APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Anak Angkatku Tak Tahan

Anak Angkatku Tak Tahan

Kehidupan bergelimang harta sebagai istri dari keluarga miliarder tidak menjamin ketenangan bagi wanita ini. Di balik paras cantik dan kemewahannya, sebuah ancaman terselubung muncul dari sosok anak angkat yang selama ini dikenal sangat perhatian. Tatapan penuh kepemilikan yang ganjil mulai membayangi kesehariannya. Batas hubungan ibu dan anak terkikis saat pemuda itu berani menyentuhnya di tengah sesi yoga, hingga puncaknya, sebuah gelas berisi air yang telah dicampur obat disodorkan demi melampiaskan obsesi yang tak lagi terbendung.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Ah! Maaf, Ibu. Aku nggak sengaja."

Setelah aku mengingatkannya, barulah Ezra sadar kalau satu tangannya sedang menekan bagian montok tubuhku. Dia buru-buru memberi penjelasan dengan ekspresi panik.

"Ezra, Ibu tahu kamu nggak sengaja. Tapi tolong, turunkan Ibu dulu, ya."

Wajahku terasa panas karena malu, tubuhku juga sudah mulai sensitif. Aku takut kalau dibiarkan lebih lama, aku akan mempermalukan diri sendiri di hadapan Ezra, jadi aku langsung memintanya.

"Ya, Ibu."

Ezra segera membantu menurunkanku ke sofa dan memposisikan aku tengkurap.

Namun, begitu aku menoleh, aku justru melihat tatapan Ezra yang terpaku pada bagian pantatku yang bulat dan padat, dengan garis lekuk yang dalam. Tatapannya penuh gairah.

Itu membuatku gemetar dalam hati, tetapi anehnya, tubuhku justru merasakan kepuasan.

Begitu teringat bahwa dia adalah anak angkatku dan pikirannya dipenuhi oleh diriku, aku merasa ini menggoda, tetapi juga merasa bersalah.

Apalagi, aku masih punya suami.

Begitu memikirkan itu, aku mulai tenang dan suaraku pun berubah dingin.

"Ezra, aku ini ibu angkatmu!"

Ezra bisa merasakan perubahan sikapku yang jadi dingin dan langsung panik. "Tapi, Ibu bukan ibu kandungku."

Ucapannya membuatku terdiam. Saat aku masih bingung mau jawab apa, dia kembali bicara.

"Ibu, aku tahu mau Ibu bilang soal Pak Asyer, suami Ibu, tapi dia sendiri punya simpanan, bahkan punya anak dari perempuan lain."

Sambil berkata begitu, dia menyerahkan sebuah map dokumen padaku.

"Ibu, semua bukti ada di dalam. Asyer sudah nggak bisa dipercaya lagi. Ceraikan dia dan nikah sama aku. Aku bersumpah, aku akan menjaga Ibu dengan sepenuh hati ...."

Nada suara Ezra terdengar terburu-buru, tetapi tegas.

Namun, sebelum Ezra selesai bicara, aku langsung menyelanya.

"Ezra, cukup. Jangan bicara lagi!"

Saat ini, hatiku benar-benar kacau. Aku tak mau dengar satu kata pun lagi karena rasanya seperti harga diriku diinjak-injak olehnya!

Setiap ucapannya, seolah sedang menyindirku, seolah aku ini perempuan murahan.

Padahal, aku sudah tahu sejak lama kalau Asyer punya simpanan di luar sana.

Perempuan simpanannya bahkan punya anak dari hubungan mereka, tapi Asyer tak berani membawanya pulang!

Karena ....

"Ibu, aku pergi dulu."

Melihat aku mulai marah, Ezra sempat ragu, tetapi akhirnya tetap pergi juga.

"Pergilah."

Aku menjawab sambil mengibaskan tanganku, kesal dan bingung.

Soal Asyer punya anak di luar sana, sudah seperti duri yang makin lama makin menusuk di hati.

Satu minggu pun berlalu begitu saja.

Ezra mengirimiku pesan setiap hari, menyatakan perasaannya padaku.

Sampai tadi malam, dia tiba-tiba bilang maaf dan mengatakan akan datang ke rumah pagi ini untuk berpamitan.

Dia bilang dia akan pergi lantaran merasa kehadirannya membuat suasana hatiku buruk. Dia tak ingin aku terus merasa tertekan.

Sejak bangun tidur hingga sekarang, pikiranku benar-benar kacau. Gelisah, tak tenang, dan kenangan bersama Ezra terus terputar di benakku.

Suami yang tampak baik di luar, tetapi dingin di dalam, dan Ezra, pria muda yang menunjukkan ketulusan.

Aku harus memilih yang mana?

Tanpa terasa sudah pukul sepuluh pagi. Aku masih mengenakan gaun tidur hitam berbahan sutra, bahkan tak terpikir untuk berganti pakaian. Aku hanya duduk diam di sofa, menunggu Ezra datang.

"Ding dong!"

Begitu bel rumah berbunyi, Uut, si ART, langsung membukakan pintu.

"Ibu, aku datang."

Wajah Ezra tampak merah dan keringat membasahi dahinya.

Begitu melihatku, dia sekilas melirik. Saat melihatku dalam balutan pakaian tidur yang cukup seksi, sorot matanya langsung berubah.

Namun, aku tak melihat tatapan itu dan malah langsung membawanya ke ruang kerja. Aku tak ingin Uut mendengar percakapanku dengan Ezra.

"Ibu, maafkan aku!"

"Aku nggak ingin membuat Ibu bingung, tapi aku benaran nggak bisa mengendalikan perasaanku."

"Segala yang kumiliki adalah berkat Ibu. Aku akan menyingkirkan wanita dan anak itu supaya Pak Asyer nggak lagi tergoda! Dengan begitu, dia pasti akan kembali pada Ibu."

Nada suara Ezra menjadi dingin dan sorot matanya menunjukkan tekad yang mengerikan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ada Apa Dengan Jodohku
9.7
Demi memperbaiki nasib, Hasan memilih merantau ke ibu kota untuk mengejar kemapanan. Sayangnya, kesibukan kerja yang luar biasa membuat dirinya terlena hingga tanpa disadari usianya kini telah menginjak empat puluh tahun. Meski kini sukses secara materi, Hasan tersadar bahwa ada bagian penting dalam hidupnya yang terabaikan. Di usia kepala empat ini, ia pun memulai perjuangan baru demi mencari belahan jiwa dan membina rumah tangga sebelum terlambat.
Sampul Novel Cinta Sendal Jepit
7.8
Kehidupan Amara hancur sejak kepergian ibunya dan kehadiran ibu tiri yang kejam. Ia pun memilih kabur dari rumah hingga tak sengaja bertemu Agung saat melarikan diri dari kejaran polisi. Sialnya, warga desa menuduh mereka berbuat asusila hingga dipaksa menikah hari itu juga. Walau diawali dengan kecanggungan, benih asmara perlahan tumbuh di tengah badai ujian yang menerpa. Lewat perjuangan bersama, Amara dan Agung akhirnya berhasil meraih kebahagiaan sejati.
Sampul Novel Dia Bukan Milikku
9.3
Tugas negara adalah prioritas Letnan Imam, tetapi pengkhianatan Serda Resti merusak janji suci mereka. Walau Resti kini milik pria lain, bayangnya belum hilang. Usai kecelakaan, Imam menemukan cinta baru dalam diri Dokter Utami. Namun, misi di Lampung mempertemukannya dengan Lita, siswi yang sangat mirip dengan Resti. Saat kesetiaan Imam diuji, Utami memilih mundur, sementara Lita sendiri sudah punya kekasih. Siapa yang akan mengisi kekosongan hati sang Letnan?
Sampul Novel Istriku Yang Buluk Menjadi Rebutan
8.8
Akibat penampilannya yang dinilai kurang menarik, Willia kerap diremehkan oleh suaminya. Namun, di balik kesederhanaan itu, pesonanya justru memikat banyak pria lain hingga ia menjadi rebutan. Di tengah limpahan perhatian dan godaan dari para lelaki yang mengaguminya, kesetiaan Willia kini diuji. Akankah ia tetap mempertahankan rumah tangganya, atau memilih pergi demi mencari kebahagiaan baru di mana ia lebih dihargai?
Sampul Novel Masa Puber Naldo
9.4
Naldo, putra konglomerat yang kesepian, tumbuh tanpa kasih sayang seorang ibu. Ayahnya, Tuan Anggoro, adalah sosok yang sangat baik, namun kesibukan bisnis membuatnya jarang berada di rumah. Praktis, Naldo hanya dirawat oleh asisten rumah tangganya sejak bayi. Ketika sang ayah memintanya memilih ibu baru, Naldo justru teringat sosok wanita misterius dari mimpinya. Begitu takdir mempertemukan mereka di dunia nyata, Naldo bertekad mengejar cintanya meski terhalang perbedaan usia.
Sampul Novel ORINAKA (The Perfect Bodyguard)
9.3
Tiga tahun Naka setia mengawal keluarga konglomerat Anindito Asmoro. Namun, ketenangannya terusik oleh Orin, putri bungsu Anindito yang menjabat CEO tetapi memiliki gaya hidup liar. Akibat insiden tidak sengaja saat Orin mendatangi rumah Naka dalam keadaan mabuk berat, Anindito menuntut tanggung jawab. Demi melindungi kehormatan sang putri, Naka diminta menikahi Orin. Akankah Naka yang berusia lebih muda bersedia? Di balik itu, ada rahasia besar yang disembunyikan sang bodyguard.