APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Arwah Istri Sah

Arwah Istri Sah

Demi membalas penderitaan selingkuhannya yang sempat terjebak di dalam mobil, seorang suami miliarder tega menghukum istri sahnya dengan sangat kejam. Tanpa memedulikan jeritan dan penjelasan sang istri, ia mengurungnya di dalam peti kayu yang dipaku rapat. Ditinggal berlibur selama seminggu bersama wanita idaman lain, sang suami tidak pernah menduga bahwa hukuman sadis itu akan berakhir fatal. Saat peti akhirnya dibuka kembali, sang istri telah kehilangan nyawa dalam kondisi mengenaskan, meninggalkan jasad dingin yang penuh luka.
Bab
Bagikan

Bab 1

Perempuan yang dicintai suamiku terjebak di dalam mobil selama satu jam.

Usai berhasil diselamatkan, suamiku memasukkanku ke dalam peti kayu dan memaku peti kayu itu hingga aku mati di dalamnya!

"Kamu harus merasakan penderitaan yang dia rasakan seratus kali lipat lebih menyakitkan!"

Aku memohon belas kasihan dan berteriak untuk menjelaskan dengan putus asa, tapi dia mengabaikannya.

Dan malah berkata dengan kejam, "Tetaplah di dalam sana dan introspeksi dirimu sendiri sebelum keluar!"

Aku meringkuk di dalam peti kayu dengan kondisi patah tulang dan tubuh penuh luka, ada banyak darah di lantai.

Seminggu kemudian, dia serta wanita pujaan hatinya baru kembali dari liburan dan hendak melepaskanku.

Namun, aku sudah lama mati di dalam peti kayu itu. Aku sudah menjadi mayat dingin tidak bernyawa.

Cuaca sangat dingin, tapi bau busuk mayat tetap tercium di dalam ruangan ini.

Aku sudah mati selama seminggu ketika pintu ruangan ini akhirnya terbuka.

Aroma mayat yang menyengat langsung membuat langkah kaki Elina terhenti.

Dia menutup hidungnya dengan jijik, "Kenapa ada bau busuk begini?"

Diego yang sedang mabuk berat terlihat tengah memeluknya dengan sangat erat.

"Hari ini hari ulang tahunmu, aku akan membuat Sherina Madya si wanita jalang itu minta maaf padamu di depan orang-orang!"

Elina tentu senang mendengarnya, tapi bibirnya memilih mengatakan sesuatu yang lebih lembut.

"Nggak perlu, Kak Diego. Kak Sherina pasti nggak sengaja mengunciku di mobil."

"Dia pasti lupa mengeluarkanku, makanya hal itu bisa sampai terjadi."

"Bukankah sekarang aku baik-baik saja? Jangan sampai hubungan kalian jadi rusak gara-gara aku."

Sorot mata Diego terlihat marah, "Dia pasti sengaja melakukannya! Dia iri karena kamu mendapat perhatianku!"

"Kalau saja aku nggak menyadarinya tepat waktu, kamu mungkin sudah kehilangan nyawamu!"

"Jadi, kamu jangan membelanya. Aku nggak akan mengasihaninya!"

Elina menutup mulutnya, dia seperti mau muntah.

Bau busuk di dalam ruangan ini terlalu menyengat. Baru berdiri di depan pintu saja sampai tidak tahan dengan baunya.

"Kalau begitu, terserah kamu saja. Beri dia pelajaran secukupnya."

"Aku akan kembali ke aula dulu. Bicarakan masalah ini baik-baik dengan Kak Sherina."

Elina langsung berlari pergi usai berkata demikian.

Diego berteriak dari belakangnya, "Tunggu saja, aku akan menyeretnya ke sana agar minta maaf padamu!"

Aku tertawa dingin, rohku yang sudah berhari-hari terperangkap di dalam peti kayu itu akhirnya melesat keluar.

Aku melayang terbang ke sampingnya.

Aku sudah mati, lantas apakah dia mau menyeret jasadku agar minta maaf pada Elina?

Dia mencungkil paku-paku pada peti kayu itu, tapi terlalu malas untuk membuka peti kayunya dan melihat kondisiku.

Dia malah menendang peti kayu itu dengan keras!

"Apa kamu sudah menyadari kesalahanmu?"

"Kalau kamu sudah menyadari kesalahanmu, cepat keluar dan minta maaf pada Elina!"

"Kuberi waktu setengah jam untuk siap-siap dan membersihkan bau busuk itu dari tubuhmu!"

"Kalau sampai kamu telat, kamu akan terus berada di dalam sana! Akan kupaku lagi peti itu!"

Setelah berkata seperti barusan, dia akhirnya pergi meninggalkan ruangan.

Dia kembali pergi untuk bersenang-senang dengan wanita pujaannya.

Setengah jam kemudian, Elina memonyongkan bibir dan merajuk pada Diego.

"Kenapa Kak Sherina nggak datang-datang?"

"Apa dia masih marah pada kita?"

"Hari ini kan ulang tahunku, aku harap Kak Sherina mau mengucapkan selamat ulang tahun padaku!"

Diego melihat jam tangannya, emosinya langsung tersulut.

Dia lalu menyuruh asisten di sampingnya, "Cepat pergi periksa keadaan wanita jalang itu!"

Asisten itu mengangguk dan segera berlari ke ruangan bawah tanah.

Dia membuka tutup peti kayu dan melihat kondisiku yang sudah sangat mengenaskan.

Dia sontak kaget saat itu.

Dia lalu berlari kembali ke aula dengan wajah yang sangat ketakutan.

Diego terlihat tidak sabar.

"Ada apa? Apa jalang itu masih berlagak sombong?"

"Bukankah ini sama saja dengan membuang-buang waktu Elina?"

Asisten itu terlihat ketakutan saat mau angkat bicara, apalagi setelah melihat apa yang barusan dia lihat.

"P-Pak Diego, Nyonya terlihat sudah nggak bernyawa lagi."

"Ruangan itu sudah penuh dengan bau busuk mayat, mayat Nyonya mulai membusuk ...."

Kata-kata barusan tentu saja membuat semua orang yang ada di sana kaget!

Malam ini adalah ulang tahun Elina, dan Diego mengundang teman-temannya ke rumah untuk merayakannya.

Elina sudah seperti nyonya rumah di sini.

Sementara aku, aku mati lemas di ruangan bawah tanah.

Elina menyadari ada yang tidak beres, dan buru-buru menjelaskan.

"Asisten ini sedang mabuk, dia cuma bercanda dan menakut-nakuti kalian saja."

"Tapi candaannya itu benar-benar nggak lucu!"

Orang-orang masih ragu setelah mendengar penjelasannya.

Wajah asisten itu terlihat sangat pucat, keringat dingin membasahi keningnya. Ketakutannya terlihat sangat nyata dan tidak seperti sedang akting.

Diego merasa aku telah merusak suasana di perayaan ulang tahun Elina.

Dia pun langsung marah!

"Mana mungkin wanita pencemburu itu mati begitu saja?"

"Dia benar-benar beruntung, padahal dia saja tidak mati saat kecelakaan mobil kemarin."

"Dia sampai rela minum air kencing dan darahnya sendiri demi bisa bertahan hidup."

"Aku cuma mengurungnya beberapa hari, dia mungkin hanya sedang menggunakan trik lamanya, yakni memakan segala sesuatu yang bisa dia dapatkan."

"Makanya wajar kalau di ruangan bawah tanah itu jadi bau busuk!"

Asisten itu lalu mengusulkan dengan hati-hati, "Pak Diego, sebaiknya Bapak langsung memeriksanya sendiri."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Kawin Kontrak dengan CEO Kejam
8.3
Elle, gadis dua puluh dua tahun, tak pernah merasakan arti rumah yang aman. Ayahnya—sosok yang seharusnya melindungi—justru menjadikannya budak, memaksanya menari telanjang di klub demi memenuhi keinginan gila sang lelaki. Derita demi derita ia telan; permohonan tak pernah didengar, hanya caci maki dan pukulan yang ia terima. Namun malam ini, tekadnya membara: ia tak akan lagi menjual tubuhnya, tak akan lagi tunduk pada teror sang ayah. Malam ini adalah malam terakhir. Saat ia melangkah keluar dari klub, sebuah pertemuan tak terduga dengan CEO yang dikenal kejam dan dingin mengubah takdirnya. Pria itu menawarkan tawaran yang tak bisa ia tolak—sebuah pernikahan kontrak. Namun di balik perjanjian itu, tersembunyi permainan kuasa, obsesi, dan hasrat yang semakin dalam. Bisakah Elle lepas dari cengkeraman ayahnya, atau justru terjerat dalam bahaya baru yang lebih membara?
Sampul Novel Setelah Mati, Aku Dijadikan Patung
8.3
Setelah tewas akibat siraman air keras di ruang bawah tanah, jasadku yang tak dikenali justru dimanfaatkan oleh keluargaku sendiri tanpa melapor ke polisi. Ibu menguliti dagingku, sementara Ayah melapisi tulang-tulangku dengan gips hingga menjadi patung indah. Karya mengerikan ini membawa Kakak meraih penghargaan sebagai seniman genius yang dipuja. Namun, kepanikan melanda mereka ketika patung itu mendadak pecah dan memperlihatkan potongan jari manusia yang tersembunyi di dalamnya.
Sampul Novel Singa Suamiku Memakan Anakku
7.8
Tragedi merenggut nyawa Jeffry, putra Bethany, akibat terkaman singa di kebun binatang milik suaminya yang merupakan pelatih hewan terkenal. Bukannya berduka, sang suami justru melindungi manajer barunya, Cathleen, dan mengabaikan laporan kerusakan kandang. Setelah melihat rekaman pengawas yang mengungkap pengkhianatan keji ini, Bethany yang hancur dipenuhi amarah. Ia melenyapkan singa kesayangan suaminya dan menghubungi jaringan bawah tanah untuk membalas dendam kepada semua pelaku.
Sampul Novel Suami yang Aku Nikahi Ingin Menghabisi Nyawaku
8.5
Pernikahan baru yang seharusnya indah berubah menjadi mimpi buruk mengerikan. Di balkon lantai dua puluh, sang suami justru memojokkan istrinya dengan sebilah pisau tajam. Tanpa ragu, senjata itu dihunjamkan langsung ke jantung sang istri sebelum tubuhnya didorong jatuh ke jurang maut. Namun, di balik aksi kejam tersebut, setitik air mata tampak jatuh dari sudut mata sang suami yang berbisik lirih melepas kepergian pasangannya, "Sehat selalu, kekasihku yang sempurna." Sebuah misteri kelam penuh tanda tanya.
Sampul Novel TEROR GADIS RAMBAI
9.7
Rasa penasaran menyelimuti Soni saat melihat benda ganjil dikerumuni lalat di danau. Meski Rudi bersikeras itu cuma kayu biasa, Soni mengabaikan peringatan tersebut dan memilih mendekat. Didorong rasa ingin tahu yang kuat, ia nekat menyelidikinya hingga akhirnya Rudi pun terpaksa ikut membantu. Namun, kengerian melanda saat mereka mencoba menarik objek misterius itu ke darat. Sesosok kepala wanita mendadak muncul dari dalam air, lalu menyeringai lebar ke arah mereka.
Sampul Novel The Confidential : Love And Ravange
9.3
Sejak menempati kediaman barunya, Keysia terus didera teror mengerikan dan rangkaian kematian misterius. Berbagai rahasia sengaja disembunyikan darinya, memaksa Keysia untuk memecahkan teka-teki rumit demi mengungkap kebenaran yang terkubur. Di tengah situasi yang mengancam nyawa, ia juga harus menghadapi pergulatan batin antara perasaan cinta dan hasrat menuntut dendam. Mampukah Keysia bertahan melewati perjalanan emosional yang penuh ketegangan ini?