APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Bantu  Mertuaku Ngerjai Pelakor

Bantu Mertuaku Ngerjai Pelakor

Terkenal berwatak keras dan pantang mengalah saat berdebat, seorang wanita sempat khawatir akan kehidupan pernikahannya. Namun, ia justru mendapatkan suami penurut dan ibu mertua yang sangat lembut, membuat hari-harinya terasa membosankan tanpa tantangan. Keadaan berubah drastis saat cinta lama ayah mertuanya kembali ke negara ini dan menyengsarakan ibu mertuanya. Enggan tinggal diam melihat mertua yang baik hati menderita, ia pun bersiap menggunakan ketajamannya untuk bertarung melawan sang pengganggu.
Bab
Bagikan

Bab 4

Paling Sayang Padaku

"Aduh! Ternyata kakimu tidak patah. Tapi, kenapa Bibi berpegangan pada lengan suami orang lain sih? Ah! Jangan-jangan … Bibi Celine, Bibi tidak melakukannya dengan sengaja, 'kan?"

Aku berkata lagi, "Wah! Apakah Bibi kembali kali ini hanya untuk merebut suami orang lain?"

Karena tidak menyangka aku akan begitu lancang pada saat pertama kali bertemu, Celine merasa sangat terkejut.

Dalam sekejap, mata Celine memerah dan dia hendak mencondongkan tubuh ke arah Jonathan.

Aku mendorong ayah mertuaku dan menepuk bahu Celine dengan kuat.

"Bibi, aku hanya bercanda! Lihatlah dirimu! Kamu begitu kaget!"

Karena tidak tahan dengan serangkaian komentar sarkasku, Jonathan langsung membentakku.

"Jessica! Apa yang sedang kamu lakukan? Ini pertama kalinya Celine datang berkunjung, tapi apa yang kamu bicarakan?"

"Aku rasa kamu terlalu dimanja oleh anakku! Cepat minta maaf pada Celine!" tambah Jonathan.

Tepat saat Jonathan hendak berbicara omong kosong lagi, aku berucap terlebih dahulu.

"Bibi, aku ini putri seorang manajer pabrik kecil. Aku tidak berpendidikan dan tidak punya sopan santun. Aku biasanya suka bicara omong kosong. Bibi pastilah orang yang murah hati, pasti tidak akan menganggap serius ucapanku tadi, 'kan?"

Melihatku begitu cepat mengalah, mulut Celine malah terbungkam.

Jonathan menunjuk ke arahku dan terus bergumam untuk waktu yang lama, tetapi tidak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulutnya.

Ibu mertuaku menyaksikan penampilanku dengan raut wajah takjub. Setelah aku menyelesaikan aksiku, dia pun baru berjalan keluar dengan lambat.

Silvia menyambut kedatangan mereka bertiga dan mengajak mereka masuk ke dalam rumah, dia juga meletakkan tangannya di belakang punggung sambil mengacungkan jempol padaku.

Huh, siapa suruh aku tidak punya pekerjaan apa pun dan tinggal di rumah ini dengan santai sepanjang hari.

Saat makan malam, Celine terus menaruh makanan ke dalam piring Silvia.

"Kakak, terima kasih telah merawat Bang Jonathan selama bertahun-tahun."

Sebelum Silvia sempat mengatakan apa pun, Jonathan melambaikan tangannya.

"Celine, jangan terlalu mengkhawatirkan dia. Lihatlah dirimu, kamu kurus sekali, makanlah yang banyak."

Sambil berkata demikian, Jonathan menaruh sepotong daging ayam rebus ke dalam piring Celine.

Celine membuka mulutnya sedikit, lalu menggigit daging ayam rebus tersebut. Kemudian, dia mengambil sisa potongan bekas gigitannya dan menaruhnya ke dalam piring Silvia. Dia tersenyum dan terkikih.

"Kak Silvia, aku masih ingat waktu kita kecil, kamu suka sekali makan makanan sisaku. Waktu itu, Ayah dan Ibu juga bilang kalau kamu paling sayang padaku. Apakah kamu masih ingat?"

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dijebak Dipelaminan
8.2
Niat hati hanya menjadi tamu undangan, Adeline Vyantara justru berakhir di altar. Ia terpaksa menggantikan posisi mempelai wanita untuk Alaric Mahendra, sang pewaris kaya yang merasa dijebak oleh keluarganya sendiri. Alaric awalnya berniat membatalkan pernikahan ini, namun keberanian Adeline dalam melindungi kehormatan keluarga membuatnya urung. Kini, keduanya harus menjalani pernikahan dingin yang dipenuhi aturan ketat. Di balik benci dan misteri masa lalu, perasaan cinta perlahan tumbuh.
Sampul Novel Kalau Cinta, Pasti Sayang
8.3
Lima tahun pernikahan tanpa cinta membuat sang istri terbiasa diabaikan. Namun, saat dia benar-benar mengembuskan napas terakhir, suaminya justru langsung menemui cinta pertamanya. Menganggap hilangnya sang istri hanya taktik mencari perhatian, pria itu mencemoohnya. Ketika sebuah panggilan telepon datang untuk memastikan kematian istrinya, dia berniat membongkar apa yang dia anggap sebagai kebohongan belaka. Dia sama sekali tidak menyadari bahwa wanita yang pernah mengabdi padanya itu telah tewas beberapa hari lalu.
Sampul Novel Karier Magang Putri Presdir
8.6
Hari pertama magang langsung berubah menjadi drama kantor yang kacau. Rekan kerja baru dengan percaya diri mengeklaim dirinya sebagai putri presdir, memicu aksi penjilatan dari semua staf. Sementara itu, sang protagonis justru difitnah kejam sebagai selingkuhan seorang pria tua. Merasa sangat kesal dengan tuduhan palsu tersebut, ia langsung menelepon sang presdir—yang sebenarnya adalah ayah kandungnya sendiri—untuk melaporkan situasi tidak adil ini.
Sampul Novel Ketika Cinta Telah Mati dan Harapan Pupus
8.7
Saat hipotermia dan penyakit jantungnya kambuh di puncak gunung, Chloe Winata diabaikan oleh dua teman masa kecilnya yang lebih memilih menyelamatkan Lucia. Setelah berhasil bertahan hidup dari maut tanpa kepedulian mereka yang malah asyik berpesta, Chloe menyadari persahabatan belasan tahun mereka telah sia-sia. Kecewa dan kehilangan harapan, Chloe akhirnya memutuskan untuk menyerah pada hubungan masa lalu tersebut. Ia pun menghubungi ayahnya dan menyatakan kesediaannya untuk menerima perjodohan dengan putra dari Keluarga Januar.
Sampul Novel Mantan Tapi Menikah?
8.5
Bagi banyak orang, mantan adalah masa lalu yang harus dihindari. Namun, takdir justru mendekatkan kembali dua orang yang saling membenci setelah hubungan mereka kandas. Akibat permainan truth or dare yang dirancang oleh sahabat dekat, mereka terjebak dalam sebuah perjodohan yang tidak pernah diduga sebelumnya. Kini, keduanya terpaksa menghadapi kenyataan pahit untuk kembali bersama dan menjalani kehidupan dalam ikatan pernikahan.
Sampul Novel Petulangan Nikmat Kontraktor
9.1
Secara tiba-tiba, Neneng duduk di sofa lalu menyingkap roknya hingga pakaian dalam putihnya terlihat jelas oleh Suradi. Ia sengaja menggoda Suradi agar mendekat untuk menyaksikan kemolekannya. Begitu Suradi mengaku gemas dan ingin berbuat lebih, Neneng menolak halus lalu mengajaknya pindah ke kamar. Sambil terkikik manja, Neneng bergegas ke ranjang, menanggalkan seluruh pakaian bawahnya, dan berbaring dalam posisi terbuka menanti Suradi yang menyusul di belakangnya.