APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ayah Si Preman Sekolah

Ayah Si Preman Sekolah

Aku tidak pernah menyangka akan berakhir di atas meja, berhadapan langsung dengan ayah dari preman sekolah yang kerap menggangguku. Pria matang itu tampak terpelajar namun memancarkan aura berbahaya khas mafia yang tak bisa disembunyikan. Ketika ketegangan intim di antara kami memuncak, langkah kaki sang putra tiba-tiba terdengar mendekat. Demi menyembunyikan keberadaanku, pria itu memaksaku berlindung di bawah meja sebelum dia dengan tenang mulai membuka ikat pinggangnya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 2

Aku mendongak dengan panik, dia bukan hanya diam-diam mengintip, tetapi juga merekam video dan sekarang malah mau mengirimkannya ke guru.

"Om, jangan ... kumohon, jangan ... "

Seluruh tubuhku gemetar, aku reflek merapatkan kedua kakiku, air mataku menggenang di mata yang sudah memerah.

Walaupun dalam hati aku memang nakal, aku tidak bisa membayangkan apa yang bakal terjadi kalau orang lain sampai tahu hal ini.

"Dasar gadis nakal, melihat ekspresi polos dan menyedihkanmu itu, om jadi nggak tahan ... "

Sambil berbicara, dia tiba-tiba menyelipkan tangan kasarnya yang penuh kapalan ke bawah rokku.

Sensasi geli yang luar biasa langsung membuatku lemas, sampai harus mencengkeram erat lengan orang agar tidak jatuh.

"Om, kumohon ... jangan ... lepaskan aku ... "

Om perlahan menarik tangannya keluar, lalu melirik jejak menggoda di tangannya, sambil tersenyum mengejek,

"Tapi, adik manis ... sepertinya tubuhmu lebih jujur daripada mulutmu, ya?"

Aku merasa malu setengah mati, buru-buru menyekanya dengan lengan seragam.

"Coba pikir baik-baik, kalau kamu nurut dan patuh, om janji nggak akan ada orang lain yang tahu. Tapi kalau nggak ... siap-siap saja jadi bahan omongan."

Aku hampir tidak percaya, om yang terlihat tinggi, berwibawa, seperti pria yang sopan dan jujur, ternyata bisa senakal ini.

"Om, aku sudah tahu salah. Aku nggak akan berani lagi, tolong lepaskan aku."

"Om paham, kamu stres belajar. Itu hal yang sangat wajar. Kalau om bisa membantumu, kenapa nggak?"

Meskipun dalam hati aku sering membayangkan berbagai skenario yang kelewat batas, tapi saat benar-benar kejadian, aku tetap merasa takut.

"Om, aku benar-benar bukan seperti itu ... "

Mataku berkaca-kaca dan akhirnya air mataku pun jatuh.

Om mulai kehilangan kesabaran, dia berkata, "Pura-pura apa, sih?"

"Aku lihat kamu terus melihat bagian bawahku daritadi, 'kan? Kamu juga sebenarnya mau aku perkosa, 'kan?"

Ternyata semua gerak-gerikku barusan tidak luput dari pandangannya.

Sejujurnya, aku memang sangat ingin tidur dengan om, bahkan ingin diperlakukan dengan kasar olehnya. Tapi sebenarnya rencanaku menunggu sampai aku lulus dan masuk universitas ternama, jadi orang yang lebih baik dulu, lalu baru menyatakan perasaanku ke om, seperti pasangan pada umumnya.

Aku tak mau jadi seperti perempuan murahan yang hanya dipakai om buat pelampiasan. Kalau sampai begitu, om pasti bakal menganggap aku perempuan yang bisa dimiliki siapa saja.

Melihatku hanya menangis tanpa berkata apa-apa, om pun menganggap aku sudah setuju.

"Aku ambil kondom di mobil dulu, kamu tunggu aku di sini. Kalau berani kabur, tanggung sendiri akibatnya!"

Ujar om dengan nada tak terbantahkan, lalu berbalik dan membuka pintu dan pergi begitu saja.

Aku jatuh terduduk di lantai, lemas dan mulai menangis.

Dalam hati aku menyesal, kenapa tadi harus begitu genit, sih? Kalau saja aku bisa menahan diri, semua ini pasti tak akan jadi seperti sekarang.

Aku tahu om bukan tipe yang hanya ngomong saja. Meskipun dalam hatiku liar dan tindakanku kadang nekat ...

Sebenarnya, aku ini perempuan perawan yang belum pernah punya pengalaman apapun.

Masa iya aku bakal menyerahkan hal paling berharga dalam hidupku dengan cara seperti ini?

Saat pikiranku masih kacau dan penuh pertanyaan, om pun kembali.

Melihatku tidak pergi, dia tampak puas dan berkata, "Pintar sekali, sayang! Ini baru namanya murid teladan."

Kemudian, dia menggendong dan mendudukkanku di atas meja, lalu dengan suara serak berkata, "Buka sedikit kakimu."

Jakun om bergerak naik turun dan tatapannya dipenuhi nafsu yang tak terkendali.

Dia tak sabar melepas kemejanya, memperlihatkan perut dan pinggangnya yang kencang dan menggoda.

Aku menunduk malu-malu, tapi malah melihat tonjolan besar di bawah perutnya. Celana panjangnya bahkan terlihat seakan robek saking tegangnya.

Om melepaskan ikat pinggangnya, lalu mengayunkannya dengan keras ke bagian tubuhku yang terbuka.

Tubuhku gemetar kesakitan, aku langsung menjerit dan menangis. Mata om memerah seperti akan menyemburkan api dan aku gemetar ketakutan seperti daun tertiup angin.

Namun, tubuhku bereaksi secara naluriah, gairah yang mengguncang terasa mengalir deras hingga ke otakku.

Terasa geli, kosong dan begitu ingin dipuaskan.

Seolah ada api yang menyala dalam tubuhku, aku sudah tak bisa mengendalikan diri lagi ...

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Cari "B73579" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B73579
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel GAIRAH CINTA CEO MESUM
9.8
Lewat aplikasi kencan, CEO Tokopedio bernama Jeff Sebastian terpikat oleh sosok Sarah. Di sana, Sarah mengaku sebagai lulusan Harvard dan pengusaha restoran. Namun, ia mendadak hilang tanpa jejak setelah memutuskan kontak. Rupanya, ia hanyalah Viola, seorang supervisor marketing biasa yang merasa minder dengan status sosial Jeff yang seorang miliarder. Meski Viola bersembunyi karena merasa tidak pantas, Jeff sebenarnya sudah tahu rahasia itu dan tetap berjuang mengejarnya.
Sampul Novel Kematianku Membuat Hatinya Hancur
8.8
Selama lima tahun, Jane Rivers merasa sangat dicintai oleh Nathan Cross, bos mafia penguasa kegelapan yang telah mendambakannya selama satu dekade. Namun, kebahagiaan itu hancur saat Jane hamil. Nathan justru memaksanya menggugurkan kandungan demi wanita lain. Jane pun mendapati fakta keji bahwa suaminyalah yang menghancurkan keluarganya. Merasa hancur, ia memalsukan kematiannya dibantu musuh Nathan untuk melarikan diri. Nathan kini meratap menyesal, tetapi luka Jane sudah telanjur mendalam.
Sampul Novel Laksana Senja
7.9
Kehidupan tenang Senja Mahesa sebagai pencinta drama Korea terusik sejak kepindahannya dari Bandung ke Tangerang. Di sekolah barunya, ia dikelilingi para pemuda tampan yang menyeretnya ke dalam berbagai konflik tak terduga. Situasi ini bahkan membuat sang ibu, Utari, merasa sangat cemas. Mampukah Senja bertahan menghadapi lika-liku kehidupan masa SMA yang penuh gejolak ini hingga hari kelulusannya tiba?
Sampul Novel Siap, Mas Bos! (Season 2)
9.3
Kembalinya ingatan Aika tidak membuat pernikahannya dengan Kairo berjalan mulus. Akibat trauma masa lalu dan luka pada rahimnya, Aika didera rasa bersalah. Ia bahkan meminta Kairo berpoligami demi kebahagiaan sang suami, terlebih setelah Andara Prameswari muncul. Keputusan tersebut memicu konflik besar dan kekecewaan mendalam pada diri Kairo. Di tengah bayang-bayang kelam masa lalu, akankah kekuatan cinta dan kesabaran menuntun mereka mewujudkan impian bersama?
Sampul Novel Suamiku Selingkuh Dengan Pembantu
7.9
Kehidupan rumah tangga Pak Hadit bersama Tari, istrinya yang jelita, dan bayi kembar mereka mendadak guncang sejak kedatangan Maya sebagai asisten baru. Pak Hadit goyah dan memulai perselingkuhan dengan Maya hingga menghasilkan anak yang terlahir cacat fisik sebagai bentuk karma. Menyadari kesalahannya yang telah membuang sosok berharga demi hal tak bernilai, penyesalan kini menghantuinya. Bagaimana sikap Tari saat perselingkuhan ini terbongkar? Adakah akhir bahagia bagi suami yang berkhianat?
Sampul Novel The Tears I Shed
9.4
Orlando Atmanegara, polisi senior, ditugaskan melindungi Candramaya Daniswara. Maya, mantan istri pengusaha yang dulu berwatak buruk, mengalami amnesia setelah lolos dari upaya pembunuhan. Ingatannya yang hilang mengubahnya menjadi sosok lembut bak malaikat. Perubahan drastis ini membingungkan Orlando, sekaligus memicu penyesalan sang mantan suami, Nayaka Bratadikara, yang jatuh cinta lagi. Di tengah ancaman yang mengintai, Maya kini berjuang menjaga kehormatan dirinya.