APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel YOUNG MASTER'S FAVORITE HIGH SCHOOL GIRL

YOUNG MASTER'S FAVORITE HIGH SCHOOL GIRL

Hidup gadis SMA itu hancur ketika ayahnya sendiri tega menjualnya demi uang. Ia diserahkan ke seorang pria muda—tuan muda yang dingin, berkuasa, dan menyimpan rahasia gelap. Di bawah bayang-bayang paksaan, benih hasrat terlarang mulai tumbuh di antara mereka. Setiap sentuhan menyengat, setiap tatapan menggoda, dan setiap malam bersama semakin mengaburkan batas antara benci dan cinta. Namun, bisakah ia bertahan ketika obsesi tuan muda itu mulai menguasai seluruh hidupnya? Atau akankah ia justru tenggelam dalam kegelapan yang menawarkan kenikmatan itu?
Bab
Bagikan

Bab 2

Sementara di sisi lain, Surya kini sudah sampai warung kopi yang biasa dirinya kunjungi. Warung tersebut sudah dijadikan seperti rumahnya, karena kapan pun Surya pasti kesitu untuk bermain dengan teman-temannya yang berjudi.

"Woew, Surya! Kok kamu baru kesini, dan kenapa wajah kamu cemberut kayak gitu. Apa istrimu sedang memarahi dirimu di rumah?" ujar salah satu temannya yang bertanya kepada Surya.

"Bukan masalah itu, tetapi Tuan Rendra datang ke rumahku untuk menagih hutang. Saya pun bingung harus membayar pakai apa, sedangkan di rumah saja aku tidak mempunyai uang sama sekali," ujar Surya yang telah curhat kepada temannya.

"Maaf, kalau masalah uang saya juga tidak bisa membantu. Soalnya diriku sendiri juga seorang penjudi, bahkan aku mau melunasi hutang-hutangku sendiri saja sudah keberatan," Surya curhat bukannya dikasih solusi, malah di curhati itu temannya juga.

"Tadinya saya mau curhat. eh, malah dicurhatin balik, terus gimana ini? Bagaimana kalau rumahku nanti jadi di sita oleh Tuan Rendra yang terkenal galak itu," justru surya malah mengkhawatirkan jika rumahnya sampai disita.

"Ya kalau rumahmu di sita ya tinggal cari kontrakan barulah, gitu aja di bikin ribet. Yang penting judi dulu ya kan," temannya Surya itu tidak merasa ikutan khawatir terhadap temannya.

"Tinggal cari kontrakan mah gampang, yang susah itu bayar kontrakan. Kamu pikir bayar kontrakan itu pakai daun apa? Hingga kamu bilang kalau diusir tinggal cari kontrakan," segalak-galaknya Surya, dia lebih takut jika tidak mempunyai tempat tinggal.

"Iya juga ya, bentar saya carikan solusi. Walaupun sebenarnya saya juga tidak punya solusi untuk diri saya sendiri," temannya Surya pun nampak memikirkan sesuatu.

"Mikirnya yang benar, jangan asal-asalan kayak tadi. Yang ada pikiran saya malah terbebani kalau mendengar ucapanmu kayak tadi itu," kini Surya pun membiarkan temannya untuk berpikir sesuatu.

Temannya itu berpikir selama 5 menit. "Bagaimana udah dapat solusi belum? Mikirnya jangan lama-lama ya! Soalnya sebentar lagi Tuan Rendra itu pasti bakalan menagih hutangnya lagi," Surya menagih solusi kepada temannya.

"Saya ada sedikit solusi sih, apa kamu tidak punya barang berharga gitu untuk dijual? Soalnya hanya itu solusi yang saya pikirkan," ucap temannya Surya yang bertanya kepada Surya.

"Saya pun bingung harus menjual apa, sedangkan di rumah saya memang tidak ada apa-apa. Barang-barang berhargaku sudah habis kujual di saat butuh uang untuk judi, makanya setelah barangku habis baru berhutang kepada Tuan Rendra.

Temannya itu pun nampak memikirkan sesuatu lagi. "Malang kali nasibmu, saya mempunyai ide lagi, tapi saya takut jika kamu tidak akan pernah setuju. Karena ini sangat beresiko kepada keluargamu," Surya yang tadinya nampak bersedih kini matanya kembali berbinar.

"Apa solusinya? Cepat katakan pada saya. Pasti saya akan melakukan apapun untuk membalas hutang ku dalam jangka dekat waktu untuk Tuan Rendra," Surya seakan memaksa untuk diberikan solusi.

"Baiklah, saya akan mengatakannya sekarang juga. Bagaimana kalau kamu menjual anak perempuan saja, pasti kamu mendapatkan untung yang banyak. Apalagi Anakmu itu seorang gadis, pasti laku mahal untuk dijual," temannya Surya itu langsung memberi solusi kepada Surya.

"Tidak ada solusi yang lain kah? Soalnya Naila itu anak saya satu-satunya. Bagaimana saya bisa menjual kepada orang lain begitu saja," Surya nampak ragu jika menjual anaknya.

"Kalau begitu kamu memikirkan cara lain saja sendiri, jika tidak tega menjual anakmu. Saya sudah susah payah untuk berpikir, hanya itu jalan satu-satunya untuk membebaskanmu dari Tuan Rendra," temannya pun tidak bisa membantu lagi untuk berpikir.

Surya pun langsung terdiam, hingga kini sepertinya dia sedang memikirkan sesuatu. "Tapi jika apa salahnya ya jika saya sampai menjual Naila, kan dia itu anakku sendiri. Benar ucapanmu teman, pasti dia laku mahal soalnya dia seorang gadis. Tadi memang saya sempat ragu-ragu, tetapi tidak ada cara lain selain itu," Surya pun sudah mulai menyetujui ucapan temannya.

"Bagus teman," ujar temannya Surya sambil menepuk pundak Surya. Temannya langsung tersenyum karena sudah berhasil memberi Surya ide yang sangat baik.

"Terima kasih teman, saya akan memanfaatkan idemu. Kalau begitu saya permisi dulu ya mau pulang," pamit Surya.

"Hati-hati di jalan teman, semoga rencanamu berhasil. Saya hanya bisa membantu untuk mendo'akan, selebihnya kamu yang menjalankan," ucap temannya sambil tertawa jahat.

Kini Surya pun langsung melangkah kakinya untuk menuju pulang ke rumahnya, Surya nampak tersenyum jahat karena sudah di beri ide oleh temannya.

______

15 menit kemudian, kini Surya sudah sampai di rumahnya. Surya yang tau tentang hal itu tentu saja langsung masuk ke dalam rumah tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.

"Naila! Naila! Kamu dimana?" Surya yang baru sampai rumah langsung mencari Naila.

Istrinya yang mendengar tentu saja langsung muncul. "Naila ada di dalam kamar Pak, Kenapa bapak malah mencari Naila. Habis dari mana bapak ini kok baru pulang," berbagai macam pertanyaan dilontarkan oleh Chika kepada surya yang merupakan suaminya.

"Ga perlu tahu kamu, kalau saya habis dari mana, pokoknya yang terpenting sekarang ini saya harus bertemu dengan Naila. Jadi jangan halangi saya untuk bertemu dengan Naila," bukannya menjawab pertanyaan istrinya, Surya malah pengen bertemu Naila dengan cepat.

"Emang Naila mau diapain Pak, kok kayaknya bapak serius banget mau bertemu dengan Naila. Bapak kan baru sampai, alangkah baiknya bapak istirahat dulu. Apa bapak mau dibuatkan kopi dulu," tawar istrinya.

"Hahhhh! tidak perlu. Aku tidak ingin apa-apa selain Naila. Apa kamu mendengar ucapanku? Apakah kamu tuli?" Surya semakin memberontak untuk bertemu dengan Naila.

"Saya kan sudah bilang kalau Naila berada di dalam kamar. Tapi saya mohon jangan ganggu dia, soalnya dia lagi belajar. Jika bapak menemui Naila sekarang, pasti dia akan terganggu dan malah tidak berkonsentrasi," istrinya berusaha untuk menghalangi.

"Aku tidak peduli! Minggir kamu dari sini. Jangan halangi jalanku," bentak Surya.

"Ibu sudah bilang jangan ganggu Naila, bapak kok malah tidak mengerti sih. Ingat umur Pak, bapak ini udah tua, jadi jangan kasar-kasar terhadap anak dan istri. Ntar bapak malah kena karma loh, soalnya karma itu pasti selalu ada," Chika berusaha untuk menasehati suaminya, walaupun ucapannya itu tidak pernah didengarkan oleh suaminya.

Surya pun semakin tidak peduli, kemudian langsung melangkahkan kakinya untuk menuju kamar Naila. Apalagi kamar Naila itu tidak jauh dari jaraknya, jadi dengan cepat Surya sudah sampai di depan kamar anaknya.

"Naila! Bukain pintu untuk bapak. Ada hal yang perlu bapak bicarain sama kamu, Jadi bapak mohon keluarlah dari kamarmu," teriak Surya dari luar kamar Naila.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BAYANGAN CINTA DI MASA SILAM
9.5
Mobil Alia melaju pelan menyusuri jalan berliku di tengah kebun teh yang membentang luas. Aroma tanah basah dan pucuk daun berpadu embun pagi yang dingin langsung memicu ingatan masa lalunya. Setelah bertahun-tahun hidup di perantauan, barulah kali ini ia kembali ke kampung halaman. Perjalanan pulang tersebut bukan sekadar kepulangan biasa, melainkan sebuah momen untuk kembali berhadapan dengan kenangan lama yang sempat ia tinggalkan dahulu.
Sampul Novel Fallin Love With Jerk Billionaire
7.8
Kehidupan Thania Moran, gadis kaya yang polos dan periang, berubah drastis setelah mengenal Zachary Devon. Zach merupakan pebisnis muda sukses di Amerika yang berwatak dingin dan kerap meremehkan perempuan. Walau sempat saling membenci, Thania justru terpikat pada pria berbahaya tersebut. Konflik meruncing saat orang tua Thania menjodohkannya dengan cinta pertamanya. Namun, ketulusan Thania perlahan meluluhkan hati Zach yang selama ini dikenal sebagai playboy sombong.
Sampul Novel Istri Muda Pak Dosen
7.9
Demi membalas budi Hans Anderson yang membiayai kuliahnya, Helga, mahasiswi kutu buku, terpaksa menikahi Hadyan. Dosen playboy itu membutuhkan ibu untuk putranya. Namun, pernikahan ini harus dirahasiakan demi karier mantan istri Hadyan yang terobsesi kembali. Helga kini terjebak dalam ancaman sang mantan dan sikap dingin suaminya yang belum move on. Mampukah Helga bertahan saat Hadyan justru terus membela wanita masa lalunya yang telah berkhianat?
Sampul Novel Istri Yang Dicampakkan Menjadi Sultan
8.9
Setelah lima tahun menikah, Alia dikhianati Farhan yang menuntut cerai demi perempuan lain usai pulang merantau. Di tengah kehancuran, Alia berjuang bangkit dan memulihkan lukanya sendiri. Begitu ia berhasil meraih kesuksesan dan menata hidup baru, Farhan mendadak kembali hadir. Sang mantan suami mencoba merayu serta menawarkan kemapanan demi bisa rujuk. Alia kini dihadapkan pada pilihan sulit: menjaga kedamaiannya saat ini atau kembali ke pelukan masa lalu.
Sampul Novel Kawin Kilat: Suami Misteriusku teryata Milyarder
9.8
Pasca diselingkuhi, Grace Johnson nekat melakukan kawin kilat dengan pria asing yang dikira miskin. Keputusan ini dicemooh karena ia melepaskan calon pewaris Keluarga Hayes. Padahal, suami barunya adalah konglomerat misterius yang baru kembali dari luar negeri, sekaligus paman mantan tunangannya. Saat Grace meminta cerai karena merasa tertipu, penjelasan sang suami justru meluluhkan hatinya. Kini, sang mantan diusir tanpa harta, sementara sang miliarder memilih menyembunyikan wajah tampannya di balik topeng.
Sampul Novel The Marriage
9.1
Demi memegang teguh wasiat orang tua dan melindungi warisan melimpah dari keluarga Rotschild, Aoi yang tomboi terpaksa menikahi Makoto. Sosok suami pilihan ini adalah pria berdarah Jepang yang terkenal sangat dingin sekaligus pelit. Menghadapi perbedaan karakter yang begitu kontras, mampukah rasa cinta tumbuh di hati mereka? Akankah rasa benci Aoi perlahan sirna, atau justru pesona Makoto yang sanggup melunakkan kerasnya hati sang istri?