APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Wanita Gila Itu Ibuku

Wanita Gila Itu Ibuku

Akibat fitnah keji tanpa asal-usul, massa yang ketakutan sepakat menghabisi nyawa seorang wanita yang dicap gila. Namun, aksi brutal tersebut mendadak terhenti berkat intervensi berani dari seorang profesor kedokteran yang cantik. Di hadapan semua orang yang berniat membunuh, sang profesor mengungkap sebuah rahasia besar yang mengejutkan publik. Sosok malang yang selama ini diburu dan dianggap sebagai ancaman berbahaya itu ternyata adalah ibu kandungnya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 3

Bab.3

Tiga puluh menit kemudian,

*Oeeekkkk.... Oeekkkk....*

Terdengar suara tangis bayi dari dalam ruang bersalin .

"Itu adikku lahir .!"

Ujar Abigail pada nyonya Mariana Sancho , dengan wajah berseri-seri mendengar suara tangis adik bayinya.

"Selamat menjadi kakak ya, Abigail .!"

Nyonya Mariana Sancho menjabat tangan Abigail.

"Ya, nyonya . Terima kasih.".

Sahut Abigail dengan penuh kebahagiaan dan kebanggaan menjadi seorang kakak. Dokter Monica Sancho keluar dari ruang bersalin ..

"Selamat ya, kakak Abigail. Adikmu laki.!"

Ucap dokter Monica Sancho sembari tersenyum ramah.

"Terima kasih, dokter Monica Sancho."

Sahut Abigail sambil menganggukkan kepalanya.

"Apa aku boleh menemui ibuku dan adik bayi .?"

"Suster masih membersihkan tubuh ibumu dan memandikan adik bayi . Nanti temuilah mereka kalau sudah di pindahkan ke kamar pasien . Sabar ya, kak Abigail."

"Ya , dokter.!"

Jawab Abigail sembari tersenyum bahagia , dokter Monica Sancho mengalihkan pandangannya pada nyonya Mariana Sancho.

"Aku mau bicara dengan mama ."

"Ya, Monica."

Dokter Monica menarik tangan mamanya berdiri menjauh dari Abigail..

"Ma, kutemukan banyak luka legam di sekujur tubuh nyonya Tatiana dan ada bekas sperma yang mengering di pahanya juga di vaginanya. Sepertinya dia korban kekerasan seksual , aku belum sempat menanyakan pada dirinya. Mungkin mama bisa jelaskan padaku tentang nyonya Tatiana."

Terperangah nyonya Mariana Sancho mendengar perkataan menantunya .

"Tadi dia dan anaknya datang ke rumah, minta tolong langsung aku menelponmu . Aku hanya melihat penampilan berantakan tapi aku tidak tahu apa-apa , Monica. Apa tidak sebaiknya kita tanyakan pada Abigail ?."

Saran nyonya Mariana Sancho pada menantu perempuannya yang langsung terdiam sembari mengernyitkan keningnya.

"Aku takut menyinggung Abigail , ma ."

Aura kecemasan dokter Monica tampak jelas saat kedua tangannya mengusap wajah cantiknya.

"Mama bantu tanya pada Abigail , sepertinya dia gadis kecil yang jujur, Monica .!"

"Ya, ma."

Sahut dokter Monica dengan santun. Seorang suster berjalan di koridor rumah sakit.

"Suster mau ke mana .?"

"Mau ke kantin, dokter Monica ."

"Suster, tolong pesankan tiga porsi sup ayam, kentang goreng, egg chicken Sandwich dan coklat susu hangat. Suruh pelayan kantin mengantar ke ruang praktek saya. Terima kasih, suster."

"Sama-sama, dokter Monica."

Jawab suster tersebut sambil mengangguk lalu berjalan meninggalkan dokter Monica dan nyonya Mariana Sancho yang masih berdiri di koridor rumah sakit.

"Abigail ... Ayo ikut dengan kami .!"

Ajak dokter Monica sembari menggandeng gadis kecil menuju ke ruang prakteknya.

"Ini ruang praktekku, Abigail. Ayo masuklah. !"

Abigail mengikuti dokter Monica dan nyonya Mariana Sancho masuk ke dalam ruang praktek.

"Bau permen."

Guman Abigail , matanya menyapu seluruh kamar praktek dokter Monica.

*KNOCK.. KNOCK...*

Seorang pelayan kantin rumah sakit berdiri di depan pintu sembari membawa tas plastik .

"Pesanannya , dokter Monica ."

"Silahkan masukkan . Semuanya berapa, pak .?"

"Lima puluh dolar, dokter ."

Dokter Monica langsung memberikan selembar uang pada pelayan kantin yang mengangguk lalu keluar dari ruang praktek.

Abigail melihat semua makanan dan coklat susu hangat yang dikeluarkan dari tas plastik.

"Ayo kita makan dulu .!"

"Apa itu untukku, dokter .?"

Tanya Abigail sambil menelan ludahnya, matanya berkedip-kedip melihat semua yang terhidang di atas meja .

"Ya , ini tiga porsi buat kita bertiga. Abigail cantik harus makan biar tambah sehat dan kuat.!"

Sahut dokter Abigail dengan ramah .

"Aku makan sup ayam dan minum air putih saja , dokter. Kentang goreng , egg chicken Sandwich dan coklat susu hangat buat ibuku dan adik bayi saja.!"

Tatap Abigail dengan penuh pengharapan agar di ijinkan oleh dokter Monica yang langsung tersenyum lebar.

"Ibumu sudah dapat makanan dan susu hangat. Adikmu masih bayi , belum boleh makan minum ini.!"

"Benarkah ibuku dapat makan minum , dokter Monica .?. Siapa yang memberinya .?"

Pertanyaan polos gadis kecil itu menggugah rasa ingin tahu dokter Monica dan nyonya Mariana Sancho.

"Semua pasien yang opname di rumah sakit pasti mendapatkan makanan minuman dari rumah. Ada suster yang mengantar makanan minuman buat ibumu , Abigail."

Abigail menarik nafas lega , mendengar penjelasan dokter Monica membuat hatinya dan pikirannya tenang.

"Tapi nanti pasti aku memesankan seperti ini untuk ibumu , Abigail .!"

Sontak berbinar-binar mata hazelnut Abigail..

"Terima kasih, dokter Monica. Nanti aku suapi ibuku .!"

"Sekarang kita habiskan makanan minuman ini dulu ya, Abigail.!"

Gadis kecil itu mengangguk lalu melahap semua porsi makanannya dan menghabiskan coklat susu hangat yang di paper glass. Dia mengelap mulutnya dengan tissue. Dokter Monica dan nyonya Mariana Sancho tersenyum getir.

"Nanti aku pesankan yang sama persis seperti ini buatmu dan ibumu ya , Abigail.!."

"Terima kasih, dokter Monica. Aku dan ibu tidak pernah makan makanan selezat dan sebanyak ini. Kami sehari-hari hanya makan roti gandum."

Celoteh gadis kecil itu dengan polosnya.

"Bagaimana dengan ayahmu , Abigail .?"

Tanya dokter Monica dengan ramah.

Abigail hanya diam membisu, raut wajahnya berubah sedih. Dokter Monica menarik nafas dalam-dalam sembari melihat nyonya Mariana Sancho ibu mertuanya yang tersenyum sembari menangkup wajah Abigail menggunakan kedua telapak tangannya dan berkata dengan lemah lembut..

"Dokter Monica Sancho itu anak tunggal dan kedua orang tuanya sudah meninggal, sedangkan kamu masih mempunyai orang tua yang masih hidup, Abigail."

Abigail menundukkan kepalanya, mulut mungilnya menjawab dengan lirih..

"Ibu melarangku bercerita , nyonya Mariana Sancho.."

"Abigail sekarang sudah menjadi seorang kakak yang kuat dan hebat. Aku dan dokter Monica berjanji mendengarkan semua bicaramu dan kami tidak memberitahu pada siapapun termasuk pada orang tuamu.!"

Tutur nyonya Mariana Sancho dengan lemah lembut. Abigail mendongakkan kepalanya, matanya berkedip-kedip melihat wajah nyonya Mariana Sancho.

"Abigail , tadi kamu dan ibumu datang ke rumahku karena ibumu hendak melahirkan dan aku mempersilahkan kalian berdua masuk ke dalam rumah. Itu sama artinya kubuka hatiku pada kalian berdua. Alangkah baiknya jika kamu ceritakan tentang orang tuamu padaku dan dokter Monica yang selalu siap membantu.!"

"Berjanjilah.. jangan memberitahu pada siapapun, nyonya Mariana Sancho.!"

Ucap Abigail dengan nada suara rendah.

"Ya, aku dan dokter Monica berjanji .!"

bisik nyonya Mariana Sancho seraya merengkuh tubuh mungil Abigail.

"Ayah jarang pulang tapi kalau pulang suka minta uang pada ibu. Jika ibu tidak memberi uang pasti ayah memukuli dan meludahi ibu."

Penuturan jujur Abigail membuat nyonya Mariana Sancho dan dokter Monica saling beradu pandang.

"Apakah kamu juga di pukuli dan di ludahi ayahmu, Abigail .?"

Tanya nyonya Mariana Sancho dengan sikap keibuan. Gadis kecil itu menggelengkan kepalanya.

"Tidak pernah, nyonya. Karena ibu suka memegang pisau dan mau menusuk ayah jika ayah mau memukulku. Ibu menyuruhku sembunyi di bawah tempat tidur, aku baru boleh keluar dari bawah tempat tidur kalau ayah sudah pergi.!"

Nyonya Mariana Sancho memejamkan matanya dan mencium pucuk kepala Abigail.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Harta, Tahta, Perjodohan
8.8
Demi ambisi orang tua, dua remaja SMA terjebak dalam rencana perjodohan paksa. Laluna Hasywa, gadis rupawan berpendirian kokoh, menolak keras karena meragukan ketulusan calon suaminya. Sebaliknya, Biru Al Arsakha, sang pewaris tampan Arsakha Company, sempat menolak sebelum akhirnya berbalik arah. Kini, Biru harus berjuang keras demi meluluhkan hati Laluna yang begitu keras. Akankah kegigihan sang pewaris mampu meruntuhkan benteng pertahanan gadis pilihannya?
Sampul Novel Istri Yang Dilupakan CEO
8.1
Noel menganggap pernikahannya dengan Bianca tak lebih dari sekadar alat pelancar bisnis perusahaan. Sejak awal, ia mengabaikan sang istri dan bersiap menceraikannya begitu ada kesempatan. Namun, saat momen perpisahan itu akhirnya tiba, perubahan besar terjadi pada sikap Noel. Ia secara mengejutkan menolak melepaskan Bianca. Di tengah dinginnya pernikahan mereka, Noel justru berkeras mempertahankan hubungan yang dahulu dianggapnya tidak berharga.
Sampul Novel Om Duda I Love You
8.5
Kharisma Baby Arganda, seorang siswi sekolah, pantang menyerah mengejar cinta Rega Pradipta. Gadis polos ini yakin debaran jantungnya adalah bukti cinta sejati, meski Rega yang berusia jauh lebih tua terus menolaknya. Sebagai sahabat dari kakak Baby, Rega merasa kewalahan menghadapi kepolosan adik temannya tersebut. Logika kedewasaan Rega menentang hubungan ini, tetapi kegigihan Baby terus mengujinya. Mampukah keteguhan hati gadis muda ini meluluhkan sosok pria yang ia juluki Om Singa?
Sampul Novel Penyesalan Setelah Diriku Tiada
7.9
Divonis mengidap lupus eritematosus sistemik stadium akhir dengan sisa hidup tiga hari, seorang wanita justru menghadapi kekejaman dari orang terdekatnya. Setelah ratusan panggilannya diabaikan, sang suami yang bekerja sebagai pengacara menuduhnya memalsukan penyakit demi bersaing dengan Penny. Kakak kandungnya yang berprofesi dokter pun turut mencemooh diagnosis tersebut. Kecewa dan kesakitan, ia memutuskan untuk mendatangi kantor pelayanan akhir hayat demi mendaftarkan proses kremasinya sendiri tanpa melibatkan keluarga yang telah membuangnya.
Sampul Novel Syahadat Cinta
9.5
Keraguan mendalam kini menyelimuti hati Adibah Rania Zahara. Melalui selembar surat, ia mengungkapkan rasa cintanya kepada sang Ustaz, sekaligus kegelisahan akan impian besarnya yang dirasa sulit terwujud jika terus bertahan di lingkungan pesantren. Menghadapi situasi tersebut, Adib Ahda Zahiri merespons dengan bijak. Walau statusnya telah mengkhitbah Adibah, ia memilih berlapang dada dan merelakan ikatan mereka demi masa depan bersama yang lebih baik.
Sampul Novel Terpaksa Menikah Dengan CEO
9.4
Abigail Mason berniat membalas dendam pada mantan kekasih dan saudara tirinya dengan menikahi pria miskin. Namun, kesalahan fatal di sebuah kedai membuatnya salah melamar orang. Ia justru terjebak dalam pernikahan instan dengan Hunter Levisay, pria misterius berwatak dingin. Mengapa Hunter mau menolongnya? Di balik tatapan tajam pria itu, ada rahasia besar yang siap menyeret hidup Abigail ke dalam pusaran cinta penuh intrik.