APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Andai Cinta Datang Lebih Awal

Andai Cinta Datang Lebih Awal

Setelah dikhianati oleh sepupunya dan ditinggalkan membeku selama tujuh hari di bawah salju oleh kekasihnya, Billy Juman, Siena memutuskan untuk menyerah. Alih-alih memohon saat Billy membatalkan pernikahan mereka, Siena justru menyetujuinya dengan tenang. Billy tidak pernah tahu bahwa Siena telah membuat kesepakatan mistis dengan Dewa Bulan. Dalam enam hari, Siena akan menukarkan seluruh ingatan dan rasa cintanya pada Billy demi memulai lembaran baru. Siena yang tulus mencintainya telah sirna di gunung es tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 5

Siena sudah tiga hari di rumah sakit. Dalam tiga hari ini, terkadang ada seorang suster magang yang akan datang untuk membersihkan dan mengobati lukanya.

Bahasanya memang mengobati luka, tapi sebenarnya hanya membersihkan luka sejenak, lalu mengoles sedikit obat saja. Efek pengobatannya hampir tidak terasa.

Suster magang itu juga tidak tahu cara memperlakukan pasien dengan lembut. Seringkali Siena kesakitan hingga seluruh tubuhnya gemetar dan keringat dingin membasahi dahinya.

Dia mencengkeram erat seprai di bawah tubuhnya. Jemari kurusnya sampai memucat karena mencengkeram terlalu kuat.

Ketika melihat gambaran ini, Billy langsung merebut botol obat dari tangan suster, lalu mengobatinya sendiri.

“Kenapa nggak bilang kalau sakit? Dulu kamu … bukannya kamu akan merengek memintaku untuk menghiburmu?”

Seandainya Siena adalah Siena yang dulu, dia pasti akan merengek dengan manja meminta Billy untuk menghiburnya. Namun sekarang, Siena lebih memilih untuk menahannya saja.

Billy sengaja meringankan nada bicaranya sembari menunggu Siena membalas ucapannya. Asalkan Siena bersedia menunduk, bukannya Billy tidak bisa memberinya sebuah kesempatan ….

Bagaimanapun, di hati Billy, Siena tetap adalah calon istrinya. Siena adalah miliknya.

Hanya saja, Siena hanya memalingkan kepalanya, seolah-olah tidak bersedia untuk melihat Billy. Dia berkata dengan nada datar, “Dulu aku sudah merepotkanmu. Aku sungguh minta maaf. Kelak aku nggak akan melakukannya lagi. Kalau kamu merasa perjanjian pernikahan ini merepotkan, aku bisa bahas sama Kakek agar dia membatalkannya.”

Usai mendengar, kening Billy langsung berkerut. “Apa? Siena, apa kamu lagi main siasat tarik ulur? Bisa nggak kamu jangan beronar lagi!”

Billy yang murka itu bagai seekor singa. Dia langsung membuang barang di tangan, lalu meninggalkan kamar dengan membanting kuat pintu. Dia meninggalkan Siena sendirian untuk berhadapan dengan beraneka jenis botol obat.

Siena tersenyum tidak berdaya. Sejak kapan dia sedang beronar, padahal dia hanya sedang berterus terang saja.

Keesokan harinya, Lukasa berada di depan pintu kamar pasien. Begitu melihat pria tua yang bukan anggota keluarganya, tetapi memiliki hubungan yang lebih dekat daripada anggota keluarganya, mata Siena spontan memerah.

Ketika terperangkap di dalam pegunungan, selain merasa takut dengan kematian, hal yang tidak Siena relakan adalah kakek yang berhati baik ini.

Waktu itu, kedua orang tua Siena telah meninggal. Lukasa-lah yang menggandeng tangan Siena membawanya ke Kediaman Keluarga Juman. Dia mengatur makan dan tempat tinggalnya, juga berpesan kepada Siena untuk mencarinya di kala ada masalah.

Apa pun ceritanya, Lukasa akan selalu menjadi sandaran Siena.

Saat melihat senyuman ramah pria tua itu, Siena pun menelan rasa penat di hatinya. Lagi pula, Siena juga akan pergi, jangan sampai Kakek mencemaskannya.

Hanya saja, ketika Lukasa melihat luka di kaki Siena, dia pun merasa gusar hingga janggutnya bergetar.

“Apa rumah sakit kalian ini nggak berguna? Kalian malah memperlakukan cucu menantu kesayanganku seperti ini. Apa kerjaan kalian semua!” ucap Lukasa semari memukul kuat tongkat ke atas lantai.

Saat Lukasa masih muda, dia berjaya di dunia bisnis. Auranya yang dominan dan kewibawaannya sulit ditandingi. Hanya dengan kata-kata itu saja, Xavier pun berkeringat dingin.

“Kamu … kamu jangan marah! Aku itu spesialis. Mana mungkin ada yang salah dengan pengobatanku? Siena sendiri yang nggak ingin diobati. Dia sengaja bersikap malang agar dikasihani orang-orang. Dengan begitu, kamu baru bisa dijadikan senjata!”

Hanya saja, Lukasa tidak mendengar penjelasan Xavier. Dia terus memukul lantai dengan tongkatnya hingga lantai tidak berhenti bergetar.

“Dasar bocah tengik, beraninya sembarangan bicara di hadapanku. Kulihat kamu minta dipukul!”

Saat Julia mendengar suara itu, dia buru-buru ke dalam kamar pasien. “Kenapa? Apa yang terjadi? Kakek, apa Siena bikin kamu marah lagi? Kamu jangan emosi, ya. Siena sudah terbiasa bersikap arogan. Kamu jangan perhitungan sama dia ….”

Lukasa langsung menampar wajah Julia. “Siena bikin aku marah lagi? Dia nggak pernah bikin aku marah! Apa kamu benar-benar mengira aku nggak tahu apa yang dilakukan kamu dan kakakmu? Kalian malah berani mengelabuiku! Lihat saja bagaimana aku beri pelajaran kepada kalian!”

Tidak ada yang berani menghalangi Lukasa yang sedang emosi. Tamparannya langsung melayang ke wajah Julia. Darah seketika mengalir dari sudut bibirnya.

Billy pun datang karena mendengar suara itu. Kebetulan dia melihat gambaran ini.

Julia memanfaatkan kesempatan untuk masuk ke dalam pelukan Billy. Dia menangis hingga terengah-engah. “Kak Billy, maaf. Aku nggak tahu apa yang Kak Siena katakan di depan Kakek. Kakek jadi begitu membenciku …. Asalkan bisa bikin Kakek nggak emosi, nggak masalah aku mau dipukul seperti apa ….”

Raut wajah Billy menjadi dingin. Dia melindungi Julia sembari berkata, “Apa kamu pantas untuk dibandingkan dengannya? Selama ada perlindunganku, aku ingin lihat siapa yang berani menyentuhmu!”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CEO LEBAY
8.3
Richard tewas usai kalah memperebutkan Claudia. Di akhirat, protesnya atas nasib buruk berbuah kesempatan hidup kedua dari Tuhan. Ia pun bangkit berkat doa tulus seorang gadis, lengkap dengan ingatan masa lalu yang luar biasa. Kini, Richard menguasai banyak bahasa, seni, serta lokasi harta karun. Sembari mengejar Claudia dengan kekayaan barunya, ia mulai bimbang apakah obsesi itu benar atau justru ada cinta lain yang jauh lebih tulus untuknya.
Sampul Novel Cinta Memang Begitu
8.3
Kematian tragis mengakhiri hidup sang protagonis yang lelah bersaing dengan Emma Moore, anak angkat kesayangan orang tuanya yang bahkan menerima donor retinanya dan menikahi kakak kandungnya sendiri. Namun, takdir memberinya kesempatan kedua. Terlahir kembali di kehidupan baru, ia memutuskan untuk berhenti memedulikan orang lain dan tidak lagi mengejar persaingan yang sia-sia. Dengan fokus sepenuhnya pada diri sendiri, ia justru menemukan jalan menuju kebahagiaan sejati yang tidak pernah ia duga sebelumnya.
Sampul Novel Feng Na Na
9.4
Terbangun dengan pakaian kuno, aku merasakan nyeri hebat akibat guncangan di dalam kotak kayu. Padahal, memori terakhirku adalah mati mengenaskan akibat pengkhianatan tunanganku sendiri. Rasa sakit ini menegaskan bahwa aku tidak bermimpi. Ketika mencoba bangkit, aku terkejut mendapati diriku berada di dalam sebuah peti mati. Bagaimana mungkin aku bisa kembali bernapas setelah pembunuhan itu? Misteri apa yang sebenarnya sedang terjadi pada hidupku sekarang?
Sampul Novel I'm The Queen
8.2
Kehidupan Ratu Elea di Istana Landbird hancur setelah Raja Flynn berpaling kepada Beatrice, selir licik yang tengah hamil. Difitnah kejam dan diceraikan, Elea berada di ambang kehancuran. Di masa sulit ini, Raja Alaric dari Kerajaan Veridion datang mengulurkan bantuan. Kini, Elea harus menghadapi konspirasi politik dan pengkhianatan besar, memaksanya memilih antara merebut kembali takhtanya atau melangkah ke jalan baru yang berbahaya.
Sampul Novel JUST MATE
8.6
Renata meregang nyawa secara tragis setelah dikhianati oleh dua orang terdekat yang sangat ia cintai. Di detik-detik terakhir hidupnya, ia teringat pada Dewa Fenrir yang dahulu sering diceritakan ibunya, lalu memanjatkan doa pamungkas untuk menuntut balas. Namun, keajaiban aneh justru menghampiri sebelum napasnya habis. Sebuah suara dahsyat memanggilnya 'Luna' bersamaan dengan dekapan tangan dingin di wajahnya. Misteri apa yang menanti takdir Renata di batas kematian ini?
Sampul Novel Lawon Abang (Kafan Merah)
9.4
Mbah Karso didera dendam hebat usai Mawar, cucunya yang bermata merah, tewas mengenaskan di tebing akibat kejaran dan fitnah warga Ledokombo. Demi membalas kematian keji sang cucu, ia nekat membangkitkan iblis kuno bernama Nyai Larapati yang telah lama tertidur. Jasad Mawar yang tak bernyawa pun dipaksa bangkit kembali untuk mengobarkan aksi balas dendam berdarah tanpa ampun, menyasar seluruh penduduk desa yang bertanggung jawab atas tragedi tersebut.