APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ahli Waris yang Terlupakan

Ahli Waris yang Terlupakan

Akibat kelalaian Emily saat transaksi, keluarga mafia kami kehilangan obat-obatan berharga. Demi melunasi utang, pihak saingan menuntut sandera. Ironisnya, ayah dan tunanganku sepakat mengirimku demi melindungi adik tiriku yang terluka. Mengabaikan pengkhianatan mereka, aku bersedia pergi dalam lima hari. Sebelum pergi selamanya, aku membagikan kasino kepada adik angkatku, uang kepada ayahku, dan mengembalikan cincin tunanganku. Mereka tersenyum tanpa sadar bahwa ini adalah perpisahan abadi yang membawa kehancuran.
Bab
Bagikan

Bab 2

Sudut pandang Aria.

Rintangan berikutnya adalah menghadapi tunanganku. Dia berperan besar dalam meyakinkanku untuk pergi menggantikan Emily.

Selama ini aku selalu berpikir, di antara semua orang, dialah yang seharusnya paling peduli padaku. Namun ternyata, dugaanku salah.

Aku mengajaknya bertemu di sebuah restoran. Aku mengenakan gaun terbaikku, bukan untuknya, melainkan untuk diriku sendiri. Malam ini akan menjadi pertempuran lain, dan aku tidak mau terlihat lebih lemah.

Saat aku melangkah masuk, aku melihat Damian duduk di meja dekat teras.

Dia menoleh saat aku mendekat, lalu berdiri. "Kamu sudah datang? Aku kira kamu bakal sedikit terlambat."

"Kenapa begitu?" tanyaku yang menjaga nada bicaraku tetap datar.

"Yah, aku dengar kamu menandatangani perjanjian sandera itu," kata dia sembari menarik kursi untukku. "Jadi kupikir kamu ingin menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluargamu sebelum kamu pergi dalam lima hari."

"Emily sudah telepon dan kasih tahu kamu?" tanyaku dengan suara yang lebih dingin sekarang.

Wajah Damian sedikit menunjukkan rasa malu. "Dia khawatir kamu nggak senang. Dia menyalahkan dirinya sendiri karena menyebabkan semua tekanan ini padamu dan Pak Nino."

"Oh gitu… " gumamku, pandanganku beralih ke jendela. Matahari terbenam itu memukau. Namun, terasa jauh, hampir tidak berarti.

"Aria, sungguh," katanya dengan suara yang melunak, hampir lembut. "Aku paham rasanya. Aku juga nggak pernah jadi kesayangan ayahku. Aku menghabiskan bertahun-tahun mencoba membuktikan diriku. Seandainya Emily nggak membantuku mengamankan kerja sama dengan kasino keluargamu, ayahku mungkin nggak akan pernah menyetujuiku. Dia tahu dia anak angkat, dan dia cuma ingin berkontribusi. Dia itu baik, dia hanya buat kesalahan."

Emily yang membantunya menjalin kerja sama? Aku hampir tertawa. Akulah yang sebenarnya mengamankan kerja sama itu. Aku bahkan menjaminkan uangku sendiri sebagai jaminan hanya untuk membawa Damian masuk.

Jadi, kenapa Emily tiba-tiba menjadi pahlawan dalam kisah Damian? Satu lagi hal yang ditambahkan ke daftar misteri yang perlu aku ungkap.

Namun, semua itu tidak memengaruhi ekspresiku. Sebaliknya, aku membiarkan suaraku menjadi terdengar santai.

"Dan sekarang aku yang terima akibatnya?"

Damian terdiam sejenak, matanya menatapku lekat. "Aria, kamu ini wanita terkuat dan terpintar yang pernah aku kenal. Kalau ada yang bisa menyelamatkan keluargamu dari masalah ini, kamulah orangnya. Terlepas dari kepolosan Emily, dia masih pendatang baru di dunia kita."

"Ya, aku tahu," ucapku, tatapanku menajam. "Kalau dia lebih pintar, dia nggak akan bikin kita dalam kekacauan seperti ini."

Aku mengalihkan fokus kembali ke Damian. "Jangan khawatir, aku sudah menandatangani perjanjian sandera itu, aku akan pergi."

Usai mendengar ucapanku, Damian menghela napas lega. Lalu, hampir ragu-ragu, dia berbicara lagi, "Tentang pertunangan kita... "

Aku tidak membiarkan Damian menyelesaikan ucapannya, "Tentang pertunangan kita, menurutku sebaiknya kita batalkan saja. Aku nggak tahu berapa lama aku akan pergi."

Damian terlihat terkejut. "Tapi kamu tahu tentang ayahmu. Kalau kita batalkan pertunangan itu, berarti kerja sama keluargaku dengan keluargamu… "

"Yah, karena kita mau batalkan... " Aku membuang muka. "Aku rasa kamu dan Emily bisa bertunangan saja."

Dia terdengar hampir putus asa. "Aku sangat senang kamu menawarkan ini. Sebenarnya Emily dan aku sudah membicarakan ini, dia juga sudah setuju buat pura-pura bertunangan denganku sampai kamu kembali. Itu cuma akting, untuk menunjukkan pada ayahmu kalau keluarga kita masih bersatu."

Aku terkekeh garing. "Tepat sekali."

Lalu aku melirik ke sekeliling restoran. "Sekarang kita sudah sepakat, jadi kurasa nggak perlu lagi makan malam denganmu. Aku punya banyak hal yang harus dilakukan sebelum aku pergi."

Setelah itu, aku berdiri.

"Aria… "

Kali ini, aku tidak menoleh ke belakang.

Sebelum datang ke sini hari ini, aku sebenarnya sempat berpikir untuk memperingatkan Damian, begitu kasino diserahkan pada Emily, dia sebaiknya menarik uangnya selagi bisa.

Namun, kemudian aku melihat antusiasme di matanya. Dia tampak begitu terburu-buru ingin bertunangan dengan Emily, hanya demi melindungi investasinya yang berharga, dan fakta bahwa dia sama sekali tidak menunjukkan kepedulian saat aku akan pergi, malah terus membujukku untuk menjadi sandera...

Aku berubah pikiran. Aku tidak akan mengatakan sepatah kata pun tentang kasino itu. Lebih baik melihat dan menunggu, kira-kira Ayah atau Damian yang akan terlihat lebih putus asa begitu kasino itu runtuh di tangan Emily?

...

Begitu kasino itu resmi dialihkan kepada Emily, aku tidak ada lagi urusan bisnis yang harus aku hadiri. Hari-hari berikutnya berlalu dengan cepat. Aku bertemu dengan beberapa teman, dan sisa waktu itu dihabiskan untuk berkemas. Meski aku tidak yakin apakah aku bahkan membutuhkan setengah dari apa yang aku kemas.

Kemudian, secara tidak terduga Ayah menelepon lagi dan menginginkan aku kembali ke kasino. Saat aku masuk, beberapa staf berbisik saat aku lewat, yang lain dengan cepat mengalihkan pandangan mereka, jelas merasa canggung menatap mataku.

Aku mengetuk pintu ruanganku dulu, yang kini menjadi milik Emily.

"Masuklah." Suara Ayah terdengar.

"Ada apa?" tanyaku saat mendorong pintu.

Damian ada di sana, berdiri di samping Emily, sementara Ayah berdiri di sisi lainnya.

"Aria, kamu jelaskan dulu apa yang terjadi," kata Ayah dengan tajam. "Saat kasino sedang melalui perjanjian pengalihan, kami melihat beberapa ketidaksesuaian dalam arus keuangan. Angka-angkanya nggak cocok." Dia menatapku dengan tatapan memperingatkan. "Apa kamu menyelundupkan uang dari kasino?"

Menyelundupkan uang? Betapa rendahnya penilaian dia padaku.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dalam Genggaman Sang Penguasa
7.9
Berbekal kecerdasan dan kerja keras, Jonathan Smith sukses keluar dari jerat kemiskinan hingga menjelma sebagai miliarder nomor satu di kota Rivera. Kendati dihujani berbagai serangan dari rival bisnis serta musuh yang ingin menggulingkannya, posisinya di puncak tidak pernah goyah. Imperium bisnis miliknya justru kian kuat dan tak tertandingi sejak ia resmi dilantik menjadi Perdana Menteri. Kini, Jonathan dengan mutlak mengendalikan segalanya dari takhta kekuasaan tertinggi.
Sampul Novel Dendam seorang Janda
9.5
Kehidupan Mutia hancur setelah suaminya tewas dalam kecelakaan. Alih-alih mendapat simpati, ia malah difitnah menggoda pria beristri oleh keluarga mendiang suaminya, lalu diusir hingga mengalami insiden tragis yang merusak wajahnya. Lewat operasi rekonstruksi wajah, Mutia terlahir kembali dengan identitas baru. Kini, ia siap menuntut keadilan dan membalaskan dendamnya kepada setiap orang yang telah merusak hidupnya. Simak aksi berani Mutia dalam membalas rasa sakitnya.
Sampul Novel Dia Bukan Milikku
9.3
Tugas negara adalah prioritas Letnan Imam, tetapi pengkhianatan Serda Resti merusak janji suci mereka. Walau Resti kini milik pria lain, bayangnya belum hilang. Usai kecelakaan, Imam menemukan cinta baru dalam diri Dokter Utami. Namun, misi di Lampung mempertemukannya dengan Lita, siswi yang sangat mirip dengan Resti. Saat kesetiaan Imam diuji, Utami memilih mundur, sementara Lita sendiri sudah punya kekasih. Siapa yang akan mengisi kekosongan hati sang Letnan?
Sampul Novel Dilema Cinta Narkoboy
8.9
Gembong narkoba Andrean Kenzo harus menghadapi perjodohan dengan gadis menawan bernama Tita Shanum. Demi merebut hati Tita, Andrean terpaksa bersaing ketat dengan musuh bebuyutannya. Keadaan kian pelik ketika Tita mengungkap rahasia besar bahwa pria yang ia patuhi selama ini bukanlah ayah kandungnya sendiri. Di tengah pusaran konflik mafia dan romansa yang membara, siapakah sosok yang akhirnya akan Tita pilih untuk menjadi pendamping hidupnya?
Sampul Novel Mengambil Alih Identitas Kakakku
9.7
Kematian tragis saudara kembar di hari ulang tahunnya yang ke-18 menyisakan luka mendalam. Setelah dinodai di hotel dan wafat akibat gagal napas, reputasinya dihancurkan oleh Ginny, sahabat yang menyebarkan foto-foto kejadian tersebut. Didorong amarah, sang adik membalas dendam dengan merusak wajah Ginny yang terobsesi menggantikan kakaknya. Di tengah kucuran darah, ia bersumpah bahwa siapa pun yang terlibat dalam penderitaan kakaknya tidak akan pernah dibiarkan lolos hidup-hidup.
Sampul Novel Pendekar Serigala Putih
8.8
Nusantara terancam oleh kebangkitan Pendekar Iblis yang membawa kehancuran setiap lima ratus tahun. Sebagai anak Chandika Kalandra dan keturunan pahlawan Bhadrika, Kirana Sasmaya mengemban takdir besar. Di samping ditempa menjadi petarung tangguh, ia juga ditakdirkan menjadi penyihir paling agung dalam sejarah. Perjuangan berat menanti Kirana untuk menguasai ilmu pedang dan sihir putih demi menumbangkan dominasi kegelapan sang musuh.