APKDock Logo
Sampul Novel Warisan dari sang Bibi

Warisan dari sang Bibi

8.7 / 10.0
Dalam novel fantasi modern Warisan dari sang Bibi, kesetiaan selama lima belas tahun berakhir dengan pengkhianatan pahit. Setelah merawat sang bibi yang kehilangan kakinya akibat kecelakaan, sang protagonis dijanjikan seluruh harta warisan. Namun, kepulangan mendadak sepupunya dari luar negeri saat bibinya sekarat mengubah segalanya. Seluruh warisan dialihkan, menyisakan uang hinaan sebesar seratus juta saja. Larut dalam duka, ia tenggelam di sungai, lalu terbangun kembali di masa lima belas tahun lalu.

Warisan dari sang Bibi Bab 1

Bibiku kehilangan satu kakinya akibat kecelakaan mobil, dan putri kesayangannya justru pergi ke luar negeri pada saat itu.

Sejak saat itu, aku merawat bibiku dengan sepenuh hati dan mengurusnya selama 15 tahun.

Bibiku, yang merasa berterima kasih atas perawatanku, berjanji bahwa semua hartanya akan diwariskan kepadaku setelah dia tiada.

Namun, ketika ajalnya hampir tiba, sepupuku kembali ke negara ini.

Bibiku langsung mengubah warisan itu untuk diberikan sepenuhnya kepada sepupuku, hanya memberikan 100 juta sebagai "biaya perawatan" untukku.

Lima belas tahun masa mudaku hanya dihargai dengan 100 juta yang penuh penghinaan.

Dalam keadaan linglung, aku terjatuh ke sungai dan tenggelam.

Ketika aku membuka mata, aku mendapati diriku kembali ke 15 tahun yang lalu ....

"Cynthia, Tante tahu kamu merawat Tante selama ini hanya karena mengincar warisan Tante, bukan karena tulus."

"Kamu tinggal di rumah Tante selama bertahun-tahun, Tante bahkan belum memintamu bayar sewa. Sekarang kamu berharap Tante kasih kamu uang?"

"Tante kasih tahu kamu, ya. Tante berhak menggunakan uang Tante sesuka hati. Bahkan kalau Tante mau buang semuanya, itu bukan urusanmu. Yulia itu anak kandung Tante. Kalau Tante mau menyerahkan semuanya padanya, kenapa nggak?"

"Uang 100 juta ini anggap saja sebagai sedekah untuk pengemis. Ambillah dan pergi. Mulai sekarang, kita nggak ada hubungan apa-apa lagi!"

Ketika keluar dari rumah sakit, ucapan bibiku terus terngiang di benakku.

Aku merawatnya selama 15 tahun, hari demi hari, tanpa pernah mengeluh atau merasa lelah.

Dalam 15 tahun itu, aku bekerja sekaligus mengurusnya, tidak menikah, tidak memiliki anak, dan mengorbankan masa muda terbaikku.

Bukan karena aku dingin secara emosional atau tidak menyukai pria.

Namun, karena aku khawatir, jika memiliki keluarga sendiri, aku akan terpaksa mengabaikan atau menyakitinya.

Namun, semua pengorbanan ini tampaknya tidak ada artinya di mata bibiku.

Baginya, apa yang aku lakukan adalah kewajiban. Tidak melakukannya adalah kesalahan besar.

Sebaliknya, sepupuku, anak kandungnya, pergi ke luar negeri sebagai mahasiswa pertukaran pada tahun bibiku diamputasi, dan tinggal di sana selama 15 tahun tanpa pernah merawat ibunya sehari pun.

Sekarang dia kembali ke negara ini, bersujud, terus-menerus menangis, dan bibiku langsung merasa iba, menganggap anak kandungnya tetaplah yang terbaik.

Kalau saja aku tidak menemukan wasiat yang sudah diubah saat merapikan rumah,

aku mungkin akan tetap naif seperti dulu, berpikir bahwa bibiku akan menepati janji dan meninggalkan rumah itu sebagai warisan untukku.

Yang tidak aku duga, ketika aku membawa wasiat itu ke rumah sakit untuk mempertanyakan keputusan bibiku, dia justru memutarbalikkan keadaan dan menyuruhku pergi.

Dia mengeluarkan kartu bank berisi 100 juta dan melemparkannya ke wajahku dengan kasar.

Lima belas tahun masa mudaku hanya dihargai dengan kartu bank senilai 100 juta.

Rata-rata hanya 20 juta per tiga tahun. Orang yang tidak tahu mungkin mengira aku adalah pemulung tua.

Padahal, 15 tahun lalu, aku ini lulusan universitas ternama dan pernah mendapatkan tawaran pekerjaan dari perusahaan besar.

Kalau saja bibiku tidak memintaku untuk menemaninya dan mencari pekerjaan sederhana di kota ini, aku tidak akan bekerja sebagai kasir di supermarket.

Aku keluar dari rumah sakit dengan amarah meluap dan dalam keadaan linglung, aku sampai di tepi sungai.

Awalnya, aku hanya ingin berjalan-jalan. Namun, pagar pembatas di tepi sungai itu sudah tua dan rapuh, sehingga langsung patah saat aku menyentuhnya.

Tempat itu sunyi, hanya ramai di malam hari.

Aku tidak bisa berenang dan tidak ada orang yang menyelamatkan aku. Akhirnya, aku memejamkan mata untuk terakhir kalinya.

Saat merefleksikan hidupku sebelum mati, aku tidak membenci siapa pun, hanya merasa kasihan pada diriku sendiri.

Aku terjebak oleh hubungan keluarga dan rumah.

Aku berpikir, toh, tujuanku bekerja adalah agar aku bisa punya tempat tinggal, jadi aku rela mengorbankan segalanya dan tinggal di sisi bibiku, merawatnya seperti pembantu.

Namun akhirnya, aku tidak mendapatkan apa-apa.

Ternyata, hati manusia tidak boleh serakah, karena itu hanya akan membuatmu tertipu habis-habisan.

Jika ada kehidupan berikutnya, aku jelas tidak akan mengulangi nasib seperti ini.

Dengan pikiran ini, aku perlahan tenggelam ke dalam sungai.

Namun, ketika aku membuka mata lagi, aku mendapati diriku berada di ruang kuliah, dikelilingi oleh teman-teman sekamarku di masa kuliah.

Ada yang bermain ponsel di bawah meja, ada yang tidur nyenyak di atas buku, dan ada yang sedang mengobrol dengan pacarnya.

Aku kembali ke 15 tahun yang lalu!

Lanjut Membaca

Daftar Isi Warisan dari sang Bibi

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
9.6
Ibu tiriku menikah dengan ayah 8 tahun lalu, dia dari keluarga yang sangat kaya, entah mengapa dia bisa menikah dengan Ayah yang pekerjaannya hanya bermain wanita dan menikahi yang dia sukai, tetapi Ayahku memang terlihat tampan, dengan badan yang kekar dan aura wajah yang sangar, mungkin itu menjadi daya pikatnya terhadap wanita-wanita, entahlah, aku tidak begitu jelas, dan Ayah pun jarang pulang. dia tidak berada di rumah selama berhari-hari dan tidak tahu cara mengurus keluarga. Aku hanya tinggal berdua dengan Ibu tiriku, aku di anggap anaknya sendiri, tetapi kebiasaan Ibu berpakaian Sexy sangat menggangguku. AKu menyukai seorang gadis, dia teman SMA ku dulu, Nama nya Rania. AKu sangat menyukainya, tetapi Ibu tiriku?...
Sampul Novel Dari Saingan Menjadi Ipar
9.8
Josie Watson kembali menuntut cerai dari Laurence Andrews untuk ke-99 kalinya. Bukannya peduli, Laurence malah mengusir Josie dari mobil demi menerima telepon dari sang mantan, Rosalie Harris. Laurence terus meremehkan Josie dan yakin istrinya tidak akan pernah pergi. Namun, ia tidak sadar bahwa kesabaran Josie telah habis akibat terus diabaikan. Di saat yang sama, saudara laki-laki Rosalie diam-diam terus mendesak Josie agar segera bercerai dan pergi dari negara itu selamanya.
Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU
9.8
Nadia Antika rela bersabar atas perlakuan buruk ibu mertuanya demi membina rumah tangga bersama Askara Brahma selama dua tahun. Namun, kehangatan Askara mendadak hilang dan ia berubah menjadi sangat dingin. Perubahan drastis ini memicu kecurigaan Nadia akan adanya rahasia kelam. Akankah ia sanggup menghadapi kenyataan pahit saat mengetahui suaminya berselingkuh dengan adik iparnya sendiri di dalam rumah mereka?
Sampul Novel Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
9.2
Rencana kejutan ulang tahunku hancur saat memergoki pacarku berselingkuh dengan pria kaya. Setelah dihina karena miskin, takdirku berbalik ketika pelayan keluarga terkaya mengungkap bahwa aku adalah pewaris tunggal Grup Nelson. Berbekal harta melimpah yang tak terbatas, aku bangkit untuk membalas dendam. Mantan kekasihku kini bersujud memohon maaf, tetapi aku mengabaikannya dan melangkah ke dunia mewah. Bagiku, uang hanyalah angka yang siap kuhabiskan sesuka hati.
Sampul Novel PERNIKAHAN JEBAKAN: RAHASIA SUAMIKU
8.7
Elena mengira hidupnya sempurna bersama Samuel Adinata, CEO Royal Adinata yang menjadi suami sekaligus ayah idaman bagi Eliott. Namun, topeng itu runtuh saat rahasia gelap sang miliarder mulai terungkap. Pernikahan yang selama ini Elena jalani ternyata bukan didasari cinta, melainkan sebuah taktik licik yang dirancang Samuel. Menyadari dirinya hanya dimanfaatkan demi ambisi tersembunyi sang suami, amarah Elena pun meledak dalam jebakan rumah tangga ini.
Sampul Novel PRIME MINISTRE'S DAUGHTER
8.2
Demi menikahi Eleanore, putri perdana menteri yang berhati dingin, Ken rela menghalalkan segala cara. Sayangnya, pernikahan impian keponakan raja ini berubah menjadi mimpi buruk saat Ken mengungkap sebuah rahasia kelam masa lalu istrinya. Rasa cinta Ken seketika berubah menjadi kebencian yang mendalam. Meski menderita dan terus disakiti akibat perubahan sikap suaminya yang sangat drastis, Eleanore memilih bertahan demi cinta di tengah konflik masa lalu yang sulit termaafkan.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan