APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Andai Cinta Datang Lebih Awal

Andai Cinta Datang Lebih Awal

Setelah dikhianati oleh sepupunya dan ditinggalkan membeku selama tujuh hari di bawah salju oleh kekasihnya, Billy Juman, Siena memutuskan untuk menyerah. Alih-alih memohon saat Billy membatalkan pernikahan mereka, Siena justru menyetujuinya dengan tenang. Billy tidak pernah tahu bahwa Siena telah membuat kesepakatan mistis dengan Dewa Bulan. Dalam enam hari, Siena akan menukarkan seluruh ingatan dan rasa cintanya pada Billy demi memulai lembaran baru. Siena yang tulus mencintainya telah sirna di gunung es tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 4

Julia berbicara sembari mencari posisi cocok untuk berbaring di dalam salju. Saat menunggu Billy datang dengan buru-buru, Julia sedang berbaring di sana, sedangkan Siena sudah ditutupi salju di dasar gunung.

Julia memberi tahu Billy bahwa dia tidak bersama dengan Siena. Dia juga tidak tahu keberadaan Siena.

Billy pun diarahkan Julia untuk mengantarnya ke rumah sakit, meninggalkan Siena seorang diri di kaki gunung.

Sejak melihat kematian orang tua dengan mata kepalanya sendiri, Siena merasakan rasa takut yang tidak bisa dideskripsikannya di saat menyendiri.

Justru karena itu, Siena baru bersama mereka pergi ke arena ski.

Siena memikirkan segala cara agar Billy bisa menemani di sisinya. Meski Julia juga ikut, dia akan berusaha memikirkan segala cara.

Tidak disangka, Siena malah hampir kehilangan nyawanya di dalam pegunungan bersalju.

Ketika membayangkan kembali rasa putus asa ketika terperangkap, sekujur tubuh Siena menjadi gemetar. Rasa sakit di tubuh dan siksaan batin meluap. Keringat dingin mulai bercucuran di keningnya.

Billy langsung menyeretnya dari atas ranjang dengan sadis. “Segera akui kesalahanmu. Sudah dengar belum? Kalau bukan gara-gara kamu, apa mungkin lengan Lia akan patah dan pergelangan tangannya terluka? Kalau mulai saat ini Lia nggak bisa melukis lagi, aku akan perhitungan sama kamu!”

Gerakan Billy menarik luka di tubuh Siena. Darahnya langsung merembes dari bekas, lalu membasahi seragam pasiennya.

Kali ini, Billy baru menyadari bahwa luka di tubuh Siena tidak ada tanda-tanda membaik, melainkan lebih parah daripada sebelumnya.

“Kenapa bisa begini?” Billy memalingkan kepalanya menatap Xavier dengan murka. “Jelas-jelas sudah pakai obat yang paling baik. Setiap harinya juga ada yang menjaganya. Kenapa nggak ada gunanya sama sekali?”

Xavier terbengong dan segera mulai berdalih. “Emm … mana aku tahu? Setiap harinya aku memeriksa dan mengobati Bu Siena. Suster bisa jadi saksi mata!”

Saat Julia melihat situasi ini, dia segera melihat Siena, lalu berkata dengan nada memelas, “Siena, aku tahu kamu marah, tapi kamu nggak boleh nggak diobati. Kalau kamu begini, aku dan Kak Billy bakal semakin khawatir lagi, ‘kan!”

“Siena!” Usai mendengar, Billy pun semakin marah lagi. “Kamu bahkan nggak sayang sama diri kamu sendiri. Kamu memang nggak bisa diselamatkan lagi! Kalau kamu beronar seperti ini lagi, resepsi pernikahan ditunda sampai kehidupan berikutnya saja!”

Namun, Billy tidak tahu bahwa setiap harinya Xavier memang ke kamar pasien, tetapi dia tidak pernah mengobati dan memeriksa Siena, bahkan sengaja membuka luka Siena dan menganiayanya. Dia pun merasa gembira dengan tindakannya.

Mengenai obat impor yang dipesan Billy, semuanya sudah diam-diam dibawa keluar rumah sakit untuk ditunaikan. Tidak ada sedikit pun yang dioleskan ke tubuh Siena.

Siena menatap Billy. Ucapan yang ingin dia lontarkan untuk berdalih pada akhirnya diam-diam ditelan kembali. Masalah sudah berkembang hingga tahap seperti ini. Apa pun yang dia katakan, Billy juga tidak akan memercayainya.

Setelah keluar kamar pasien, amarah Billy masih belum mereda. Pasti karena selama beberapa tahun ini dia terlalu memanjakan Siena, itulah sebabnya karakternya menjadi seburuk ini.

Meskipun merasa marah, Billy tetap merasa khawatir terhadap Siena. Jika Siena begitu emosi terhadap Billy, bukannya akan berpengaruh terhadap kesehatannya?

Julia yang berada di samping mengamati raut wajah Billy dengan saksama, kemudian dia mengusulkan, “Kak Siena terlalu keras kepala, nggak berubah-rubah. Kalau ingin memperbaiki kebiasaan buruk Kak Siena, gimana … kalau pernikahannya dibatalkan saja?”

“Nggak boleh.” Tanpa ragu, Billy langsung menolak.

Billy hanya ingin Siena lebih penurut, tapi dia tidak pernah kepikiran menyuruh Siena untuk meninggalkannya.

Setiap kali melihat cincin tunangan di tangannya dan Siena, tidak peduli betapa emosi dirinya, hati Billy tetap akan terasa luluh.

Apalagi ketika kepikiran cedera menyeramkan yang dilihatnya tadi, hati Billy samar-samar terasa sakit.

Siena sudah merasakan begitu banyak penderitaan. Billy juga tidak tega untuk mendesaknya lagi.

“Kalau dia dibiarkan begini terus ….” Tersembunyi rasa tidak puas di dalam tatapan Julia. Hanya saja, saat Billy melihat ke sisinya, dia langsung menyembunyikannya. “Yang dilukai bukan hanya dirinya sendiri, Kak Billy juga bakal ikut sedih.”

Billy merenung beberapa saat, lalu menggeleng. “Perjanjian pernikahan itu ditetapkan oleh senior, nggak bisa dibatalkan sesuka hati. Begini saja, ikuti apa kataku.”

Terlintas sedikit rasa kesal di dalam tatapan Julia. Hanya saja, dalam seketika, dia bergoyang dengan lemah lembut. “Aku dengar apa kata Kak Billy. Aku ….”

“Ada apa? Apa luka di tanganmu kambuh lagi?” Billy memeluk Julia lantaran mencemaskannya. Dia segera berlari ke ruang jaga dengan gelisah. “Tolong!”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CEO LEBAY
8.3
Richard tewas usai kalah memperebutkan Claudia. Di akhirat, protesnya atas nasib buruk berbuah kesempatan hidup kedua dari Tuhan. Ia pun bangkit berkat doa tulus seorang gadis, lengkap dengan ingatan masa lalu yang luar biasa. Kini, Richard menguasai banyak bahasa, seni, serta lokasi harta karun. Sembari mengejar Claudia dengan kekayaan barunya, ia mulai bimbang apakah obsesi itu benar atau justru ada cinta lain yang jauh lebih tulus untuknya.
Sampul Novel Cinta Memang Begitu
8.3
Kematian tragis mengakhiri hidup sang protagonis yang lelah bersaing dengan Emma Moore, anak angkat kesayangan orang tuanya yang bahkan menerima donor retinanya dan menikahi kakak kandungnya sendiri. Namun, takdir memberinya kesempatan kedua. Terlahir kembali di kehidupan baru, ia memutuskan untuk berhenti memedulikan orang lain dan tidak lagi mengejar persaingan yang sia-sia. Dengan fokus sepenuhnya pada diri sendiri, ia justru menemukan jalan menuju kebahagiaan sejati yang tidak pernah ia duga sebelumnya.
Sampul Novel Feng Na Na
9.4
Terbangun dengan pakaian kuno, aku merasakan nyeri hebat akibat guncangan di dalam kotak kayu. Padahal, memori terakhirku adalah mati mengenaskan akibat pengkhianatan tunanganku sendiri. Rasa sakit ini menegaskan bahwa aku tidak bermimpi. Ketika mencoba bangkit, aku terkejut mendapati diriku berada di dalam sebuah peti mati. Bagaimana mungkin aku bisa kembali bernapas setelah pembunuhan itu? Misteri apa yang sebenarnya sedang terjadi pada hidupku sekarang?
Sampul Novel I'm The Queen
8.2
Kehidupan Ratu Elea di Istana Landbird hancur setelah Raja Flynn berpaling kepada Beatrice, selir licik yang tengah hamil. Difitnah kejam dan diceraikan, Elea berada di ambang kehancuran. Di masa sulit ini, Raja Alaric dari Kerajaan Veridion datang mengulurkan bantuan. Kini, Elea harus menghadapi konspirasi politik dan pengkhianatan besar, memaksanya memilih antara merebut kembali takhtanya atau melangkah ke jalan baru yang berbahaya.
Sampul Novel JUST MATE
8.6
Renata meregang nyawa secara tragis setelah dikhianati oleh dua orang terdekat yang sangat ia cintai. Di detik-detik terakhir hidupnya, ia teringat pada Dewa Fenrir yang dahulu sering diceritakan ibunya, lalu memanjatkan doa pamungkas untuk menuntut balas. Namun, keajaiban aneh justru menghampiri sebelum napasnya habis. Sebuah suara dahsyat memanggilnya 'Luna' bersamaan dengan dekapan tangan dingin di wajahnya. Misteri apa yang menanti takdir Renata di batas kematian ini?
Sampul Novel Lawon Abang (Kafan Merah)
9.4
Mbah Karso didera dendam hebat usai Mawar, cucunya yang bermata merah, tewas mengenaskan di tebing akibat kejaran dan fitnah warga Ledokombo. Demi membalas kematian keji sang cucu, ia nekat membangkitkan iblis kuno bernama Nyai Larapati yang telah lama tertidur. Jasad Mawar yang tak bernyawa pun dipaksa bangkit kembali untuk mengobarkan aksi balas dendam berdarah tanpa ampun, menyasar seluruh penduduk desa yang bertanggung jawab atas tragedi tersebut.