APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Antara Cinta dan Benci

Antara Cinta dan Benci

Demi wasiat sang ayah, Hera terpaksa menikah dengan Gama Dirgantara. Namun, pria berstatus duda itu bersikap sangat dingin karena belum bisa melupakan Karin, masa lalunya. Gama bahkan berjanji tidak akan pernah memberikan hatinya kepada Hera. Keadaan berubah total sejak peristiwa tak terduga terjadi saat Gama mabuk. Di tengah penolakan dan rasa benci, sanggupkah Hera bertahan demi menyelamatkan pernikahan penuh luka ini dan meluluhkan hati Gama?
Bab
Bagikan

Bab 3

Akhirnya Hera memilih masuk dengan bibir yang terkatup rapat. Bik Asih memasukan koper milik Hera ke dalam bagasi. Sedangkan kedua orang tua Gama kini berdiri dan menatap cemas ke arah Gama yang masih berdiri di samping mobil.

"Gama! Perlakukan Hera dengan baik. Dia itu istrimu!" pinta Darma yang mencoba mengingatkan Gama tentang status Hera sekarang.

Gama mendengkus masam. Ia meremas kunci mobil yang ada dalam genggamannya. Lalu menatap Darma dengan dagu yang terangkat.

"Jangan khawatir, Pa. Menantu kesayangan kalian tidak akan lecet sedikitpun. Sebaiknya kalian berdoa saja agar aku tidak memperlakukan Hera sama seperti cara kalian memperlakukan Karin. Selamat malam!" ucap Gama sebelum ia masuk ke dalam mobilnya dan duduk di balik kemudi.

Begitu Gama duduk di sebelahnya, seketika Hera merasa suasana di dalam mobil terasa mencekam. Bahkan bulu kuduknya lansung berdiri. Padahal Hera tahu jika lelaki itu bukanlah setan atau semacamnya. Dia adalah manusia sama seperti dirinya.

Darma dan Jessi masih menatap khawatir pada mobil Gama yang kini sudah melaju meninggalkan pekarangan rumah.

"Pa! Mama takut jika Gama akan menyakiti Hera. Gama tidak mengerti jika Karin itu sering mencuci otaknya. Karin tidak sebaik yang ia pikirkan. Wanita itu terlalu licik. Jauh sekali dengan Hera yang polos dan lugu." Jessi meremas tangan Darma. Menatap suaminya dengan mata yang berkaca-kaca.

Darma mengangguk. Ia paham dengan apa yang Jessi rasakan. Diabaikan oleh anak sendiri pastilah membuat Jessi bersedih. Tetapi yang lebih Jessi takutkan adalah perlakuan Gama pada Hera nantinya.

"Berdoa saja, Ma. Semoga Gama segera bisa melihat kebenarannya. Dia telah banyak salah paham selama ini. Papa yakin meski semarah apapun Gama, dia tidak akan sampai hati menyakiti Hera secara fisik," balas Darma menarik pundak Jessi agar bersandar ke dadanya.

Darma berusaha menguatkan Jessi, padahal dalam hatinya sendiri, Darma mendesah penuh penyesalan.

'Maafkan aku, Tio. Sepertinya aku telah salah menerima wasiatmu. Hera harus menderita menikah dengan putraku,' batin Darma meminta maaf pada Satrio, ayah kandung Hera yang telah meninggal dunia.

***

Gama menghentikan mobilnya. Ia langsung disambut oleh para pelayan yang berdiri menyapanya.

"Selamat datang, Tuan Gama!" sapa mereka. Hera pun keluar dari mobil. Ia menatap takjub pada rumah Gama yang megah dan sangat luas. Bahkan menurut Hera, rumah ini lebih pantas disebut sebagai mansion.

Gama membenarkan kelepak jassnya. Ia menatap tegas pada seluruh pelayan yang menyambutnya, lalu melirik sinis ke arah Hera yang berdiri di sampingnya.

"Dia Hera. Mulai sekarang dia akan tinggal di paviliun bersama dengan kalian. Dan jangan sungkan memberikan pekerjaan padanya. Karena di sini dia tidak akan diperlakukan istimewa!" ucap Gama begitu lantang. Mata Hera dan semua pelayan yang mendengar itu langsung membeliak lebar.

Hera menoleh pada Gama dengan mata yang menyipit. Apa maksud lelaki itu? Hera akan tinggal di paviliun? Tunggu! Bukankah Hera adalah istrinya dan sudah seharusnya berada dalam satu rumah bersama Gama?

Para pelayan Gama tahu jika tuannya itu baru saja menikahi Hera. Mereka hanya bisa menunduk menatap pada kaki mereka masing-masing. Enggan berkomentar ataupun bertanya tentang mengapa Gama bersikap seperti itu pada wanita yang baru saja dinikahinya.

"Apa maksudmu? Aku tinggal di paviliun?" tanya Hera. Keningnya berkerut dalam.

Gama balas menatap Hera dengan mengedikkan bahunya santai. "Ya. Apa ucapanku tadi belum jelas? Kau akan tinggal di paviliun bersama dengan para pelayanku. Kenapa? Kau merasa keberatan, Hera? Atau kau ingin tinggal di rumah ini bersama denganku? Begitu, hmm?" tanya Gama menaikan sebelah alisnya. Ia memasang wajah mengejek pada Hera yang saat ini tercenung melihatnya.

"Jangan pernah bermimpi terlalu tinggi, Hera! Aku tidak mencintaimu! Mungkin kita memang sudah menikah. Tetapi jangan berpikir kalau aku akan sudi menyentuhmu! Hal yang paling mustahil kulakukan!" desis Gama mengangkat telunjuknya dan menekankan setiap kata-katanya pada Hera.

Gama ingin membuat Hera mengerti jika wanita itu tidak bisa masuk dalam kehidupannya. Gama ingin membuat jarak di antara mereka. Hera harus tahu, jika hati Gama lebih keras dari sebuah batu sekalipun.

Hera tidak membalas ucapan Gama. Tetapi ia hanya menatap bola mata lelaki itu dengan tatapan dalam. Mungkin Hera merasa sakit dalam hatinya atas ucapan lelaki itu. Tapi ia lebih memilih diam alih-alih membalas perkataan Gama yang menusuk hatinya.

"Diar!" teriak Gama memanggil salah seorang dari puluhan pelayan itu.

"Iya, Tuan Gama?" Diar bergerak menghampiri Gama dan berdiri di depan tuannya dengan kepala yang sedikit menunduk.

"Antar dia ke kamar yang masih kosong di paviliun. Dan biarkan dia membawa barang-barangnya sendiri!" perintah Gama.

"Baik, Tuan Gama." meski merasa tidak enak pada Hera yang seharusnya diperlakukan spesial di rumah ini karena ia adalah istri dari tuannya, tetapi mau tak mau Diar tetap menjalankan perintah Gama.

Diar mengajak Hera agar membawa kopernya dan mengikutinya ke paviliun. Sebelum pergi, Hera sempat melayangkan tatapan benci pada Gama yang balas menatapnya tajam. Gama tampak tak peduli jika Hera membencinya. Mungkin hal itu justru akan lebih baik bagi Gama karena Hera akan cepat pergi dan menyerah dalam pernikahan ini.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BUKAN PERNIKAHAN KONTRAK
9.7
Selena didera dilema berat antara kesetiaan pada kekasihnya dan desakan ekonomi keluarga demi pengobatan ibunya pasca-kematian sang ayah. Di tengah hilangnya sang pacar tanpa berita, Daniel datang membawa tawaran pernikahan kontrak sebagai solusi instan. Demi bertahan hidup, Selena pun menerimanya. Namun, masalah rumit muncul saat sang kekasih kembali untuk melamarnya, ditambah kenyataan mengejutkan bahwa Daniel ternyata masih berkerabat dengan pria tersebut.
Sampul Novel Gara-Gara Cinta Satu Malam
8.0
Akibat dikhianati kekasihnya, Ellena Cameron nekat menyerahkan kesuciannya pada pria asing demi membalas dendam pada takdir. Setelah berniat melupakan peristiwa itu, sang pria justru hadir kembali dan mengacaukan hidupnya. Pria itu adalah William Asahavey Hamilton, konglomerat yang jenuh dipaksa menikah oleh kakeknya. Terpikat oleh keberanian Ellena yang unik, gadis mungil itu kini menjadi pusat perhatian William yang biasanya dikelilingi banyak wanita.
Sampul Novel Hasrat Agak Laen
9.7
Nikmati kisah romantis modern yang memadukan kenyataan dan fiksi secara apik. Lebih dari setengah jalan cerita dalam novel ini ditulis berdasarkan kejadian nyata. Walau ada beberapa penyesuaian serta tambahan bumbu imajinasi sebagai variasi, keaslian kisahnya tetap terjaga. Anda akan dibawa masuk ke dalam rangkaian peristiwa luar biasa yang terdengar mustahil, namun benar-benar terjadi di dunia nyata. Saksikan sendiri keunikan jalinan asmaranya.
Sampul Novel KUBALAS KAU DENGAN ELEGAN
8.2
Kehidupan tenang Sahira seketika hancur setelah memergoki suaminya berselingkuh dengan sahabat dekatnya sendiri. Di tengah kepedihan mendalam akibat pengkhianatan ganda tersebut, secercah harapan tiba-tiba datang dari masa lalunya. Kehadiran kembali seorang miliarder menawarkan perlindungan sekaligus mengajak Sahira menyembuhkan luka hati bersama. Akankah ini menjadi awal dari babak baru yang bahagia bagi Sahira setelah melewati pengkhianatan yang begitu menyakitkan?
Sampul Novel Lebih Baik Kita Berpisah
8.6
Meski rasa cinta pada suaminya belum pudar, Ranti mantap memilih jalan perceraian. Keputusan berat ini diambil bukan karena perselingkuhan, melainkan akibat penolakan kejam dari keluarga mertua. Segala pengorbanan dan kerja keras Ranti demi menghidupi mereka justru dibalas dengan tuduhan keji bahwa ia memakai guna-guna. Saat hidupnya hancur, mereka pun acuh tak acuh. Kini, Ranti harus meyakinkan diri apakah berpisah dari ayah dari keenam anaknya adalah pilihan hidup terbaik.
Sampul Novel Mantan Kekasihku Menjadi Bosku
8.5
Pertemuan tak terduga dengan mantan pacar yang paling dibenci membuat hidup baru Nina di kota lain berantakan. Pria dari masa lalu itu kini justru menjadi atasan di tempat kerjanya yang baru. Hubungan mereka dahulu hancur akibat kesalahpahaman pahit yang menyisakan kepedihan mendalam. Di tengah tekanan profesional dan gejolak emosi, Nina kini bimbang. Haruskah ia kembali melarikan diri, atau tetap bertahan menghadapi sosok yang pernah sangat ia cintai?