APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Antara Cinta dan Benci

Antara Cinta dan Benci

Demi wasiat sang ayah, Hera terpaksa menikah dengan Gama Dirgantara. Namun, pria berstatus duda itu bersikap sangat dingin karena belum bisa melupakan Karin, masa lalunya. Gama bahkan berjanji tidak akan pernah memberikan hatinya kepada Hera. Keadaan berubah total sejak peristiwa tak terduga terjadi saat Gama mabuk. Di tengah penolakan dan rasa benci, sanggupkah Hera bertahan demi menyelamatkan pernikahan penuh luka ini dan meluluhkan hati Gama?
Bab
Bagikan

Bab 2

Kening Darma berkerut dalam. "Mengapa? Tinggalah dulu di rumah Papa selama satu dua hari, Gama. Setelah itu baru kalian boleh pulang," pinta Darma. Terlihat jelas sekali dari raut wajah Darma dan Jessi jika mereka berdua sangat menyayangi Hera.

Apalagi Jessi sedari tadi tak henti menggenggam tangan Hera. Seolah menguatkan wanita itu. Dan melihat itu membuat Gama mendengkus sebal.

"Kalian tidak pernah berkata semanis itu saat hari pertama pernikahanku dengan Karin!"

"Gama! Jangan lagi menyebut namanya di rumah ini!" seru Darma mengacungkan sebelah telunjuknya pada Gama yang berdiri di hadapannya sambil berpangku tangan.

Sementara Hera terkejut mendengar Darma yang sampai semarah itu begitu Gama menyebut nama Karin.

'Jadi benar. Gama sudah menikah sebelumnya dan nama istri pertamanya adalah Karin? Tapi kenapa sepertinya Papa Darma dan Mama Jessi terlihat tidak menyukai Karin?' Hera kembali bergumam dalam hati.

Hera merasa menjadi orang bodoh yang tidak tahu apa-apa di rumah ini. Ia tidak mengerti dengan apa yang terjadi di antara Gama, kedua orang tuanya dan Karin.

"Hera! Kau ikut naik ke lantai atas bersama dengan Bik Asih ya," pinta Darma menoleh pada Hera dan menatapnya hangat. Hera paham jika sebenarnya Darma tidak ingin ia mendengar perdebatan di antara mereka.

"Baik, Pa." selayaknya menantu yang baik. Hera mengangguk dan berjalan menuju tangga. Namun langkahnya terhenti saat Gama kembali bersuara dan menyindir dirinya.

"Hanya karena ayah dari gadis itu meninggalkan sebuah wasiat, lalu Papa menjadikan aku korbannya! Aku terpaksa menerima pernikahan yang sama sekali tidak kuinginkan!" ucapan Gama terdengar penuh emosi. Membuat ulu hati Hera serasa diremas dengan tangan tak kasat mata.

Tubuh Hera membeku. Meski Bik Asih berkali-kali mengajaknya menaiki tangga, tetapi kedua kaki Hera seolah sudah dipaku. Tidak bergerak sedikitpun dari sana.

"Ayahnya Hera adalah sahabat Papa. Dia orang yang sangat baik dan Papa sangat berhutang budi padanya. Jika bukan karena jasa ayahnya Hera, kita tidak akan mungkin bisa menikmati hidup yang mewah seperti ini! Dulu perusahaan Papa berada diambang kebangkrutan dan hanya Ayahnya Hera yang menolong kita, Gama," papar Darma berusaha menjelaskan tentang jasa dari ayahnya Hera pada Gama.

Tetapi Gama menggelengkan kepalanya. Ia malah menyungginngkan senyum kecut. Seakan menganggap semua ucapan yang keluar dari mulut Darma tidak masuk akal.

"Aku baru dengar jika balas budi bisa dibalas dengan mengorbankan anak sendiri!" desis Gama membalas telak ucapan papanya.

Darma menatap putranya dengan mata yang membeliak. Ia tidak menyangka jika Gama akan berpikiran seperti itu. Padahal tidak sedikitpun Darma berniat menjadikan Gama sebagai korban. Tahukah Gama jika apa yang selalu Darma lakukan adalah demi kebaikannya?

"Kau memang tidak akan mengerti. Selamanya kau tidak akan pernah mengerti apa yang berusaha Papa lakukan untukmu, Gama. Karena dulu wanita itu sudah mencuci otakmu untuk membenci kami!" Darma meninggikan suaranya. Ia bahkan enggan menyebut nama Karin saking tidak sukanya dengan menantu pertamanya itu.

Gama mengepalkan tangannya. Amarahnya mendidih hingga ke ujung kepala. Ia tidak suka jika ada orang yang menjelek-jelekkan Karin. Karin adalah wanita yang sangat ia cintai. Meskipun saat ini wanita itu telah tiada.

Sedangkan Hera yang menyaksikan perdebatan di antara kedua orang itu hanya meremas pagar tangga dengan tangan kanannya. Hera dibuat semakin tidak mengerti dengan bagaimana Darma bisa sebenci itu pada Karin.

"Bagus. Aku memang tidak suka jika nama Karin keluar dari mulut kalian. Di hari pertama aku membawa Karin sebagai pengantinku ke rumah ini, bahkan sampai kematiannya, kalian tidak pernah menyukai dia. Kalian selalu memperlakukan Karin dengan tidak adil. Dia istriku! Dan sampai kapanpun hanya Karin yang pantas menjadi istriku. Bukan dia!" tegas Gama lalu ia mengarahkan telunjuknya pada Hera yang berdiri di anak tangga. Hera terhenyak melihat Gama yang kini menatapnya penuh amarah. Rahang lelaki itu terlihat mengeras seakan ingin menerkamnya.

Tetapi Hera hanya balas menatap datar lelaki yang sudah menjadi suaminya itu. Ia tidak ingin menunjukkan rasa takutnya. Gama hanyalah manusia sepertinya. Hanya saja bedanya, dia mungkin tak memiliki hati.

Setelah itu, Gama melangkah cepat menghampiri Hera. Merenggut tangan istrinya dengan kasar hingga membuat Hera sedikit meringis kesakitan.

"Aaakhh.."

"Gama! Kau mau kemana?! Lepaskan Hera! Jangan perlakukan dia sekasar itu!" Darma dan Jessi berseru panik melihat Gama yang berjalan keluar rumah dan menarik tangan Hera menuju mobil. Mereka mengejar langkah Gama dari belakang. Takut sekali jika Gama akan menyakiti menantu mereka.

"Aku tahu apa yang harus kulakukan! Kalian tidak perlu ikut campur. Mulai sekarang aku ini adalah suaminya 'kan? Hhh... setidaknya begitulah yang terjadi," kata Gama yang masih saja menarik tangan Hera.

"Lepaskan tanganku! Aku bisa jalan sendiri. Tidak perlu kau tarik-tarik seperti ini!" Hera memberontak. Membuat Gama menghentikan langkah dan menatapnya dengan tatapan setajam elang.

Hera merasa tertohok ditatap seperti itu. Ia merasa seperti sedang berhadapan sedang singa yang lapar.

"Masuk!" perintah Gama menujuk ke arah pintu mobil. Hera menatap Gama dengan benci. Ia tidak pernah diperlakukan sekaras ini oleh kedua orang tuanya. Tapi sialnya Hera juga tidak bisa menampar Gama. Ia ingat jika lelaki itu sudah berstatus suaminya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Salah Jodoh (Si Kembar)
8.0
Claire terpaksa menikah kontrak dengan saudara kembar mantan calon suaminya demi menyelamatkan harga diri setelah ditinggal kawin. Saat ia mulai berusaha mencintai suami barunya, berbagai cobaan berat justru datang menguji. Claire tidak hanya harus menghadapi gangguan dari sang mantan tunangan yang telah berkhianat, tetapi juga harus melawan kehadiran mantan kekasih suaminya yang bertekad kuat merusak pernikahan mereka.
Sampul Novel Dangerous Girl
9.7
Pasca tragedi berdarah yang merenggut keluarganya demi harta, Aliya yang dahulunya lembut kini berubah menjadi sosok pembawa maut demi menuntut balas. Di tengah misteri sekolah yang pelik, ia bertekad menguak dalang kejahatan itu. Misi ini membawanya mencari Samudra, pemuda bermata biru yang kini asing padanya. Walau terus ditolak dan nyawanya terancam oleh badai rahasia besar, Aliya tak gentar. Baginya, utang darah atas keluarganya wajib dibayar tuntas.
Sampul Novel Menikahi Gadis Bar-Bar
8.4
Malaika Arabella, siswi kelas XI penerima beasiswa, terkenal tangguh dan kerap membolos walau tetap berprestasi di tengah rundungan. Konflik bermula ketika orang tuanya harus bertugas ke luar negeri untuk waktu lama. Enggan ikut dan tanpa kerabat dekat, Mala terpaksa menyetujui pernikahan dini rahasia dengan anak dari sahabat ayahnya. Sanggupkah Mala mengarungi bahtera rumah tangga barunya ini, sementara ia juga harus menghadapi dinamika dunia sekolah yang penuh gejolak?
Sampul Novel My Destiny (Pewaris untuk Sang Kaisar)
9.1
Putri Xiara dari Kerajaan Guangshu harus rela menikahi Kaisar Li Qiang yang kejam demi kedamaian rakyatnya. Di dalam Istana Jin yang penuh intrik dan kebencian para selir, ia berjuang bertahan hidup sendirian. Selain melindungi diri, Xiara mengemban misi berat untuk melahirkan pangeran penerus takhta. Mampukah ia menghadapi kerasnya kehidupan istana dan meluluhkan hati dingin sang kaisar demi menuntaskan takdirnya?
Sampul Novel Saat Aku Mati, Pacarku Sibuk Menolong Wanita Lain
7.9
Bencana melanda saat hujan deras memicu banjir di area parkir bawah tanah, mengurung Yuni dalam situasi kritis karena pintu darurat yang terkunci rapat. Di tengah kepanikan, ia segera menghubungi kekasihnya, Wibi, untuk meminta bantuan darurat. Namun, panggilan darurat Yuni justru ditanggapi dengan kemarahan. Wibi memilih mengabaikan nyawa kekasihnya demi membantu Maya mengevakuasi seekor kucing yang terjebak di atas pohon. Tanpa rasa iba, Wibi memutuskan kontak dan membiarkan Yuni berjuang sendirian.
Sampul Novel THE FLORETTA
8.8
Kehidupan Floretta Wedsey hancur akibat tragedi kelam yang membuatnya membenci sang ayah dan mengasingkan diri ke luar negeri. Di tengah keputusasaan, putri dari keluarga terpandang ini dipertemukan dengan Almero Manuelson Gredragh. Hubungan mereka diuji saat rahasia masa lalu terungkap bahwa Almero adalah anak dari musuh masa lalu ayah Floretta. Meski Almero berjuang demi cinta mereka, sanggupkah Floretta menerima kenyataan pahit tersebut?