APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel WARISAN ISTRIKU

WARISAN ISTRIKU

Akibat jenuh hidup sederhana, Danu terburu-buru menjatuhkan talak tiga kepada Laras. Namun, penyesalan mendalam langsung menghampirinya saat sang istri mengungkapkan fakta mengejutkan. Orang tua Laras di kampung rupanya meminta mereka mengelola uang ganti rugi pembebasan lahan senilai 10 miliar rupiah. Kini, Danu harus menanggung akibat dari keputusan impulsifnya. Apakah ia bisa kembali, atau Laras memilih pergi selamanya?
Bab
Bagikan

Bab 1

"Ras, mas ceraikan kamu sekarang juga dengan talak tiga. Mulai hari ini kamu bukan lagi istriku! Silahkan pergi dari rumah ini sekarang juga! Karena mulai saat ini kita bukan lagi suami istri!" ucap Mas Danu, lelaki berwajah tampan yang sudah dua tahun ini menjadi suamiku.

Aku nyaris jatuh tersungkur ke atas lantai jika tak berpegangan pada dinding di belakangku saat mendengar ucapan laki-laki yang sangat kucintai itu. Tega ia menceraikan aku tanpa tedeng aling-aling. Tanpa sedikitpun penjelasan apa salah dan kurangku padanya.

Selama ini meski hidup sederhana, hubungan kami nyaris tidak ada masalah yang berarti.

Meskipun belum dikaruniai keturunan, dan keluarga Mas Danu juga tidak terlalu dekat dan menyukaiku, tetapi karena aku banyak mengalah, maka rumah tangga kami cenderung adem ayem saja.

Tak banyak percekcokan terjadi di antara kami. Semua baik-baik saja.

Lantas jika tiba-tiba Mas Danu menceraikan aku, bahkan tak tanggung-tanggung lagi dengan talak tiga, salahkan jika aku mempertanyakannya dan nyaris tidak bisa mempercayainya sama sekali?

Bak petir menyambar di siang hari bolong, kalau tidak ada Pak Brahma dan Pak Dicky, tetangga sebelah rumah yang dimintai Mas Danu untuk menjadi saksi, mungkin aku benar-benar tak akan percaya jika Mas Danu sudah mengucapkan kata cerai itu padaku.

"Tapi kenapa, Mas? Apa salahku hingga kamu harus menceraikan aku seperti ini?" aku masih terisak, menuntut penjelasan gamblang dari suamiku itu.

Namun, mendengar pertanyaan yang keluar dari mulutku, Mas Danu hanya berdecih. Lama, hingga aku harus mengulangi kembali pertanyaan itu. "Mas, tolong jawab apa salahku?"

"Maaf, Laras. Kamu nggak salah. Mas yang salah karena mas nggak sabar hidup dalam kesulitan dan kesusahan bersama kamu. Mas capek harus kerja keras banting tulang setiap hari tapi nggak kaya-kaya juga, Ras! Makanya mas ingin bercerai dari kamu. Mas ingin hidup sukses tanpa perlu capek kerja keras lagi setiap hari!

Tadi siang mas sudah menerima tawaran menikah dengan Sonia, janda tempat mas bekerja sebagai tukang angkut barang selama ini di toko sembako miliknya.

Bu Sonia mengajak mas menikah tapi tidak mau dimadu atau diduakan, dia mau jadi satu-satunya istri mas. Itu sebabnya mas terpaksa menceraikan kamu, Ras. Maafkan, mas ya. Mas nggak bisa memenuhi janji awal kita menikah untuk tetap setia sama-sama dalam suka dan duka, sehidup semati.

Mas nggak kuat menghadapi cobaan dan ujian pernikahan kita. Itu sebabnya mas minta maaf. Pergilah, Ras. Pergilah. Semoga kelak kamu berjodoh dengan lelaki lain yang lebih baik dari mas," ucap Mas Danu panjang lebar sembari menunduk menyembunyikan raut wajah yang kelihatan getir, tapi tetap saja mendengar perkataan Mas Danu itu, kedalaman hatiku serasa disiram air cuka. Pedih dan perih.

"Ya, sudah, Mas. Kalau kamu memang sudah bertekad bulat menceraikan aku, aku bisa apa. Talak ada di tangan suami dan kamu sudah mengucapkan itu di depan dua orang saksi. Jadi, talak yang kamu ucapkan itu sudah pasti sah.

Tapi aku mohon beri aku waktu hingga besok pagi karena hari ini sudah sore. Bus antar kota antar propinsi yang biasa rute ke desa bapak dan ibu mungkin sudah nggak ada lagi. Jadi izinkan malam ini aku menginap ya. Besok pagi-pagi insyaallah aku pulang," sahutku akhirnya berusaha menerima kenyataan dengan terpaksa.

Hati ini masih sakit rasanya. Tapi mau bagaimana lagi, talak sudah diucapkan dan tidak mudah dicabut kembali.

"Tadinya aku mau ngajak kamu ke desa, Mas, karena ibu dan bapak habis jual tanah ke perusahaan minyak yang mau menggunakan tanah di desa kami sebagai lokasi pengeboran minyak, tapi syaratnya bapak dan ibu harus pindah ke daerah lain. Itu sebabnya bapak dan ibu nyuruh pulang. Nyuruh kita nyari rumah, kendaraan dan bikin usaha dagang. Tapi karena Mas sudah mentalak aku, terpaksa aku pulang sendiri. Mungkin ini sudah nasibku, Mas. Semoga Mas bahagia dengan Sonia ya," sahutku dengan ekspresi sedih yang tidak bisa kutahan.

Mendengar perkataanku, tiba-tiba Mas Danu melebarkan matanya, menatapku ingin tahu.

"Memangnya berapa hasil penjualan tanah itu, Ras?" tanya laki-laki itu seolah ingin tahu.

Mendengar pertanyaannya, aku menghela nafas sambil menyahut ringan.

"Kata bapak, semuanya sepuluh miliar rupiah, Mas. Ibu minta aku mengelola uang ganti rugi itu bareng Mas, karena mereka sudah tua jadi ibu dan bapak akan beli rumah kecil aja buat mereka dan sisanya buat kita. Tapi kamu sudah mentalak aku, jadi gak mungkin lagi aku ngajak kamu pulang ke bapak dan ibu besok pagi, Mas. Terpaksa aku pulang sendiri. Doakan ya, aku selamat dalam perjalanan," ujarku berusaha tenang lalu masuk ke dalam kamar untuk mulai berkemas karena besok pagi aku harus segera pergi meninggalkan rumah ini.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dicintai Adik Ketemu Gede
9.1
Vivi, gadis berusia 17 tahun, memendam rasa pada Agam Permana, pria dewasa yang sudah sepuluh tahun dikenalnya. Walau hanya dianggap adik, Vivi berani melamar Agam begitu lulus sekolah. Rumitnya, Fadlan yang merupakan sahabat Agam juga menyukai Vivi. Agam kini bimbang antara menjaga pertemanan atau mengakui perasaan sendiri yang mulai berkembang. Mampukah hubungan beda usia ini terwujud tanpa menghancurkan persahabatan mereka?
Sampul Novel Kesempatan Kedua dengan Istriku yang Seorang Taipan
9.5
Tiga tahun pernikahan hanya memberi Stephanie sikap dingin dari Erik. Ketika niat buruk suaminya menghancurkan harapannya, ia bangkit hingga menjadi wanita terkaya di dunia. Erik terkejut melihat transformasi sang mantan istri dan mencoba mengejarnya kembali. Namun, bagi Stephanie, pria kini hanyalah penghambat kesuksesan. Erik Palmer yang dulu angkuh kini rela merendahkan diri di depan umum demi membujuk Stephanie agar mau membangun kembali rumah tangga bersamanya.
Sampul Novel Ketagihan dengan anak tiri
8.2
Steiner Limson memutuskan menikahi seorang janda demi memulai hidup baru. Ia berkomitmen penuh untuk menyayangi istri serta anak tirinya dengan tulus. Namun, pernikahan mereka justru dilanda prahara hebat hingga berada di ambang kehancuran. Di tengah konflik rumah tangga yang kian retak, Steiner malah terjebak dalam dilema moral yang fatal. Ia jatuh cinta pada putri tirinya sendiri, memicu gejolak batin yang merusak batas hubungan keluarga.
Sampul Novel Masih Adakah Cinta Untukku
8.8
Demi janinnya yang ditolak Ken, Sonya Maharani terpaksa menikahi sopir pribadinya, Daffin. Delapan tahun kemudian, Ken muncul kembali bersamaan dengan terbongkarnya rahasia besar Daffin. Di tengah badai balas dendam, ada Darren, bodyguard setia yang memendam rasa padanya. Usai berpisah dari Daffin, siapakah yang akan dipilih Sonya? Akankah cinta lama atau perlindungan Darren, sementara ia baru menyadari bahwa hidupnya hanyalah pion dari rencana besar seseorang?
Sampul Novel Menikahi Suami Sahabatku
8.0
Demi wasiat mendiang Kartika, Azriya Aurora bersedia menikahi Gavriel Erlando. Namun, keputusan ini membawanya ke dalam pusaran penderitaan. Ia harus mengasuh dua anak tiri yang mendakwanya sebagai pembunuh, sekaligus menghadapi kelicikan mertuanya. Puncaknya, Azriya diusir akibat fitnah keji. Di tengah keterpurukan, ia mengendus keterlibatan kakak iparnya dalam konspirasi gelap Keluarga Erlando. Sanggupkah Azriya bertahan mengungkap misteri ini, ataukah ia memilih menyerah?
Sampul Novel Pacarku Anak Jendral
8.0
Demi menghindari paksaan sang ayah untuk ikut seleksi tentara, Sam memilih kabur ke Malang. Siapa sangka, keterlibatannya dalam perkelahian melawan komplotan pencopet justru membuatnya diangkat sebagai ketua baru mereka. Di bawah arahan Sam, kelompok ini mulai berbenah menuju jalan kebaikan. Di masa transisi hidupnya tersebut, Sam juga dipertemukan dengan seorang mahasiswi yang langsung berhasil memikat hatinya sejak pandangan pertama.