APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Tujuh Hari Pembalasan Dendam Sang Istri

Tujuh Hari Pembalasan Dendam Sang Istri

Quinn tewas secara tragis tepat pada malam suaminya, Nash, pergi berkencan dengan selingkuhannya. Di gerbang kematian, Raja Neraka menganugerahkan waktu tujuh hari bagi Quinn untuk kembali ke dunia manusia guna menyelesaikan urusan terakhirnya. Quinn tidak meminta kekuatan atau kekayaan; ia hanya ingin bercerai dari Nash dan memutuskan semua hubungan masa lalu. Baik dalam hidup maupun mati, ia berharap takdir mereka berdua tidak akan pernah saling bersilangan lagi.
Bab
Bagikan

Bab 9

Di dalam kastel yang indah, alunan lembut dari biola mengisi udara. Anak-anak pembawa bunga menaburkan kelopak sambil menyampaikan berkat, menciptakan suasana yang megah sekaligus romantis.

Saat Quinn tiba dengan tubuhnya yang lelah, dia melihat Nash berlutut dengan satu kaki di hadapan Sachi sambil memegang cincin lamaran. "Sachi, maukah kamu menikah denganku?"

Tatapannya penuh kelembutan dan kasih sayang, cukup untuk membuat siapa pun tenggelam di dalamnya.

Seketika, Quinn teringat momen tiga tahun silam. Saat itu, Nash juga menatapnya seperti itu. Bedanya, kala itu ada air mata di matanya.

Sachi tampil anggun dalam gaun pengantin yang indah. Gaun panjangnya memantulkan cahaya memukau di bawah sorotan lampu. Dengan tersipu, dia mengulurkan tangan dan menjawab, "Aku bersedia."

Quinn memperhatikan gaun yang dikenakan Sachi, nyaris identik dengan gaun pengantin yang pernah dia kenakan dulu. Dia tidak menyangka hanya dalam hitungan hari, Nash bisa membuat tiruan yang begitu mirip.

Kenangan yang pernah dia anggap paling berharga, tampaknya bagi Nash tak berarti apa pun. Pengantin wanitanya bisa siapa saja.

Air mata langsung mengalir deras dari mata Quinn. Tas berisi dokumen perceraian yang dia bawa jatuh ke lantai.

Namun, suara kecil itu tenggelam dalam sorak-sorai para tamu. Di tengah sorakan, Nash memeluk Sachi, lalu menunduk mencium bibirnya.

Quinn tak mampu lagi menahan diri. Dengan nekat, dia menerobos maju sambil berteriak, "Nash!"

Suara seraknya memecah kebahagiaan yang sedang berlangsung. Semua terdiam, bahkan suara jarum jatuh pun mungkin terdengar di saat ini.

Nash menatap penampilan Quinn yang menyedihkan. Matanya menunjukkan kepanikan untuk sesaat. Dia bahkan secara refleks menyingkirkan Sachi dari pelukannya. Namun, wajahnya segera menjadi dingin. "Ngapain kamu ke sini?"

Quinn menghapus air matanya dan tersenyum getir. "Untuk memberi selamat dan sekalian ...."

Dia menyodorkan dokumen itu. "Menyerahkan surat perjanjian cerai."

Nash mendengus dingin. "Sudah kubilang, hari keenam aku akan menceraikanmu. Sekarang belum waktunya."

Quinn mencengkeram lengan jasnya, memohon dengan getir, "Tolong lepaskan aku. Kamu hanya perlu menandatangani surat ini!"

Matanya benar-benar merah, beberapa helai rambut menempel di wajah pucatnya, tampak seperti boneka kaca yang hampir hancur.

Tubuh Nash menegang. Dia menatap Quinn lama sekali sebelum tiba-tiba menepis tangannya dengan kasar. Suara dinginnya. "Quinn, kamu pikir kamu punya hak buat tawar-menawar denganku?"

Sachi langsung merangkul lengan Nash, bersandar manja sambil menatap Quinn dengan sorot mata penuh kemenangan. "Kak Quinn, Kak Nash sudah janji. Tinggal beberapa jam lagi kok. Kenapa harus sekarang? Kamu cemburu karena dia melamarku hari ini?"

Nash mengelus rambut Sachi, lalu berkata dengan sinis, "Ngapain kamu banyak ngomong sama dia?"

Tubuh Quinn mulai gemetar hebat. "Nash, hari ini benar-benar hari terakhirku di dunia ini. Aku nggak bohong. Aku ...."

"Cukup!" bentak Nash. "Quinn! Berapa kali harus aku bilang? Kebohongan seperti itu nggak lucu! Kamu bilang kamu bakal mati? Mana buktinya? Orang mati bisa naik pesawat? Kalau kamu masih terus pakai kebohongan ini buat mempermainkanku, aku bakal kirim kamu ke rumah sakit jiwa! Dan kita nggak usah ketemu lagi seumur hidup!"

Suara menggelegar itu seolah memutus satu-satunya benang kewarasan dalam kepala Quinn. Dia memelototi Nash lekat-lekat, lalu berteriak, "Nash!"

"Apa kamu senang menyiksaku seperti ini? Kenapa kamu nggak mau lepasin aku? Kamu memperlakukanku seperti sampah, tapi kamu nggak pernah benar-benar membuangku!"

"Kamu bilang hubunganmu sama Sachi cuma main-main, tapi sekarang? Lihat apa yang kamu lakukan! Kenapa kamu nggak bisa lepasin aku saja ...."

Kata-katanya terhenti oleh tangisan yang kembali meledak. Dia terduduk di tanah dengan lemas. "Aku nggak bohong. Malam itu aku ditusuk 17 kali. Rasanya sakit sekali ...."

Suara itu semakin lama semakin kecil. Quinn memeluk lututnya sendiri, tak sanggup berhenti menangis.

Nash merasa dadanya seperti tertusuk jarum. Matanya memerah. Dia akhirnya menarik Quinn berdiri. "Ikut aku!"

Sachi langsung meraih lengan jasnya, menatap dengan mata memelas. "Kak Nash, jangan pergi ...."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bulan di Darah Awan
9.8
Cahaya merah abadi kini menyelimuti dunia, membawa penderitaan darah dan kesedihan mendalam. Di tengah perjuangan menjaga kewarasan, sebuah pertemuan singkat justru membuka kembali luka lama. Meski ada ikatan yang terasa berbeda, kebencian masa lalu menciptakan atmosfer menyesakkan. Rahasia yang terpendam memicu amarah besar hingga hubungan yang baru terjalin ini terancam hancur, menyisakan rasa sesak yang tak terlukiskan.
Sampul Novel CANDIKALA
9.2
Hidup Halimah berubah mencekam saat ia tiba-tiba mampu melihat dimensi gaib mengerikan dan para calon tumbal yang terancam mati. Kemampuan misterius ini membawanya pada dilema batin yang gelap: apakah ia harus ikut memburu tumbal demi bertahan hidup? Di tengah teror yang terus mengintai, Halimah harus berjuang keras mengungkap rahasia kutukan kuno tersebut sekaligus menemukan jalan keluar untuk menyelamatkan jiwanya dari ancaman maut.
Sampul Novel Cinta Dari Masalalu
9.7
Setelah sebelas tahun berlalu, perasaan Ratih kepada Arsenna, teman SMA yang pernah ia cintai, mendadak terusik kembali akibat sebuah pertemuan tidak terduga. Hubungan mereka kian rumit saat mimpi-mimpi aneh yang saling terhubung mulai datang secara misterius. Berada di batas antara kenyataan dan dunia fantasi yang tidak biasa, mampukah keduanya memahami takdir ini? Simak perjuangan Ratih dan Arsenna mengungkap ikatan masa lalu mereka agar bisa bersatu di masa kini.
Sampul Novel Dicintai Iblis Betina
8.2
Sebelum lenyap diiringi bau busuk menyengat, sebuah sumpah reinkarnasi terucap. Dalam keputusasaan, Jacob menemui dukun sakti demi menghidupkan arwah kekasihnya. Malangnya, ia justru terjebak tipu muslihat ratu iblis yang licik. Hubungan mereka berkembang sangat jauh hingga terjerumus dalam gairah terlarang di ranjang. Kini, Jacob harus menanggung konsekuensi mengerikan akibat cinta gelap yang menjeratnya.
Sampul Novel Dikhianati Sahabat Kecil, Aku Menikahi CEO Mandul
8.9
Setelah tewas mengenaskan akibat dikhianati oleh kakaknya sendiri dan ditinggalkan oleh pria yang ia cintai, sang protagonis mendapatkan kesempatan kedua. Ia terbangun di hari penentuan pernikahan mereka kembali. Alih-alih memperebutkan Zony yang ternyata diam-diam mencintai kakaknya, ia memutuskan untuk mengambil langkah berbeda. Tanpa ragu, ia menerima lamaran Gunawan, seorang CEO yang dikenal tidak bisa memiliki keturunan. Keputusan ini mengubah segalanya, hingga membuat mantan kekasihnya bersujud memohon penyesalan.
Sampul Novel Gue Bukan P*****
9.0
Dana terjebak dalam dilema moral yang menyiksa akibat perintah sistem aneh yang mengikatnya. Kemarahannya memuncak saat sistem menargetkan gadis di bawah umur untuk misi tertentu. Meski sangat muak dan menolak keras tuduhan sebagai pedofil, ia tidak berdaya melawan otoritas tersebut. Sambil meratapi nasib tragisnya, Dana terpaksa mengikuti alur permainan gila ini tanpa bisa menghindar sedikit pun.