APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel YOUNG MASTER'S FAVORITE HIGH SCHOOL GIRL

YOUNG MASTER'S FAVORITE HIGH SCHOOL GIRL

Seorang anak yang malang tega di jual oleh ayahnya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 3

Naila yang mendengar suara bapaknya dari luar, Naila pun semakin terkejut, karena suara bapaknya itu memang sangat keras.

"Kenapa sih bapak teriak-teriak dari luar, mana minta dibukakan pintu. Bukannya memanggil dengan lembut tetapi malah bentak-bentak," ujar Naila sangat kesal.

Hingga Naila langsung menutup bukunya, lalu berjalan menuju pintu untuk membuka pintu kamar untuk bapaknya.

"Ada apa bapak mencari Naila? Apa ada suatu hal yang penting," ujar Naila yang telah bertanya kepada bapaknya.

"Tentu saja ada hal yang penting, jika tidak penting Kenapa bapak mencari kamu. Pokoknya kamu harus nurut sama bapak ya!" ujar Surya yang telah menasehati anaknya.

Tak berselang lama kemudian, Chika muncul membuntuti Surya karena takut terjadi apa-apa kepada Naila.

"Naila mari ikut bapak untuk keluar rumah," ajak Surya kepada Naila.

"Ga boleh! Bapak ngak boleh membawa Naila keluar. Untuk apa bapak membawa Naila keluar," Chika melarang keras jika Surya membawa Naila keluar.

"Pokoknya ada sesuatu hal yang penting, ibu nggak usah ikut campur. Pokoknya bapak jamin, sehabis ini kita pasti bisa hidup tentram," ujar Surya meyakinkan istrinya.

"Katakan kepada ibu pak, apa yang terjadi kenapa bapak harus membawa Naila keluar. Pokoknya Ibu nggak percaya sebelum bapak menjelaskan semuanya," ternyata Chika tidak mengizinkan semudah itu, karena bagaimanapun Chika itu harus melindungi anaknya.

"Nanti bapak jelaskan kalau sudah pulang saja, kalau sekarang ini bapak tidak bisa menjelaskan," kata Surya.

"Loh kok gitu sih Pak, tetapi Naila tidak diapa-apain kan? Awas aja kalau terjadi apa-apa sama Naila," ancam chika kepada suaminya.

"Pokoknya ibu tenang dulu lah, nanti juga bapak jelasin ketika pulang," Surya berkata dengan santai.

Dengan perlahan Surya menyeret tangan anaknya untuk menuju keluar rumah. Naila yang merasa di geret tangannya, dia hanya pasrah karena ibunya tidak bisa menolongnya sama sekali.

"Ya Tuhan apa Ini yang sedang terjadi? Semoga aku tidak diapa-apain oleh bapak. Aku takut jika di apa-apain sama bapak nanti," batin Naila, dia tidak bisa bicara keras karena takut di dengar oleh bapaknya.

Bapaknya terus menggeret tangan Naila, hingga kini mereka berdua sudah sampai tempat, dimana teman Surya tadi berada.

"Aku sudah membawa anakku kesini, jadi tolong jelaskan caranya kawan," Surya tetap bertanya kepada temannya, habis ini Naila akan di apain.

Temannya pun nampak langsung menggeret tangan Surya, hingga Naila tetap berada di tempat. "Ayo ikuti aku. Dan untuk Naila kamu harus tetap disini dan tidak boleh kemana-mana," ujar temannya Surya yang berbicara.

Kini mereka berdua berada di tempat yang tak jauh dari tempat Naila. "Jadi gini, aku akan bicara sesuatu. Makanya aku membawamu ke sini agar Naila tidak mendengar," ujar temannya Surya itu sambil berbisik-bisik.

"Memangnya kau mau berbicara apa? Jadi tolong jelaskan saja rencanamu ini, soalnya saya juga sudah membawa anak saya kesini," Surya siap mendengarkan apa yang di katakan oleh temannya itu.

"Baiklah, saya akan memulai berbicara. Jadi kita harus membawa anakmu ke kota, karena pembelinya itu bukan orang sini. Jadi paham sendiri lah, tapi tenang saja saya akan menemani ketika di perjalanan, jadi dirimu tidak usah khawatir," temannya Surya menjelaskan secara lengkap.

"Hah, yang serius? Masa iya, kita harus pergi ke kota. Pergi ke kota kan butuh biaya mahal, dan kita ini tujuannya hanya untuk menjual Naila," Surya sepertinya merasa sangat keberatan.

"Kau ini mau menjual anakmu atau tidak? Kalau masalah kendaraan, kamu tenang saja semua biaya sudah di tanggung oleh bos yang akan menjajakan anakmu Naila," temannya berkata dengan santai.

"Kalau begitu, saya setuju-setuju aja deh. Yang penting anakku bisa di jual dengan cepat, dan yang penting pasti di beli sangat mahal," Surya tersenyum nyeringai.

"Nahhh gitu dong kawan. Jadi kamu tidak perlu memikirkan masalah biaya kendaraan, yang penting kita bisa menyerahkan Naila begitu saja, dan dirimu nanti langsung di bayar," ujar temannya Surya sambil menepuk pundak Surya.

"Kalau begitu mending kita langsung menghampiri Naila, lalu langsung di ajak berangkat sekarang juga. Apalagi perjalanan menuju ke kota sangat membutuhkan waktu yang lama loh," Surya sudah tidak sabar untuk pergi ke kota.

Temannya pun hanya menganggukkan kepalanya. Hingga kini mereka berdua kembali ke arah Naila di tinggalkan tadi.

Naila yang telah melihat bapaknya kembali setelah berbicara kepada temannya, Naila pun langsung bertanya. "Ada apa pak? Apakah kita akan kembali ke rumah," tanya Naila penuh harap.

"Tidak! Kita udah jauh-jauh pergi ke sini, ngapain kembali lagi, kita akan langsung berangkat ke kota. Dan kita juga harus pergi sekarang juga," bentak bapaknya.

"Tapi kota kan jauh Pak, masa iya kita harus berangkat sekarang juga. Mending kita kembali ke rumah aja deh Pak, kasihan Ibu di rumah sendirian," kalau tidak ada bapaknya, Naila tentu saja akan langsung pulang, tetapi di sekelilingnya ada bapaknya dan temannya jadi Naila tentu saja akan takut, jika dirinya langsung lari.

Karena tidak punya pilihan lain, Naila pun hanya menurut ketika di seret bapaknya menuju masuk ke dalam mobil. Sementara teman bapaknya mengikuti dari belakang.

Di sepanjang perjalanan Naila hanya diam, karena Naila takut kepada 2 orang di hadapannya. Naila juga tidak berani memberontak sama sekali, karena Naila juga tidak tau tujuannya apa bapaknya membawanya pergi ke kota.

Surya dan temannya jika pengen berbicara pasti selalu bisik-bisik, karena takut jika sampai di dengar oleh Naila. Dan jika sampai di dengar oleh Naila pasti rencananya semuanya akan gagal.

"Kawan, apakah orang-orang itu beneran akan membeli Naila dengan membayar mahal?" Surya meyakinkan temannya lagi, karena takut temannya akan berbohong.

"Untuk apa aku berbohong, sudah kukatakan berapa kali, kalau saat ini aku sedang tidak berbohong. Saya ini beneran berkata yang sesungguhnya, kan aku yang memberi solusi untuk pertama kali, agar kamu terbebas dari semua hutang-hutangmu," temannya berbicara yang sesungguhnya.

"Baiklah, aku percaya. Aku juga mengucapkan banyak berterima kasih karena sudah memberikan solusi yang sangat baik. Jika kamu tidak memberikan solusi pasti saat ini hidupku masih terombang-ambing tidak jelas karena belum bisa melunasi hutang dari Tuan Rendra," walaupun begitu Surya sudah sangat merasa bersyukur, namun di balik itu anak satu-satunya yang jadi korban ulah mereka berdua.

"Kamu tidak perlu mengucapkan terima kasih, saya sudah ikhlas untuk membantu kamu. Karena kamu dulu juga selalu membantu aku, walaupun kita saling membantu itu tidak secara halal tetapi selalu haram," ucap temannya Surya. Sementara Surya hanya diam mendengarkan ocehan temuannya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Arti Dalam Pernikahan
7.9
Haura menolak keras dijodohkan dengan Rainer karena ingin menjaga cintanya pada Ali. Penolakan ini memicu kemarahan Rainer. Terbakar cemburu dan rasa dikhianati, Rainer menyebarkan video asusila demi menghancurkan nama baik Haura serta merusak hubungannya dengan Ali. Di tengah badai skandal yang mengancam masa depannya, keteguhan hati Haura benar-benar diuji dalam menghadapi niat jahat tersebut.
Sampul Novel Dari Pengantin Tercampakkan Menjadi Istri Saingannya
9.2
Tiga tahun merajut kasih, Claudia justru ditinggalkan Antonius tepat di hari pernikahan mereka. Di tengah cibiran para rival yang menertawakan kemalangannya, Claudia membuat kejutan besar. Ia memamerkan akta pernikahan dengan Bennett Dreskin, musuh bebuyutan mantan kekasihnya. Pernikahan yang semula dikira sekadar formalitas itu berubah manis saat Bennett menyatakan cinta di depan media. Claudia pun sukses membalikkan nasib dari pengantin terbuang menjadi wanita paling bahagia.
Sampul Novel Lovers
8.9
Pertemuan tak sengaja di kelab malam saat malam tahun baru memicu ketertarikan Ryan Bagaskara pada Kanaya Putri Soemardi, meski pakaiannya sempat terkotori oleh gadis itu. Namun, jalan cinta mereka sangat terjal. Ayah Kanaya telah merencanakan perjodohan putrinya dengan Gilang Witjaksono, seorang putra pejabat yang ternyata masih memiliki hubungan keluarga dengan Ryan. Kini, Ryan harus menghadapi dilema rumit dan berjuang keras demi mendapatkan restu serta memenangkan hati Kanaya.
Sampul Novel OBSESI MANTAN SUAMI
8.7
Dituduh secara fitnah hingga bercerai, Sarah harus membesarkan buah hatinya seorang diri. Kehidupan tenangnya terusik saat Aditya, sang mantan suami, datang kembali dengan obsesi kelam. Demi menguasai Sarah, pria itu tega melakukan penculikan serta pemaksaan. Di tengah keputusasaan untuk kabur bersama sang anak, kehamilan baru akibat ulah Aditya menjadi rintangan berat. Akankah mereka berhasil lolos, atau justru terjebak dalam kekangan Aditya selamanya?
Sampul Novel Of Love Trilogy
8.9
Hidup Ayana Ranisya hancur akibat beban utang yang ditinggalkan suaminya, Ares Adiswara. Namun, takdir mempertemukannya dengan Arga Arkhilendra, seorang miliarder yang sebenarnya telah bertunangan dengan Sheryl Claudia Wibowo demi bisnis. Sebuah ketidaksengajaan satu malam menumbuhkan benih cinta di hati Arga yang dingin. Kini, sang pengusaha dihadapkan pada pilihan sulit: mempertahankan aliansi kekuasaan bersama Sheryl atau mengejar ketulusan cintanya pada Ayana.
Sampul Novel RAHASIA BAPAK MERTUA
8.3
Bapak mertuaku melarang keras siapa pun menginjakkan kaki di satu ruangan khusus di rumah ini. Kejanggalan mulai terasa saat beliau kerap keluar dari sana dengan tubuh basah oleh keringat dan tampak sangat letih. Karena merasa curiga, aku pun memberanikan diri untuk mengintai kegiatannya secara sembunyi-sembunyi. Usaha nekatku itu justru menuntun pada sebuah kenyataan kelam dan mengerikan yang selama ini tertutup rapat.