APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Alia

Alia

Menikah muda setelah dilamar sang kekasih membuat Alia harus membagi waktu antara kuliah dan status barunya sebagai istri. Di bawah tekanan ibu mertua yang membencinya, ia terus berjuang. Bahkan, Alia hampir mengorbankan kehormatannya demi masa depan sang suami. Namun, kemunculan sosok penolong misterius menghadirkan perasaan terlarang di hatinya. Kini, Alia bimbang antara mempertahankan kesetiaan pernikahan atau menyerah pada godaan pengkhianatan.
Bab
Bagikan

Bab 2

Ronald tersenyum lebar ketika melihat Alia mahasiswinya yang cantik masuk ke dalam ruangannya. Pria itu benar-benar ketagihan akan tubuh Alia setelah bisa menikmati tubuh Alia dengan sedikit ancaman membuat Ronald terus menerus menginginkan Alia, setiap ada kesempatan.

Ronald tidak menyangka bahwa Alia begitu melindungi suaminya Rizky. Suami Alia tertangkap tangan oleh Ronald sedang berusaha untuk mengambil skripsi untuk di jadikan bahan contekan . Pria itu menjadikan perbuatan Rizky sebagai ancaman bagi Alia dan semenjak kejadian itu, Alia menjadi tempat pelampiasan nafsu seksual Ronald.

"Bagus kamu sudah datang Alia. Bapak sudah kangen sekali dengan kamu," ucap Ronald sambil tersenyum mesum memperhatikan mahasiswinya itu berdiri diam di depan pintu yang telah tertutup rapat.

"Mendekatlah Alia," perintah Ronald.

Dengan langkah pelan Alia mendekati Ronald dosennya itu dengan jantung yang berdetak dengan kencang. Keringat dingin telah membasahi tubuh gadis itu. Alia tahu apa yang akan terjadi sebentar lagi dan gadis itu tidak akan pernah siap menghadapi semua itu. Ketakutan selalu di rasakan oleh Alia. Bahkan Alia masih bisa membayangkan rasa sakit di kewanitaannya ketika kejantanan Ronald memaksa masuk ke dalam vaginanya ketika dirinya belum siap.

Dengan santai Ronald telah bersandar di meja kerjanya dengan kedua tangannya terlipat di depan dada menatap Alia yg melangkah pelan menuju ke arahnya. Dan ketika gadis itu telah mendekat segera tangan Ronald menarik lengan Alia membuat gadis itu terjerembap jatuh ke pelukannya. Tangan Ronald dengan kasar langsung menggerayangi tubuh Alia, meremas payudara gadis itu dengan keras membuat Alia meringis kesakitan.

"Pak jangan... "ucap Alia memohon kepada Ronald agar tidak melanjutkan niatnya.

"Ingat Alia apa yang dilakukan oleh Rizky dan bila kamu mau suami kamu tidak di DO dari kampus ini , kamu harus mengikuti kemauan Bapak," sahut Ronald mengancam.

Mendengar ucapan Ronald akhirnya membuat Alia berdiam. Kembali lagi gadis itu harus merasakan pelecehan oleh dosennya sendiri. Gadis itu hanya diam dan pasrah ketika dengan nakalnya tangan Ronald sudah mulai membukakan kemeja kotak-kotak yang di kenakan oleh Alia.

Mata Alia terpejam. Gadis itu berusaha menahan dirinya untuk tidak mendorong tubuh Ronald yg sedang memeluk tubuhnya sambil menciumi leher jenjang gadis itu. Tetesan air mata telah jatuh di sudut mata Alia. Tubuh bagian atas Alia sudah terbuka memperlihatkan kedua payudara yang masih tertutup bra berwarna hitam. Dan sebentar saja penutup dada itu telah terbuka dan kedua bulatan montok Alia terpampang di depan mata Ronald.

Senyuman mesum menghiasi wajah Ronald dan pria itu langsung menciumi kedua payudara Alia yang indah. Suara cecapan Ronald terdengar di telinga Alia dan semakin membuat gadis itu bersedih.

Bahkan tangan Ronald sudah menyelusup masuk ke dalam celana jeans yang di kenakan oleh Alia. Suara rintihan sakit terdengar dari mulut Alia ketika dengan kasar Ronald menggigit puting payudara Alia.

Dan ketika Ronald baru akan membuka celana jeans yang di kenakan oleh Alia. Tiba-tiba pintu ruang kerja Ronald terbuka dengan lebar membuat kedua insan beda jenis itu tersentak terkejut. Alia segera bersimpuh di lantai sambil berusaha untuk menutupi dadanya yang terbuka sedangkan Ronald menoleh ke arah belakang dengan wajah tegang.

"Apa yang kalian lakukan," sentak suara serak dengan keras.

Rupanya Jamal dosen yang terkenal tegas sedang berdiri di depan pintu ruang kerja Ronald. Pria itu menatap dengan tajam ke arah Ronald. Sebagai pria, Jamal tahu apa yang sedang terjadi di dalam ruangan Ronald melihat mahasiswi yang duduk di lantai sambil menangis tahu lah pria itu adanya paksaan.

Jamal sesaat terkejut ketika mengetahui bahwa mahasiswi yang sedang terduduk di lantai itu adalah Alia mahasiswi yang terkenal pintar dan pendiam dan setahu Jamal , Alia juga sudah menikah bagaimana mungkin Alia bisa terjebak dengan Ronald dosen yang terkenal akan sikapnya yang mesum.

"Bukan urusan Anda, pak Jamal," sahut Ronald keras. "Keluar dari ruangan saya ," perintah Ronald.

Alia masih tertunduk malu dengan air mata telah deras mengalir di pipinya. Gadis itu hanya bisa menangis. Semuanya sudah hancur bagi gadis itu. Perbuatan Ronald terhadap dirinya telah di ketahui oleh pak Jamal. Dosen yang terkenal tegas dan mentaati peraturan.

Bila semua kejadian ini dilaporkan oleh Jamal ke rektor dan pihak kampus. Alia tidak tahu apa lagi yang harus Alia lakukan. Semuanya sudah hancur.

"Ini jadi urusan saya ketika kalian melakukan perbuatan tidak senonoh di kampus ini ," ucap Jamal keras.

"Tidak usah munafik Pak Jamal, saya juga tahu kalau Anda juga melakukan hal seperti ini," kata Ronald sinis.

Mendengar perkataan Ronald membuat Jamal tegang sesaat tetapi pria itu berusaha mengendalikan emosinya. Lalu dengan dingin Jamal berkata. "Mungkin saya tidak beda jauh dengan Pak Ronald tetapi saya tidak pernah memaksakan kehendak saya, dari yang saya lihat sepertinya mahasiswi anda tidak menginginkan hal ini, berarti Anda memaksa dan itu bisa saya laporkan."

"Alia segera rapikan pakaian kamu ,"perintah Jamal kepada Alia yan25g masih menangis sambil terduduk di lantai.

Mendengar perkataan Jamal membuat Alia segera merapikan kembali pakaiannya sementara Ronald hanya bisa diam karena pria itu juga sadar posisinya sekarang di pihak yg bersalah. Pria itu tidak mau Jamal rekan kerjanya itu melaporkan apa yg telah di lakukan olehnya terhadap mahasiswi itu kepada pihak kampus.

"Ronald , saya akan menutup mulut saya dan anggap kejadian ini tidak pernah terjadi tetapi saya juga tidak mau kejadian ini terulang kembali," kata Jamal dengan tegas.

"Ayo Alia , ikut saya ," perintah Jamal.

Alia bergegas bangkit dari posisinya bersimpuh dan melangkah ke arah Jamal dosennya. Gadis itu masih tertunduk ketakutan. Entah apa yg akan terjadi pada dirinya setelah Jamal melihat apa yg telah dilakukan oleh Ronald terhadap dirinya.

Jamal meninggalkan ruangan Ronald di ikuti oleh Alia. Pintu ruang kerja Ronald tertutup dengan suara berdentam kencang.

"Sialan," teriak Ronald marah. Pria itu begitu kesal perbuatannya di lihat oleh Jamal. Tetapi pria itu juga tidak bisa berbuat apa-apa karena semua sudah terjadi. Hilang sudah kenikmatan yg bisa di dapatnya oleh Alia bisa kejadiannya sudah seperti ini. Ronald juga tidak mungkin bertindak gegabah dengan kembali mengancam Alia karena bisa-bisa nanti Alia melaporkannya kepada Jamal.

"SIALAN JAMAL !!" Teriak Ronald kesal.

💜💜💜

Alia sudah berada di ruang kerja Jamal. Gadis itu sedang tertunduk ketakutan di bawah tatapan mata Jamal yg begitu tajam. Pikiran Alia penuh dengan ketakutan-ketakutan tentang apa yg akan di lakukan oleh Jamal. Apalagi sedari tadi dosen yg terkenal keras terhadap mahasiswa itu hanya diam menatap Alia tanpa berkata apa-apa.

"Cerita apa yg telah terjadi kepada saya ," perintah Jamal dengan nada tegas tanpa bisa di bantah.

Alia mengangkat kepalanya dan menatap Jamal dengan tatapan penuh kesedihan dan ketakutan dan mata berkaca-kaca.

Jamal memperhatikan mahasiswinya itu. Pria itu sedikit kasihan melihat keadaan Alia. Entah masalah apa yg terjadi antara Alia dengan Ronald sehingga Alia mau saja di lecehkan oleh Ronald padahal setahu Jamal mahasiswi itu sudah menikah dengan teman sesama mahasiswa.

Pria itu mengakui Alia gadis yg manis dengan tubuh ramping bahkan cenderung agak kurus walaupun Jamal masih bisa melihat tonjolan di dada Alia yg terlihat besar tidak sesuai dengan tubuhnya yg ramping.

Hembusan nafas panjang terdengar dari mulut Jamal. "Kalau kamu tidak bisa menceritakan masalah antara kamu dengan Pak Ronald, saya bisa mengerti tetapi tolong bila nanti pak Ronald melakukan tindakan seperti tadi lagi, kamu laporan kepada saya ya Alia," kata Jamal dengan lembut.

Gadis manis itu tertegun mendengar semua perkataan dosennya itu. Alia tidak menyangka Jamal begitu perhatian terhadap dirinya padahal tadi sempat pikiran buruk melintas di kepala Alia. Gadis itu sempat mengira Jamal akan mengambil kesempatan setelah melihat apa yg di lakukan oleh Ronald kepadanya tetapi ternyata dosennya itu bertindak sebaliknya membuat Alia sampai tidak bisa berkata-kata lagi.

"Terima kasih Pak," sahut Alia pelan sambil menangis terharu.

"Tolong Alia jangan menangis lagi. Bapak tahu masalah kamu tidak bisa di sepelekan tetapi bapak juga tidak bisa bertindak gegabah karena semua ini menyangkut kampus dan diri kamu sendiri. Kamu bisa mengertikan," jelas Jamal lagi.

"Iya pak , saya mengerti karena saya juga tidak mau sampai suami saya tahu, "ucap Alia pelan.

"Ini nomor telepon saya bila nanti Ronald masih menganggu kamu, tolong kamu telepon saya," kata Jamal. Pria itu menyodorkan kartu namanya ke hadapan Alia.

Alia mengambil kartu nama Jamal yang di letakkan oleh pria itu di atas meja kerjanya. Gadis itu lalu melihat dan menyimpan kartu itu dengan hati-hati di dalam tasnya. "Sekali lagi terima kasih Pak " kata Alia pelan.

"Tidak perlu terus-terusan bersikap begitu Alia. Kamu mahasiswi saya dan sudah seharusnya saya membantu kamu," sahut Jamal tenang.

Alia menatap dosennya Jamal dengan pandangan penuh rasa terima kasih. Gadis itu tidak menyangka bahwa dosen yang terkenal killer itu ternyata adalah pria yang baik. Sedangkan Jamal yg juga sedang menatap Alia merasa gadis di depannya ini gadis yang manis. Tetapi dari sorot mata Alia terlihat begitu banyak beban dan masalah yang di tanggung oleh gadis itu.

Setelah cukup lama saling bertatapan. Alia yang terlebih dahulu menyadari apa yang telah dilakukan oleh dirinya dengan sikap canggung. Alia lalu berdiri dan sekali berterima kasih sebelum izin keluar dari ruangan Dosen Jamal.

Jamal masih menatap pintu yang telah tertutup di depan matanya. Pria itu ingin sekali tahu apa masalah yang sedang di hadapi oleh Alia mahasiswinya itu. Entah kenapa tiba-tiba ada rasa berbeda yg di rasakan Jamal terhadapnya gadis itu tapi pria itu sadar kalau Alia sudah menjadi istri orang. Jamal juga sadar dirinya bukan pria yang baik apalagi kalau di bandingkan dengan Ronald , dirinya tidak beda jauh dengan rekannya sesama dosen itu karena Jamal juga mempunyai hubungan intim dengan mahasiswinya sendiri tetapi yang membedakan dirinya dengan Ronald hanya Jamal tidak pernah memaksakan kehendaknya terhadap mahasiswinya itu. Apa yang mereka lakukan di lakukan atas dasar suka sama suka.

Jamal menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannya lalu memutuskan untuk segera bersiap memberikan perkuliahan. Pria itu hanya berharap Ronald mendengarkan perkataan dirinya tadi dan Alia tidak lagi mendapatkan pelecehan. Semoga semuanya baik-baik saja.

Adakah para reader yang terkejut ketika melihat Jamal muncul sebagai Dewa penolong Alia ? 😁

Kalo ada yang belum tahu siapa Jamal. Silakan baca cerita saya yang berjudul Gairah

To be continued..

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BAYANGAN CINTA DI MASA SILAM
9.5
Mobil Alia melaju pelan menyusuri jalan berliku di tengah kebun teh yang membentang luas. Aroma tanah basah dan pucuk daun berpadu embun pagi yang dingin langsung memicu ingatan masa lalunya. Setelah bertahun-tahun hidup di perantauan, barulah kali ini ia kembali ke kampung halaman. Perjalanan pulang tersebut bukan sekadar kepulangan biasa, melainkan sebuah momen untuk kembali berhadapan dengan kenangan lama yang sempat ia tinggalkan dahulu.
Sampul Novel Cinta Tak Bersyarat
8.9
Arini mengalami depresi mendalam akibat patah hati yang mengacaukan kondisi hormonnya. Demi memulihkan kesehatan mentalnya tanpa memicu rasa terhakimi, Burhan berkolaborasi secara rahasia dengan seorang psikiater bernama Morela. Walau awalnya Arini menolak perawatan medis karena merasa dirinya tidak gila, terapi perlahan lewat olahraga dan pendampingan emosional mulai membawa perubahan positif. Burhan pun paham bahwa ketulusan cintanya diuji lewat dukungan tanpa syarat demi kesembuhan Arini.
Sampul Novel Dari Pion Milik Pria, Menjadi Ratu Milik Wanita
9.5
Kania Halim, jurnalis pemberontak, dikhianati oleh kekasih rahasianya, CEO Elang Solehudin. Elang menjadikannya tameng demi melindungi Clara, hingga membiarkan Kania dipenjara dan celaka dalam kecelakaan. Sadar hanya menjadi pion yang dikorbankan, Kania bangkit dari keterpurukan. Ia bertekad menghancurkan hidup Elang, lalu memulai lembaran baru dengan menikahi seorang miliarder lain.
Sampul Novel En-PD161
9.1
Dua tahun membina rumah tangga, seorang pria harus menghadapi kenyataan pahit saat suaminya berubah menjadi gemar bermain wanita. Segala upaya mempertahankan pernikahan, bahkan hingga melibatkan polisi, hanya dibalas dengan sikap dingin. Kebenaran menyakitkan pun terungkap bahwa pernikahan mereka cuma kedok balas dendam atas kematian cinta pertama sang suami. Lelah dikhianati, pria tersebut akhirnya memutuskan bangkit dan menyetujui perceraian.
Sampul Novel Gadis Pecandu di Rumah Sakit
9.8
Saat berbaring di ranjang pasien untuk memeriksa gangguan gairah parah yang dideritanya, seorang wanita harus menghadapi tindakan tidak senonoh dari sosok yang ia kira adalah dokter medis. Alih-alih diperiksa secara profesional, ia justru dipermainkan secara fisik hingga tak berdaya. Ketika ia menoleh ke belakang demi menghentikan perbuatan itu, ia terkejut mendapati bahwa pria itu sebenarnya adalah dosennya sendiri, yang kemudian langsung merangsek maju dengan sangat kasar.
Sampul Novel Gairah Liar Sugar Mommy
9.1
Di usia 36 tahun, Cantika Paramitha kerap dicibir karena masih melajang. Namun, hidupnya berubah sejak Arsenio Gunadharma, pemuda 25 tahun lulusan Oxford, bekerja sebagai sekretaris barunya. Ketampanan dan kecerdasan Arsen memicu gairah yang tak terbendung dalam diri Cantika. Meski terpaut usia jauh, ketertarikan kuat membawa mereka ke jenjang pernikahan. Sayangnya, Arsen menyimpan rahasia besar mengenai identitas aslinya yang siap mengguncang keluarga Cantika.