhhh!” Akhirnya dia berteriak dengan keras. Sekeras yang dia bisa. Beruntung kamarnya dilengkapi dengan sistem kedap suara, sehingga tidak ada yang mendengarnya. Tetesan bening mengalir dari sudut matanya. Lelaki angkuh itu akhirnya menangis.

Hampir setengah jam, sebelum akhirnya dia sadar, belum memeriksa slide presentasi untuk meeting besok. Arjuna memaksakan diri. Dia meraih tas laptop yang tadi dilemparnya. Segera dia keluarkan benda itu dari dalamnya. Dinyalakannya, namun sepertinya batterynya habis. Dia beralih ke sofa dan mencolokan kabel charger pada stop kontak listrik yang ada di sana. Namun laptopnya masih tidak mau menyala. Sepertinya benturan tadilah penyebab kerusakan itu.

Arjuna terdiam sejenak. Dia mengambil ponselnya yang tegeletak, terlihat ada puluhan miscall dari kontak yang diberinama CantikaCintaku. Dia abaikan, kemudian dia memilih satu kontak dan menghubunginya.

“Hallo Sri,” ucapnya.

”Halo, iya Pak!” Terdengar jawaban dari ponsel yang diloudspeakernya. Suara sedikit serak dari wanita yang ada diseberang teleponnya.

“Besok meeting jam berapa?” tanyanya.

“Hmmm, jam sembilan Pak,” jawab wanita itu.

“Bisa tolong kontak toko elektronik langganan kita malam ini, siapkan laptop yang sama dengan punya saya, besok saya ambil,” ucap Arjuna.

“Laptop, Bapak kenapa?” suara serak itu bertanya.

“Itu urusan pribadi saya, kamu gak usah ikut campur.” Arjuna menutup teleponnya dan melemparnya ke tengah tempat tidur.

Sementara itu, di bilik sebuah paviliun. Seorang gadis tengah mengumpat kesal.

“Dasar bos gak punya moral, bangunin orang seenaknya, nyuruh semaunya, siapa juga yang mau ikut campur urusan pribadinya? Ih, ogah,” gerutunya. Sementara tangannya tetap menjalankan perintah dari otaknya untuk mencari kontak toko elektronik langganan kantornya.

“Hmm ... malem-malem gini masa nelepon, WA aja, deh!” Akhirnya Srikandi mengirimkan pesan terkait permintaan bosnya.

[Mba, maaf ganggu malem-malem, besok pagi bos aku mau laptop yang baru, tolong siapin, spesifikasinya, samain kayak yang dulu, kalau ada yang lebih bagus, tawarin aja. Mba hapal ‘kan seleranya? PO dan lainnya menyusul ya, nanti saya urus di jam kerja.] Kemudian Srikandi melanjutkan tidurnya.

“Eh, tadi mimpi apa ya, kayaknya tadi aku seneng banget.” Dia menatap langit-langit sambil terlentang, mengingat-ingat mimpinya yang terputus oleh gangguan roaming malam-malam.

“Ah, aku lupa, tapi tadi rasanya bahagia banget, kok bisa lupa, ya?” gumamnya sendirian.

“Ah sudahlah, bikin lagi aja mimpi yang baru, mumpung malam masih panjang,” gumamnya sambil memejamkan matanya. Baru saja dia hendak terlelap, ponselnya berdering.

BosGalak

Muncul tulisan yang membuat dia menghela napas panjang. Ada apa lagi orang itu menelpon malam-malam.

“Halo Pak, udah saya pesenin ya, tenang aja, bye!” Kali ini Srikandi langsung menebak pertanyaan yang akan keluar dari mulut atasannya.

“Saya bukan mau nanya itu,” suaranya terdengar dingin. Srikandi mencebik kesal. Biar sepuasnya dia meledeknya mumpung tidak ada di hadapannya. Kalau ada, mana ada keberanian.

“Terus?” Srikandi bertanya lagi.

“Tadi saya udah check slide presentasi yang kamu kirim lewat HP, itu minta revisi untuk bagian dua slide terakhir, tolong tambahkan juga possibility improvement yang kita punya, terus hidden satu item tentang beberapa project yang sempat tersendat karena short material,” ucapnya panjang lebar, menyebalkan.

“Besok ya, Pak, saya benerin ‘kan meetingnya juga besok, saya masih ada waktu satu jam buat revisi kok,” ucap Srikandi dan sambungan telepon itu kembali terputus tanpa permisi.

Mata gadis itu membulat kesal. Dia memaki sendiri ponsel yang dipegangnya. Seolah-olah dia adalah manusia yang membuatnya dua kali kesal malam ini.

“Bos menyebalkaaan!” Teriaknya tanpa suara. Sebagai akhir dari omelannya. Gadis itu mematikan ponselnya dan segera membenamkan dirinya dibalik selimut.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Kehangatan Cinta
9.3
Memasuki tahun ketujuh pernikahan, kebenaran pahit terungkap bagi sang istri saat Yeni, cinta pertama Hans, kembali ke tanah air. Sadar hanya menjadi bayang-bayang, ia memutuskan menggugat cerai. Keputusannya pergi justru disambut gembira oleh putranya sendiri yang berharap Yeni menjadi ibu barunya. Tanpa ragu, ia melangkah pergi bersama putrinya. Tiga bulan berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali. Saat sang putra menatapnya sambil menangis, ia memilih berpura-pura tidak mengenalnya.
Sampul Novel Kontrak Eksklusif untuk Kanaya
8.7
Hidup Kanaya hancur seketika akibat ketamakan ibu tirinya yang tega menjadikannya jaminan utang tanpa izin. Kini, ia terperangkap dalam cengkeraman rentenir paling kejam di kota. Di tengah situasi pelik yang mengancam masa depannya ini, kebebasan Kanaya benar-benar berada di ujung tanduk. Mampukah gadis malang ini bangkit melawan takdir buruknya, atau ia justru harus pasrah dan menyerah pada keadaan yang merenggut seluruh hidupnya?
Sampul Novel Malam Panas Dengan Mantan Suami
8.6
Satu malam intim bersama Calvin memutarbalikkan hidupku. Niat awal menjebaknya agar bersama Nona Agnes demi menyudahi pernikahan kami justru berbalik menjerat diriku sendiri. Walau menyadari kekeliruan fatal ini, bayang masa lalu dan kenangan indah bersamanya begitu sulit kulupakan. Kini, aku sepenuhnya terjebak dalam dilema besar akibat konsekuensi dari rencana yang kubuat sendiri.
Sampul Novel My Sugar Daddy is a Monster
8.4
Demi bertahan hidup, Lylia Prozky yang lugu terpaksa menjadi sugar baby bagi Dante Prime, pengusaha kejam sekaligus monster dunia bawah yang tak kenal ampun. Di saat Lylia mendambakan cinta sejati, ia justru terjebak dalam obsesi dan sikap posesif Dante yang kian membara saat ada pria lain mendekat. Kini, Lylia harus berjuang menghadapi ancaman musuh yang mengintai sekaligus jeratan perasaan dari sang monster yang sangat berbahaya.
Sampul Novel Rahasia Tersembunyi Dalam Pernikahan
8.3
Pertemuan pertama yang sunyi langsung menyulut hasrat membara bagai pedang tajam yang melukai mereka. Sebagai pria yang akrab dengan risiko maut dan kenikmatan duniawi, ia tak pernah menyangka ada wanita yang sanggup meruntuhkan pertahanannya hingga ia lengah. Di balik ikatan pernikahan mereka, tersimpan sebuah rahasia besar yang kini menguji batas kekuatan serta perasaan terdalam keduanya.
Sampul Novel Seriusin Aja, Nikahnya
8.9
Kara bimbang saat Soni menyatakan cinta. Meski berutang budi, ia tak bisa membalas perasaan itu. Keadaan kian rumit ketika Hendra datang membongkar rahasia Kara, memicu Soni untuk mundur. Mengejutkannya, Hendra justru bertekad menikahi Kara. Akankah pernikahan mereka nanti hanya sebatas perjanjian kontrak belaka, atau malah menjadi awal dari kebahagiaan sejati bagi Kara?