APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Aku Pasti Bisa Tanpamu

Aku Pasti Bisa Tanpamu

Delapan bulan lamanya seorang istri menderita batin, diperlakukan seperti pembantu oleh suami dan mertuanya. Ia memilih diam karena takut menjanda, sampai akhirnya perselingkuhan sang suami terbongkar. Meski diusir dari rumah warisan orang tuanya akibat kelicikan mereka, ia kini bangkit dalam kondisi hamil. Perempuan ini bertekad memulai hidup baru demi membuktikan bahwa ia bisa sukses dan mandiri tanpa kehadiran mereka lagi.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Mas, siapa yang tadi kamu telepon? Pake panggil yank-yank segala?" Mas Johan sepertinya kaget melihat kedatanganku yang tiba-tiba dari dalam rumah.

"Apaan sih kamu ngagetin saja!"

"Katakan padaku, Mas siapa dia?! Selingkuhanmu kan itu?"

"Jangan ngarang kamu! Nuduh nggak ada bukti!"

"Aku tadi mendengar semua percakapanmu dengannya lewat telepon. Tega sekali kamu Mas kepadaku!"

"Oh jadi kamu sekarang sudah berani menguping pembicaraan suami ya. Mau jadi istri durhaka kamu?! Jangan campuri urusanku atau kamu akan kuceraikan dan menjadi janda! Seperti ibumu kamu pun akan mati sia-sia, hahaha."

"Jahat sekali kamu Mas, apa kurangnya aku? Semua telah kukorbankan untukmu dan juga keluargamu. Lalu ini kah balasan yang harus kuterima?!"

"Mangkanya ngaca! Kamu itu banyak banget kekuranganya, kurang cantik, kurang seksi dan pokoknya kurang bisa menyenangkan hati suami! Dan satu lagi jangan pernah ungkit jasa-jasa mu pada keluargaku. Karena itu memang sudah menjadi kewajibanmu mengabdi padaku dan keluargaku!"

"Jahat sekali kamu, Mas. Aku menjadi jelek seperti ini juga karena kamu, yang tak pernah memberi nafkah untukku dan menjadikanku pembantu serta mesin pencetak uang saja!"

Plakk

Sebuah tamparan kuterima di pipi sebelah kiri.

"Sudah kubilang jangan durhaka pada suami. Ingat ridho Tuhan itu tergantung dari ridho suami. Kalau kamu masih seperti ini maka aku akan benar-benar mencearikanmu!"

Mas Johan kemudian pergi mengendarai motornya dengan kencang, meninggalkanku yang masih menangis di teras sendiri.

Aku bingung harus bagaimana? Sakit rasanya hati ini ketika semua pengorbananku hanya dibalas dengan perselingkuhan. Jika hanya dihina dan diperas tenaga dan uangku, aku masih bisa sabar. Tetapi ketika suamiku telah selingkuh, sungguh aku tak bisa menerimanya.

Hari ini kuputuskan untuk tak masuk kerja, perasaan hatiku sedang tak karuan. Aku pun menghubungi bos di tempatku kerja dan kembali berbaring di kamar.

Tak henti-hentinya aku mengucap istighfar dan menyebut asma Allah. Aku mencoba mengurai kembali benang kusut yang selama ini membelengguku. Kenapa aku harus takut menjadi janda? Apa hanya karena aku takut akan bernasib sama seperti Ibu? Bukankah takdir setiap manusia itu berbeda-beda dan telah digariskan oleh Allah semenjak kita berada di dalam kandungan?

Kenapa juga aku selama ini terlalu bodoh? Karena telah mempertahankan pernikahan yang tidak sehat ini demi menjauhi kata 'janda'.

Tidak, aku harus bangkit. Tak perlu takut lagi menjadi janda, lebih baik berpisah dari pada harus terus tersiksa, apalagi Mas Johan juga mulai main api di belakangku.

Selama ini aku mampu hidup sendiri, dan malah aku bisa menghidupi tiga nyawa lainnya. Berarti aku pun tak bisa jika nanti akan hidup sendiri karena sudah menjadi janda. Percuma juga punya suami, jika tak bisa mengayomi dan malah memanfaatkanku saja.

Mulai sekarang aku tak akan menjadi orang yang lemah lagi. Mereka yang telah memanfaatkanku selama ini, akan segera tahu bahwa akulah bos disini. Mas Johan dan keluarganya tak akan kubiarkan menyakitiku lagi.

Perselingkuhan Mas Johan membukakan mataku, bahwa tak selamanya pengorbanan yang kita berikan akan dibalas dengan kebaikan. Kali ini aku harus menemukan bukti yang kongkret atas perselingkuhan Mas Johan.

Suara motor berhenti di depan rumah, aku hafal sekali suara motor milikku. Berarti mertua dan iparku sudah pulang. Aku harus memakai motor itu sekarang juga menuju pangkalan Mas Johan, banyak hal yang harus ku ketahui hari ini.

"Heh, kamu Wulan kok nggak kerja sih? Malah enak-enakkan di kamar!" kata Ibu mertuaku saat melintas di depan kamar.

"Lagi pingin libur Bu, capek kerja terus," jawabku cuek.

"Capek kamu bilang? Mau makan apa kalau kamu nggak kerja?" Ibu mertuaku itu berkacak pinggang di depan pintu kamar sambil melotot ke arahku.

"Ya makan nasi lah Bu, masak iya makan batu!"

"Sudah berani jawab ya kamu sekarang! Pakai malas-malasan kerja lagi. Kuadukan pada Johan baru tahu rasa kamu, biar langung diceraikan kamu!"

"Adukan saja Bu, terserah sesuka hati Ibu. Tolong minggir sedikit, aku mau ke kamar mandi."

Saat aku ingin keluar beliau malah menjambak rambutku.

"Aww sakit, Bu. Apa-apaan ini? Tolong jangan main kasar!" Aku pun mencoba melepaskan tanganya dari rambutku.

Karena mungkin aku lebih muda, jadi tenagaku lebih kuat dan aku berhasil lepas darinya.

"Jangan pernah main tangan lagi kepadaku Bu, atau aku akan melaporkan perbuatan Ibu kepada polisi!" ucapku sambil berlalu menuju kamar mandi.

Sepertinya Ibu mertuaku itu shock dengan perkataanku barusan, karena selama ini setiap beliau menjambak rambutku atau mencubitiku, aku tak pernah melawan. Dan aku akan memohon-mohon agar beliau melepaskan tanganya dari tubuhku.

Maaf, Bu. Bukannya aku tak sopan pada orang tua, namun sikap kalian selama ini sudah keterlaluan padaku , dan mulai hari ini Wulan yang lemah itu sudah mati. Berganti Wulan yang kuat yang siap membalas perbuatan orang yang pernah menyakitinya dan tak takut lagi jika mendengar kata 'cerai' dan 'janda'.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Berubah Menjadi Dendam
7.8
Darius dilingkupi amarah mendalam kepada Sienna, menuduh ibu gadis itu menghancurkan pernikahan orang tuanya. Demi menuntaskan dendamnya, Darius tega menodai Sienna yang sedang tak berdaya di bawah pengaruh obat bius. Perbuatan keji ini menyebabkan Sienna mengandung dalam keadaan depresi dan tanpa petunjuk tentang identitas sang pelaku. Di tengah badai hidupnya, sebuah fakta kelam siap terungkap. Akankah Sienna sanggup menghadapi kenyataan bahwa musuh terbesarnya adalah ayah dari bayi di rahimnya?
Sampul Novel Hamil dengan Mantan Bosku
8.9
Tiga tahun mengabdi sebagai sekretaris dan kekasih Juan, Cynthia didepak begitu saja demi wanita lain. Dalam pelariannya, ia harus menghadapi kehamilan serta ketamakan ibunya yang menghancurkan hidupnya. Lima tahun berselang, Cynthia kembali menjadi wanita yang jauh lebih tangguh. Di sisi lain, Juan yang didera penyesalan mendalam dan hidupnya kacau, kini justru memohon agar Cynthia bersedia kembali ke pelukannya.
Sampul Novel Istri Untuk Suamiku
8.6
Divonis kanker rahim stadium lanjut membuat Fatma harus mengubur mimpinya memiliki keturunan. Demi kebahagiaan sang suami, Satria, ia rela memintanya untuk beristri lagi. Namun, di balik keputusannya, terungkap fakta menyakitkan bahwa Satria sebenarnya tidak pernah mencintai Fatma. Walau Satria sempat menolak demi menjaga perasaannya, Fatma tetap memohon sambil menangis agar keinginan terakhirnya dikabulkan sebagai bukti ketulusan cintanya.
Sampul Novel ISTRI YANG DIDUAKAN
8.3
Andini adalah istri mandiri nan menawan yang selalu berusaha tampil sempurna. Namun, biduk rumah tangganya retak ketika sang suami menuntutnya menjadi sosok yang lebih religius. Penolakan Andini untuk memakai jilbab dinilai suaminya sebagai ketidaklayakan menjadi pendamping hidup yang ideal. Berdalih mencari wanita yang lebih sholehah, sang suami memutuskan untuk mendua dan menikah lagi, meninggalkan Andini dalam kepedihan akibat pengkhianatan yang begitu mendalam.
Sampul Novel Pelarian Manisnya dari Kekacauan
9.2
Kehidupan Adelia Putri sebagai istri idaman Baskara Wijoyo runtuh seketika setelah ia menyaksikan sang suami berselingkuh dengan Jovita, anak eks asisten rumah tangga mereka. Alih-alih mendapat keadilan, Adelia malah dicap terlalu sensitif dan dipaksa tinggal satu atap dengan Jovita. Puncaknya, Jovita mempermalukannya di sebuah pesta, memicu reaksi keras dari Adelia. Akibatnya, Baskara mengusirnya. Didampingi Alex, sahabatnya, Adelia kini menggugat cerai dan pergi selamanya.
Sampul Novel Tergoda Pesona Mafia Tampan
9.1
Lima tahun dihina Berti karena miskin dan mandul, Wulan akhirnya pergi. Saat mandiri, ia didekati Jefri, mafia pengincar PT WIPA. Rahasia besar terkuak: Wulan rupanya pewaris sah perusahaan itu. Kini ia bimbang di antara mantan suaminya, Haris, yang mengemis maaf agar bisa rujuk, dan daya pikat Jefri yang penuh risiko. Wulan pun harus menentukan takdirnya di tengah pusaran harta dan asmara.