APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel TRAUMA  YANG BERUJUNG PADA KEHANCURAN KU

TRAUMA YANG BERUJUNG PADA KEHANCURAN KU

Maretsya kini dihadapkan pada pergolakan batin yang hebat saat kemarahan serta dendam masa lalunya meluap tanpa kendali. Walau sempat berniat menjauhi dendam, batas kesabarannya runtuh akibat ulah provokatif seseorang. Roger pun berjuang keras menahan aksi nekat Maretsya agar ia tidak melangkah terlalu jauh menjadi pembunuh dan menghancurkan masa depannya di sekolah. Sayangnya, hasrat gelap untuk menghabisi nyawa musuh kini telah menguasai akal sehat Maretsya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Hari ini hari pertama ia masuk kesekolah tidak dengan temannya Cahaya, Maretsya mengenal Cahaya sejak ia dibawa kedua orang tuanya agar dia sekolah didepan kedua orang tuanya,namun dikarenakan beda tujuan sekolah mereka jadi beda sekolah.

Ingatan memory tentang penyiksaan itupun kembali datang saat Maretsya melihat seorang anak dipukuli oleh ibunya dirinyapun menangis sampai gemeteran,dan ia dilihat oleh seorang siswa itupun langsung memeluk dirinya dan menenangkannya

Yah siswa itu tau bahwa Maretsya mengalami sakit mental karena ia jugapernah mengalaminya namun dengan kasus ringan berbeda dengan maretsya kasus berat

“Tenang elo gak bakal disiksa lagi.” Tutur lembut Roger.

“Ampun! Jangan siksa gw.” Lirih Maretsya sambil menangis ketakutan.

“Gak ada yang nyiksa elo maretsya.”sahut Roger dengan lembut.

“Elo gak usah takut gw sekarang yang bakal jaga elo.” Sambung Roger meyakinkan.

Maretsya yang sudah tenang itupun berdiri

“Terimakasih ya udah tenangin gue.”Tutur Maretsya.

“Iya gapapa gue paham kok karena gue pernah kayak elo intinya jangan sampai pikiran itu nyerang elo ya.”sahut Roger.

“Bdw nama elo siapa?.” Tanyak Maretsya.

“Gue roger anak agribisnis kalo elo?.” Tanyak Roger.

“Gue Maretsya gue anak agri juga bdw elo mau gak jadi sahabat gue?.” Tanya Maretsya dengan ragu.

“Sans gue bakal lindungi elo ok.” Sahut roger sambil tersenyum.

Lalu Roger pun pergi kumpul dengan teman teman nya sedangkan Maretsya dia dikelas saja

Roger adalah orang yang bakal jadi pelindung disisi Maretsya.

Dan disaat Maretsya memasuki sekolah SMK saat itu lah jiwa psikopatnya muncul.

Roger pun memperkenalkan Maretsya ke teman – temannya dan juga menjaga Maretsya dengan baik, ia selalu memantau Maretsya agar ia tidak merasa sendiri dan tidak mengingat masa lalunya lagi.

Dikarenakan maretsya sering memakai jaket dan pendiam cenderung melihat dengan tatapan yang sedikit seperti melotot membuat ia disalahpahamkan oleh kepala sekolah.

“Maretsya elo kayak nya dicap kepsek murid berandal deh.” Ucap Roger.

“Ha kok gitu perasaan gue gak ngapa – ngapain deh, gue kan cuman diem dikelas doang kok dibilang berandal aneh elo Ger.” Sungut Maretsya

“Dih santai kali lagian noh elo dibicarain senior makanya gue bilang ke elo.” Jawab Roger

“Ah bodo amat lah selagi gue gak lakuin ngapain repot juga.” Putus Maretsya

Maretsya yang hanya sendiri di kelaspun iseng bernyanyi lagu kesukaannya yang tanpa sengaja didengar Riko

Pada akhirnya ini semua

Hanyalah permulaan

Pada akhirnya kami semua

Berkawan dengan sebentar

Berbaring tersentak tertawa

Tertawa dengan air mata

Mengingat bodohnya dunia

Dan kita yang masih saja

Berusaha

Kita beranjak dewasa

Jauh terburu seharusnya

Bagai bintang yang jatuh

Jauh terburu waktu

Mati lebih cepat

Mati lebih cepat

Kita beranjak dewasa

Jauh terburu seharusnya

Bagai bintang yang jatuh

Jauh terburu waktu

Mati lebih cepat

Mati lebih cepat

Pada akhirnya

Tirai tertutup

Pemeran harus menunduk

Pada akhirnya

Aku berdoa

Namaku akan kau bawa

Berbaring tersentak tertawa

Tertawa dengan air mata

Mengingat bodohnya dunia

Dan kita yang masih saja

Berusaha

Kita beranjak dewasa

Jauh terburu seharusnya

Bagai bintang yang jatuh

Jauh terburu waktu

Mati lebih cepat

Mati lebih cepat

Kita beranjak dewasa

Jauh terburu seharusnya

Bagai bintang yang jatuh

Jauh terburu waktu

Mati lebih cepat

Mati lebih cepat

Kita beranjak dewasa

Jauh terburu seharusnya

Oh, oh-oh-oh-oh, oh

Oh, oh

Oh, oh

Pada akhirnya ini semua

Hanyalah permulaan

“Sa lagu elo enak banget gue suka, Apa lagi suara elo bagus banget.” Puji Riko.

“Eh elo ngapain nguping ya elo.” Sahut Maretsya.

“Sorry tadi gue mau manggil Roger tapi gak sengaja dengar suara elo merdu gue suka.” Ungkap Riko sambil tersenyum

Maretsya hanya membalas dengan senyuman lalu pergi begitu saja keluar kelas.

Riko yang melihat itu semakin penasaran dengannya ditambah dia tidak sangat feminism walaupun dia tidak tau bahwa Maretsya memiliki jiwa psikopat yang sangat parah

“Gue penasaran elo kenapa sih punya sifat kayak gitu, huftt gue tau mungkin elo gak suka gue makanyasifat elo gitu buktinya elo sama Roger buktinya dekat banget elo sama dia elo minta antar pulang juga dia mau.” Putus harapan riko

Roger yang melihat Riko melamun lantas mengagetkan dia

“ Anj*r elo ngagetin gue bego tolong elo untung jantung gue gak copot.” Gerutu Riko.

“Lagian elo melamun mikirin apa elo, mikirin Maretsya ya elo.” Sindir Roger.

“Eh Roger gue mau tanyak elo sama dia ada hubungan apa sama Maretsya?.” Tanyak Riko dengan penasaran.

“Oh elo mikir kita pasti pacarana kan, tenang bro gue sama dia gak pacaran 3 hari yang lalu gue lihat dia nangis, dia punya mental healt dia hampir nyakitin dirinya jadi gue tenangin karena gue juga pernah rasa kaya dia.” Terus terang Roger mengatakan

“Oh jadi itu yang buat elo sama dia jadi dekat berarti kalian sahabat gitu.” Harap Riko.

Rogerpun menangguk dan tersenyum,melihat itu Riko jadi memiliki harapan untuk mendapatkan Maretsya.

“Habis dari mana sih elo berdua.” Ucap Salah satu temen mereka

“Biasa Bro kita lagi mantau buk bos, takut dimaling kali makanya mantau terus.” Sindir Roger

“Anj*r sindir terus Roger gue bogem elo lama – lama sumpah.” Riko dengan kesal lalu pergi

Mereka sontak tertawa karena melihat tingkah Riko.

“Gue bingung sama tubocah kok bisa naksir sama cewek kayak Maretsya sih.” Cibir salah satu teman mereka

“Woi bisa gak elo pada gak usah bawa nama gue mau gue hancurin elo ha!.” Bentak Maretsya.

“Jaga omongan elo ya, elo juga Roger demen banget elo buat temen elo emosi lihat no dia ninju Tembok belakang sekolah tangannya luka luka dah dibawa norica noh ke UKS.” Ucap Maretsya langsung ia pergi meninggalkan mereka.

“Elo gakpapa kan Riko, kok elo pukul tembok sih kalo ada masalah tu bilang gak usah kayak gitu Riko lihat tangan elo sampai berdarah.” Panik Khanzhua

“Diem deh elo mendingan pergi, oh ya makasih.” Usir Riko.

“Kelewatan elo Riko, masih untung Khanzhua nolongin elo dari pada teman dia Maretsya malah ninggalin elo berdua.” Decak kesal teman Riko

“Yaudah gue pergi ya.” Ujar Khanzhua lalu pergi.

“Tau gak elo sebenarnya mereka berdua itu tadi lihat gue tapi kenapa sih Maretsya nyuruh dia yang antar padahal gue berharap dia yang anter, Sial.” Gerutu Riko.

Khanzhua yang mendengar itupun langsung sedih ia pergi dengan hati hancur

Maretsya yang melihat Khanzhua menangis itupun menghampiri Khanzhua dan berkata

“Kenapa elo nangis,bukannya elo tadi harusnya nemenin Riko.”

“Dia ngusir gue, dia juga bilang kenapa gak elo ajah yang anter dia.” Ujar Khanzhua sambil menangis

“What!, elo tunggu disini gue bakal hajar tu bocah.” Maretsya geram dan ingin pergi namun ditahan Khanzhua yang membuat dia tidak pergi dan memenangkan Khanzhua

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Collateral Fate
9.5
Dalam misi penyelamatan berisiko tinggi, Letnan Arya Pradipta dari pasukan khusus berjuang membebaskan Alana Weston, relawan yang ditawan teroris internasional. Namun, situasi berubah mencekam saat keduanya terjebak di wilayah musuh yang mematikan. Di tengah pelarian yang mengancam nyawa, Arya menyadari bahwa penculikan Alana bukanlah kriminalitas biasa, melainkan bagian dari konspirasi politik skala besar yang kini mengincar keselamatan mereka.
Sampul Novel Intelijen Tampan
9.7
Carlo Bandarez, agen rahasia Rusia berparas menawan, selalu menutup hati dari wanita walau banyak yang memujanya. Namun, hatinya goyah setelah bertemu kembali dengan sahabat kecilnya, Claudia Rodriguez. Meski Carlo berusaha meredam gejolak asmara tersebut, cinta di antara mereka justru semakin membara. Kini, ia menghadapi dilema pelik ketika diperintahkan menyelidiki kasus kejahatan ayah Claudia, Samuel Rodriguez. Carlo pun harus memilih antara loyalitas tugas atau perasaan cintanya.
Sampul Novel Istri yang Dihancurkan Mereka
8.1
Demi menguji perasaanku, Bramantyo dan Bima tega menyiksaku lewat kehadiran Sandra. Puncaknya, mereka membiarkan tanganku hancur dalam sebuah kecelakaan demi menolong Sandra, hingga karier musikku hancur total. Mereka menanti kemarahanku, tetapi aku hanya diam, bahkan saat Sandra merusak liontin peninggalan ibuku. Di ranjang rumah sakit, pengabdianku sirna. Ini bukan cinta, melainkan siksaan kejam. Kini, aku bersiap melarikan diri dan membalas semua kehancuran ini.
Sampul Novel Merebut Istri Yang Kau Sakiti
8.2
Naila, gadis salihah berumur 21 tahun, harus melewati getirnya pernikahan bersama Daffa, anggota geng motor yang kasar dan berperilaku buruk. Di tengah penderitaan itu, ia tetap bertahan karena menganggapnya sebagai ujian Tuhan. Ketegaran Naila menyentuh hati Raihan, teman kuliahnya yang bertekad menyelamatkannya dari hubungan beracun ini. Namun, apakah upaya Raihan akan membebaskan Naila atau justru mendatangkan bahaya baru yang lebih besar bagi mereka?
Sampul Novel Pendekar Kembara Semesta Seri 2
9.8
Petualangan Suro Joyo menjelajahi semesta berlanjut. Setelah mengalahkan Putri Siluman Alas Waru, sang pendekar malah terseret dalam konflik politik Kerajaan Karangtirta. Suro tidak hanya harus menghentikan pemberontakan, tetapi juga melawan bajak laut Selat Utara yang kejam. Tugasnya bertambah saat ia harus menyelamatkan Ayumanis di Penginapan Melati Jingga, hingga puncaknya ia harus bertarung melawan Sanggariwut, pemilik Jurus Ular Api Neraka.
Sampul Novel Perjuangan Cinta yang Pernah Hilang
9.4
Demi melindungi nyawa Ararya Chandrika Dewi dari tragedi, Devandra Pradipta Atmaja terpaksa tunduk pada perintah Himawan, ayahnya. Devan pun pergi kuliah ke luar negeri dan memutus kontak selama tiga tahun. Namun sekembalinya ke tanah air, rencana baru sang ayah justru kembali mengancam hubungan mereka. Di tengah trauma masa lalu yang kelam dan berdarah, sanggupkah jalinan asmara Devan dan Ara tetap bertahan tanpa adanya restu orang tua?