APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Antara Cinta dan Keluarga

Antara Cinta dan Keluarga

Dalam novel modern Antara Cinta dan Keluarga, kedatangan kakak sepupu pacar yang baru bercerai mengacaukan segalanya. Sambil membawa anak berusia lima tahun dalam kondisi hamil besar, wanita itu menumpang tinggal dan memperlakukan kekasih protagonis seolah miliknya sendiri. Ketegangan memuncak di sebuah acara keluarga ketika anak tersebut menyiramkan minuman dan berteriak menuduh protagonis telah merebut ayahnya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Ini adalah pertemuan pertama antara kedua keluarga, tapi suasananya malah menjadi begitu tidak menyenangkan.

Setelah kembali ke rumah, orang tuaku masih kesal. Namun, hubungan yang sudah berlangsung selama 10 tahun tidak mungkin diputuskan begitu saja. Kami semua sudah dewasa. Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan, juga ada lebih banyak kekhawatiran.

"Ibu rasa kamu harus bicara baik-baik dengan Edwin. Tanyakan apa yang sebenarnya terjadi hari ini. Aku lihat Edwin anaknya baik, tapi kenapa keluarganya seperti itu?" ucap ibuku dengan nada kesal.

Ayahku menimpali sambil berujar, "Soal sepupunya itu, dengan perut besar begitu masih sempat bikin keributan. Barusan aku di sebelah saja khawatir kalau sampai mereka berkelahi, dia malah pura-pura jadi korban."

Aku tidak bisa menahan tawa mendengar komentar ayahku. Namun, ibuku langsung menyenggol kepalaku dengan jarinya. Dia memarahi, "Kamu masih bisa tertawa? Ibu benar-benar merasa sepupunya itu aneh. Sudah cerai, kenapa dia harus tinggal di rumah Edwin?"

"Bahkan kesannya dia sangat nggak suka padamu. Seolah-olah kamu merebut sesuatu yang berharga darinya," tambah ibuku.

Kalimat ini ada benarnya. Soal sepupu Edwin, aku memang tidak tahu banyak. Yang aku tahu hanyalah bahwa ibu Edwin sangat menyayangi adiknya. Jadi ketika adiknya memiliki seorang putri di usia tua, dia pun ikut sangat menyayangi anak tersebut, yaitu Lakita.

Edwin pernah bercerita tentang masa kecilnya. Dia dan Lakita tumbuh bersama dan memiliki hubungan yang sangat dekat, layaknya saudara kandung.

Itu sebabnya setelah bercerai, Lakita diizinkan tinggal di rumah mereka. Bahkan ketika Lakita kehilangan sumber penghasilan, dia masih bisa hidup nyaman. Sebagian besar karena ada lima orang yang mendukungnya, yaitu paman dan bibi Edwin, orang tua Edwin, dan Edwin sendiri.

Mungkin dalam pikiran Lakita, jika aku menikah dengan Edwin, dia akan kehilangan lima sumber dukungan finansial sekaligus. Apalagi dia memiliki seorang anak berusia lima tahun dan bayi yang masih dalam kandungan.

Biaya sekolah dan susu formula, semuanya membutuhkan uang. Mantan suaminya tidak bertanggung jawab, bahkan suka berselingkuh. Jelas, pria itu pasti tidak memberinya nafkah.

Jadi, target Lakita adalah keluarga Edwin. Penjelasan ini sebenarnya masuk akal. Tidak heran Lakita merasa aku merebut sesuatu darinya.

Ponselku tiba-tiba bergetar. Ada pesan baru yang masuk. Ternyata dari ibu Edwin. Dia mengirim pesan panjang yang berisi permintaan maaf. Intinya, dia merasa sangat bersalah karena pertemuan keluarga pertama ini menjadi sangat tidak menyenangkan.

Pesannya penuh dengan kerendahan hati. Di grup keluarga, anggota lain termasuk yang biasanya jarang muncul juga mulai meminta maaf. Rasa kesalku akhirnya mulai mereda. Bagaimanapun, sejak awal aku hanya ingin mereka menunjukkan sikap yang jelas.

Pertemuan pertama keluarga dan langsung diperlakukan seperti ini, siapa yang bisa merasa nyaman? Aku sedang mengetik pesan balasan yang sopan dan berusaha tidak mempermasalahkan hal ini lagi, tapi tiba-tiba paman Edwin juga meminta maaf di grup.

[ Semua ini salah Vito, tapi kami sebagai orang tua juga salah karena nggak mendidik anak dengan baik. ]

Setelah itu, paman Edwin men-tag nama Lakita dan memintanya untuk meminta maaf kepadaku. Grup obrolan langsung menjadi sunyi.

Lima menit berlalu, tapi tidak ada satu pun pesan balasan. Aku tidak percaya mereka yang tinggal serumah tidak melihat pesan itu. Sikap diam mereka jelas menunjukkan bahwa mereka tidak mau meminta maaf.

Rasa kesalku yang sempat mereda kembali muncul. Aku menghapus pesan balasan "semoga kita semua bisa rukun" yang sudah kuketik tadi. Lima menit kemudian, Lakita akhirnya mengirim pesan.

[ Maaf ya, Jessy. Kamu orangnya baik hati, pasti akan memaafkanku. ]

Setelah itu, Lakita mengirim beberapa foto. Semua foto itu adalah fotoku bersama seorang pria, termasuk satu foto di mana aku mengenakan gelang Van Cleef & Arpels sambil tersenyum bahagia.

Aku langsung emosi. Foto-foto itu jelas berasal dari unggahanku di berbagai platform media sosial beberapa waktu lalu. Bagaimana dia bisa menemukannya? Aku merasa seperti telanjang di depan umum. Rasanya sangat malu dan terhina.

[ Jessy, beberapa kali makan bersama pria ini. Itu menunjukkan hubungan kalian cukup dekat. Gelang yang kamu pakai juga pasti pemberian dia, 'kan? ]

[ Aku sudah lama mengamati. Dengan gajimu dan Edwin, nggak mungkin kalian mampu membeli gelang semahal itu. Jadi aku ingin bertanya, apa kamu selingkuh dengan pria ini? ]

Orang-orang bilang wanita hamil sering menjadi lebih bodoh, tapi menurutku Lakita pasti akan bodoh selama beberapa tahun. Dia membawa tuduhan yang tidak berdasar ke grup keluarga, seolah-olah sedang menunggu pujian atas "penyelidikannya".

Aku tidak punya kata-kata untuk membalas. Aku hanya mengirimkan emoji senyum. Sementara itu, Edwin justru lebih marah dariku. Dia langsung mengirimkan balasan.

[ Apa yang kamu bicarakan? Pria itu adalah adik sepupu Jessy, Ronan! Mereka cuma bisa bertemu setiap tahun ketika acara kumpul keluarga. Gelang itu juga hadiah dari Ronan. Kamu ini bicara apa sih? Gila ya? ]

Selama 10 tahun aku menjalin hubungan dengan Edwin, ini adalah pertama kalinya aku melihat dia semarah ini. Dia pasti sudah sangat kesal.

Lakita buru-buru menghapus semua pesan yang dia kirim, kecuali foto-foto yang tidak bisa ditarik kembali. Foto-foto itu tetap ada di grup dan begitu mencolok.

Anggota grup lain mulai mengirim pesan basa-basi. Mereka mencoba mengalihkan perhatian dari foto-foto itu, tapi aku tetap merasa tidak nyaman.

Dari foto-foto yang Lakita simpan, jelas dia sudah mengawasi media sosialku sejak lama. Bisa dibilang, mungkin lebih dari setahun. Dia sengaja menyimpan foto-foto di mana aku makan dengan pria lain dan mengenakan barang mahal, hanya untuk menuduhku selingkuh.

Aku merasa jijik dan marah pada saat yang sama. Di tengah emosiku, Edwin mengirim pesan pribadi. Dia berusaha menenangkanku.

[ Sayang, jangan sampai kamu terlalu emosi gara-gara hal ini. Kami sekeluarga juga kesal dengan tingkahnya. Kami nggak tahu apa yang dia inginkan. ]

[ Ibu bilang, beberapa hari lagi kamu datanglah ke rumah kami. Dia akan minta maaf langsung kepadamu. Kali ini, memang keluarga kami terlalu keterlaluan. Kamu bicarakan dulu dengan orang tuamu ya. ]

Aku menghela napas. Perasaanku sedikit lega ketika mengetik balasan kepada Edwin.

[ Nggak usah. Kalau diceritakan lagi, mereka pasti tambah kesal. ]

Lakita tidak ada hubungannya dengan Edwin. Aku tidak bisa melampiaskan kemarahanku kepadanya. Itu sebabnya, aku memutuskan untuk memberikan mereka satu kesempatan lagi.

Aku kembali mengunjungi rumah mereka pada akhir pekan. Orang tua Edwin tinggal bersama paman dan bibinya.

Rumah itu tidak terlalu besar, tapi penuh dengan orang sehingga rasanya sangat sempit dan sesak. Untungnya hari ini paman dan bibi Edwin sedang bekerja, jadi hanya ada enam orang di rumah.

Lakita duduk tegak di sofa ruang tamu sambil menonton TV. Di sebelahnya, Vito juga sedang duduk di sana. Begitu melihatku, dia langsung mengernyit dengan ekspresi tidak ramah. Namun, sepertinya dia sudah diperingatkan sebelumnya. Selain memelotot padaku, dia tidak melakukan apa-apa.

Aku duduk di kursi dekat mereka. Lakita yang sedang mengelus perut besarnya menoleh padaku dan bertanya dengan nada tajam, "Kenapa kamu duduk di sini? Nggak pergi bantu?"

"Aku ini tamu, mau bantu apa?" jawabku santai. Orang yang biasanya malas-malasan di rumah, tapi kalau soal orang lain malah pakai standar ganda.

Vito yang sedang menonton TV, tiba-tiba berteriak kegirangan saat melihat iklan mainan Transformers baru. Dia menarik tangan ibunya sambil merengek, "Bu, aku mau beli yang ini! Aku mau yang seharga 776 ribu itu! Belikan untukku, belikan ya!"

Lakita menjawab dengan santai, seolah-olah ini adalah hal yang sudah biasa, "Nanti kita pergi minta ke pamanmu, biar dia belikan untukmu ya?"

Tentu saja, Edwin harus melayani mereka bertiga. Namun aku tetap tenang, tanpa menunjukkan emosi apa pun. Aku hanya terus memainkan ponselku.

Melihat aku tidak terpancing, Lakita malah balik berbicara lembut kepada Vito, "Vito, kamu harus belajar jadi anak yang pengertian. Nanti kalau pamanmu sudah nikah, dia mungkin nggak akan terlalu memanjakanmu lagi."

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dendam Mengubur Cinta
8.8
Setelah tujuh tahun bersama, aku meninggalkan Deon saat dia dipenjara demi bersama sahabatnya. Begitu bebas dan sukses kembali, Deon memaksaku menikah sebagai bentuk balas dendam. Di balik citra pernikahan yang harmonis, dia menyiksa batin dengan membawa wanita lain—termasuk adik kandungku—ke ranjang kami. Deon tidak pernah tahu bahwa demi membersihkan namanya, aku rela menyusup ke sarang mafia hingga kehilangan ginjal dan setengah hatiku. Kini, waktuku untuk bertahan hidup hampir habis.
Sampul Novel Dosa Terindah Bersama Kakak Ipar (Cinta Yang Semu)
8.2
Pernikahan balas budi merenggut kebahagiaan Queenza Mikayla Anya, menyisakan derita fisik dan batin setiap hari. Namun, takdir mempertemukannya dalam satu malam tak terduga dengan sang kakak ipar. Peristiwa itu menumbuhkan rasa cinta yang rumit di hati Queenza. Kini, ia dihadapkan pada pilihan sulit: terus bertahan dalam hubungan yang menyiksa, atau melepaskan diri demi cinta sang kakak ipar yang selalu melindunginya.
Sampul Novel Dusta di Balik Janji
8.0
Divonis kanker hati setelah lima tahun menikah, Kathleen hancur saat tahu Joshua, suaminya, justru ingin mendonorkan hati demi selingkuhannya yang sudah punya anak. Enggan kalah dari pengkhianatan ini, Kathleen bertekad merebut kembali hak donor miliknya. Ia pun pergi ke Jaxperton untuk operasi dan meminta Joshua menjemputnya tiga hari lagi. Kepergian Kathleen ini seketika meninggalkan penyesalan dan keputusasaan yang sangat mendalam bagi suaminya.
Sampul Novel GADIS PENARI TUAN MUDA
8.2
Demi menemukan cinta sejati, Benni Handoko yang berasal dari keluarga terpandang rela menyamar sebagai pelayan toko. Namun, takdirnya berubah drastis ketika ia mendapati Mulan, seorang gadis penari, berada di ranjangnya setelah acara jamuan keluarga. Mulan ternyata merupakan cucu sahabat nenek Benni yang sempat hilang. Walau mereka telah dijodohkan, hubungan keduanya tidak berjalan mulus dan penuh rintangan. Sanggupkah mereka menjaga cinta di tengah badai konflik yang menerpa?
Sampul Novel Godaan Teknisi AC
9.1
Kehadiran seorang teknisi AC di rumah pada larut malam membawa perubahan drastis yang tak terduga. Sentuhan jemari pria asing itu membangkitkan sensasi intens yang belum pernah dirasakan sang istri sebelumnya. Di tengah pergolakan gairah yang terlarang, sang teknisi bertindak nekat dengan menarik rambutnya dan memaksa wanita itu menghubungi suaminya sendiri. Meski telah memohon demi menyelamatkan pernikahannya, panggilan telepon tersebut telanjur tersambung, mengancam membongkar rahasia malam itu.
Sampul Novel PEREMPUAN PALING SULIT DITAKLUKKAN  (Seni Untuk Merawat Luka)
8.3
Ujian berat menanti sepasang kekasih yang mendambakan kebahagiaan, saat bayang-bayang masa lalu yang kelam datang mengusik. Rasa cemas yang mendalam melahirkan krisis kepercayaan serta kerumitan cinta segitiga. Kini, keputusan sulit harus diambil antara bertahan demi masa depan atau menyerah pada dampak masa lalu. Perjalanan ini membuktikan bahwa cinta sejati bukanlah sekadar kekaguman fisik, melainkan seni menyembuhkan luka dan komitmen kuat untuk terus melangkah bersama.