APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Bantu  Mertuaku Ngerjai Pelakor

Bantu Mertuaku Ngerjai Pelakor

Terkenal berwatak keras dan pantang mengalah saat berdebat, seorang wanita sempat khawatir akan kehidupan pernikahannya. Namun, ia justru mendapatkan suami penurut dan ibu mertua yang sangat lembut, membuat hari-harinya terasa membosankan tanpa tantangan. Keadaan berubah drastis saat cinta lama ayah mertuanya kembali ke negara ini dan menyengsarakan ibu mertuanya. Enggan tinggal diam melihat mertua yang baik hati menderita, ia pun bersiap menggunakan ketajamannya untuk bertarung melawan sang pengganggu.
Bab
Bagikan

Bab 3

Tidak Menjabat Tangannya

Melihat ayah mertuaku bergegas pergi ke luar negeri, ibu mertuaku, Silvia, tidak bereaksi sama sekali.

Silvia bahkan dengan penuh perhatian membantu Jonathan mengemasi barang bawaannya.

Namun, setelah ayah mertuaku pergi, Silvia diam-diam menyeka air matanya di kamar tidur.

Aku mengayunkan tas kecilku dan mendorong pintu kamar ibu mertuaku.

"Bu, Ibu mau pergi manikur tidak? Kita buat kuku jari Ibu menjadi sangat panjang, sampai bisa menusuk orang lain!"

Silvia segera menyeka air matanya. Setelah dia tenang kembali, dia menghampiriku untuk berbincang.

"Jessica, pergilah duluan, Ibu akan mengambilkan uangnya untukmu."

"Kalau Ibu merasa tidak nyaman pergi keluar sekarang untuk melakukan manikur, kita undang saja teknisi kuku datang ke rumah kita. Aku yang akan memesannya."

Melihat kartu kredit yang diberikan ibu mertua padaku, aku ingin sekali memeluknya dan memanggilnya ibu, seperti ibu kandungku sendiri.

Tepat ketika aku hendak mengulurkan tanganku, aku melirik layar ponsel ibu mertuaku dari sudut mataku. Aku pun menyadari kalau Silvia sebenarnya tengah melihat story Instagram milik Celine.

"Bu, coba aku lihat!"

Silvia menarik napas dalam-dalam dan menyerahkan ponselnya padaku.

Kalau tidak dilihat, kita tidak akan tahu. Begitu tahu, ternyata itu sangatlah mengejutkan.

Celine terang-terangan mengunggah foto dirinya dan ayah mertuaku, Jonathan, di story Instagram miliknya. Foto itu juga disertai beberapa patah kata.

[Setelah semua yang terjadi, kamu masih tetap saja sama seperti dulu.]

Ada pula foto yang diambil dari sudut pandang atas, yang memperlihatkan Jonathan tengah mengikat tali sepatu Celine.

Ada juga tulisan yang disertai pada foto tersebut. [Sekarang hanya abangku yang masih memperlakukanku seperti anak kecil.]

Bahkan ada foto lain yang diunggah oleh Celine, di mana Jonathan sedang menggendong Celine di punggungnya dan Celine bersandar di bahu Jonathan dengan wajah yang tersenyum manis.

Tetap saja ada rangkaian kata pada foto tersebut. [Setelah begitu lama tidak berjumpa, perasaan kita tetap saja tidak berubah.]

Story Instagram yang serupa diunggah oleh Celine sebanyak tujuh sampai delapan macam, bahkan lebih banyak daripada saat kami jalan-jalan ke luar negeri.

Aku tidak tahan lagi, jadi aku mengembalikan ponsel itu pada Silvia.

"Bu, apakah suamimu sedang jatuh cinta?"

Silvia mengambil ponselnya dan berpura-pura tegar, tetapi dia hampir menitikkan air matanya lagi.

Yang paling tidak bisa aku tahan adalah tangisan ibu mertuaku. Dia begitu kaya dan cantik, kenapa dia harus menangis demi seorang pria?

"Maksudku, Bu, tidak bisakah Ibu ceraikan saja suami murahanmu ini dan hidup sendiri?"

Silvia menggelengkan kepalanya.

"Jessica, Ibu sudah menghabiskan lebih dari separuh hidup dan tinggal bersamanya. Bahkan sekarang pun, Ibu masih punya perasaan padanya. Kalau tidak, Ibu tidak akan merasa begitu sedih."

"Lupakan saja. Jessica, pergilah berbelanja! Jangan biarkan hal-hal buruk ini memengaruhi suasana hatimu. Belilah emas atau barang apa pun yang kamu suka. Gunakan kartu kredit Ibu untuk pembayarannya," lanjut Silvia.

Ya ampun, Silvia sungguh bukanlah ibu mertuaku! Dia itu sebenarnya seorang malaikat yang turun ke bumi.

Aku mengambil lima kartu kredit yang diberikan oleh Silvia dan menyimpannya dengan hati-hati ke dalam sakuku.

Kalau kita menerima uang dari pihak lain, kita harus membantu mereka segenap tenaga. Lebih baik aku membantu ibu mertuaku memberantas wanita jalang tua itu saja!

"Bukankah dia hanya seorang pelakor tua? Jangan khawatir, Bu, serahkan saja padaku!"

Beberapa hari kemudian, ayah mertuaku kembali dari luar negeri.

Ibu mertuaku dan aku memperhatikan dia memasuki halaman rumah.

Celine berada di sebelah kiri Jonathan sambil memegang lengan Jonathan. Selain itu, Jonathan juga memegang tangan seorang gadis kecil di sebelah kanannya.

Celine mengenakan gaun putih dengan kalung permata berkilau di lehernya. Entah itu disengaja atau tidak, Jonathan juga mengenakan setelan jas putih. Bahkan gadis kecil itu juga mengenakan gaun putri berwarna putih.

Orang yang tidak tahu, mungkin akan mengira kalau mereka adalah keluarga yang beranggotakan tiga orang dan mengenakan pakaian seragam!

Aku menyingsingkan lengan bajuku dan bersiap untuk berburu.

"Halo, kamu pasti Bibi Celine, 'kan? Selamat datang, selamat datang! Apa yang terjadi? Apakah kakimu patah? Cepat! Biarkan aku menopangmu!"

Melihatku keluar, ayah mertuaku segera menarik kembali tangannya yang dipegang oleh Celine.

"Celine, ini Jessica, dia menantuku."

Ekspresi Celine tampak biasa saja, entah apa yang sedang dipikirkannya. Dia hanya mengulurkan tangannya padaku dengan sopan.

"Halo, tapi kenapa kamu bisa merasa kalau kakiku patah?"

Aku tidak menjabat tangannya dan menutup mulutku dengan ekspresi terkejut.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Accidentally Wedding
8.6
Fachmi tak mengerti mengapa ia begitu terpikat pada Carissa, siswi SMK yang sangat berbeda dari tipe idamannya. Rasa benci dari gadis itu justru membuatnya tertarik hingga nekat mengajukan pernikahan kepada ayah Carissa. Akibatnya, Carissa yang baru berusia tujuh belas tahun harus menghadapi kenyataan pahit. Ia terpaksa menikahi Fachmi, pria matang yang dikenal sebagai playboy. Mampukah pernikahan dini yang tak diinginkan ini berujung pada kebahagiaan?
Sampul Novel Diculik Untuk Menjadi Ibu
9.2
Alina Daryanov, wanita karier yang ambisius, terbangun di samping konglomerat Ivan Vasiliev setelah kecelakaan tragis saat badai. Hidupnya berubah drastis saat ia menyadari dirinya diculik untuk menjadi istri kedua sekaligus ibu pengganti bagi pasangan kaya yang putus asa. Terjebak dalam pernikahan kontrak yang penuh manipulasi dan rahasia gelap, Alina kini dihadapkan pada pilihan sulit: tunduk pada takdir barunya atau melawan demi merebut kembali kebebasannya.
Sampul Novel Istri Keempat Sang Tuan Tanah
9.7
Demi melunasi utang, Lila terpaksa menikah dan menjadi istri keempat Tuan Thakur, tuan tanah kaya yang sangat dominan. Pria itu menegaskan bahwa pernikahan mereka bukanlah drama televisi yang mudah diakhiri. Tanpa ada kata cerai, Lila terjebak dalam komitmen seumur hidup, kecuali maut memisahkan atau suaminya sendiri yang melepaskannya. Kini, Lila harus menghadapi kenyataan pahit dalam pernikahan penuh intimidasi ini. Sanggupkah ia bertahan hidup bersamanya?
Sampul Novel KEMBALI DALAM SENJA
9.7
Pernikahan tanpa cinta membuat seorang istri terjebak dalam kepedihan mendalam. Meski selalu berusaha bertahan dan menghormati suaminya, Mas Fairuz justru bersikap dingin serta tidak peduli. Setiap pertanyaan tulus yang ia ajukan selalu dibalas dengan ucapan kasar yang menyayat hati. Hal ini menegaskan bahwa ikatan pernikahan mereka hanyalah beban tanpa kebahagiaan. Di tengah sikap abai sang suami, ia pun harus berjuang sendirian menghadapi kenyataan hidup yang menyesakkan.
Sampul Novel RAHASIA KELUARGA TERLARANG
8.8
Nasib tragis menimpa Hamidah, kembang desa yang dijual ke rumah bordil oleh Waluyo pasca diperkosa. Diusir akibat hamil, ia diselamatkan Arif saat hendak pulang. Kemarahan warga berujung pada pembakaran rumah Hamidah dan sang ibu, Nurhayati. Lagi-lagi Arif menyelamatkannya dari maut. Namun, momen penyelamatan ini justru membuka kotak pandora yang mengungkap rahasia kelam masa lalu serta asal-usul keluarga mereka yang selama ini terkubur rapat.
Sampul Novel Sentuh aku Mas (Kuserahkan istriku pada adik lelakiku)
9.2
Kehidupan Lisa berubah drastis saat suaminya yang dahulu penyayang mendadak bersikap kasar pascapernikahan. Kehadiran buah hati yang ia dambakan malah dianggap sebagai beban, bahkan malam pertama mereka pun dilewati tanpa kejelasan. Setelah sekian lama memendam luka, Lisa akhirnya berhasil membongkar alasan menyakitkan di balik penolakan suaminya. Namun, kenyataan pahit justru menanti; ia malah diserahkan begitu saja kepada adik iparnya sendiri.