APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Unfinished Story

Unfinished Story

Pasca-perceraian orang tua, hidup Nesya yang kini berusia dua puluh empat tahun hancur lebur. Ia hidup sebatang kara dan ditinggalkan begitu saja oleh sang kekasih. Merasa kehilangan kehormatan diri setelah kesuciannya direnggut, ia terpaksa bekerja sebagai penari erotis untuk menyambung hidup. Saat masalah besar kembali datang menghimpit, ia pun berniat mengakhiri hidupnya. Masihkah ada secercah harapan bagi akhir kisahnya yang tragis dalam Unfinished Story?
Bab
Bagikan

Bab 2

“woy Cik, molor aja lo! Mentang-mentang hari minggu.”

“apaan sih Nes, gua mager!”

“lo mau ikut gua lari pagi sambil beli sarapan gak?”

“duh, gua masih ngantuk lo sendirian aja, tapi gua nitip ketoprak satu ya.”

“Kebiasaan banget lo ya!. yaudah gua berangkat dulu.”

sambil mencari santapan pagi untuknya dan Cika , Seperti biasa Nesya mengawali paginya dengan berolahraga dan lari kecil ditaman kota, sambil menghirup udara pagi sebelum polusi menyergap.

Nesya selalu melakukan aktivitas ini setiap pagi, tidak heran jika dia mendapatkkan tubuh ideal yang banyak di idam-idamkan oleh kaum hawa.

Selama diperjalanan Nesya selalu menjadi pusat perhatian setiap pasang mata,terutama kaum adam. Bahkan sampai ada yang meminta berfoto dengannya karena mengira Nesya adalah seorang public vigur.

“mbak, mbak! Kamu selebgram ya?”

Ucapan dari salah satu remaja laki-laki itu menghentikan langkah kaki Nesya. ia kemudian membalikkan tubuhnya dan balik bertanya pada remaja itu.

“siapa? Saya?” Jawabnya bingung.

“ya iyalah mbak, masak nenek-nenek itu.”

Jawab remaja itu sambil menunjuk kearah wanita tua yang sedang menyapu dedaunan di bibir jalan.

Nesya menggelengkan kepala pada remaja tengil yang baru saja bertanya padanya. Selebgram? bagaimana bisa ia menjadi selebgram. sedangkan social media saja tidak punya. Nesya hanya memiliki satu social media yang menurutnya penting saja seperti whatsapp. Berbeda dengan Cika yang selalu up to date soal media sosial.

Tidak menghiraukan perkataan remaja tengil itu, nesya melanjutkan langkahnya dengan berlari kecil menyusuri jalan di taman, sambil mencari jajanan pagi.

“yah, udah pegi aja tu cewek.” Gumam remaja tadi.

“nah, akhirnya kena juga, cepet beliin kakak sarapan!” ucap seorang laki-laki dengan nafas yang masih terengah engah.

Setiap pasang mata perempuan akan terkecoh melihat ketampanan laki-laki itu, ia memiliki tubuh gagah dan wajah tampan yang simetris. Membuat siapa saja perempuan melihatnya pasti akan menelan ludah. Siapa sangka lelaki itu adalah Farel.

“kena nih gua!”

“gua gue gua gue. Sudah berapa kali kakak peringatkan Den, bicara dengan orang yang lebih tua dari kita harus sopan. “

“ceilah, sok tua.”

“apa kamu bilang?”

“maaf kak, kak lihat deh ada yang mau terjun di gedung!”

Ucap Deni, ia berupaya mencari celah agar bisa kabur dari laki-laki itu.

“mana Den?”

Farel sadar ia telah dibohongi oleh adiknya, lagi-lagi Deni sudah kabur dari pandangan Farel. Dia sudah kehabisan tenaga untuk mengejar Deni, akhirnya ia berniat untuk singgah disebuah warung bubur ayam yang terletak beberapa meter di hadapannya.

***

“pak bubur ayamnya…”

Kata-kata Farel terhenti ketika menyaksikan seorang perempuan duduk di ujung bangku warung milik pedangan bubur ayam, begitupun juga perempuan itu. Tampak dari pandangannya ia juga terkejut melihat keberadaan Farel. Itu adalah Nesya, cinta pertama Farel.

Farel sempat terdiam kaku, ia tidak tahu harus memulai langkah dari mana, matanya berbinar ketika menatap Nesya. ingin rasanya ia membuka mulut dan meluapkan isi hatinya pada Nesya, tetapi lagi-lagi bibirnya kaku untuk memulai bicara.

Nesya merasakan kehadiran Farel, ia membuang muka ketika laki-laki itu menatapnya tanpa henti. Perasaan Nesya sudah dikuasai oleh kekecewaan yang sangat mendalam, hingga menatap Farel lama saja ia enggan.

“Pak, dibungkus aja dua-duanya.”

Ucap Nesya pada penjual bubur ayam yang sibuk meracik bubur pesanan pelanggan lainnya.

“loh neng, katanya mau makan disini.”

“gak jadi pak dibungkus aja.”

“oke tunggu ya, itu masnya tadi mau makan disini atau di bawa pulang juga?”

“di bawa pulang aja pak.”Jawab Farel.

Nesya berusaha tenang menahan amarah yang bergojolak dalam dirinya, setiap mendengar suara Farel ia merasa ingin mencabik-cabiknya.laki-laki itu sudah melakukan kesalahan besar di masa lalunya,hingga menyisakan luka yang mendalam bagi Nesya.

Dulu, Nesya berharap banyak pada Farel, tetapi ia malah ditinggalkan tanpa alasan. Padahal saat itu hanya Farel lah yang ia harapkan selalu ada saat berada di dalam keterpurukan dan kesepian ketika ditinggalkan oleh orang-orang yang ia sayangi dari sebuah tragedi kecelakaan kala itu.

Farel juga yang menjadi alasan Nesya untuk merantau dikota ini,ia berharap jika meninggalkan kampung halamannya itu, maka semua kenangan bersama Farel akan Lenyap, tetapi sekarang ia malah dipertemukan lagi, hingga membuat kenangan yang sudah ia kubur dalam-dalam mau tak mau harus terkuak kembali.

Sebenarnya ada banyak pertanyaan yang ingin ia lontarkan pada Farel, tetapi jika bertanya sekarang rasanya sudah basi, tidak ada lagi celah baginya agar bisa memaafkan Farel.

tidak ada gunanya mengetahui semua alasan Farel sekaranf, setelah sekian lama berlalu penuh luka dan kekecewaan. Rasa cintanya pada Farel di masa lalu sudah dikalahkan dengan kebencian serta kekecewaan yang teramat dalam.

Laki-laki memang tidak pandai menjaga hubungan, mereka selalu pergi tanpa memberi alasan yang jelas. Hingga menimbulkan ribuan pertanyaan. Lalu mereka akan datang kembali dengan beberapa alasan basi, berharap semua perempuan iba dan akan memaafkan mereka. ketahuilah, hanya perempuan bodoh yang memiliki hati selembut itu.

***

“ini neng, jadi semuanya dua puluh ribu.”

Nesya menyodorkan uang seratus ribu miliknya.

“aduh, neng gede amat duitnya, toko bapak baru rame, baru ada kembalian lima puluh ribu kurang tiga puluh ribu lagi. duit pas aja ya.”

“yaudah pak saya,..”

“biar saya aja pak bayar.” Potong Farel.

“tidak usah! saya tidak suka berhutang budi pada orang lain.kembaliannya ambil aja pak.”

“waduh kegedean neng,neng!”

Nesya melangkahkan kakinya dengan cepat tanpa menghiraukan teriakan tukang bubur itu.

“tunggu!”

Farel mencoba menghentikan langkah kaki Nesya. ia menghampiri Nesya yang terdiam kaku dihadapannya.

“Nesya, bagaimana kabarmu?”

Sejenak, Nesya tidak menjawab pertanyaan Farel, ia hanya menatap Farel dengan tatapan penuh kebencian.

“apa selama ini kamu baik-baik saja?” Tambah Farel.

Nesya mendekatkan dirinya pada Farel hinga tubuhnya dan Farel hanya berjarak beberapa senti saja.

“menurut kamu?” jawab Nesya sinis

“syukurlah jika kamu baik-baik saja. Sekarang kamu tinggal dimana? Dengan siapa?”

“kalau ada banyak sekali pertanyaan, kenapa dulu pergi begitu aja? Bukankah sekarang tidak ada gunanya lagi bertanya seperti itu.”

Jawaban Nesya mengkhakhiri percakapannya dengan Farel. Saat itu juga Nesya langsung pergi meninggalkan Farel tanpa mendengarkan sepatah kata jawaban apapun dari Farel. dengan perasaan kesal, benci, kecewa ia terus berlari menuju apartemennya. Hingga tidak sadar sepanjang jalan Nesya menangis yang membuat kedua matanya menjadi sembab.

“syukurlah, jika kamu membenciku Nes. Perbuatanku dimasa lalu tentu sangat menyakitimu. Hingga kata maaf saja tidak cukup menutup luka dan kecewamu. Hukuman ini masih terlalu ringan bagiku. Seharusnya aku tidak pantas hidup seperti ini” Gumam farel dalam hati.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Suka Kamu, Tapi ....
8.6
Sena memanfaatkan statusnya sebagai aktris terkenal demi menuntaskan dendam lama. Namun, ia justru kembali dipertemukan dengan pria masa lalu yang pernah mematahkan hatinya. Di tengah pergolakan batin, Sena terjebak di antara romansa yang kembali tumbuh dan trauma mendalam yang belum sirna. Kini, ia harus berjuang keras melindungi perasaannya agar tidak kembali hancur oleh sosok yang sama untuk kedua kalinya.
Sampul Novel Gigolo Selingkuhanku Ternyata Kamu !
9.4
Kehidupan mapan Kezia, seorang wanita karier yang sukses, mendadak berubah setelah pertemuannya dengan Alex di sebuah klub elite. Hubungan mereka yang semula begitu erat mulai retak saat Kezia mengetahui bahwa kekasihnya berprofesi sebagai gigolo. Di tengah kepedihan akibat dikhianati, ia justru mulai menyingkap masa lalu kelam yang selama ini menyiksa Alex. Lewat pergulatan batin yang menguras emosi, mereka berjuang menemukan arti maaf dan kejujuran untuk menata masa depan.
Sampul Novel Hasrat Kedua
9.7
Senja Malini, seorang janda dengan dua anak perempuan, mengira hidupnya membaik setelah dinikahi pengusaha kaya bernama Dafa Suryaningrat. Keluarga mertua pun menerimanya dengan baik. Namun, kebahagiaan Senja hancur saat mengetahui Dafa mencintai wanita lain bernama Lily. Di tengah keretakan rumah tangga ini, kakak iparnya, Bagas, justru menaruh hati pada Senja. Kini ia dilema antara bertahan dalam pernikahannya atau menerima cinta Bagas.
Sampul Novel Kutukan Cinta Pertama
9.7
Kehidupan damai Lara Ayunda hancur seketika setelah Arkan tiba-tiba menjatuhkan talak kepadanya. Badai rumah tangga ini bermula sejak hadirnya serangkaian mimpi misterius yang terus mengusik tidur Lara. Keadaan kian memburuk saat sebuah pertemuan tak terduga justru mendatangkan petaka bagi pernikahan mereka. Kini, Lara terseret dalam pusaran konflik membingungkan, menyisakan ketidakpastian mendalam atas nasib hubungan serta masa depan cintanya.
Sampul Novel Tuan Muda Menginginkanku
8.0
Hidup Bella Renee hancur setelah ayahnya, Chali Parthapat, wafat. Warisannya dirampas oleh Paeng, bibinya yang kejam. Demi bertahan hidup dari penderitaan, Bella bahkan harus membuang nama keluarganya. Keadaan mulai berubah saat ia bertemu dengan pewaris Newton Company, Sky Newton. Pertemuan ini memicu keberanian Bella untuk bangkit melawan. Kini, ia bertekad menguak rahasia kelam keluarga Paeng, merebut kembali haknya, dan membalas dendam.
Sampul Novel Wanita Pemuas Nafsu di Ranjang
8.9
Pascapernikahan dengan Alfons, hidup Ayu kini bergelimang kemewahan dan kebahagiaan. Sifatnya yang melanjutkan kisah Budak Nafsu ini sayangnya harus terusik oleh bayang masa lalu. Maharatih dan Ghofar tiada hentinya mengirimkan teror demi merusak ketenteraman mereka. Keadaan kian mencekam saat Ghofar beralih membidik Alya, anak sulung Ayu. Di tengah misteri yang menyelimuti, Ayu pun harus berjuang keras melindungi keluarganya dari ancaman dendam yang tiada akhir.