APKDock Logo
Sampul Novel Wedding Doll

Wedding Doll

8.9 / 10.0
Seorang gadis dengan berani mendatangi Allard dan langsung memintanya untuk menikah. Bukannya menolak, pria itu justru merasa tertarik. Dengan senyum tipis di wajahnya, Allard memberikan sebuah syarat yang menantang. Ia menuntut sang gadis untuk melayaninya sepanjang malam. Kesepakatan pernikahan itu baru akan dipertimbangkan jika Allard merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. Hubungan penuh syarat ini pun dimulai dengan penuh ketegangan.

Wedding Doll Bab 1

Happy Reading and Enjoy~

Plak...

Bunyi sentuhan kulit dengan kulit itu menggema di langit-langit ruangan, semua yang berada di dalam ruangan itu tertegun. Tidak ada yang berani mengangkat suara, keheningan yang tercipta menambah suasana yang terasa dingin. Semua meringis untuk mengasihani gadis yang terduduk dengan pipi merah yang mungkin sebentar lagi akan membengkak.

Satu persatu yang berada di sana saling bertatapan, tidak ada yang berani menengahi lelaki berbadan besar yang berdiri dengan wajah marah itu, hingga akhirnya seorang wanita tua berjalan menghampiri, memegang pundak lelaki itu lalu dengan ragu-ragu mengelusnya pelan, "Sudahlah, nanti kita bicarakan lagi, kau juga perlu beristirahat." Tatapan wanita itu beralih pada sang gadis yang bersimpuh di lantai. "Masuk ke kamar, Luna," perintahnya dengan suara lembut.

Gadis itu berdiri, menatap sang lelaki yang tidak lain ayahnya ini dengan pandangan nanar. Wajahnya basah oleh air mata, pipinya yang ditampar juga membengkak. "Apapun yang terjadi aku tetap tidak mau!" teriaknya kuat sebelum berlari pergi sembari memegangi pipinya.

"K-kau! uhuk ... uhuk ..." Yessie kembali menengahi, membimbing lelaki itu memasuki kamarnya untuk beristirahat.

"Luna masih terlalu muda untuk menikah, umurnya bahkan belum genap 20 tahun. Kau harus memikirkannya."

Lelaki itu menatap istrinya sinis, "Jika kita tidak menikahkannya dengan John bisnis yang sudah ku bangun bertahun-tahun akan hancur, hanya John yang bisa mengembalikan semuanya."

"Tapi ..."

"Jangan membelanya lagi! ini jalan yang terbaik." Joan memotong ucapan Yessie lalu merebahkan tubuhnya untuk beristirahat.

Yesie hanya menghela napas pelan, bagaimana bisa seorang ayah menjodohkan anaknya dengan mitra bisnisnya yang sudah berumur 60 tahun? Bahkan lebih cocok menjadi ayah bagi anaknya bukan menjadi suami dari anaknya. Menghela napas pelan, Yesie menyelimuti suaminya sebelum beranjak pergi menemui anaknya yang mungkin saat ini menangis di kamarnya.

Bisnis mereka mengalami kerugian besar akibat penipuan yang menjalin kerja sama dengan perusahaan mereka, barang-berang berharga sudah dijual bahkan mobil-mobil mewah yang mereka miliki juga turut dijual agar bisa menutupi kerugian, tetapi hanya bisa menutupi sebagian kecilnya saja. Perusahaan bangkrut bahkan rumah dan tanah dijual semuanya, Joan jatuh sakit karena depresi.

Beberapa minggu yang lalu John datang, memberi syarat agar mereka mau menikahkan Luna dengannya dan sebagai balasan ia akan membantu kerugian yang mereka alami, membangun kembali perusahaan yang hampir beralih nama itu. Tanpa ragu Joan menyanggupi, pikirannya sudah tertutup dengan mengabaikan usia John yang tahun ini menginjak 60 tahun dengan anaknya menginjak 19 tahun.

Yessie wanita tua itu mengetuk pintu kamar anaknya pelan, mendengar tidak ada sahutan dari dalam ia beucap, "Mommy masuk, ya?"

Ia mendorong pintunya, menatap sendu ke arah Luna yang meringkuk dengan bahu bergetar.

"Mommy tidak setuju dengan pernikahan ini, kan? Mommy aku mohon tolong bujuk Daddy." Luna mengusap air matanya, nadanya merengek dengan memohon agar sang ibu bisa membantunya.

Yessie duduk di ranjang anaknya, mengulurkan tangan untuk mengusap kepala Luna dengan sayang. "Maaf sayang, mommy tidak bisa banyak membantu. Daddymu terlalu keras, jalan satu-satunya menerimanya. Tidak apa ya, hm?"

"Aku tidak mau! Umurnya 60 tahun, mom! 60 tahun! Aku tidak mau!" Luna meraung, menangis sejadi-jadinya hingga kantung matanya membesar membuat mata indah itu membengkak.

"Kau bisa menolaknya dengan satu cara, yaitu menemui Allard Washington dan memintanya agar menjadi suamimu."

"Allard?" Luna bertanya heran, dahinya mengkerut mencoba mengingat-ingat nama pria yang diucapkan ibunya.

"Allard Washington yang ...." Bibirnya terbuka ketika sudah mengingatnya, menit kemudian wajahnya nampak putus asa.

Allard Washington pria terkaya yang paling banyak diminati para gadis, selain wajahnya yang tampan reputasinya juga buruk. One night stand menjadi kebiasaannya, gosip-gosip model dan juga para bangsawan yang dekat dengannya tidak bisa dihitung dengan jari. Pria itu tidak pernah serius dengan siapapun, menjalin hubungan hanya sebagai partner sex. Bagaimana bisa Luna mengajaknya menikah!?

"Aku tidak ingin menjalin hubungan serius dengan siapapun terlebih dahulu, kebebasan adalah poin utamaku saat ini. Berbeda hal nya dengan wanita yang sesuai dengan keinginanku nantinya, mungkin aku berpikir ulang untuk segera menikah."

Itu perkataan Allard saat diwawancari beberapa bulan yang lalu dalam majalah Story yang rilis dalam setiap bulan. Wanita yang sesuai? Siapakah dirinya jika dibandingkan dengan model-model dan juga artis-arti cantik yang menjalin hubungan dengan Allard? Luna akan menjadi olok-olokkan jika nekat mendekatinya.

Hembusan napas kesal dilontarkannya, menatap ibunya sebelum kembali merengek. Ia benar-benar tidak tau apa yang berada dalam pikiran ayahnya yang tega menikahinya dengan pria tua berumur 60 tahun, ya Tuhan... bahkan dia bisa menjadi ayahnya atau kakeknya. Terlebih lagi jarak umur mereka sangat jauh dan Luna harus mengurusi anak yang umurnya lebih tua darinya.

Ibunya mengangguk. "Ya, Allard Washington pemilik Washington Corp."

"Tapi bagaimana bisa mom? Aku bahkan tidak memiliki sesuatu yang bisa di banggakan." Ia menatap dirinya yang berantakan, dengan rambut kusut dan mata sembab.

Yessie menjulurkan tangannya untuk menyentuh jemari Luna, mencoba menguatkan. "Anak mommy cantik, kau yang tidak menyadarinya. Percaya dirilah, Luna. Minta dia menjadi suamimu dengan suara tegas, berdandanlah secantik mungkin dan se seksi mungkin. Kau harus bisa menjadi wanita yang genit, ketika bertemu dengannya godalah dia."

"Aku tidak mau!" Luna menjerit histeris, bulu kuduknya berdiri ketika membayangkan akan menggoda Allard.

"Apa kau mau menikah dengan John yang berumur 60 tahun itu?"

Dengan putus asa Luna menggeleng, bibirnya mengerucut, air matanya kembali mengalir. "Apa tidak ada jalan lain, Mom? Aku benar-benar tidak ingin menikah. Oh, ya Tuhan bahkan umurku belum genap 20 tahun. Ak-aku baru tamat SMA."

Yessie mengelus rambut putrinya dengan sayang. "Tidak ada yang bisa kita lakukan selain melakukannya, sayang. Daddymu sakit-sakittan karena hal ini dan kaulah jalan satu-satunya untuk mengembalikan apa yang telah hilang."

"Karena hanya aku anak mommy, kan? Mommy berniat ingin menjualku!"

Yessie menghela napas lelah. "Bukan menjual, tetapi lebit tepat jika inilah saatnya kau berbalas budi dengan orang tuamu. Percaya pada mommy bahwa kau bisa melakukannya, Luna. Besok temui Allard dan minta dia menikahimu, jika dia tidak ingin maka minta dia meminjamkan uang kepadamu dalam jumlah yang besar. Lakukan apapun yang bisa menolongmu dari perjodohan ini. Kau bisa kan, sayang?"

Dengan ragu-ragu Luna menganggukkan kepalanya, besok adalah hari yang baru. Hari dimana semuanya akan berubah dalam sekejap mata. Besok seorang Luna Ananta akan menjadi sosok baru yang akan menggoda pria lain.

Bersambung...

Lanjut Membaca

Daftar Isi Wedding Doll

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Jangan salahkan aku minta cerai
8.1
Elsa sangat terpukul saat mendapati Thomas membangun keluarga rahasia bersama masa lalunya. Setelah lelah mempertahankan rumah tangga yang dirusak orang ketiga, ia pun menyerah dan memilih bercerai demi kedamaian jiwanya. Saat mencoba menata hidup sendiri, sosok pria lain datang membawa getaran baru di hatinya. Elsa kini didera dilema besar: melangkah maju bersama cinta yang baru, atau memberi kesempatan kedua pada Thomas yang datang memohon maaf dan ingin kembali.
Sampul Novel Messy LOSY
9.3
Dilara terjebak dalam hubungan toksik bersama Keenan, pria munafik yang tega menyiksanya secara fisik dan mental. Meski dikhianati dan diselingkuhi, ia sempat bertahan sebelum akhirnya lelah dan memutuskan pergi. Namun, Keenan menolak melepaskannya dan terus mengekang Dilara agar tidak bisa menjauh. Di tengah penderitaan yang menghancurkan impian indahnya tentang cinta, sanggupkah Dilara mengumpulkan kekuatan untuk melawan rasa sakit dan merebut kembali kebahagiaan sejatinya?
Sampul Novel Perceraian, Kelahiran Kembali, dan Kesuksesan Manis
9.3
Terbangun kembali di masa lalu setelah meninggal akibat aneurisma, Carissa bertekad mengubah nasibnya. Ia kembali ke masa saat suaminya, Senator Baskara, lebih mementingkan Helena, sang selingkuhan. Bahkan, Kevin, putra kandungnya, tega menghina Carissa demi perempuan itu. Sadar pengorbanannya sia-sia dan dirinya hanya dijadikan alat politik, Carissa menolak menjadi istri penurut. Ia pun mantap menandatangani surat perceraian demi memulai lembaran hidup baru.
Sampul Novel Perjuangan Dua Sahabat
8.2
Persahabatan erat antara dua pria kini terancam hancur akibat pesona seorang wanita. Sandi telah berusaha keras mengingatkan sahabatnya tentang bahaya yang mengintai hubungan mereka, namun peringatan tersebut sama sekali tidak dihiraukan. Terjebak dalam ego dan bara asmara, kesetiaan mereka pun benar-benar diuji. Mampukah keduanya menyelamatkan ikatan persaudaraan ini? Simak pergulatan batin dan dilema emosional yang menguji loyalitas sejati mereka.
Sampul Novel Setengah Kilo Nasi Aking Untuk Anakku
9.8
Kehidupan Hanum dan Hardi berubah drastis setelah Hardi kehilangan pekerjaan. Meski harus bertahan hidup sebagai kuli cangkul dan buruh cuci, pasangan ini tetap bersyukur dan harmonis membesarkan kedua anak mereka selama tujuh tahun pernikahan. Namun, ketenteraman keluarga kecil ini seketika runtuh saat sebuah musibah besar melanda. Kini, Hanum terpaksa berjuang sendirian menghadapi penderitaan yang luar biasa demi menyelamatkan dan melindungi buah hati tercintanya.
Sampul Novel The Ceo Is My Husband
8.5
Hubungan unik terjalin antara gadis remaja berusia enam belas tahun dan seorang CEO sukses. Sang pria paruh baya terus mengejarnya tanpa lelah, selalu ingin menatap wajahnya. Sebaliknya, gadis itu merasa jengah dan bosan dengan kehadiran sang CEO yang terus-menerus di hadapannya. Perbedaan usia yang kontras serta keteguhan hati sang pria menciptakan dinamika interaksi yang penuh warna dalam kisah romansa mereka yang tidak terduga.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan