APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel TWIN FLAME

TWIN FLAME

Hubungan rumit antara Kumba, Kanya, dan Asad kembali berlanjut di kehidupan modern ini. Walau dulu Kumba sempat menyerahkan Kanya kepada Asad, garis takdir tetap mendekatkan mereka lagi. Kanya menyayangi Asad, namun ia juga menemukan kedamaian saat bersama Kumba. Sebagai Twin Flame, ikatan jiwa Kumba dan Kanya terus saling mengikat tanpa batas waktu. Kini, mereka harus melewati badai emosi demi mewujudkan impian terbesar: hidup bersama selamanya di masa kini hingga masa depan.
Bab
Bagikan

Bab 2

“A bond between souls is ancient — older than the planet.” — Dianna Hardy

***

Kumba menatap langit senja yang berwarna jingga. Entah mengapa ia begitu menyukai suasana senja.Sisa-sisa hangat mentari yang menyapu kulit memberikan sensasi tersendiri akan sebuah kenangan masa lalunya. Ya...kenangan di kehidupannya yang lampau. Menyeramkan bukan, ketika suatu pagi dirimu terbangun dan mendapati semua kenangan masa lalumu dengan seseorang yang begitu kau cinta terlukis jelas dalam ingatanmu, hingga kau merasakan kehadirannya di setiap jalan ataupun tempat yang pernah ia datangi.

Kumba, seorang pengusaha muda yang sedang merintis usaha kuliner rumahan, sebulan yang lalu terbangun dari tidurnya karena sebuah mimpi yang membuat hari-harinya berubah total. Dalam mimpinya , ia memeluk seorang gadis mungil dengan mata indah yang mempesona. Ia bahkan sempat mencium kening gadis tersebut sambil berujar bahwa ia adalah kembaran jiwa gadis itu. Kejadian mengejutkan terjadi ketika ia bangun tidur setelahnya. Kelebatan masa lalunya bersama gadis di dalam mimpinya mulai bermunculan seperti slide film. Silih berganti dengan berbagai adegan bahagia hingga kesedihan dan kemarahan.

Ia mengingat aroma wangi tubuh gadis itu ketika bergelayut manja dilengannya. Ia merasakan kehangatan ketika gadis itu memeluknya dari belakang di sebuah pesta meriah. Ia juga merasakan nafasnya yang menderu ketika mengejarnya di kala gadis itu marah kepadanya dan memutuskan untuk pergi. Bahkan rasa sakit melihat gadis itu menangis pun terasa menyiksanya.

Semakin aneh dan menyiksa karena ia merasakan kerinduan yang begitu dalam. Kumba mampu merasakan apa yang sedang dirasakan gadis itu walaupun ia tidak tahu dimana kini gadis dalam mimpinya itu berada. Namun, di belahan bumi manapun gadis itu tinggal, ia bisa merasakan kesedihan, kegembiraan dan kemarahannya. Kumba bisa tiba tiba tersenyum sendiri, atau bahkan merasa begitu kesal dan sedih. Ia tahu makanan kesukaan gadis itu, apa yang suka ia lakukan, warna favoritnya, hewan kesayangannya dan apa yang membuatnya bahagia. Kumba tahu semua.

Ketika Kumba melangkahkan kakinya kemana pun, ia juga dapat mengetahui jika sebelumnya gadis itu pernah melewati jalan yang ia lalui. Begitu pula jika ia berkunjung ke suatu tempat. Ia merasakan kehadiran gadis itu tepat sebelum ia mendatangi tempat tersebut. Aneh bukan? Kumba merasa seolah olah ia adalah cenayang.

Namun satu kenangan yang tidak dapat ia ingat adalah kenangan tentang senja. Mengapa ia jadi begitu menyukai suasana senj?. Sesibuk apa pun, ia akan menyempatkan dirinya untuk menikmati senja di luar ruangan. Menghirup udara di waktu senja yang terkadang bercampur dengan bau tanah sehabis hujan memberikan kesan damai tersendiri untuknya. Merasakan hembusan angin yang seolah ingin menerbangkan dirinya ke suatu masa dimana ia merasakan keindahan cinta. Senja, menjadi rahasia untuk dirinya.

Sambil menikmati senja kali ini, Kumba berjalan melewati sebuah taman dengan pepohonan rindang di kanan kiri jalannya. Riuh rendah suara anak-anak yang akan pulang dari bermain tidak menghalangi Kumba untuk terus melangkah. Ia tidak tahu kemana kali ini langkahnya akan terhenti. Ia mengikuti instingnya untuk berbelok di sudut taman ke arah pertokoan. Ia mematung sebentar, menatap deretan toko seolah olah mencari sesuatu. Ia lalu tersenyum lega ketika mendapati sebuah toko perhiasan antik masih buka . ia bergegas mempercepat lajunya , khawatir toko itu akan segera tutup.

Bunyi bel berdenting ketika Kumba memasuki toko itu. “ Hai, paman” sapanya pada seorang laki laki tua dengan janggut putih. “Kumba!” lelaki yang dipanggil paman tersebut terlihat begitu gembira ketika Kumba mengunjungi tokonya. Ia lalu memeluk Kumba denga erat. “Apa kabar? Bagaimana kabar ayah ibumu?” tanyanya dengan bersemangat.

“ Baik paman. Kabarku baik, begitu pula ayah dan ibu” Jawab Kumba. “Paman dan bibi serta anak anak paman bagaimana kabarnya?” Kumba balik bertanya. “Mereka baik baik semua. Mereka sedang sibuk menyiapkan makan malam di atas. Kamu harus makan disini hari ini. Kamu kan sudah lama tidak mengunjungi paman. Padahal kata ayahmu kamu sudah tiga bulan di Kota ini, eh baru sekarang kamu datang” Oceh Paman Kumba. Kumba terkikik melihat amarah pamannya. “Paman Kala ini kalau sudah ngoceh susah berhentinya” canda Kumba.”Aman paman, aku akan makan malam disini. Jangan lupa teh rempah kesukaanku yang biasa bibi buat juga harus ada.” Lanjutnya dan lelaki tua yang bernama Kala itu tertawa senang. “Ayo kita keatas” Ajaknya sumringah.”Pasti bibimu akan terkejut melihatmu” Paman Kala menarik tangan Kumba ke arah tangga.

“Ayo, paman!” balas Kumba tak kalah bersemangat. Ia melewati etalase etalase kaca yang berisi perhiasan perhiasan antik milik pamannya. Beberapa dari perhiasan itu sudah cukup usang hingga harus di cuci terlebih dahulu agar warnanya kembali berkilau. Ketika melewati etalase sebuah kalung dengan liontin bergambar api berhiaskan permata berwarna oranye dan biru, Kumba menghentikan langkahnya. Ia teringat gadis dalam ingatan masa lalunya memakai kalung itu.

“Paman” ia memanggil pamannya yang sudah sampai di ujung tangga.Demi mendengar panggilan keponakannya, Paman Kala turun kembali. Ia mendapati Kumba memandang tak berkedip ke sebuah kalung dengan liontin unik. Ia lalu menghela nafas panjang. “Itu adalah kalung “twinflame”. Itu milik keluarga kita. Konon katanya itu milik seorang gadis yang ditinggalkan kekasihnya” Paman Kala menjelaskan secara singkat asal usul kalung tersebut.

“Bolehkah aku membelinya?” tanya Kumba spontan. Paman Kala membuka etalasenya dan mengambil kalung tersebut. “Ambillah. Ini pusaka keluarga. Anggap ini hadiah dari paman untuk calon istrimu kelak” ujar Paman Kala sambil tersenyum.Kumba menerimanya dengan ragu.”Apakah tidak menjadi masalah jika aku menyimpannya?” tanya Kumba sambil memandangi keindahan kalung itu. Paman Kala menepuk bahu Kumba. “Menurut cerita kuno di keluarga kita, jika seorang pria dalam keluarga kita menginginkan kalung ini, berarti sebentar lagi ia akan menemukan kembaran jiwanya. Dari sekian banyak keponakanku yang mengunjungiku, hanya kamu yang meminta kalung ini. Jadi, ambilah. Kalung ini berjodoh denganmu.”

Kumba mengucapkan terima kasih kepada pamannya. Matanya berbinar-binar melihat kalung yang kini berada di genggamannya. “Oh iya paman, tadi paman bilang tentang kembaran jiwa. Istilah apa itu?” Tanya Kumba penasaran. Paman Kala tersenyum penuh arti. “ Paman tidak bisa menjelaskannya Kumba, karena itu sebuah hubungan spiritual yang paman sendiri pun tidak mengerti bagaimana cara kerjanya. Kamu hanya harus menunggu. Itu saja” Kali ini Kumba mengangguk dan mengikuti langkah pamannya menuju lantai atas sambil bergumam dalam hati “Kembaran jiwa. Lagi-lagi istilah itu muncul. Apa sih kembaran jiwa itu?”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AMARAH DALAM SELUBUNG
9.5
Riana pernah terjebak pernikahan penuh dusta dengan pria beristri yang memanfaatkannya lewat ilmu hitam. Setelah berhasil melawan dan menolak cinta suaminya yang telat tumbuh, ia mengusir pria itu. Riana lalu berjuang sendirian membesarkan putranya hingga sukses dan menjadi wanita kaya. Kini, saatnya pembalasan tiba. Secara perlahan dan rahasia, Riana memakai kekuatan gaibnya untuk menghancurkan seluruh kejayaan mantan suaminya hingga tak bersisa.
Sampul Novel Different Body
8.0
Bagaimana jika saat terbangun Anda berada di tubuh bergender lain? Kejadian aneh ini menimpa Aurora Nadine Rachellina tanpa peringatan. Begitu terjaga, jiwanya telah berpindah ke raga seorang pria. Transformasi mendadak ini bukan sekadar perubahan fisik biasa, melainkan awal dari berbagai persoalan rumit dan besar yang harus segera ia selesaikan dalam kehidupan barunya yang membingungkan.
Sampul Novel Dikhianati oleh Alpha-ku, Bangkit sebagai Luna
9.7
Bertahun-tahun mengabdi pada sang Alpha, aku justru dikhianati demi ambisi kekuasaannya dengan wanita lain. Darahku ditumbalkan untuk ritual politik, lalu ia menolakku dengan kejam di depan seluruh kawanan. Usai difitnah dan disiksa, aku menolak jadi simpanannya dan memilih kabur. Kini, aku telah bangkit menjadi Luna bagi Alpha sejati. Namun, obsesi mantan pasanganku belum usai; ia kembali menjebakku dan berbisik dingin memaksaku untuk pulang bersamanya.
Sampul Novel Menjadi Ibu Bukanlah Hal Mudah
9.2
Kehadiran sistem misterius 'Kamu Hebat, Kamu Maju' menantang siapa saja untuk membuktikan diri lebih baik dari orang lain demi imbalan besar. Di bawah aturan ini, seorang ibu dikhianati oleh ibu kandung, suami, dan putranya sendiri. Mereka menyeretnya ke pengadilan sistem demi merebut posisinya dan mengincar bonus puluhan miliar. Jika kalah, ia akan musnah dan menjadi budak mereka selamanya. Namun, alih-alih hancur, sang protagonis justru berhasil membalikkan keadaan dan meraup keuntungan hingga 60 miliar.
Sampul Novel Penguasa Abadi Sepuluh Ribu Binatang
8.3
Suasana khidmat menyelimuti Puncak Lundao di Pulau Sepuluh Ribu Binatang saat puluhan ribu anak belia berkumpul. Para murid baru yang baru mendeteksi akar spiritual ini menyimak dengan saksama petuah tetua berjubah hijau. Sang tetua mengisahkan awal mula sekte yang dirintis oleh Wan Beast Immortal Li. Tokoh legendaris itu awalnya hanya kultivator biasa asal Kerajaan Qin di Alam Qianyang sebelum akhirnya berhasil meraih keabadian.
Sampul Novel Penolakan Sang Luna: Hancurnya Hati Alpha Vincent
8.5
Dijual oleh sang ayah, Sofia malah disiksa Alpha Vincent di gudang kumuh akibat fitnah kejam Isabel. Ia bahkan dijebloskan ke penjara perak hingga kulitnya melepuh, lalu kalung warisan ibunya dijadikan mainan anjing untuk Isabel. Di tengah penderitaan itu, Sofia bangkit sebagai White Wolf langka. Ia pun memutuskan ikatan Mate dengan Vincent, membiarkannya meraung kesakitan, lalu pergi mencari takdir baru bersama Pack yang jauh lebih kuat.