APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Benih Satu Milyar

Benih Satu Milyar

Nara harus menghadapi kenyataan pahit saat ibu kandungnya, yang telah lama menghilang dan dicari ke kota, tega menjual kesuciannya di usia delapan belas tahun hanya demi melunasi utang. Alih-alih mendapatkan kehangatan keluarga yang didambakan, pertemuan itu justru menghancurkan masa depan Nara sepenuhnya. Tiga tahun berlalu sejak tragedi kelam tersebut, kini ia terpaksa bertahan hidup dengan menjalani realitas baru yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya sebagai seorang sugar baby.
Bab
Bagikan

Bab 3

Suasana diskotik selalu sama. Dentuman musik, aroma aneka minuman keras, lampu warna-warni yang terus berputar mengikuti musik. Selalu saja begitu, hanya kisahnya saja yang berbeda di setiap harinya.

Terkadang ada beberapa pertengkaran, terkadang ada yang mabuk hingga tak sanggup pulang, bahkan terkadang ada korban dari perselisihan. Mereka semua memenuhi pemandangan dunia malam, tanpa berpikir bagaimana kehidupan esok hari.

Aku dan Flora berjalan menuju sebuah sofa yang ada di ruang VIP. Di sanalah telah menunggu dua sosok pria, yang satu adalah kenalannya Flora. Sedangkan yang satu lagi, kami belum tahu. Baru kali ini melihatnya, tapi dari penampilannya ... sepertinya dia orang tajir melintir, kalangan orang super elit.

Flora langsung disambut dengan cipika cipiki oleh orang yang biasa memberikannya job. Sedangkan orang yang di sampingnya hanya berdiri dan tersenyum sopan. Hampir tak percaya melihat masih ada orang seperti itu.

"Kenalkan, ini Azlan. Dia orang yang aku ceritakan tadi." Om Andre memperkenalkan pria yang sejak tadi tampak kikuk.

Dengan percaya diri, Flora main nyosor saja. Dia hendak cipika cipiki ke pria tersebut, tapi dengan sigap lelaki itu menolak dengan sopan.

Melihat pemandangan langka itu, aku pun tersenyum. Lalu duduk berhadapan dengan pria yang dipanggil Azlan itu.

"Bang Azlan ini yang pengen punya anak?" tanya Flora berterus terang.

"I ... iya, tapi saya perlu ...."

"Perlu test dulu? Ah, itu mah gampang. Di jamin langsung dung, deh ...."

Mendengar ucapan Flora, Azlan justru salah tingkah.

"Bukan, bukan begitu. Saya mau ada tes kesehatan dulu, saya harus pastikan semua aman dan kondisi kandungan sehat."

"Ooh ... oke, gue siap deh!" Dengan kepercayaan diri yang tinggi, Flora menoel dagu Azlan. Sungguh agresif wanita satu itu.

Ah, itu memang sudah tugas kami ... harus agresif. Hahaha ... ups! Untung dalam hati.

"Kapan periksanya? Sekarang aja ya."

Om Andre dan Azlan auto berpandangan, begitu pun aku. Mau heran tapi kok itu Flora. Parah memang nih cewek. Nggak ada jaim-jaimnya.

Om Andre tertawa geli, sedangkan Azlan menepuk jidat dan menggeleng pelan. Sikap mereka membuat Flora tampak salah tingkah, menyadari kekonyolannya, dia pun mengambil segelas wine dan mulai berakting layaknya wanita elegan.

Sungguh lucu melihat sikap Flora. Entahlah, sikap cuek dia dan juga kekonyolan yang kadang dia buat seringkali membuatku tertawa.

"Saya mau, besok kalian berdua ikut test."

Ucapan Azlan berhasil membuatku membelalakkan mata. Kenapa aku harus ikut? Bukannya hanya Flora yang dapat job tersebut?

Seolah mengerti ekspresi kebingunganku, dia pun menambahkan kembali, "Saya hanya ingin rahim yang bersih dan kondisi kesehatan yang baik. Jadi, jika temanmu ini ternyata tidak bisa ... maka saya berharap bisa dapat darimu."

Hah?! Kok begitu? Apa-apaan ini?

"Maaf, di sini gue nggak ikut-ikutan. Karena job tersebut untuk Flora, bukan gue. Lagian ya, gue nggak mau hamil. Hamil itu hanya akan merusak aset gue!" bantahku.

"Saya akan bayar satu milyar, setelah itu akan saya bantu Nona untuk operasi biar sempit lagi, bagaimana?"

What?!

Lagi-lagi ucapan Azlan mampu membuat mataku membulat dan mulut menganga. Satu milyar memang bukan uang kecil bagiku, tapi kalau nanti ada apa-apa denganku saat melahirkan? Oh, tidak ... resiko itu juga harus dipikirkan.

"Boleh gue kasih penawaran?"

"Boleh, silahkan."

"Kalau sampai besok hasilnya sesuai dengan keinginan lo, eh, Anda maksudnya. Kalau sampai hasilnya sesuai dengan apa yang Anda inginkan, so gue minta bayaran lebih."

"Gila lo, Ra!" Flora menyela ucapanku, mungkin saja kaget dengan aku yang terkesan serakah dan memanfaatkan kesempatan.

"Sttt!!! Ini sudah aku pikirkan matang-matang, siapapun yang besok terpilih, maka akan mendapatkan mahar tersebut."

Flora memiringkan kepala, matanya menyipit dan memandangku tak percaya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bujang Kaya Jadi Budak Cinta
9.4
Erhan, miliarder ramah namun ceroboh dalam asmara, kerap memicu pertikaian keluarga karena gemar merayu kekasih para sepupunya. Namun, hidupnya berubah saat ia jatuh cinta pada seorang wanita dingin yang sinis terhadap pernikahan. Kini, sang bujangan kaya harus berjuang keras membuktikan ketulusan hatinya. Sanggupkah Erhan meyakinkan wanita tersebut bahwa ia telah sepenuhnya menjadi budak cinta sejatinya?
Sampul Novel Cinta & Pengorbanan Alya
8.5
Demi menyelamatkan nyawa Kartika, ibunya yang butuh biaya medis besar dan donor organ langka, Alya terpaksa mengambil keputusan nekat. Ia menerima tawaran Niko, seorang miliarder yang sangat mendambakan anak, untuk menjadi ibu pengganti. Meski awalnya didasari keputusasaan, kedekatan mereka justru menumbuhkan perasaan cinta yang tak terduga. Hubungan ini pun diuji saat sebuah rahasia besar terkuak, memaksa keduanya memaknai ulang arti cinta serta keluarga.
Sampul Novel Kejahatan Termanis
7.9
Demi ambisi jabatan, Nevilla mendekati Adero dan meninggalkan Aron. Namun, langkah keliru ini justru membangkitkan masa lalu kelam dari enam tahun lalu yang menghantuinya kembali. Ketika hubungan mereka semakin intim, Nevilla menyadari dirinya telah terperangkap tanpa jalan keluar. Kini, ia harus menghadapi ancaman dari seorang pria berbahaya yang siap menghancurkan hidupnya dan menyeretnya ke dalam pusaran konflik masa lalu yang mematikan.
Sampul Novel Kesempatan Kedua dengan Sang CEO
8.9
Setelah resmi bercerai, Bella berharap bisa menjalani kehidupan yang damai tanpa kehadiran mantan suaminya. Namun, sang CEO yang dahulu sangat sombong tiba-tiba kembali bersimpuh di hadapannya demi meminta maaf dan memohon untuk rujuk. Walau pria itu kini menunjukkan penyesalan yang mendalam, kepedihan di hati Bella tidak mudah terhapus. Ia menolak mentah-mentah bunga serta bujuk rayu tersebut. Bagi Bella, semuanya telah terlambat dan kesempatan kedua kini tidak ada gunanya lagi.
Sampul Novel MENANTU KONTRAK
9.2
Pasca diusir ibu tirinya, hidup Anindya yang sulit berubah saat ia menerima pernikahan kontrak dengan Reivan. Reivan adalah miliarder dingin yang trauma akan masa lalunya. Pernikahan ini diatur oleh Nyonya Nadia demi mengabulkan keinginan terakhir Nenek Zylvana yang sakit keras. Kehadiran sang nenek yang manja perlahan mencairkan jarak di antara mereka. Sayangnya, ego Reivan memicu konflik hebat yang memaksa Anindya mempertaruhkan nyawa demi cinta saat rahasia mulai terungkap.
Sampul Novel Smith
9.6
Xerdan Leonald Smith, violinis sukses asal Italia yang kaya dan rupawan, ternyata menyimpan kekejaman tersembunyi di balik pesonanya. Saat ia melawat ke kampus lamanya di Indonesia bersama sang asisten, Jordan Aston Rodriguez, takdir mempertemukan mereka dengan dua wanita, Nurhidayah Sawira dan Inti Aisyiyah. Pertemuan ini menyeret mereka ke dalam pusaran asmara yang rumit, di mana rahasia kelam Xerdan perlahan mulai terkuak. Ikuti kisah cinta penuh misteri dari kedua pasangan ini.