APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel TULANG RUSUK

TULANG RUSUK

Kisah tentang lima pria mapan yang berjuang dalam misi menemukan pasangan hidup sejati mereka. Di balik kesuksesan finansial yang telah diraih, perjalanan mencari sang tulang rusuk impian justru dipenuhi dengan berbagai dilema emosional. Apakah perjuangan cinta mereka akan berakhir dengan kebahagiaan yang indah, ataukah justru berbagai rintangan tak terduga siap menguji keteguhan hati mereka dalam menemukan belahan jiwa?
Bab
Bagikan

Bab 3

Hellen memeluk leher putranya sembari mengulum senyum.

“Gimana kalau kamu nikah aja sama dia?” Kembali Hellen memberi usulan.

Neil melotot kemudian jarinya menggosok pangkal hidungnya untuk menutupi keterkejutannya karena usul bundanya. Usulan bundanya sangat tidak masuk akal. Bahkan wanita itu paling tahu jika dirinya masih ingin sendiri dan tidak siap menjalin hubungan yang serius.

“Bunda jangan bercanda, gadis itu masih belia belum lagi dia tak bisa bicara,” tegas Neil, memberikan alasan. Berharap jika sang bunda akan mengerti dan memikirkan kembali.

Sang bunda hanya mengedikkan bahunya santai. “Bunda nggak bercanda loh, serius. Kau tahu bundanya Anita dulu yang nolongin Bunda waktu mau dijambret hingga membuat bundanya Anita tertebas tangannya dan meninggal karena kehabisan darah. Kamu ingat kejadian itu? Lagi pula tidak bisa bicara bukan berarti dia akan selamanya seperti itu. Masih banyak cara untuk berkomunikasi, manusia normal saja belum tentu bisa saling memahami. Kamu paham, ‘kan maksud Bunda?” ujar bundanya.

“Maksud Bunda, aku harus balas budi dengan menikahi anaknya begitu?” tanya Neil memastikan dengan suara datar dan dingin, tampak penolakan dalam nada suaranya.

“Nggak juga sih, semua terserah kamu. Tapi Bunda memang berencana membawa dia ke Amerika untuk operasi pita suaranya. Dia masih bisa bicara kok nantinya, dia begitu karena trauma kecelakaan dengan ayahnya dulu sewaktu dia kecil,” ujar Hellen sembari berjalan kembali ke ruang keluarga dan tentu saja Neil mengikuti di belakangnya.

"Jadi kedatangan dia memang sudah Bunda yang atur?"

"Baru rencana sebetulnya, mungkin Bunda sangat beruntung karena tanpa menunggu waktu yang lama dia sudah memutuskan untuk ke sini."

"Kenapa jadi Bunda yang beruntung? Bunda tidak akan kekurangan apapun tanpa membantunya," ujar Neil dengan maksud hati menggali informasi sebanyak mungkin.

Neil sungguh penasaran dengan rencana bundanya, entah kenapa terbersit pemikiran jika sang bunda akan menjodohkan gadis itu dengan anak teman-teman sosialitanya jika sampai Neil tidak mau. Hanya perasaannya saja sih, tapi semoga saja tidak ya. Dengan tubuh seindah itu, usia muda. Sudah tentu banyak pria yang mau memilikinya.

“Kau tahu, Bunda selama ini mengawasinya, bahasa asing yang dikuasai cukup baik. Dia bisa berbahasa Inggris dan Spanyol, Bunda rasa Anita bisa meneruskan kuliah sambil bekerja.”

“Jika nanti tiba saatnya dia sudah siap, Bunda akan jodohkan dia dengan salah satu anak teman Bunda. Kalau kamu tidak mau. Ayolah Neil, cinta bisa tumbuh karena terbiasa. Bayangkan jika sampai dia mendapatkan pasangan yang memperlakukan dia dengan semena-mena. Bunda pasti akan merasa bersalah dengan bundanya," imbuh Hellen.

Mata Neil melotot, benar dugaannya bundanya memang memiliki maksud tersebut.

“Apa tidak terlalu cepat Bunda?” tanya Neil seraya berdehem, ia merasa terusik dengan perasaannya yang tiba-tiba merasa berat membayangkan gadis belia itu bersama dengan pria lain. Benarkah, tidak mungkin ia bisa tertarik semudah ini? Bahkan bayangan Dina, kekasih yang kadang kala menemani menghangatkan ranjang tak terlintas sedikitpun saat ini. Neil menggelengkan kepala, baginya sungguh tidak masuk akal. Mereka baru saja bertemu tetapi sosok gadis itu rasanya menggugah sisi posesifnya lebih jauh. Mungkin itu hanya insting melindungi mengingat dirinya adalah anak tunggal dan wanita itu sangat muda seperti seorang adik.

Hellen mengerutkan dahinya, “Apanya yang terlalu cepat? Ayahmu sudah setuju kok. Malah Ayah bilang, jika kamu nggak mau menikahi Anita, Bunda sama Ayah mau mengadopsinya menjadi adikmu.” Mata Hellen berbinar saat mengucapkan itu.

Benar bukan dugaan Neil. “Masih terlalu cepat Bunda, dia baru saja tiba di sini masa iya langsung dijodohkan dengan Neil,” terang Neil, memohon pengertian sang bunda. Neil memandang ngeri ke arah sang bunda. Di dalam hatinya ada rasa berat melepas Anita menjadi adiknya terlebih membayangkan gadis itu di pelukan pria lain, seperti pemikiran yang tadi sempat terlintas di benaknya. Ada apa dengan hatinya? Baru juga bertemu dengan gadis itu? Neil tahu bukan hanya dari segi fisik yang sangat menarik perhatian, tetapi ada sesuatu dari gadis itu yang tidak bisa dirinya abaikan. Jadi, apa yang harus ia lakukan, menikah lagi? Alfred sang anak begitu spontan memanggil Anita dengan sebutan ‘Mama’. Lalu bagaimana dengan dirinya? Neil tidak mungkin semudah itu mencintai gadis belia itu. Gadis se-belia almarhum mantan istrinya, sementara pengkhianatan mantan istrinya masih segar tersemat dalam ingatannya. Mungkinkah dirinya memang menyukai wanita muda?

Suara pintu kamar yang tertutup terdengar oleh keduanya. Hellen menoleh ke asal suara.

“Anita kemari Nak,” panggilnya.

Anita berjalan ke arah mereka dengan sedikit menundukkan kepalanya. Ia merasa tak nyaman dengan pandangan mata Neil kepadanya.

Anita duduk di samping Hellen. Hellen mengusap lembut punggung Anita dengan sayang, menenangkan.

“Besok kita akan ke panti sebentar setelah itu kita ke rumah sakit,” kata Hallen memulai percakapan.

Anita menatap wajah Hellen dengan pandangan ngeri. Ia takut dengan rumah sakit, ia teringat kecelakaan yang ia dan ayahnya alami serta kejadian yang menimpa ibunya.

Hellen menyadari hal itu kemudian ia menggenggam kedua tangan Anita.

“Jangan khawatir kita hanya akan memeriksa tenggorokanmu saja. Jika semuanya sudah siap, Bunda berencana membawamu ke Amerika untuk memulihkan pita suaramu.”

Anita menangis terharu dengan kedua tangannya menutupi mulutnya. Ternyata masih ada orang baik hati yang bahkan tak memiliki hubungan darah dengannya mau berbaik hati menyembuhkannya.

Hellen memeluk gadis yang terlihat gemetaran tersebut. Anita masih terkejut dan bahagia sekaligus maka dari itu, tubuhnya tak berhenti bergetar. “Kamu mau ‘kan, Nak?” tanya Hellen dan Anita mengangguk.

Sejurus kemudian ia membuat gerakan. “Bagaimana caranya Anita membalas, Anita tak punya apa-apa?” tanyanya.

Jelas saja, gadis itu kebingungan. Dalam hatinya memiliki firasat jika pasti keluarga itu mengenal dirinya. Namun bagaimana bisa sementara selama ini ia tinggal bersama dengan ibunya di kota kecil.

“Sudah gampang itu, dengan Anita selalu ada untuk Bunda itu lebih dari cukup. Anita mau kan mengurus Alfred?”

Anita yang senang dengan anak kecil, mengangguk mengiyakan. Ia cukup berpengalaman mengasuh karena di desa ia sering dititipin oleh para tetangganya untuk mengasuh balita mereka, karena keterbatasan dirinya untuk berkomunikasi membuat ia juga tidak bisa bekerja di luar selain melukis untuk mengisi waktu luangnya.

“Jadi, Anita tidak jadi bekerja di panti asuhan?”

“Tidak Nak, sepertinya cucuku lebih membutuhkanmu.”

'Dan anakku juga, semoga.'

Hellen sangat berharap gadis cantik di depannya ini menjadi menantunya. Ia sangat yakin gadis ini pilihan yang sesuai untuk anaknya. Anita bisa mengimbangi sifat Neil yang kadang susah diatur.

“Baik Bunda.”

“Bagus kalau begitu sekarang kamu kembali ke kamarmu dan istirahatlah,” ujar Hellen.

Saat Anita bangkit dan hampir melewati Neil. Pandangan mata mereka bertemu Neil dengan wajah datarnya menatap dalam-dalam manik mata Anita yang tampak teduh dan sendu.

“Nanti malam ikutlah makan malam bersama kami,” ujarnya.

Anita yang tak berani membantah hanya sekali lagi menganggukkan kepalanya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta yang Luruh Bersama Cahaya Terakhir
8.0
Saat menjalani pengambilan sel telur ketiga untuk bayi tabung, sang istri harus berjuang sendiri karena suaminya, Johannes, beralasan lembur. Tengah malam, ia terbangun dengan tubuh membengkak parah dan kesulitan bernapas. Dalam kondisi kritis, ia menghubungi Johannes. Namun, teleponnya justru diangkat wanita asing bersuara mesra. Keadaan kian mencekam saat terdengar suara cambukan dan erangan sebelum panggilan terputus, mengungkap misteri kelam di balik pernikahan mereka.
Sampul Novel GADIS AMNESIA MILIK SANG PEWARIS
8.2
Safira kehilangan ingatannya akibat kecelakaan tragis dan selalu didera migrain parah setiap kali mencoba mengingat masa lalunya. Demi membiayai sang ibu, ia nekat merantau ke kota, tetapi nasib buruk menimpanya saat seluruh uangnya dicopet. Di saat terdesak, Dexter Jackson hadir menolongnya dengan sangat tulus. Walau Dexter mengaku hanya teman lama, Safira merasakan ikatan yang jauh lebih kuat. Rahasia besar apa yang sebenarnya dipendam oleh pria yang ia panggil Mas itu?
Sampul Novel Harga Cinta Terpendam
9.0
Dulu aku terpaksa menghancurkan Bram demi melindunginya. Sekarang, ia kembali sebagai pengacara berdarah dingin yang berniat merebut Kania, putriku. Bram sama sekali tidak menyadari bahwa Kania adalah anaknya sendiri, dan aku sedang berjuang melawan leukemia yang mematikan. Di tengah tuntutan hukumnya yang kejam, aku harus bertahan hidup. Menjelang ajal, kuikhlaskan semuanya untuk Kania dan kutinggalkan sepucuk surat yang akan menghancurkan hidup pria yang sangat kucintai.
Sampul Novel Kurang dari tiga
9.2
Hubungan cinta Raka dan Cherry kini terancam retak akibat kehadiran Nadia. Raka merasa terus dikesampingkan oleh sang kekasih, yang selalu mendahulukan sahabat berkacamata tebalnya tersebut. Emosi Raka akhirnya memuncak begitu menyadari dirinya cuma menjadi prioritas kedua bagi Cherry. Namun, rasa cemburu yang membakar ini malah mengantarkan Raka pada sebuah titik balik tak terduga dalam hidupnya. Sanggupkah jalinan asmara mereka bertahan di tengah renggangnya prioritas Cherry?
Sampul Novel Messy LOSY
9.3
Dilara terjebak dalam hubungan toksik bersama Keenan, pria munafik yang tega menyiksanya secara fisik dan mental. Meski dikhianati dan diselingkuhi, ia sempat bertahan sebelum akhirnya lelah dan memutuskan pergi. Namun, Keenan menolak melepaskannya dan terus mengekang Dilara agar tidak bisa menjauh. Di tengah penderitaan yang menghancurkan impian indahnya tentang cinta, sanggupkah Dilara mengumpulkan kekuatan untuk melawan rasa sakit dan merebut kembali kebahagiaan sejatinya?
Sampul Novel Suami yang Berjanji Setia, Malah Berpaling
8.8
Pernikahan putri mafia dengan miliarder Darius Fontana awalnya diragukan banyak orang. Meski Darius tampak berubah, ia meminta pernikahan terbuka sejak malam pertama. Masalah besar muncul ketika Shanti Rasyid, kekasih keseratus Darius, mengkhianati transaksi senjata keluarga hingga nyaris menewaskan ayah sang putri. Bukannya menghukum Shanti, Darius justru melindunginya. Terluka oleh pengkhianatan suaminya, sang putri mabuk dan tanpa sengaja terbangun di ranjang paman Darius.